Menyesal

"Breng*sek!"

Bug! Bug! Bug!

Untungnya orang suruhan Zhafran terus mengikuti kemana Syafa pergi, bukan hanya orang suruhan Zhafran saja, orang suruhan sang Ayah pun juga mengikuti dirinya. Mereka langsung memukuli Galang.

"Siapa kalian?" ucap Galang. Meskipun wajahnya sudah babak belur, dia masih sok jagoan.

"Lo tak perlu tau!"

Mereka langsung membawa Syafa ke mobil sport mewah. Saat itu Zhafran sudah berada di dalam mobil. Dia sengaja tidak turun, biar anak buahnya yang mengurusnya.

"Panas, panas sekali tubuh aku," teriak Syafa. Bahkan tanpa malu, dia langsung menyerang Zhafran yang duduk di sebelahnya. Dia langsung mencium bibir Zhafran dengan penuh gairah.

Namun Zhafran tak mengambil kesempatan dalam hal ini, dia justru menghentikannya.

"Syafa, dengarkan aku!"

Zhafran mencoba bicara dengan Syafa, tetapi sayangan sang istri sudah tak sadarkan diri. Dia asyik dengan dunianya, dan sudah sangat bergairah dan membutuhkan pelepasan.

"Pak, sepertinya istri Bapak diberikan obat perang*sang dosis tinggi oleh laki-laki yang tadi bersamanya. Satu-satunya Bapak harus membantu dia untuk menuntaskan hasratnya. Di jamin Bapak akan puas, karena kalau wanita minum seperti itu dia akan sangat bergairah," ujar sang supir.

"Breng*sek! Kamu nakal si, masih saja berhubungan dengan laki-laki lain. Padahal selama ini aku sudah berusaha untuk mengambil hati kamu. Kalau sudah begini, aku ikut bingung. Aku tak ingin menggauli kamu dalam posisi seperti ini," ujar Zhafran. Dirinya tampak bingung memikirkan solusi yang harus dia lakukan.

Hingga akhirnya Zhafran memutuskan untuk membawa Syafa ke rumah sakit. Ponsel Zhafran berdering, ternyata sang mertua yang menghubungi dirinya. Ayah Hasan mendapatkan informasi dari orang suruhannya, anaknya hampir saja di bawa oleh pacar anaknya. Tentu saja Ayah Hasan merasa terkejut, dan meminta keterangan dari menantunya.

"Assalamu'alaikum. Iya, Ayah," ujar Zhafran yang berpura-pura seperti tak ada apa-apa.

"Mengapa kondisi darurat seperti ini, kamu seperti tak terjadi apa-apa. Sekarang kalian di mana? Bagaimana kondisi Syafa saat ini?" Tanya Ayah Hasan, dirinya merasa khawatir dengan anak semata wayangnya yang keras kepala, tak mendengar ucapannya. Ayah Hasan mengira kalau setelah menikah dengan Zhafran, Syafa telah berubah. Tak berhubungan lagi dengan Galang.

Zhafran menceritakan kondisi Syafa saat ini. Zhafran juga menceritakan kalau dirinya sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit.

"Rumah sakit? Obat itu hanya bisa hilang pengaruhnya jika melakukan hubungan suami istri," ujar Ayah Hasan. Ayah Hasan tak tahu kalau selama ini anaknya dan Zhafran belum pernah berhubungan suami istri. Bahkan Ayah Hasan akan memesan hotel untuk anak dan menantu.

"Ya Allah memalukan sekali ini, bahkan untuk urusan suami istri saja harus campur tangan mertua. Syafa ... Syafa, ampun deh ini anak. Untung saja aku cinta sama dia, kalau tidak sudah aku tinggalkan. Biar saja sama laki-laki itu," umpat Zhafran. Istrinya selalu saja membuat dirinya kesal.

"Puas-puasin, Pak! Di jamin Bapak kewalahan," ujar sang supir sambil terkekeh membuat wajah Zhafran memerah.

Akhirnya mereka tak jadi membawa Syafa ke rumah sakit. Kini mereka baru saja sampai di hotel untuk reservasi. Sebenarnya bukan seperti ini malam pertama yang Zhafran inginkan, dia ingin melakukan dalam keadaan sadar kedua-duanya.

"Gimana Fan? Apa kalian sudah di hotel?" Tanya Ayah Hasan dan Zhafran mengatakan sudah.

"Selamat bersenang-senang," goda Ayah Hasan.

Belum selesai menutup panggilan dengan Ayah mertuanya. Syafa langsung menarik baju Zhafran. Membuat Zhafran terjungkel ke kasur.

"Ayo, aku sudah tak tahan," rengek Syafa.

"Syafa, dengarkan aku! Apa yakin kita mau. melakukannya malam ini?" Tanya Zhafran yang kini menatap wajah Syafa. Percuma saja, Syafa sudah tak sadar. Dia terjebak dalam gairah. Tak peduli apa yang Zhafran ucapkan.

