BAB 3. SEBUAH MISI

Di gerbang masuk ke desa Droya terlihat sudah banyak petualang yang berkumpul di tempat itu tapi Kirt menyadari kalau sebagian besar dari mereka adalah petualang pemula yang masih sangat muda dan belum berpengalaman dalam bertarung menghadapi monster.

Para petualang muda yang bersemangat terlihat tidak begitu kawatir karena goblin di katakan sebagai monster lemah yang seukuran anak kecil, tapi seharusnya mereka mengetahui kalau itu tetaplah mahkluk yang dapat membunuh pria dewasa apalagi goblin dapat menggunakan senjata seperti pedang, panah bahkan sihir, mereka juga biasa berkoloni dalam jumlah besar membuatnya lebih sulit untuk di hadapi.

Beberapa petualang memperhatikan Kirt kemudian mendekat untuk menyapanya karena Kirt juga menjalankan quest yang sama dengan mereka.

"Halo apakah anda juga petualang tingkat perunggu seperti kami, bila benar bagaimana kalau bergabung dengan kelompok kami karena kelihatan anda hanya datang sendirian?" Sapa seorang gadis petualang yang masih sangat muda kepada Kirt.

Kirt memang terlihat masih muda karena usianya yang belum lama menginjak sembilan belas tahun dan hanya berselisih dua atau tiga tahun dari para petualang pemula di sana, tapi pengalaman Kirt tentu jauh berbeda karena Ia terpaksa menjadi seorang petualang sejak usia dua belas tahun untuk bertahan hidup sendirian membuat sikap Kirt juga lebih dewasa di banding dengan pria seusianya.

"Aku sudah peringkat perak tapi terimakasih sudah menawarkanku untuk bergabung dengan kalian." Jawab Kirt.

"Eh jadi anda sudah peringkat perak maaf tadi saya mengira anda masih tingkat perunggu seperti kami karena terlihat masih sangat muda." Kata petualang muda di sana.

Menaikkan peringkat petualang memang sangat tidak muda karena poin kontribusi untuk setiap menyelesaikan quest harus terus di kumpulkan sedikit demi sedikit sampai mencukupi untuk naik ke tingkat yang lebih tinggi dan biasanya seorang petualang dapat mencapai peringkat perak di usia sekitar dua puluh lima tahun sampai tiga puluh tahun setelah menyelesaikan sangat banyak misi sulit.

"Tidak masalah suatu hari nanti kalian pasti juga akan dapat menjadi petualang tingkat perak seperti aku bila kalian terus berjuang sebagai petualang." Kata Kirt memberikan semangat untuk para juniornya.

Petualang memang adalah pekerjaan kasar dan berbahaya karena harus dapat menyelesaikan misi untuk mendapatkan imbalan seperti misi membasmi monster seperti saat ini.

"Oh iya kalau boleh tahu siapa nama anda dan perkenalkan saya Lalia dan ini rekanku Isac dari desa Droya." Kata Lalia memperkenalkan diri juga rekannya.

"Aku Kirt Johan petualang dari Silmarin." Jawab Kirt.

Tak begitu lama seorang dengan pakaian mewah yang merupakan putra seorang bangsawan terlihat mendekat sambil menaiki seekor kuda dan kemudian turun berbicara pada seorang petualang di sana.

"Delko apakah semua petualang dari guild sudah berkumpul?" Tanya bangsawan itu kepada seorang petualang senior yang ada di sana.

"Sepertinya mereka semua sudah berkumpul dan siap di berangkatkan, apakah tuan muda Jirdan tidak membawa prajurit untuk mengawal anda?" Kata Delko seorang petualang yang sepertinya sudah mengenal keluarga bangsawan lokal itu.

"Tidak banyak prajurit di desa karena kakakku membawa sebagian besar dari mereka untuk ikut berperang bersama pasukan utama kerajaan Tandora, akan jadi masalah bila tidak ada prajurit yang menjaga desa bila aku membawa mereka semua." Jawab Jirdan.

Bangsawan daerah memang di wajibkan ikut turut andil peran dalam perang membela kerajaan mereka dan putra pertama dari bangsawan desa Droya yang mendapatkan kehormatan itu jadi Ia membawa hampir seluruh prajurit juga milisi dari wilayahnya untuk pergi berperang.

"Jadi seperti itu saya mengerti sekarang kenapa anda sampai harus menyewa petualang untuk membasmi goblin di desa Asbek." Kata Delko.

"Goblin memang sangat mengganggu tapi tuan Delko pasti sudah tahu mengapa aku mau repot-repot melakukan misi ini." Kata bangsawan muda Jirdan.

"Desa Asbek memang sudah lama di tinggalkan karena dulu pasukan kerajaan Arfen sempat sampai di sana dan membantai banyak penduduk tapi potensi wilayah itu juga cukup lumayan, akan bagus bila tuan muda Jirdan mengambil wilayah itu karena kakak anda kemungkinan yang akan mewarisi kekuasaan di desa Droya sebagai putra pertama." Kata Delko.

