Bab 4 - Dua Patung

Baru jam 09.00 pagi Gina sudah kembali ke rumahnya. hal itu tentu saja membuat Alden merasa senang. Bibirnya bahkan langsung tersenyum ketika melihat pintu terbuka dan Gina masuk.

Sementara Gina, wanita itu memasang wajahnya yang datar. Lalu iba ketika melihat Alden masih berada di posisi yang sama seperti saat dia tinggalkan tadi. benar-benar tidak bergeser sedikitpun.

Gina mendekati Alden dan duduk di lantai.

"Maafkan aku Al, sebenarnya aku tidak tega melihatmu begini, tapi aku tidak punya uang untuk membawamu ke rumah sakit."

"Iya kamu jahat sekali, aku sudah hampir mati begini tapi kamu tetap saja acuh, bahkan sempat-sempatnya pergi meninggalkan aku sendirian."

"Aku kan kerja Al."

"Lalu kenapa sekarang sudah pulang."

"Ada musibah di kantor, jadi semua karyawan diminta untuk pulang lebih cepat."

"Oh, baguslah, jadi kamu bisa merawatku. Gi, aku benar-benar merasa gerah memakai baju ini. tidak bisakah kamu memandikan aku dan menggantikanku baju?" tanya Alden, sebuah pertanyaan yang seketika membuat Gina mendelik.

Memandikan?

Menggantikan baju?

Astaga, itu benar-benar di luar pikiran Gina.

"Tapi aku tidak punya baju untukmu Al," jawab Gina apa adanya, tapi entah kenapa mendengar itu Alden merasa tak percaya. Meski melupakan semua ingatannya, tapi Alden merasa bahwa di sini memang rumahnya. Mungkin dulu dia adalah suami Gina, karena ada pertengkaran hebat di antara mereka berdua dan entah Bagaimana jadinya dia sampai seperti ini dan berakhir Amnesia.

Alden menatap Gina lekat, melihat kedua mata itu yang terlihat tak ada sedikitpun kebohongan.

Membuatnya jadi kembali ragu, benarkah mereka tidak ada hubungan apa-apa? benarkah Gina bukan istrinya? Benarkah dia hanya orang asing Seperti yang diceritakan oleh Gina.

Alden tergugu, kembali sibuk sendiri dengan pemikiran yang tak ada ujungnya. tak tahu mau dibawa ke mana pikirannya ini, yang terakhir dia ingat hanyalah ketika membuka mata di rumah ini dengan tubuhnya yang sakit semua. Bahkan kini masih terasa ngilu di berbagai sisi tubuhnya.

Dan Gina yang melihat Alden terus diam seperti itu semakin terenyuh hatinya, bagaimanapun saat ini Alden memang tak berdaya, bahkan untuk menggerakkan tubuhnya sendiri pun dia tidak mampu. jangankan untuk menggerakkan tubuh, bahkan mengingat namanya sendiri pun Alden tidak bisa.

"Pakai bajuku saja ya, besok baru aku belikan baju untukmu."

"Apa benar tidak ada satupun bajuku di rumah ini?"

Gina menggelengkan kepalanya.

"Aku benar-benar orang asing bagimu?"

Kini Gina mengangguk.

Dan Alden langsung membuang nafasnya dengan kasar.

"Aku akan membasuh tubuh mu, tapi ..." Gina merasa sangat ragu untuk melanjutkan ucapannya. Rasanya canggung sekali jika dia harus menyentuh tubuh pria asing ini.

"Tapi apa?" tanya Alden pula, dia tidak bisa membaca apa yang saat ini sedang dipikirkan oleh Gina.

"Ti-tidak Ada, ayo bangun pelan-pelan," balas Gina dengan cepat, mencoba mengusir pikiran kotor yang coba untuk menguasai otaknya. Gina bicara pada dirinya sendiri bahwa saat ini Alden adalah orang sakit yang sedang butuh bantuan. di antara mereka bukanlah pria dan wanita. Hanya 2 patung.

"Awh," ringis Alden saat dia mencoba bangkit, tubuhnya masih saja terasa sakit semua, seperti sudah dipukuli oleh orang sekampung.

"Bagaimana? bisa tidak ke kamar mandi? kamar mandinya ada di dapur."

Alden tak mampu menjawab, hanya mengangguk kecil, menahan sakit di sekujur tubuh yang dia rasakan.

Gina pun terus memapah Alden, sedikit menopang tubuh pria berbadan tegap ini. Sampai akhirnya mereka tiba di kamar mandi.

Alden lebih dulu berdiri sendiri dan peregangan pada bak air disana, sementara Gina mengambil 1 kursi di meja makan untuk Alden duduk.

Nafas mereka sama-sama terengah. untuk berjalan ke sini begitu banyak energi yang sudah terbuang.

"Aku akan membuka bajumu," ucap Gina, mencoba biasa saja meski jantungnya tak tenang.

