Di guild desa Droya terjadi keributan karena ada beberapa orang yang baru datang ke desa itu dan mencari keberadaan Kirt Johan. Orang-orang yang datang itu bukanlah petualang bahkan terlihat sangat kasar karena mereka sebenarnya adalah bagian dari kawanan bandit Scorpion yang di pimpin oleh Rogret Wrimas dari wilayah gurun Arka.
Kirt Johan di masa lalu dapat di katakan bukanlah orang yang benar-benar bersih, Kirt pernah bekerja untuk organisasi kejahatan terbesar di benua barat yang di sebut sebagai sindikat Circle Crow agar bisa bertahan hidup.
Sindikat Circle Crow melakukan kerjasama dengan kawanan bandit Scorpion yang beroperasi di gurun selatan untuk menghadang rombongan keluarga kerajaan Remaria yang akan kembali dari kunjungan diplomasi mereka dengan kerajaan gurun Arka karena saat itu kerajaan Arka baru saja selesai melantik raja baru mereka yang masih muda yaitu raja Bazara Ra Arka.
Tapi sebenarnya raja muda Bazara tidak benar-benar ingin menjalin hubungan diplomasi dengan kerajaan Remaria dan bahkan mereka meminta bantuan secara diam-diam pada Sindikat Circle Crow untuk membunuh semua keluarga kerajaan Remaria agar kerajaan Arka dapat menguasai kerajaan Ramaria di masa depan.
Tapi dalam rencana kerjasama antara Sindikat Circle Crow dengan bandit Scorpion tidaklah berjalan dengan baik, saat misi pencegatan itu akan di jalankan terjadi perdebatan antara Frago Wrimas perwakilan dari bandit Scorpion dengan salah satu pemimpin Circle Crow yang mengurusi misi itu.
Frago Wrimas adik dari Rogret Wrimas mendesak bayaran yang lebih tinggi dari Circle Crow juga meminta semua harta yang akan mereka rampok dari rombongan kerajaan Remaria dan tentu pihak Circle Crow merasa keberatan hingga perdebatan itu berlanjut menjadi sebuah pertarungan.
Kirt Johan yang mengawal salah satu pemimpin Circle Crow terpaksa membunuh Frago Wrimas untuk membela diri dan tentu saja kematian Frago membuat kakaknya yang bernama Rogret Wrimas menjadi sangat marah, tapi pemimpin Circle Crow yang licik juga tidak mau di salahkan dan mengatakan kalau semua itu terjadi karena Kirt Johan yang telah mengkhianati mereka.
Rogret Wrimas tidak mungkin untuk bertentangan dengan Sindikat kejahatan terbesar di benua barat dan semua bukti memang mengarah pada Kirt Johan yang telah berkhianat sampai membunuh Frago Wrimas hingga Rogret Wrimas ingin membalas dendam kematian adiknya dan bersumpah akan mengejar Kirt Johan walau sampai ke ujung dunia sekalipun.
Para petualang dari guild desa Droya saling berbicara setelah mengetahui kalau Kirt Johan adalah buronan kerajaan Arfen dan sebagian dari petualang itu tertarik untuk bisa mendapatkan 1.000 koin emas untuk kepala Kirt tapi sebagian lagi menentangnya karena Kirt adalah buronan dari kerajaan musuh dan pantas di sebut sebagai pahlawan karena melawan kerajaan Arfen untuk membela kerajaan Tandora tanah kelahiran mereka.
Rombongan petualang yang menjalankan misi penyerbuan ke desa Asbek telah kembali dan memasuki Desa Droya tapi Kirt Johan masih belum menyadari sudah ada beberapa orang anak buah Rogret Wrimas yang sudah menunggunya di desa itu.
"Diander lihatlah itu adalah orang yang bos kita cari?"
"Benar tapi kelihatannya kita tidak mungkin menangkapnya langsung di sini, lihatlah ada sangat banyak petualang yang bersamanya."
