Membenci Zhafran

"Kenapa si lo harus hadir di hidup gue? Gue benci lo! Lo itu sumber masalah untuk gue, gue akan bikin hidup lo menderita! Semua ini gara-gara lo, yang buat gue harus hidup tertekan seperti ini," umpat Syafa.

Syafa melemparkan guling, bantal, boneka, dan selimutnya ke sembarang tempat. Kamarnya saat itu terlihat seperti kapal pecah, berantakan. Tiga hari menjelang pernikahannya, Syafa tampak stres. Dia tak menginginkan pernikahan ini. Dia justru membenci Zhafran.

"Sabar, Sayang! Ustadz Zhafran adalah laki-laki yang baik dan sholeh. Bunda yakin, dia adalah laki-laki yang diutus Allah untuk membawa kamu ke jalan yang Allah ridhoi. Tidak seperti pacar kamu yang tak baik itu," ujar Bunda Almira mencoba memberi pengertian kepada sang anak.

"Bunda sama saja! Tak ada satu orang pun yang membela aku. Ayah dan Bunda jahat! Bukannya membela aku yang anak Bunda, Bunda justru ikut-ikutan membela laki-laki tak tau diri itu. Aku ini tak cinta dia Bun, Syafa hanya cinta sama Galang. Tak ada satupun yang mengerti aku. Coba kalau Bunda di posisi Syafa, Bunda akan tahu bagaimana perasaan aku saat ini. Hiks ... hiks ... hiks," ungkap Syafa diiringi isak tangis.

"Ikhlaskan, Sayang! Kamu harus menjalankan semuanya dengan penuh keihklasan, agar kamu merasa tenang. Bunda yakin, seiring jalan kamu akan jatuh cinta pada Ustadz Zhafran. Dia itu tampan lo, paket komplit menurut Bunda. Coba kamu buka mata dan hati kamu untuknya! Bunda yakin kamu akan hidup bahagia dengannya," ujar Bunda Almira mencoba memberi pengertian lagi kepada sang anak.

"Mana bisa aku hidup bahagia sama dia, sengsara, iya! Sudah aku tak cinta, aku juga harus hidup susah dengannya. Harus merasakan tidur kegerahan, tinggal di rumah sempit serba kekurangan. Sombong lagi orangnya, segala sok-sokan menolak niat baik Ayah. Jangan-jangan dia memakai guna-guna kali, agar Ayah sama Bunda nurut sama dia. Palingan Ustadz hanya jadi kedoknya saja. Bunda dan Ayah benar-benar tega sama aku," cerocos Syafa.

"Astaghfirullah. Istighfar kamu, Nak! Tak pantas kamu bicara seperti itu. Banyak orang yang berharap memiliki suami seorang ustadz seperti Zhafran. Jangan sampai nanti kamu menyesal di kemudian hari," ujar Bunda Almira.

Syafa memilih naik ke ranjang, dan menutup telinganya dengan bantal. Sikap ke Bunda-nya benar-benar tak sopan. Membuat Bunda Almira menghela napas panjang.

"Semoga kamu mendapatkan hidayah, Nak! Bunda doakan, semoga suatu saat nanti kamu akan menyadari kesalahan kamu," gumam Bunda Almira sambil menatap ke arah anaknya.

Di lain tempat, Zhafran sedang merapihkan dan membersihkan rumahnya. Rumah sederhana, tetapi cukup nyaman untuk di tempati. Sejak kecil dirinya sudah terbiasa seperti itu. Bahkan dirinya sangat pandai memasak.

"Bismillah. Jika kamu memang jodohku, kamu pasti akan menjadi milikku. Sekuat apapun kamu melawannya, pada akhirnya akulah tempat kamu kembali," Zhafran bermonolog dengan perasaannya.

Meskipun pernikahannya dengan Syafa hanya akad nikah saja, Zhafran tetap terlihat antusias. Dia tak ingin Ayah Hasan merasa kecewa kepadanya. Bagi Zhafran, pernikahan adalah suatu yang sakral bukan sebuah permainan.

Syafa sedang meratapi hidupnya. Berkali-kali dirinya mengatakan kalau dirinya sangat membenci Zhafran. Syafa hanya ingin mencintai satu nama, yaitu Galang.

"Kamu kenapa? Mengapa wajah kamu seperti habis menangis? Kamu habis menangis?" Tanya Galang saat Syafa menerima panggilan video dari Galang.

"Enggak. Aku baik-baik saja kok. Hanya saja tadi mata aku kelilipan," ucap Syafa berbohong. Galang hanya ber Oh ria, padahal dalam hati dirinya merasa curiga. Dia yakin kalau ada yang ditutupi dari kekasihnya itu.

Syafa masih saja berharap, kalau Galang kelak akan menjadi suaminya. Sehingga dirinya memilih untuk menutupi pernikahan dirinya dengan Ustadz Zhafran. Tak ada satu orang pun yang mengetahui pernikahan mereka.

