Sesaat Gina tetap diam dan membiarkan Alden melakukan apapun yang dia mau, bukan tidak bisa melawan tapi dia pun sangat terkejut dengan semuanya.
Sampai akhirnya Gina merasakan jika Alden menelusupkan lidahnya lebih dalam, saat itu juga kesadaran Gina langsung tembus 100%. Dia mendorong kuat dada Alden sampai ciuman di antara mereka berdua terlepas.
"Kamu sudah keterlaluan Al!" bentak Gina dengan tatapan kedua matanya yang menatapnya nyalang, penuh dengan amarah. baginya Alden sudah sangat keterlaluan seolah sedang merendahkan dia sebagai seorang wanita.
Gina tidak tahu, jika di dalam hati dan pikiran Alden Gina adalah istri tercintanya. jadi hal seperti itu bukan untuk melecehkan apalagi merendahkan melainkan itu semua bukti cinta yang dia punya.
tidak ingin kemarahan sang istri Jadi semakin menjadi, Alden tas pura-pura jatuh saat kita mendorong tubuhnya. membuat Dia seolah jadi pria yang begitu lemah dan tak berdaya, mencari simpati dan memanfaatkan hati Gina yang begitu lembut.
Dan brugh! Alden jatuh, seketika itu juga Gina mendelik dan dengan cepat-cepat membantu Alden.
"Astaga Al, Kenapa bisa sampai jatuh?"
"Kan kamu mendorong ku Gi."
"Ya seharusnya jangan sampai jatuh."
"Maaf, aku belum terlalu kuat untuk melakukan itu," balas Alden, bicara dengan suaranya yang sengaja dibuat lirih.
Sementara Gina seketika kehilangan semua kekesalannya tadi, dengan penuh perhatian Dia membantu Alden untuk kembali berdiri.
Hari bergulir.
Di tempat lain, Leon memeluk Samantha erat. Kekasih sahabatnya yang kini berhasil dia miliki pula.
Sudah lebih dari 3 hari Zidane hilang dan tidak ditemukan. Keluarga Harwell pun kelimpungan mencari Zidane ke seluruh penjuru kota. Namun pria itu tak kunjung di temukan.
Leon memang sengaja menyebar anak buahnya di setiap penjuru kota, jadi tiap ada yang bertanya tentang keberadaan Zidane, orang-orangnya langsung mengatakan bahwa tidak ada orang dengan ciri-ciri tersebut.
"Sayang, jadi bagaimana dengan akuisisi itu? dulu Zidane belum sempat menandatangani nya dan sudah lebih tau tentang kita," tanya Samantha, seraya makin menyandarkan kepalanya di pelukan sang suami.
Mereka berdua duduk si sofa ruang kerja Leon, sebuah perusahaan asuransi yang tak sebesar Harwell Life Ansuran. Dia bisa mendapatkan Samantha karena selalu bisa menyenangkan wanita itu, tidak seperti Zidane yang hanya sibuk bekerja.
"Tenang lah sayang, besok aku akan mendatangi rumah utama keluarga Harwell. Mereka masih berduka, aku akan menawarkan diri untuk jadi penggantinya Zidane. Mereka pasti akan percaya pada ku, selama ini kami memiliki hubungan yang samgat baik," terang Leon. Dia memang bukan hanya bersahabat dengan Zidane, namun memiliki hubungan yang dekat pula dengan keluarga Harwell, kedekatan itulah yang akan dia manfaatkan untuk bisa masuk ke kerajaan Harwell Life Ansuran.
Mendengar itu Samantha tersenyum lebar, mereka sama-sama merasa bahagia atas kebersamaan ini. Sedikitpun tidak merasa bersalah pada Zidane yang kini belum jelas dimana rimbanya, bagaimana keadaanya.
Kabar terakhir yang Leon dapat dari anggotanya adalah Zidane telah dalam kondisi yang kritis. Melarikan diri pun akan percuma, karena sama-sama akan bertemu kematian. Leon bahkan berpikir bahwa tubuh Zidane yang telah babak belur dan mengeluarkan banyak darah telah jadi santapan anjing jalanan.
Sejak dulu, kamu selalu mendapatkan apapun yang aku inginkan Zidane, sekarang aku akan mengambil semua yang jadi milik mu. Batin Leon seraya tersenyum miring.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 56 Episodes
Comments
🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️
Leon bersenang-senang lah dulu sebelum kesialan menimpa mu
2024-01-13
5
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
udah nggak tahan ya Alden di dekat GINA..hi...hi...hi...😄
2024-01-08
0
🌈Yulianti🌈
dih waktu meremas MH kuat banget lu bang🤣🤣🤣
2023-11-28
1