"Lalu bagaimana sekarang apakah kita hanya akan mengawasi pergerakannya sampai yang lainnya datang kemari?"
"Tirlo sepertinya memang harus begitu meskipun aku sangat ingin menangkapnya agar kita dapat segera kembali pulang ke selatan."
Beberapa anggota bandit Scorpion di desa Droya tidak berani untuk bergerak sekarang karena kurangnya bantuan bila sampai berurusan dengan para petualang desa Droya.
Rombongan petualang mulai memasuki pusat desa dan Kirt langsung menuju lapak sederhana milik Lucas Durman pedagang kenalannya.
"Kirt Johan temanku ternyata kamu sudah kembali dan kelihatan kamu membawa cukup banyak barang rampasan untukku?" Kata Lucas yang terlihat tampak senang melihat Kirt yang kembali sambil membawa banyak barang seperti persenjataan yang diambil dari goblin yang berhasil dikalahkan.
Kirt memang mendapat jatah rampasan lebih banyak dari yang lain karena para petualang muda menghormati bantuan Kirt selama misi penyerbuan ke desa Asbek.
"Lucas aku kembali dan sesuai janji aku akan menjual barang rampasan dari misiku kepadamu." Jawab Kirt sambil meletakkan barang-barang itu di depan Lucas.
"Hahaha ini perlengkapan yang masih bagus tapi beberapa mungkin hanya bisa di jual ke pandai besi untuk di lebur kembali menjadi logam, tapi baiklah aku akan memberikan harga yang pantas untuk semua barang ini." Kata Lucas.
"Terimakasih Lucas aku akan sangat menghargai hal itu." Jawab Kirt.
"Oh Iya ada satu lagi sepertinya kamu sangat tidak di sukai oleh pihak kerajaan Arfen bahkan beberapa orang sempat menanyakan keberadaanmu kemarin." Kata Lucas membuat Kirt memperhatikan hal itu.
"Hm.. begitu jadi informasi tentang diriku sudah sampai di desa ini, lalu Lucas bagaimana dengan orang-orang yang sempat bertanya padamu itu?" Tanya Kirt.
"Mengenai sekelompok wanita cantik itu aku mengatakan kalau kamu pergi ke timur menuju ibukota tapi untuk para pria yang memiliki ciri khas wajah penduduk selatan aku pikir mereka masih berada di sekitar sini." Jawab Lucas.
Kirt langsung melirik beberapa tempat di sudut alun-alun dan menemukan beberapa orang yang Lucas maksud.
"Lucas aku sangat senang berteman dengan orang baik sepertimu tapi kelihatannya aku memang harus segera pergi dari desa ini mungkin aku akan menuju tempat yang kamu ceritakan saat pertama kali kita bertemu." Kata Kirt dan Lucas mengerti maksud kata-kata itu yang artinya Kirt sedang berpamitan dan akan pergi cukup lama.
"Begitu aku paham dan jangan lupakan aku bila kamu nanti menemukan harta di tempat itu dan satu lagi bawalah beberapa potion penyembuh ini aku berikan itu gratis untukmu jagalah dirimu dengan baik." Kata Lucas sambil menyerahkan beberapa botol potion penyembuhan dan beberapa uang untuk membayar barang-barang yang Kirt jual padanya.
"Sekali lagi aku ucapkan terimakasih aku akan mengingat bantuanmu." Kata Kirt yang kemudian langsung pergi menuju guild petualang menyusul rombongan petualang yang lain.
Di guild petualang semua orang mengamati mereka yang baru kembali dari misi penyerbuan di desa Asbek tapi jelas yang paling menyita perhatian mereka adalah Kirt Johan karena mereka semua sudah tahu informasi mengenai status buronan Kirt yang di cari pihak kerajaan Arfen.
Beberapa petualang yang tadinya ingin menangkap Kirt akhirnya menahan diri mereka setelah mendengar obrolan dari sebagian besar petualang yang baru kembali yang sangat menghargai juga menyanjung kehebatan Kirt Johan selama misi ke desa Asbek.
