Bab 09. Hanya Butuh Anakku!

Tok.. tok.. tok..

Terdengar ketukan pintu saat kami sedang bersantai di depan televisi. Aku yang saat itu sedang tiduran diatas pangkuan ibu ku segera beranjak untuk membukakan pintu. Ku lihat jam di dinding yang sudah menunjukkan pukul delapan malam. Siapa kira-kira yang bertamu malam-malam begini?

Ceklek!

"Bu," Ku lihat ibu mertua ku yang berdiri di depan pintu. Sedang di belakangnya ada mas Ryan.

"Nja," Sapa ibu mertua ku dengan wajah datarnya. Sedangkan mas Ryan hanya diam saja.

"Masuk dulu Bu, mas." Aku pun mempersilahkan mereka berdua untuk masuk terlebih dahulu.

"Ibuk, bapak." Teriak ku memanggil kedua orang tua ku. Bapak dan ibuk nampak tergopoh-gopoh dari dalam.

"Eh ada tamu, mari Bu, Yan silahkan duduk." Ibu mempersilahkan mereka duduk. Akhirnya kami semua duduk. Namun hingga beberapa menit berlalu tidak ada satu pun yang berbicara. Membuat suasana di ruang tamu tersebut terasa mencekam. Hingga ibu mertua ku memulai pembicaraan.

"Sebenarnya niat kami kesini untuk menjemput Senja pak, Bu. Maafkan atas perbuatan anak saya terhadap Senja kemarin. Mungkin Ryan sedang khilaf."

"Maafkan aku Nja, maaf pak Bu." Ucap mas Ryan menunduk.

"Sebenarnya bapak sudah sering mendengar perlakuan kamu kepada Senja Yan, namun bapak memilih untuk diam dan tidak mau ikut campur dalam rumah tangga kalian. Tapi kali ini sepertinya kesabaran bapak sudah habis. Orang tua mana yang rela melihat anaknya di sakiti, apa lagi oleh suaminya sendiri."

"Maaf pak, Ryan janji akan merubah kebiasaan buruk Ryan."

"Maaf Nja." Mas Ryan menghampiri ku dan duduk di samping ku. "Kita pulang ya?" Bujuknya. Aku pun hanya menunduk. Air mata yang sejak tadi ku tahan akhirnya lolos juga.

"Aku takut mas. Kalau cuma aku yang kamu sakiti aku masih bisa tahan. Tapi tidak dengan anak ku!"

"Iya maaf, dia juga anak ku Nja. Aku mohon kita pulang ya?"

"Sebenarnya kalau Senja tidak hamil saya juga tidak sudi menjemputnya." Ucap ibu mertua ku ketus.

Jleb!

Seperti ada benda tajam yang menikam tepat di ulu hatiku. Sakit tapi tidak berdarah. Apakah mereka hanya menginginkan anak ku saja? Aku merasa tidak ada gunanya di mata mereka.

"Bu Retno adalah seorang ibu, harusnya bisa menjaga tutur katanya. Bagaimana jika posisinya di balik?" Ucap bapak marah yang langsung membuat ibu mertua ku terdiam.

"Sudah Bu." Sanggah mas Ryan saat melihat ibunya akan berkata lagi.

"Kita pulang ya Nja." Bujuk mas Ryan lagi. Ku pandangi bapak dan ibu ku bergantian tanpa sepatah kata pun yang terucap dari bibir ku. Namun bapak dan ibuku seolah-olah tau kalau aku sedang meminta pendapatnya.

"Bapak dan ibuk terserah kamu nduk. Karena yang menjalaninya adalah kamu. Tapi jika suatu saat kejadian seperti ini terulang lagi, kamu pasti tau kemana kamu harus pulang." Ucap bapak dengan bijak. Sedangkan ibu ku sedari tadi hanya diam saja. Namun air matanya sudah menjelaskan seberapa terlukanya dia melihat keadaan anaknya.

Akhirnya aku pun memutuskan untuk ikut pulang bersama mas Ryan dan ibu mertua ku. Meskipun hati ini perih serasa di sayat, namun masa depan anak ku jauh lebih penting. Aku gak mau kalau anak ku nanti lahir tanpa ayahnya. Bagaimana jika nanti ia besar terus menanyakan ayahnya? Aku harus jawab apa? Hanya itulah yang ada di pikiran ku saat ini.

Tepat pukul sepuluh malam kami tiba di kediaman orang tuanya mas Ryan. Aku langsung ingin masuk ke dalam kamar, namun ucapan ibu mertua ku membuat langkah ku terhenti.

"Jadi istri itu harusnya bisa jaga aib suami. Jangan dikit-dikit ngadu dikit-dikit ngadu." Aku pun hanya bisa diam menunduk kemudian berlalu masuk ke dalam kamar.

*****

*****

*****

*****

*****

Sepedas-pedasnya bon cabe ternyata lebih pedas omongan mertua gaess 🤭😂😂

Sing sabar ae Nja 😢😢

Jangan lupa Like Komen dan Votenya, kopi juga boleh ☕☕😂😂

Terpopuler

Comments

Arin

Arin

coba ibunya Ryan punya anak perempuan yang nasibnya seperti Senja, apa bisa dia bicara seperti ini. Huh..... ikut kesel aku

2024-02-15

0

Eny Hayati

Eny Hayati

mertua yg bagusnya hidup dg preman, biar ketemu lawan ut adu mulut dan jotos

2023-09-13

1

💝GULOJOWO💝

💝GULOJOWO💝

Hey ibu mertua, itu mulut apa bon cabe 🤬🤬🤬🤬🤬🤬🤬🤬

2022-10-09

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!