BAB 8. BANGSAWAN LICIK

Kirt Johan masih berdiri mengetahui orang-orang yang mengincarnya sudah berada tepat di depan matanya. Sementara itu Delko keluar dari dalam guild bersama para petualang pemula yang sebelumnya sudah mengenal Kirt Johan dalam misi penyerbuan desa Asbek.

Para petualang muda itu dengan berani keluar mempertaruhkan diri untuk membantu Kirt Johan melawan orang-orang yang mengincarnya demi uang tebusan.

"Tuan Kirt jangan berpikir kami akan diam saja melihat orang baik seperti anda mendapatkan masalah, kami juga akan berjuang untuk membantu anda." Kata Delko kepada Kirt.

"Tuan Delko dan kalian semua terimakasih banyak tapi sebaiknya kalian tidak perlu ikut campur karena hal ini dapat membahayakan nyawa kalian." Jawab Kirt Johan karena ia tidak mau sampai para pemuda itu mendapat masalah karena dirinya.

"Tidak kami akan tetap di sini membantu anda karena anda juga telah membantu kami sebelumnya." Kata seorang petualang muda di sana.

"Aku Isac juga akan berjuang untuk membalas tuan Kirt yang telah menolongku saat aku terluka parah." Tambah Isac.

Kelompok bandit Scorpion sedikit ragu untuk maju menghadapi para petualang tapi bos mereka yang bernama Rogret Wrimas kemudian berbicara.

"Apa yang kalian takutkan mereka hanya petualang pemula dan kita pasti dapat dengan mudah mengalahkan sekelompok anak kecil seperti mereka." Kata Rogret hingga anak buahnya menyadari kalau benar para petualang yang membantu Kirt Johan hanyalah para petualang yang masih muda dan belum mempunyai cukup pengalaman bertempur.

Tapi tak begitu lama terlihat beberapa petualang tingkat atas keluar dari dalam guild petualang dan maju di depan para petualang muda di sana.

"Ah merepotkan sekali padahal aku tidak ingin ikut campur dengan masalah seperti ini." Ucap seorang petualang tingkat emas dari dalam guild petualang.

"Marcello tapi bagaimanapun juga kita tidak dapat membiarkan para petualang muda di sini bertarung sendirian." Sahut seorang petualang tingkat emas lainnya.

"Meskipun kami juga menginginkan uang untuk kepala Kirt Johan tapi jika ini menyangkut keselamatan para junior kami di sini kamipun juga tidak akan tinggal diam." Kata seorang dari kelompok petualang yang sebelumnya juga menunggu di luar guild untuk menangkap Kirt Johan.

Banyak petualang tingkat atas yang akhirnya ikut bergabung membantu Kirt karena tidak dapat membiarkan para petualang muda yang berharga itu berjuang mempertaruhkan nyawa hanya untuk membela seorang petualang yang sudah di cap sebagai buronan.

Kawanan bandit Scorpion terlihat semakin waspada karena mereka tahu petualang tingkat tinggi yang baru muncul adalah orang-orang terbaik dari guild petualang dan sangat kuat dalam bertarung.

Dua kelompok itu saling menatap tapi Rogret Wrimas tidak rela bila ia harus langsung pergi melepaskan Kirt Johan yang sudah berada di depan matanya, tapi itu berbeda untuk anak buahnya yang semakin ragu bila harus bertarung melawan beberapa petualang tingkat atas yang baru muncul di sana.

Karak Poertes yang berdiri paling depan di antara para petualang tidak peduli jika ia harus memicu pertempuran di tengah desa Droya karena yang ia inginkan hanyalah mendapatkan buronan entah itu Kirt Johan ataupun Rogret Wrimas.

Tanpa mengatakan apapun Poertes langsung bergerak menyerang Rogret yang beradiri paling depan di antara kelompok bandit Scorpion tapi tentu saja Rogret Wrimas tidak tinggal diam dan langsung menghindari serangan itu kemudian melawan balik dengan pedangnya.

"Dasar Bounty Hunter brengsek matilah kamu haat..!" Rogret langsung berusaha menyerang balik dan saat itulah anak buahnya juga langsung maju membantunya.

"Serang cepat serang para petualang sialan itu!" Anak buah Rogret langsung maju tapi para petualang dari desa Droya juga tidak diam saja mereka juga melawan karena pertempuran di sana hampir tidak mungkin untuk di hindarkan lagi.

Kirt juga segera bersiap keluar dari pengawalan prajurit untuk bertarung membantu para petualang tapi para prajurit di sana tidak mengijinkannya.

"Tuan Kirt anda tidak boleh maju karena yang mereka incar adalah anda." Kata seorang prajurit pada Kirt.

"Tapi aku tidak bisa membiarkan para petualang bertarung sendiri untukku." Sahut Kirt yang bersikeras untuk maju.

Sementara para petualang terus bertarung untuk menahan kawanan bandit Scorpion seorang bangsawan muda desa Droya terlihat bergegas keluar mendatangi Kirt Johan.

"Tuan Kirt anda harus pergi dari tempat ini secepat mungkin prajuritku akan membantu anda melarikan diri sekarang." Ucap bangsawan muda Jirdan.

"Tapi aku tidak ingin melarikan diri di saat seperti ini!" Kirt langsung menolak permintaan Bangsawan Jirdan karena ia juga ingin bertarung.