Kirt Johan menyadari tatapan beberapa petualang di guild tapi pihak guild setya sebagian besar petualang di sana tidak mungkin membiarkan kerusuhan terjadi di sana jadi Kirt dapat dengan tenang mengambil imbalan untuk misinya membasmi goblin.
"Tuan Kirt kepala guild ingin menemui anda jadi bisakah setelah ini anda menemuinya?" Kata pegawai guild yang bertugas di sana.
Kirt kemudian melihat kepala guild petualang desa Droya yang mengamatinya dari jauh lalu kemudian Kirt berbicara untuk menjawab pegawai guild petualang di depannya.
"Oh kepala guild pasti ingin membicarakan mengenai aku yang di buru oleh pasukan kerajaan Arfen, aku tidak masalah dengan itu." Kata Kirt dengan jelas hingga sebagian besar petualang di guild itu mendengarnya dan memperhatikan Kirt Johan.
Kirt memang sengaja mengatakan itu dengan jelas karena percuma menutupi statusnya yang adalah buronan karena tak lama lagi mereka akan mendapatkan informasi itu, tapi para petualang tertentu yang tidak suka dengan pihak kerajaan Arfen juga petualang dari misi ke desa Asbek pasti akan membela Kirt Johan bila terjadi sesuatu.
"Di incar oleh kerajaan Arfen sebenarnya apa yang terjadi?" Kata Delko petualang paling senior di guild desa Droya yang sudah mengenal Kirt selama misi penyerbuan sebelumnya.
"Tuan Delko sebelumnya aku pernah melakukan pemberontakan terhadap pasukan kerajaan Arfen yang berbuat semena-mena di kota Silmarin bahkan aku membunuh salah satu bangsawan kerajaan itu hingga aku di jadikan buronan oleh pihak kerajaan Arfen?" Kata Kirt Johan.
"Oh benarkah begitu meskipun serikat guild tidak boleh memihak dalam perselisihan antar kerajaan tapi aku pikir yang anda lakukan adalah hal yang benar karena membela orang-orang yang di tindas dan semua petualang di guild ini pasti juga berpikiran sama denganku benar bukan?" Kata Delko yang membela Kirt dan meminta pendapat dari yang lain untuk memperkuat posisi Kirt di guild.
"Benar tuan Kirt adalah orang yang baik ingatlah saat dia membantu kita mendapatkan makanan saat kita hampir kelaparan karena lupa membawa bekal." Kata seorang petualang di sana.
"Benar tuan Kirt juga membagikan semua potion penyembuh yang ia miliki untuk menolong para petualang yang terluka parah, aku Isac juga mendapatkan bantuan itu jadi tuan Kirt adalah orang yang baik bahkan dia adalah pahlawan karena memerangi musuh kerajaan kita." Kata Isac yang membela Kirt.
"Itu benar tuan Kirt tidak pantas di anggap penjahat oleh kita meskipun kerajaan Arfen menganggapnya begitu." Kata seorang petualang di dalam guild.
Kirt kemudian tersenyum karena Ia melakukan hal yang benar dan sebagian besar petualang di dalam guild juga membelanya.
"Kalian semua terimakasih banyak untuk kepercayaan kalian padaku dan tuan Delko maukah anda menemaniku menemui kepala guild desa ini." Kata Kirt di sana.
"Dengan senang hati aku bahkan akan membantu anda bila itu di perlukan." Jawab tuan Dilko petualang paling di hormati di guild desa Droya.
Kirt pun segera menuju ruangan kepala guild desa Droya bersama tuan Delko untuk meluruskan masalah status Kirt yang sudah di tetapkan sebagai penjahat oleh kerajaan Arfen.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
mochamad ribut
lanjut
2022-11-11
0
mochamad ribut
lanjut terus
2022-11-11
0
rere
lanjutkan
2022-09-22
1