"Tapi meskipun begitu akan cukup sulit karena aku butuh banyak modal untuk membangun kembali desa itu, aku juga harus mencari orang-orang yang mau tinggal di sana untuk menggarap lahan yang telah di tinggalkan penduduknya." Kata Bangsawan muda Jirdan.

"Kalau begitu biarkan saya untuk membantu anda nanti, saya juga sudah terlalu tua untuk terus menjadi petualang dan ingin bersantai di rumah sambil menanam sayuran di ladang." Sahut Delko.

"Delko kita akan membicarakan keinginanmu untuk pensiun dari pekerjaan petualang nanti setelah kita selesai membasmi monster di tempat yang akan kita tinggali." Kata bangsawan muda Jirdan.

"Tentu saja tuan muda Jirdan baiklah saya akan menyuruh para petualang tingkat perak di misi ini untuk menjaga anda saat kita sampai di desa Asbek nanti bagaimana menurut anda?"

"Itu tidak perlu kelihatannya tidak banyak petualang tingkat perak di misi ini jadi biarkan mereka berada di barisan depan karena mereka memiliki lebih banyak pengalaman dalam bertarung melawan monster dari pada mereka yang masih tingkat perunggu."

"Saya sangat paham pemikiran tuan muda Jirdan, kalau begitu kita bisa berangkat sekarang."

Bangsawan muda Jirdan kemudian memimpin para petualang untuk berangkat ke desa Asbek.

Kirt Johan merasa lega karena sepanjang perjalanan menuju desa Asbek terlihat tidak ada satupun petualang dalam misi itu yang curiga apalagi sampai mengincar nyawanya untuk tebusan besar yang di tawarkan pihak kerajaan Arfen.

*****

Sementara Kirt melakukan perjalanan untuk Quest penyerbuan terlihat lima penunggang kuda yang memasuki desa Droya.

Estelle Hardin, Dirta Lamerta, Bara Shindarty juga dua bersaudari Yura dan Sasha, lima orang wanita itu bukanlah wanita biasa karena mereka adalah para Assassin yang sangat terlatih dan mereka terus melacak keberadaan buronan yang mereka incar sampai akhirnya sampai di desa terpencil Droya.

Kelompok Assassin yang sudah melepaskan diri dari klan mereka di kerajaan Navia dan menjadi tim petualang saat ini cukup tertarik dengan 1.000 koin emas yang di tawarkan oleh pihak kerajaan Arfen untuk seorang buronan yang bernama Kirt Johan.

"Dirta aku tidak yakin buronan yang kita cari berada di desa seramai ini?" Tanya Bara Shindarty kepada rekannya yang bernama Dirta.

"Kita tidak tahu dengan pasti tapi yang jelas Kirt Johan sangatlah cerdas dan kuat seharusnya kita langsung membunuhnya saat itu." Jawab Dirta.

"Kita lengah karena hanya menyuruh Dirta sendiri yang menjaga buronan itu seorang diri." Kata Sasha menyinggung Dirta.

"Iya-iya aku menyesal karena aku tidak menjaganya dengan baik tapi untuk selanjutnya kita akan langsung membunuhnya karena pihak kerajaan Arfen juga tetap membayar meskipun buronan itu sudah mati." Kata Dirta.

"Menyesalinya sekarang juga percuma karena uang kita sudah kabur yang jelas kita harus segera melacaknya kembali sebelum kelompok pemburu hadiah yang kita lihat di desa Yordel menemukannya lebih dulu." Kata Yura.

"Benar tapi aku merasa ragu tentang kelompok yang sebelumnya kita lihat di desa Yordel adalah kelompok bounty hunter karena pemburu hadiah biasanya tidak memiliki anggota sebanyak itu, kalau aku perhatikan dari penampilannya kemungkinan mereka adalah kawanan bandit dari selatan yang juga tidak ingin melewatkan imbalan untuk memburu Kirt Johan." Kata Bara Shindarty.

Sebelumnya kelompok Assassin itu memang sempat menangkap Kirt Johan hidup-hidup tapi mereka lengah saat mengurungnya di sebuah penginapan di desa Yordel, Kirt dengan tangan yang terikat nekat melawan dan menyerang Dirta yang bertugas menjaganya bahkan berhasil memukul kepala Dirta hingga pingsan setelah itu Kirt juga berhasil melepaskan ikatannya dengan pisau yang ia curi dari Dirta kemudian melarikan diri ke utara.

Terpopuler

Comments

Koni The

Koni The

.

2024-01-25

0

mochamad ribut

mochamad ribut

up up

2022-11-10

0

mochamad ribut

mochamad ribut

up

2022-11-10

0

lihat semua
Episodes
Episodes

Updated 52 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!