Bab 9 - Mewujudkan Keinginan

Gina segera pergi ke kamar mandi yang ada di dapur. Di rumah ini kamar mandinya memang hanya ada satu itu saja.

Karena hari semakin malam, jadi Gina tak lama-lama berada di sana. Dia bahkan terkesan mandi dengan buru-buru.

"Astaga, Kenapa aku tidak membawa baju ganti sekaligus?" gumam Gina penuh sesal saat dia baru saja keluar dari dalam kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk yang melilit di tubuhnya.

Dengan langkah ragu akhirnya dia kembali menuju kamar. Kamar tanpa pintu dan hanya ditutup oleh korden

Gina hanya melongoknya kepalanya kecil, melihat apa yang dilakukan oleh Alden lebih dulu.

"Kenapa?" tanya Alden dan berhasil membuat Gina jadi tersentak kaget.

"Aku cuma pakai handuk, Tuty matamu sampai aku selesai pakai baju," terang Gina, masih dengan kepalanya saja yang terlihat. Tubuhnya masih dia sembunyikan di belakang kain pintu itu.

"Masuklah, ganti baju seperti biasa saja, kenapa harus malu? bahkan kamu sudah melihat semua bentuk tubuh ku."

"Al, jangan memulai, cepat tutup mata mu."

Alden terkekeh pelan.

"Baiklah, mata ku sudah terpejam. Masuklah," balas Alden kemudian. dia bahkan dengan susah payah berganti posisi tidur, jadi miring ke sisi kiri agar tidak melihat Gina yang masuk melalui sisi kanan tubuhnya.

Melihat itu Gina malah jadi iba sendiri, apalagi saat dia lihat Alden yang merintih menahan sakit ketika merubah posisi tidurnya.

Gina lantas masuk, buru-buru memaki baju dan segera menghampiri ranjang. Duduk di dekat Alden dan menyentuh pundak pria itu.

"Al sudah, ayo aku bantu duduk."

Alden menurut, dibantu oleh Gina dia pun akhirnya coba duduk disana. Harum sabun Gina langsung bisa Alden hirup, wangi sekali, membuatnya seolah makin cinta dengan istri cantiknya ini.

"Gi," panggil Alden saat mereka sudah sama-sama duduk, saling berhadapan, dekat sekali.

"Kenapa?"

"Benar kita orang asing?"

"Iyaaa," jawab Gina, sudah bosan dia menjawab tentang hal ini. Entah sudah berapa kali Alden menanyakannya.

"Apa kamu sudah memiliki suami selain aku?"

"Astaga, kenapa kamu berpikir seperti itu? aku masih gadis, belum memiliki suami."

"Apa kamu memiliki kekasih?"

"Tidak!" jawab Gina yang terlanjur kesal, kini wajahnya bahkan mulai cemberut.

Namun Alden jadi tersenyum.

"Baguslah, jadi hanya aku pria mu."

"Aku tidak mau membahas ini, lebih baik sekarang kita makan dan setelah itu kamu minum obat."

Alden mengangguk.

Malam itu lagi-lagi mereka makan sepiring berdua, setelah menyuapi Alden, Gina makan sendiri untuknya, sampai akhirnya semua nasi di piring habis tak bersisa.

Selesai makan, Gina meletakkan piring itu di atas meja riasnya. Lalu mengambil obat untuk diberikan oleh Alden.

"Minum ini," titah Gina, tangan kanannya memegang obat dan tangan kirinya memegang gelas berisi air putih.

"Tapi makanannya belum habis Gi."

"Ha?"

Alden tidak menjawab, dia malah mengikis jarak dan menjatuhkan sebuah ciuman di dagu sang istri, melumaatnya lembut mengambil nasi yang menempel di dagu Gina.

Deg! sontak saja Gina mendelik, sampai tak kuasa memberontak.

Hanya mampu menatap Alden dengan tatapan tajam ketika pria itu menyudahi aksi konyolnya.

"AL!"

"Ada nasi yang tersisa di dagu mu Gi."

"Tapi tidak harus kamu ambil pakai mulut!"

"Kan sedang makan, mau ambil pakai tangan aku belum cuci tangan."

"Jangan berkilah!"

"Mana obatnya? A .."

"Aku sedang marah Al!!"

Melihat istrinya yang sangat cerewet, Alden jadi gemas sendiri ingin mencium bibir itu. Dan keinginan itupun akhirnya dia wujudkan.

Cup!