"Kamu pikir, kamu akan menang? Jangan mimpi! Karena sampai kapan pun, aku tak akan pernah jatuh cinta kepadamu," umpat Syafa.

Pernikahan Syafa dan Zhafran, lusa akan dilaksanakan. Sejak tadi Syafa merasa gelisah. Sebelum menikah dengan Zhafran, dirinya ingin bertemu dengan Galang untuk melepas rindu. Hingga akhirnya dirinya memilih untuk kabur dari rumah.

Syafa mengendap-ngendap untuk bisa keluar dari rumah, untuk bertemu kekasihnya. Demi cinta, dirinya rela menentang orang tuanya. Tak menghargai orang tuanya.

Syafa berhasil kabur, dia langsung bergegas kabur menaiki ojek online menuju apartemen kekasihnya. Sepertinya Syafa lupa kalau Ayahnya telah mengutus orang suruhan untuk mengikuti dirinya, dan langsung menghubungi Ayah Hasan untuk memberitu kalau anaknya kabur.

"Astaghfirullah, Syafa. Demi laki-laki breng*sek itu kamu rela melawan orang tua. Padahal tujuan Ayah dan Bunda baik. Ayah dan Bunda ingin kamu mendapatkan pendamping yang baik," ujar Ayah Hasan saat mendapatkan laporan dari orang suruhannya.

"Baby," ucap Galang saat melihat kekasihnya yang sudah berada di depan pintu kamar apartemennya. Wajah Syafa terlihat kusut, tak karuan. Syafa langsung memeluk tubuh kekasihnya. Menumpahkan kesedihannya.

"Kamu kenapa, ayo duduk dulu! Sebentar aku ambilkan minum dulu ya," ujar Galang dan Syafa menganggukkan kepalanya.

Bagi Syafa, Galang selalu memperlakukan dirinya dengan baik. Membuat Syafa selalu merasa nyaman berhubungan dengan Galang. Syafa terlihat tak mampu membendung perasaannya, dia merasa sedih.

"Ayo di minum dulu, agar kamu merasa tenang," ujar Galang lembut sambil memberikan satu gelas berisi sirup rasa jeruk.

Sikap Galang kepada Syafa, membuat Syafa bertambah histeris. Membuat Galang bertambah bingung. Dia mencoba menenangkan kekasihnya.

"Sebenarnya apa yang terjadi sama kamu, Beb? Ayo beri tahu aku, mungkin saja aku bisa membantu kamu," ujar Galang sambil mengelus rambut Syafa dengan lembut.

Syafa terlihat terdiam, dirinya hanya bisa menatap wajah kekasihnya lekat. Hanya air mata yang mewakili perasaannya saat itu. Namun, dirinya tak mampu berkata-kata. Galang mengambil kesempatan dengan mengajak Syafa ke kamar, dan Syafa menurutinya saja.

"Aku sayang banget sama kamu, hanya kamu yang aku cinta," ucap Galang membuat Syafa terlena.

Galang mulai mendekati bibirnya ke bibir Syafa, dan mulai menciumnya. Awalnya Syafa tak merespon. Namun, Galang berusaha agar Syafa menikmati sentuhannya. Hingga akhirnya Syafa terhanyut, hanya diam saat tangan Galang mulai membuka satu persatu kancing kemeja yang dikenakan Syafa. Kesempatan emas bagi Galang untuk mencicip tubuh Syafa.

"Apa kamu mau melakukannya dengan aku," ujar Galang, sambil tangannya terus meyusuri tubuh Syafa. Membuat tubuh Syafa berdesir hebat. Dengan bodohnya Syafa menganggukkan kepalanya.

Tentu saja hal itu membuat Galang bertambah semangat melancarkan aksinya.

"Boleh saja Ayah dan Bunda memaksa aku menikah dengan laki-laki yang aku tak cinta. Menjadikan dia suamiku, tetapi dia tak akan mendapatkan yang pertama. Karena aku akan menyerahkannya kepada Galang, orang yang aku cintai.

Terpopuler

Comments

Uthie

Uthie

perempuan bodoh mahh emang gtu... mudah ditipu dengan kata 'Cinta' doang 😏😏

justru laki yg bener cinta itu yg buktiin dengan ijab kabul langsung👍

2023-03-28

0

ᴳᴿ🐅ᴹᴿˢ᭄𝔄ⁿᶦᵗᵃ🤎Ꮶ͢ᮉ᳟𝓰ₐₙⱼᵢₗ

ᴳᴿ🐅ᴹᴿˢ᭄𝔄ⁿᶦᵗᵃ🤎Ꮶ͢ᮉ᳟𝓰ₐₙⱼᵢₗ

😱😱😱Syafa mau aja d rayu, cinta itu buta, menutup mata dan hati syafa, gk mikir k depan y

2022-09-25

1

Teh Yen

Teh Yen

kamu bodoh Syafa..... bodoh ,,,mana ada lelaki baik meminta sesuatu yg berharga sebelum.menikah