"Tuan Kirt yang mereka incar adalah anda jika anda pergi maka orang-orang itu tidak punya alasan untuk terus bertarung di sini." Desak bangsawan Jirdan.

Kirt terlihat masih ragu untuk pergi karena mana mungkin ia akan meninggalkan orang lain untuk menghadapi masalah yang ia sebabkan.

"Tuan Kirt pergilah jangan kawatirkan kami karena kami pasti dapat menghadapi orang-orang brengsek seperti mereka!" Teriak Delko sambil menahan seorang bandit yang berusaha menerobos untuk menyerang Kirt.

"Tuan Kirt jangan pedulikan kami karena para petualang senior dari guild pasti akan menjaga kami dan melawan mereka semua." Kata seorang petualang pemula di dekat Kirt Johan yang juga menyuruhnya untuk segera melarikan diri.

"Kalian semua suatu saat nanti aku pasti akan membalas bantuan kalian di sini." Kirt menatap sejenak para petualang yang telah membantunya kemudian mengatakan itu sebelumnya pergi bersama para prajurit milik bangsawan Jirdan.

"Dasar pengecut sekarang kamu dapat lari tapi aku akan terus mengejarmu Kirt Johan aku tidak akan pernah melepaskanmu selamanya!" Teriak Rogret Wrimas kepada Kirt yang melarikan diri.

Karak Poertes masih terus bertarung untuk menangkap Rogret tapi ia mengalami kesulitan karena anak buah Rogret terus membantu bosnya itu.

"Bos kita tidak dapat terus seperti ini para petualang dari guild telah mengalahkan beberapa anak buah kita jadi kita harus mundur sekarang." Kata salah satu anggota kawanan bandit Scorpion.

"Sialan, kita mundur sekarang!" Teriak Rogret yang kemudian mencoba kabur membawa anak buahnya karena ia tidak dapat membiarkan orang-orangnya mati sia-sia di tangan petualang apalagi orang yang mereka incar sudah melarikan diri.

"Mereka melarikan diri."

"Benar kita berhasil mengusir mereka."

"Sudahlah jangan kejar mereka karena mereka tidak mungkin untuk berani macam-macam lagi di desa ini."

"Sialan kenapa kita semua jadi repot seperti ini hanya untuk membantu buronan bodoh itu!"

"Sudahlah yang penting Kirt Johan sudah pergi bersama masalah yang ia bawa."

"Tapi tetap saja aku dan beberapa petualang lain terluka karena kekacauan ini, dasar brengsek bila aku bertemu Kirt Johan lagi aku harus menuntut ganti rugi padanya."

Sebagian petualang terlihat menyalahkan Kirt Johan karena masalah yang ia bawa ke desa Droya tapi tentu mereka semua tahu para petualang muda yang sebelumnya pasti juga punya alasan tertentu hingga mereka bersikeras untuk tetap membantu Kirt.

Sementara itu bangsawan muda Jirdan telah masuk kembali ke dalam ruangan kepala guild.

"Tuan Jirdan bagaimana apakah Kirt Johan sudah pergi bersama prajuritmu?" Tanya kepala guild desa Droya.

"Benar para prajuritku pasti akan memastikan Kirt Johan sampai ke tempat yang sudah kita persiapkan." Jawab bangsawan muda Jirdan.

"Jadi begitu mangsa kita telah memakan umpannya tapi apakah buronan itu tidak akan curiga dengan rencana kita." Ucap kepala guild.

"Kurasa itu tidak mungkin karena aku yang membuat rencana ini, tapi yang aku kawatirkan justru apakah petualang yang anda siapkan di perangkap yang kita siapkan cukup kuat untuk melawan Kirt Johan karena aku melihat bagaimana tangguhnya buronan berharga itu saat di desa Asbek." Kata Jirdan.

"Tuan muda Jirdan tidak perlu mengkhawatirkan hal itu yang penting anda harus mengingat kalau kita sudah sepakat untuk membagi hadiah untuk kepala dari Kirt Johan." Ucap kepala Guild petualang.

"Iya tentu saja aku akan membaginya secara adil karena lebih baik mendapatkan sebagian dari pada tidak sama sekali." Jawab Jirdan.

"Hm.. dari kata-kata tuan Jirdan itu seharusnya saya meminta jatah yang lebih banyak sebelumnya tapi sudahlah lagi pula tuan muda Jirdan pasti butuh cukup banyak uang untuk membangun kembali desa Asbek yang dapat anda ambil alih setelah ini." Kata kepala guild petualang di sana.

Bangsawan muda Jirdan dan kepala guild petualang desa Droya sebenarnya telah membuat rencana untuk menangkap Kirt demi uang tebusan yang cukup besar yang di janjikan kerajaan Arfen, tapi kepala guild tidak mungkin untuk menangkap Kirt di guild petualang ataupun di wilayah desa karena pihak guild akan di salahkan oleh semua orang di kerajaan Tandora karena Kirt Johan adalah buronan kerajaan Arfen musuh dari kerajaan Tandora tempat mereka berada.

Terpopuler

Comments

mochamad ribut

mochamad ribut

up up

2022-11-11

0

mochamad ribut

mochamad ribut

up

2022-11-11

0

lihat semua
Episodes
Episodes

Updated 52 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!