Tigar terus memanfaatkan anak-anak untuk mencuri di gudang persediaan militer kerajaan Arfen termasuk Kirt dan kedua rekannya, meskipun mereka mengetahui kalau semua yang mereka lakukan adalah salah akan tetapi tidak banyak pilihan untuk bertahan hidup sampai suatu hari setelah Kirt dan Pito kembali ke tempat persembunyian terjadi sesuatu.
Pasukan kerajaan Arfen dalam jumlah besar telah menyerbu tempat persembunyian mereka karena sebelumnya mereka telah menangkap Rascal yang mereka kenali sebagai salah satu pencuri di gudang perbekalan pasukan kerajaan Arfen.
"Kirt, Pito cepat kemari." Panggil Tigar dari sebuah gang saat Kirt dan Pito sedang bersembunyi mengamati pasukan kerajaan Arfen yang menyerang markas mereka.
"Tuan Tigar apa yang terjadi?" Tanya Kirt.
"Pasukan kerajaan Arfen telah menyerang markas kita jadi sebaiknya kita segera pergi mencari tempat persembunyian lain dan Pito bukankah kamu tahu tempat markas pasukan perlawanan berada." Ucap Tigar.
"Aku tahu tempatnya tapi mungkin mereka tidak akan menerima kita karena sebelumnya anda menolak memberikan sebagian perbekalan yang kita curi." Jawab Pito.
"Sudahlah yang penting kita harus segera kesana karena hanya di pasukan perlawananlah kesempatan terbaik kita saat ini." Ucap Tigar.
Pito akhirnya setuju untuk pergi ke tempat pasukan perlawanan yang juga berada di area kota Silmarin tapi seperti ucapan Pito kalau orang-orang dari pasukan milisi perlawanan menolak untuk menerima mereka apa lagi Tigar sudah di kenali dan di buru oleh pasukan kerajaan Arfen.
"Tuan Tigar bagaimana apakah bangsawan Douglas bersedia membantu kita?" Tanya Pito kepada Tigar yang baru keluar dari bangunan markas milisi perlawanan.
"Mereka tidak mau menerimaku karena aksi pencurian kita ternyata membuat marah besar pihak kerajaan Arfen yang juga mengarah kepada pasukan milisi perlawanan yang di pimpin bangsawan Douglas." Jawab Tigar.
"Kalau begitu apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanya Pito yang merasa kawatir karena sekarang mereka tidak lagi punya tempat bernaung.
"Mereka memang menolak aku tapi aku berhasil meyakinkan mereka untuk menerima kalian berdua jadi kalian tenang saja." Jawab Tigar.
"Benarkah tapi bagaimana dengan tuan Tigar, bukankah pasukan kerajaan Arfen saat ini mengincar anda jadi anda tidak akan dapat berkeliaran dengan bebas di kota ini?" Kata Pito karena tanpa dukungan dari milisi perlawanan kemungkinan Tigar akan mengalami kesulitan untuk keluar dari kota Silmarin.
"Kalian jangan mengkawatirkan aku lebih baik kalian pikirkan saja nasib kalian sendiri nanti saat bergabung dalam pasukan milisi yang berjuang untuk merebut kekuasaan kerajaan Arfen di kota Silmarin jadi ambillah pisau ini." Ucap Tigar yang kemudian menyerahkan kedua pisaunya kepada Kirt dan satu lagi kepada Pito.
"Tuan Tigar bukankah ini senjata kesayangan anda, mengapa anda memberikannya kepada kami?" Kata Pito.
"Aku telah membuat banyak kesalahan kepada kalian berdua hingga kalian juga mengalami kesulitan, sekarang mungkin sudah terlambat untuk menebus dosa-dosaku dan yang dapat aku lakukan saat ini hanyalah berbicara jadi kalian berdua jadilah kuat dan teruslah hidup meskipun sesulit apapun keadaan, kalian harus terus berjuang." Kata Tigar memberikan nasihatnya kepada Pito dan Kirt.
"Kami mengerti kami akan berjuang sebaik mungkin." Jawab Pito.
"Bagus sekarang pergilah temui bangsawan Douglas aku harus segera pergi sebelum pasukan kerajaan Arfen melihatku di sini." Kata Tigar yang kemudian pergi ke menjauh memasuki sebuah gang.