Zhafran melepaskan Syafa dan langsung turun. Dia berniat mengambil wudhu dulu, dan melakukan sholat sebelum melakukan hubungan suami istri. Syafa langsung menarik tubuhnya, membuat mereka berdua terjatuh di lantai.

Syafa menyerangnya, membuat Syafa tak berdaya. Zhafran ingin melakukannya sesuai sunah saat akan berhubungan suami istri. Zhafran juga membaca doa sebelum memulainya, agar tak ada setan yang hadir. Zhafran berharap kelak memiliki keturunan yang sholeh dan sholehah.

Zhafran mulai membantu istrinya melucuti pakaian yang dikenakan istrinya, setelah itu barulah dirinya. Kini keduanya sudah sama-sama dalam keadaan polos. Tubuh Syafa begitu indah, membuat Zhafran ikut bergairah. Ini adalah hal pertama kali terjadi dalam hidupnya.

"Sabar Sayang," ujar Zhafran. Namun Syafa semakin menggila, dia terus menyerang Zhafran. Membuat Zhafran kewalahan.

Zhafran mulai melakukan sengatan-sengatan di tubuh sang istri dengan penuh kelembutan. Perlahan keduanya sudah terbawa suasana. Meskipun mereka harus melakukan dalam keadaan seperti ini. Sama halnya dengan Zhafran, Galang akhirnya menuntaskannya dengan Natasya di apartemen milik Galang. Bahkan mereka telah memulai lebih dulu.

"Aaaaww, sakit," teriak Syafa. Syafa meremas sprei sekuat mungkin.

"Alhamdulillah," Zhafran bersyukur, karena dirinya 'lah yang pertama kali membuka segel istrinya.

Darah segar keluar dari area sensitif Syafa, sampai-sampai dirinya meneteskan air mata. Membuat Zhafran merasa tak tega dan berniat menghentikannya. Namun Syafa menariknya dan meminta lebih. Hingga akhirnya malam ini menjadi malam pertama bagi mereka.

"Terima kasih Sayang, karena aku yang pertama kali mengambilnya," ujar Zhafran sambil mengecup kening istrinya. Kemudian bangkit dari atas tubuh istrinya dan menyelimutinya.

Baru saja dirinya hendaknya turun, Syafa menariknya kembali.

"Sudah Sayang, aku tak ingin kamu kelelahan. Kita bisa melakukan besok lagi, ini sudah larut malam," ujar Zhafran lembut. Namun Syafa seolah tak. mengerti, hingga akhirnya Zhafran menuruti keinginan istrinya.

"Untungnya Allah masih berpihak sama kita, jika tidak malam ini kamu pasti di gauli laki-laki breng*sek itu habis-habisan," ujar Zhafran. Hingga akhirnya mereka melakukannya lagi. Zhafran akhirnya ambruk di atas tubuh Syafa.

Zhafran mencoba mengatur napasnya yang terengah-engah. Dirinya bersyukur karena akhirnya sang istri tertidur pulas.

"Tidurlah yang nyenyak istri cantik aku. Aku mencintai kamu," ucap Zhafran sambil tangannya mengelus pipi istrinya dengan lembut.

Zhafran bangkit turun untuk membersihkan sisa-sisa percintaannya dengan sang istri. Dirinya tersenyum kala melihat sang istri yang sudah tertidur pulas, akibat permainannya.

"Semoga kamu puas dengan aku, hingga tak pernah terpikir mencari kepuasan dengan laki-laki lain," ucap Zhafran.

Dia pun akhirnya ikut tertidur di sebelah istrinya. Zhafran baru saja terbangun, meskipun mata dia masih mengantuk dia memaksa untuk bangun, untuk menjalankan ibadahnya sebagai seorang muslim. Dirinya langsung bergegas untuk mandi wajib kemudian menjalankan sholat shubuh. Sebelum sholat dirinya sempat membangunkan istrinya, tetapi Syafa enggan membuka matanya.

Setelah sholah, Zhafran naik kembali ke ranjang untuk melanjutkan tidur. Pagi ini dia ingin menikmati kebersamaan dengan istrinya di ranjang. Syafa baru saja terbangun, dan merasakan kepalanya yang terasa sakit. Dia mencoba memijit-mijit keningnya yang terasa sakit.

"Apa yang terjadi dengan aku? Di mana aku?" ujar Syafa. Dirinya melihat sekeliling ruangan, dan pandangan matanya terhenti pada sosok laki-laki yang berada di sampingnya. Kini dirinya tidur bersama suaminya di sebuah tempat seperti hotel.

Syafa mencoba berpikir atas apa yang terjadi padanya. Syafa tersadar, hingga akhirnya dirinya meneteskan air mata, bahkan tangisnya semakin menjadi. Dirinya menyesal atas apa yang terjadi padanya. Mendengar sang istri menangis, Zhafran akhirnya membuka matanya, dan langsung memeluk istrinya mencoba menenangkan.