Terpopuler

Comments

Lina Lina

Lina Lina

awas kena gampar bg.. soalnya gina klu lg mode reog galak😅😅

2024-02-07

3

Lina Lina

Lina Lina

ya elah masih gak percaya jg nih si abg

2024-02-07

0

Eity setyowati

Eity setyowati

zudane kesempatan ini ha ha ha

2024-01-30

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Tidak Boleh Mati
2 Bab 2 - Amnesia
3 Bab 3 - Asal Sebut
4 Bab 4 - Dua Patung
5 Bab 5 - Bagaimana Caranya?
6 Bab 6 - Lebih Banyak Iba-nya
7 Bab 7 - Tak Bisa Dibantah
8 Bab 8 - Terlanjur Basah
9 Bab 9 - Mewujudkan Keinginan
10 Bab 10 - Merasa Dekat
11 Bab 11 - Merinding
12 Bab 12 - Gelagapan
13 Bab 13 - Mengambil Semua
14 Bab 14 - Belum Membalas
15 BAB 15 - Keluarga Harwell
16 BAB 16 - Lampu Hijau
17 BAB 17 - Raisa Harwell
18 BAB 18 - Ternyata Dia adalah Bossku
19 BAB 19 - Keputusan Gina
20 BAB 20 - Kehabisan Kata-kata
21 Bab 21 - Sendirian
22 BAB 22 - Seorang Pria
23 BAB 23 - Mau Copot
24 BAB 24 - Apa Maksudmu?
25 Bab 25 - Putus Bryan
26 Bab 26 - Kata Sayang
27 Bab 27 - Mendadak Galau
28 Bab 28 - Melindungi Dirinya Sendiri
29 Bab 28 - Kenangan Yang Indah
30 Bab 30 - Sisi Gelap Bryan
31 Bab 31 - Bukan Tentang Cinta
32 Bab 32 - Telah Kembali
33 Forced Marriage by Lunoxs
34 Bab 33 - Titah Pertama
35 Bab 34 - Bertambah Berkali-kali Lipat
36 Bab 35 - Sungguh Menggemaskan
37 Bab 36 - Berikan Semua Harta mu Padaku
38 Bab 37 - Ancaman Yang Menyenangkan
39 Bab 38 - Lebih Menggebu
40 Selir Kesayangan King Mafia By Shim Chung
41 Bab 39 - Sangat Beruntung
42 Bab 40 - Simpanan atau Istri Sah
43 Bab 41 - Sebarkan Pada Media
44 Bab 42 - Kahancuran Berdua
45 Bab 43 - Apa Zidane Juga Akan Menyayangi Ibuku?
46 Bab 44 - Takut Tidak Dapat Jatah
47 Bab 45 - Lama-lama Jadi Tangis
48 Bab 46 - Jangan Gi
49 Sleeping With Mr. Saka
50 Bab 47 - Sudah Hamil Lagi
51 Istri Yang Kau Sia-siakan
52 Nadia dan Steve Pindah Rumah
53 Sweet Blood karya baru Kim.nana
54 Novel Baru Author
55 Menikahi Majikan Lumpuh
56 Novel baru
Episodes

Updated 56 Episodes

1
Bab 1 - Tidak Boleh Mati
2
Bab 2 - Amnesia
3
Bab 3 - Asal Sebut
4
Bab 4 - Dua Patung
5
Bab 5 - Bagaimana Caranya?
6
Bab 6 - Lebih Banyak Iba-nya
7
Bab 7 - Tak Bisa Dibantah
8
Bab 8 - Terlanjur Basah
9
Bab 9 - Mewujudkan Keinginan
10
Bab 10 - Merasa Dekat
11
Bab 11 - Merinding
12
Bab 12 - Gelagapan
13
Bab 13 - Mengambil Semua
14
Bab 14 - Belum Membalas
15
BAB 15 - Keluarga Harwell
16
BAB 16 - Lampu Hijau
17
BAB 17 - Raisa Harwell
18
BAB 18 - Ternyata Dia adalah Bossku
19
BAB 19 - Keputusan Gina
20
BAB 20 - Kehabisan Kata-kata
21
Bab 21 - Sendirian
22
BAB 22 - Seorang Pria
23
BAB 23 - Mau Copot
24
BAB 24 - Apa Maksudmu?
25
Bab 25 - Putus Bryan
26
Bab 26 - Kata Sayang
27
Bab 27 - Mendadak Galau
28
Bab 28 - Melindungi Dirinya Sendiri
29
Bab 28 - Kenangan Yang Indah
30
Bab 30 - Sisi Gelap Bryan
31
Bab 31 - Bukan Tentang Cinta
32
Bab 32 - Telah Kembali
33
Forced Marriage by Lunoxs
34
Bab 33 - Titah Pertama
35
Bab 34 - Bertambah Berkali-kali Lipat
36
Bab 35 - Sungguh Menggemaskan
37
Bab 36 - Berikan Semua Harta mu Padaku
38
Bab 37 - Ancaman Yang Menyenangkan
39
Bab 38 - Lebih Menggebu
40
Selir Kesayangan King Mafia By Shim Chung
41
Bab 39 - Sangat Beruntung
42
Bab 40 - Simpanan atau Istri Sah
43
Bab 41 - Sebarkan Pada Media
44
Bab 42 - Kahancuran Berdua
45
Bab 43 - Apa Zidane Juga Akan Menyayangi Ibuku?
46
Bab 44 - Takut Tidak Dapat Jatah
47
Bab 45 - Lama-lama Jadi Tangis
48
Bab 46 - Jangan Gi
49
Sleeping With Mr. Saka
50
Bab 47 - Sudah Hamil Lagi
51
Istri Yang Kau Sia-siakan
52
Nadia dan Steve Pindah Rumah
53
Sweet Blood karya baru Kim.nana
54
Novel Baru Author
55
Menikahi Majikan Lumpuh
56
Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!