Terpopuler

Comments

Lina Lina

Lina Lina

gak usah ngayal mas

2024-02-07

0

Praised94

Praised94

terima kasih 👍

2024-01-29

0

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

aku penasaran gmna pas Alden eh Zidane sembuh dari amnesia

2024-01-13

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Tidak Boleh Mati
2 Bab 2 - Amnesia
3 Bab 3 - Asal Sebut
4 Bab 4 - Dua Patung
5 Bab 5 - Bagaimana Caranya?
6 Bab 6 - Lebih Banyak Iba-nya
7 Bab 7 - Tak Bisa Dibantah
8 Bab 8 - Terlanjur Basah
9 Bab 9 - Mewujudkan Keinginan
10 Bab 10 - Merasa Dekat
11 Bab 11 - Merinding
12 Bab 12 - Gelagapan
13 Bab 13 - Mengambil Semua
14 Bab 14 - Belum Membalas
15 BAB 15 - Keluarga Harwell
16 BAB 16 - Lampu Hijau
17 BAB 17 - Raisa Harwell
18 BAB 18 - Ternyata Dia adalah Bossku
19 BAB 19 - Keputusan Gina
20 BAB 20 - Kehabisan Kata-kata
21 Bab 21 - Sendirian
22 BAB 22 - Seorang Pria
23 BAB 23 - Mau Copot
24 BAB 24 - Apa Maksudmu?
25 Bab 25 - Putus Bryan
26 Bab 26 - Kata Sayang
27 Bab 27 - Mendadak Galau
28 Bab 28 - Melindungi Dirinya Sendiri
29 Bab 28 - Kenangan Yang Indah
30 Bab 30 - Sisi Gelap Bryan
31 Bab 31 - Bukan Tentang Cinta
32 Bab 32 - Telah Kembali
33 Forced Marriage by Lunoxs
34 Bab 33 - Titah Pertama
35 Bab 34 - Bertambah Berkali-kali Lipat
36 Bab 35 - Sungguh Menggemaskan
37 Bab 36 - Berikan Semua Harta mu Padaku
38 Bab 37 - Ancaman Yang Menyenangkan
39 Bab 38 - Lebih Menggebu
40 Selir Kesayangan King Mafia By Shim Chung
41 Bab 39 - Sangat Beruntung
42 Bab 40 - Simpanan atau Istri Sah
43 Bab 41 - Sebarkan Pada Media
44 Bab 42 - Kahancuran Berdua
45 Bab 43 - Apa Zidane Juga Akan Menyayangi Ibuku?
46 Bab 44 - Takut Tidak Dapat Jatah
47 Bab 45 - Lama-lama Jadi Tangis
48 Bab 46 - Jangan Gi
49 Sleeping With Mr. Saka
50 Bab 47 - Sudah Hamil Lagi
51 Istri Yang Kau Sia-siakan
52 Nadia dan Steve Pindah Rumah
53 Sweet Blood karya baru Kim.nana
54 Novel Baru Author
55 Menikahi Majikan Lumpuh
56 Novel baru
Episodes

Updated 56 Episodes

1
Bab 1 - Tidak Boleh Mati
2
Bab 2 - Amnesia
3
Bab 3 - Asal Sebut
4
Bab 4 - Dua Patung
5
Bab 5 - Bagaimana Caranya?
6
Bab 6 - Lebih Banyak Iba-nya
7
Bab 7 - Tak Bisa Dibantah
8
Bab 8 - Terlanjur Basah
9
Bab 9 - Mewujudkan Keinginan
10
Bab 10 - Merasa Dekat
11
Bab 11 - Merinding
12
Bab 12 - Gelagapan
13
Bab 13 - Mengambil Semua
14
Bab 14 - Belum Membalas
15
BAB 15 - Keluarga Harwell
16
BAB 16 - Lampu Hijau
17
BAB 17 - Raisa Harwell
18
BAB 18 - Ternyata Dia adalah Bossku
19
BAB 19 - Keputusan Gina
20
BAB 20 - Kehabisan Kata-kata
21
Bab 21 - Sendirian
22
BAB 22 - Seorang Pria
23
BAB 23 - Mau Copot
24
BAB 24 - Apa Maksudmu?
25
Bab 25 - Putus Bryan
26
Bab 26 - Kata Sayang
27
Bab 27 - Mendadak Galau
28
Bab 28 - Melindungi Dirinya Sendiri
29
Bab 28 - Kenangan Yang Indah
30
Bab 30 - Sisi Gelap Bryan
31
Bab 31 - Bukan Tentang Cinta
32
Bab 32 - Telah Kembali
33
Forced Marriage by Lunoxs
34
Bab 33 - Titah Pertama
35
Bab 34 - Bertambah Berkali-kali Lipat
36
Bab 35 - Sungguh Menggemaskan
37
Bab 36 - Berikan Semua Harta mu Padaku
38
Bab 37 - Ancaman Yang Menyenangkan
39
Bab 38 - Lebih Menggebu
40
Selir Kesayangan King Mafia By Shim Chung
41
Bab 39 - Sangat Beruntung
42
Bab 40 - Simpanan atau Istri Sah
43
Bab 41 - Sebarkan Pada Media
44
Bab 42 - Kahancuran Berdua
45
Bab 43 - Apa Zidane Juga Akan Menyayangi Ibuku?
46
Bab 44 - Takut Tidak Dapat Jatah
47
Bab 45 - Lama-lama Jadi Tangis
48
Bab 46 - Jangan Gi
49
Sleeping With Mr. Saka
50
Bab 47 - Sudah Hamil Lagi
51
Istri Yang Kau Sia-siakan
52
Nadia dan Steve Pindah Rumah
53
Sweet Blood karya baru Kim.nana
54
Novel Baru Author
55
Menikahi Majikan Lumpuh
56
Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!