Terpopuler

Comments

Agus Irianto

Agus Irianto

sepertinya tangis bahagia

2023-07-16

0

faridah ida

faridah ida

mungkin dalam pikiran Syafa dia di perkosa sama Galang ato Syafa nyesel melakukan nya ....hanya authorr yang tahu ini ....😁😁😁

2022-10-10

3

Akun Ibuk

Akun Ibuk

Alhamdulillah

2022-10-10

2

lihat semua
Episodes
1 Perjodohan
2 Proses Ta'aruf
3 Menolak
4 Sepakat
5 Rencana Pernikahan
6 Membenci Zhafran
7 Kemarahan Ayah Hasan
8 Pernikahan Syafa dan Zhafran
9 Promo Karya Terbaru " Wanita Pengganti Kekasih Sang CEO "
10 Tak ada malam pengantin!
11 Sosok Zhafran
12 Kita ini sudah menikah!
13 Bimbang
14 Merasa Nyaman
15 Merasa bersalah
16 Menyesal
17 Maafkan Aku!
18 Penyesalan Syafa
19 Permintaan Maaf Syafa
20 Laki-laki Tak Tahu Malu
21 Kedatangan Zhafran
22 Kejutan untuk Syafa
23 Hamil
24 Kebahagiaan Ayah Hasan dan Bunda Almira
25 Aku Benci kamu!
26 Kemarahan Galang
27 Pasangan Halal
28 Rencana Jahat Galang
29 Mantan Menjadi Musuh
30 Kedatangan Zhafran ke Kampus
31 Pemanggilan Galang dan Natasya
32 Mangsa Baru
33 Natasya Hamil
34 Promo Karya Baru " Kubuat Kau Menyesal! "
35 Promo Karya Terbaru "Terjerat Pesona Kakak Ipar"
36 Sepakat
37 Berniat Hijrah
38 Mengunjungi Pondok Pesantren
39 Penolakan Galang
40 Bunuh Diri
41 Balasan untuk Galang
42 Promo Karya Terbaru "Hilangnya Cinta Suamiku"
43 Promo Karya Terbaru "Hilangnya Cinta Suamiku"
44 Promo Karya Terbaru "Hilangnya Cinta Suamiku"
45 Pengakuan Zhafran
46 Zhafran Sang Milyarder
47 Sosok Zhafran
48 Rumah Impian
49 Akhir dari Perjodohan
50 Promo Karya Terbaru " Pernikahan Karena Perjodohan "
51 Promo Karya Terbaru "Sahabatku, Penggoda Suamiku"
52 Promo Karya Baru "Pujaan Hati Ketua Geng Motor"
53 Promosi Karya Terbaru "Anak Genius,
54 Promo Karya Terbaru "Terjerat Cinta Daddy Mafia"
55 Promo Karya Baru "Aplikasi Rahasia di Ponsel Suamiku"
Episodes

Updated 55 Episodes

1
Perjodohan
2
Proses Ta'aruf
3
Menolak
4
Sepakat
5
Rencana Pernikahan
6
Membenci Zhafran
7
Kemarahan Ayah Hasan
8
Pernikahan Syafa dan Zhafran
9
Promo Karya Terbaru " Wanita Pengganti Kekasih Sang CEO "
10
Tak ada malam pengantin!
11
Sosok Zhafran
12
Kita ini sudah menikah!
13
Bimbang
14
Merasa Nyaman
15
Merasa bersalah
16
Menyesal
17
Maafkan Aku!
18
Penyesalan Syafa
19
Permintaan Maaf Syafa
20
Laki-laki Tak Tahu Malu
21
Kedatangan Zhafran
22
Kejutan untuk Syafa
23
Hamil
24
Kebahagiaan Ayah Hasan dan Bunda Almira
25
Aku Benci kamu!
26
Kemarahan Galang
27
Pasangan Halal
28
Rencana Jahat Galang
29
Mantan Menjadi Musuh
30
Kedatangan Zhafran ke Kampus
31
Pemanggilan Galang dan Natasya
32
Mangsa Baru
33
Natasya Hamil
34
Promo Karya Baru " Kubuat Kau Menyesal! "
35
Promo Karya Terbaru "Terjerat Pesona Kakak Ipar"
36
Sepakat
37
Berniat Hijrah
38
Mengunjungi Pondok Pesantren
39
Penolakan Galang
40
Bunuh Diri
41
Balasan untuk Galang
42
Promo Karya Terbaru "Hilangnya Cinta Suamiku"
43
Promo Karya Terbaru "Hilangnya Cinta Suamiku"
44
Promo Karya Terbaru "Hilangnya Cinta Suamiku"
45
Pengakuan Zhafran
46
Zhafran Sang Milyarder
47
Sosok Zhafran
48
Rumah Impian
49
Akhir dari Perjodohan
50
Promo Karya Terbaru " Pernikahan Karena Perjodohan "
51
Promo Karya Terbaru "Sahabatku, Penggoda Suamiku"
52
Promo Karya Baru "Pujaan Hati Ketua Geng Motor"
53
Promosi Karya Terbaru "Anak Genius,
54
Promo Karya Terbaru "Terjerat Cinta Daddy Mafia"
55
Promo Karya Baru "Aplikasi Rahasia di Ponsel Suamiku"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!