Kirt dan Pito kemudian masuk ke dalam bangunan besar di sana yang di miliki oleh seorang bangsawan kota yang bernama Douglas De Hartal, Bangsawan Douglas adalah saudara dari mendiang Lord Silmarin yang sebelumnya telah di penggal oleh komandan Mortes Den Muerak di alun-alun kota.
Bangsawan Douglas juga terpaksa bersembunyi sambil diam-diam mengumpulkan kekuatan untuk melakukan pemberontakan terhadap pasukan kerajaan Arfen yang kini telah menguasai kotanya, tapi perjuangan pasukan milisi perlawanan masih sangat jauh untuk dapat mengusir kerajaan Arfen dari kota Silmarin.
"Kirt Johan akhirnya aku menemukanmu, tapi mungkin kamu sudah lupa karena terakhir aku melihatmu kamu masih bayi." Ucap bangsawan Douglas saat melihat Kirt Johan.
"Tuan Douglas apakah anda mengenal kedua orang tua saya?" Tanya Kirt yang penasaran karena bangsawan Douglas ternyata mengenalinya.
"Benar aku adalah teman dari ayahmu Johan De Triskal tapi aku turut prihatin dengan yang terjadi dengan keluargamu sebelumnya dan Kirt apakah kakakmu Dominic juga bersamamu?" Ucap kembali Bangsawan Douglas.
"Tidak Kakak Dominic telah di ambil sebagai budak oleh orang dari kerajaan Arfen." Jawab Kirt.
Douglas terlihat menyesalkan apa yang di alami keluarga Johan tapi ia tidak dapat berbuat banyak untuk mengubah apa yang telah terjadi.
Kirt Johan kemudian ikut membantu bangsawan Douglas dalam organisasi bawah tanah yang bertujuan untuk membebaskan kota Silmarin dari penjajahan kerajaan Arfen.
Tapi perlawanan milisi yang di pimpin Blbangsawan Douglas terus menghadapi kendala karena mereka hampir tidak mungkin melakukan perang terbuka dengan kondisi pasukan milisi yang serba kekurangan.
Di pasukan milisi Kirt juga belum bisa berbuat banyak bahkan banyak anggota milisi yang lain menganggap anak-anak seperti Kirt dan Pito sebagai beban, akan tetapi Pito yang cerdas segera mengajak Kirt untuk mendaftar di guild sebagai petualang agar bisa memenuhi biaya hidup mereka sendiri sambil membantu pasukan milisi perlawanan.
Beberapa tahunpun berlalu hingga Kirt dan Pito di panggil oleh pasukan perlawanan untuk memimpin para milisi melakukan menyerangnya besar di dalam kota Silmarin tapi penyerangan itu mengalami kegagalan bahkan banyak milisi yang di pimpin Kirt bersama Pito gugur.
Pemberontakan besar itulah yang membuat Kirt di anggap penjahat dan di buru oleh pasukan kerajaan Arfen dengan imbalan yang sangat besar hingga saat ini Kirt harus bersembunyi dalam dungeon di bawah pegunungan Wiwardin.
Dwarf Grigorin mendengarkan cerita tentang Kirt Johan dan menyadari kalau pria muda yang saat ini bersamanya memiliki masalalu yang begitu pahit bahkan hingga hari ini ia masih mengalami kesulitan walau hanya untuk bertahan hidup.
"Kirt aku terkesan dengan dirimu yang terus berjuang demi rakyat Silmarin meskipin kamu sendiri harus berjuang di jalan yang berduri." Ucap Dwarf Grigorin menanggapi cerita dari Kirt.
"Terimakasih tuan Grigorin tapi saya hanya melakukan apa yang memang harus saya lakukan karena kita memang harus memiliki sebuah alasan di kehidupan ini?" Kata Kirt Johan.
"Alasan hidup aku rasa alasanku saat ini adalah menjadi penempa senjata terbaik, tapi jika di bandingkan dengan tujuan mulia dari dirimu Kirt yang ingin memperjuangkan kemerdekaan rakyat Silmarin dari penjajahan aku menjadi merasa malu karena tujuanku hanyalah sebuah keegoisan untuk kebanggaan diri sendiri." Kata Dwarf Grigorin kepada pria muda di sampingnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
mochamad ribut
lanjut
2022-11-11
0
mochamad ribut
up
2022-11-11
0