2022-09-24

0

lihat semua
Episodes
1 Perjodohan
2 Proses Ta'aruf
3 Menolak
4 Sepakat
5 Rencana Pernikahan
6 Membenci Zhafran
7 Kemarahan Ayah Hasan
8 Pernikahan Syafa dan Zhafran
9 Promo Karya Terbaru " Wanita Pengganti Kekasih Sang CEO "
10 Tak ada malam pengantin!
11 Sosok Zhafran
12 Kita ini sudah menikah!
13 Bimbang
14 Merasa Nyaman
15 Merasa bersalah
16 Menyesal
17 Maafkan Aku!
18 Penyesalan Syafa
19 Permintaan Maaf Syafa
20 Laki-laki Tak Tahu Malu
21 Kedatangan Zhafran
22 Kejutan untuk Syafa
23 Hamil
24 Kebahagiaan Ayah Hasan dan Bunda Almira
25 Aku Benci kamu!
26 Kemarahan Galang
27 Pasangan Halal
28 Rencana Jahat Galang
29 Mantan Menjadi Musuh
30 Kedatangan Zhafran ke Kampus
31 Pemanggilan Galang dan Natasya
32 Mangsa Baru
33 Natasya Hamil
34 Promo Karya Baru " Kubuat Kau Menyesal! "
35 Promo Karya Terbaru "Terjerat Pesona Kakak Ipar"
36 Sepakat
37 Berniat Hijrah
38 Mengunjungi Pondok Pesantren
39 Penolakan Galang
40 Bunuh Diri
41 Balasan untuk Galang
42 Promo Karya Terbaru "Hilangnya Cinta Suamiku"
43 Promo Karya Terbaru "Hilangnya Cinta Suamiku"
44 Promo Karya Terbaru "Hilangnya Cinta Suamiku"
45 Pengakuan Zhafran
46 Zhafran Sang Milyarder
47 Sosok Zhafran
48 Rumah Impian
49 Akhir dari Perjodohan
50 Promo Karya Terbaru " Pernikahan Karena Perjodohan "
51 Promo Karya Terbaru "Sahabatku, Penggoda Suamiku"
52 Promo Karya Baru "Pujaan Hati Ketua Geng Motor"
53 Promosi Karya Terbaru "Anak Genius,
54 Promo Karya Terbaru "Terjerat Cinta Daddy Mafia"
55 Promo Karya Baru "Aplikasi Rahasia di Ponsel Suamiku"
Episodes

Updated 55 Episodes

1
Perjodohan
2
Proses Ta'aruf
3
Menolak
4
Sepakat
5
Rencana Pernikahan
6
Membenci Zhafran
7
Kemarahan Ayah Hasan
8
Pernikahan Syafa dan Zhafran
9
Promo Karya Terbaru " Wanita Pengganti Kekasih Sang CEO "
10
Tak ada malam pengantin!
11
Sosok Zhafran
12
Kita ini sudah menikah!
13
Bimbang
14
Merasa Nyaman
15
Merasa bersalah
16
Menyesal
17
Maafkan Aku!
18
Penyesalan Syafa
19
Permintaan Maaf Syafa
20
Laki-laki Tak Tahu Malu
21
Kedatangan Zhafran
22
Kejutan untuk Syafa
23
Hamil
24
Kebahagiaan Ayah Hasan dan Bunda Almira
25
Aku Benci kamu!
26
Kemarahan Galang
27
Pasangan Halal
28
Rencana Jahat Galang
29
Mantan Menjadi Musuh
30
Kedatangan Zhafran ke Kampus
31
Pemanggilan Galang dan Natasya
32
Mangsa Baru
33
Natasya Hamil
34
Promo Karya Baru " Kubuat Kau Menyesal! "
35
Promo Karya Terbaru "Terjerat Pesona Kakak Ipar"
36
Sepakat
37
Berniat Hijrah
38
Mengunjungi Pondok Pesantren
39
Penolakan Galang
40
Bunuh Diri
41
Balasan untuk Galang
42
Promo Karya Terbaru "Hilangnya Cinta Suamiku"
43
Promo Karya Terbaru "Hilangnya Cinta Suamiku"
44
Promo Karya Terbaru "Hilangnya Cinta Suamiku"
45
Pengakuan Zhafran
46
Zhafran Sang Milyarder
47
Sosok Zhafran
48
Rumah Impian
49
Akhir dari Perjodohan
50
Promo Karya Terbaru " Pernikahan Karena Perjodohan "
51
Promo Karya Terbaru "Sahabatku, Penggoda Suamiku"
52
Promo Karya Baru "Pujaan Hati Ketua Geng Motor"
53
Promosi Karya Terbaru "Anak Genius,
54
Promo Karya Terbaru "Terjerat Cinta Daddy Mafia"
55
Promo Karya Baru "Aplikasi Rahasia di Ponsel Suamiku"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!