Episode 7

"Guhuk!!."

"Dasar budak tidak tahu diri!!."

*Buk!!

"Selama ini kau menyembunyikan kekuatan iblis!! kau merusak nama baikku!!."

*Buk!

Didalam sebuah ruangan gelap... dia menyiksaku dengan senjata tumpulnya yang terbuat dari besi logam berbentuk seperti baseball tetapi lima kali lebih besar dari itu.

Kedua tanganku dirantai dan digantung... bahkan aku tidak sanggup untuk mengangkat kepalaku...

"Tetapi ini semua akan selesai... aku akan menggantung kepalamu diatas bendera!! seperti dulu keluargamu dibunuh!."

"Khk!! jangan harap kau bisa melakukan apa yang ingin kau lakukan! ughuk!."

Dia menarik rambutku dan menghadapkan wajahku didepan matanya.

"Lihat aku! aku adalah seorang raja! seseorang yang dihormati di daratan Pax!! jadi aku bisa melakukan apapun selama aku masih memiliki anjing anjingku! hahahahaha!!."

"Mulutmu terlalu banyak membual... apa kau terlalu banyak memakan harta rakyat?."

"Diam!."

*Bukk!!

Pukulan yang keras di kepalaku... membuatku langsung kehilangan kesadaranku.

"Agh!!."

"Hem! sebenarnya aku ingin lebih lama menyiksamu... tetapi baru ratusan pukulan saja sudah pingsan... budak iblis rendahan!."

Dia meninggalkan ruangan tempatku dikurung, dan hanya tinggal beberapa jam lagi aku akan di eksekusi...

Disaat aku terbangun, aku masih berada didalam ruangan gelap itu dengan kedua tangan dirantai besi...

"Uhuk! ternyata aku masih memiliki kesempatan untuk membuka mataku lagi..."

Ruangan yang sangat sunyi ini, tiba tiba terdengar suara seseorang dari depan pintu ruanganku...

Aku tidak bisa mendengar jelas dari dalam sini, tetapi setelah suara itu menghilang... pintu ruangan penjaraku terbuka, dan ada seseorang yang masuk mendekatiku.

Aku tidak bisa melihat jelas karena cahaya dari luar dan membuat mataku silau.

Saat dia menutup pintunya, ruangan kembali menjadi gelap..

Dia duduk didepanku sambil mengambil sesuatu didalam tas yang ia bawa.

Tiba tiba sebuah cahaya datang dari lampu lilin yang ia nyalakan...

"Uh.."

Saat aku melihat wajahnya, aku terkejut karena yang datang kepadaku adalah Elena, putri kerajaan ini.

"Elena?! kenapa kau disini?."

"Aku hanya ingin melihat kondisimu... tidak boleh?."

"Bukan seperti itu... tapi."

"Daripada mengkhawatirkanku, lebih baik khawatirkan dirimu sendiri saja... kamu belum makan kan? aku membawakannya untukmu."

Dia memberikanku sekotak makanan yang dia keluarkan dari dalam tasnya.

"J-Jangan terlalu memperhatikanku... terima kasih karena kamu sudah memperdulikanku... tapi kau tahu kan? beberapa jam lagi aku sudah tidak bisa hidup lagi... dan mungkin memang sudah takdirku untuk tidak ada di dunia ini... jadi aku harap kau berhenti memberikan belas kasihmu pada-."

Dia langsung memelukku saat aku masih ingin memberikan kata kata untuk membuatnya jauh dariku.

"Jangan mengatakan hal seperti itu!! aku... aku tidak bisa menerimanya... kamu sudah menyelamatkan nyawaku... dan aku belum memberikan balasan sepenuhnya padamu... itu membuatku... sedih."

"Elena..."

"Kaito... aku tidak tahu mengapa menjadi seperti ini... dan aku tahu ini datang secara tiba-tiba... tetapi aku tidak bisa membohongi perasaanku... aku... aku sangat menyu-."

Sebelum dia selesai bicara, tiba tiba beberapa penjaga masuk kedalam ruangan dengan membawa senjata tombak.

"A-Ada apa ini?." sebelum mereka melihat kita, dia langsung melepas pelukannya dan menghapus air matanya.

"Tuan putri... waktunya sudah tiba... Kaito Ryoku akan segera dieksekusi!."

"J-Jangan bercanda! bukannya masih ada waktu beberapa jam lagi!?."

Dari belakang barisan mereka, datang seseorang dengan pakaian yang lebih terlihat tinggi pangkatnya dari yang lain.

"Semuanya ingin menyelesaikan masalah ini lebih cepat... karena banyak masyarakat yang tidak menerima kehadirannya."

"..."

"Tetapi tetap saja harus menepati jadwalnya! dimana ayahku? aku akan berbicara padanya."

"Tidak ada gunanya... paduka raja sudah menyetujuinya dan memberikan tugas kepada kami untuk membawanya keatas menara penghakiman."

"T...Tidak... aku tidak menyetujuinya! biarkan aku berbicara kepada ayahku terlebih dahulu!."

"Tuan putri... hentikan itu..."

"Kaito... tidak! ini semua salah!."

"Tidak ada yang salah... tuan putri... kau harus pergi dari sini."

"Aku tidak akan pergi dari sini sebelum berbicara pada raja!."

"Tuan putri... anda bisa saja dijatuhi hukuman karena menghalangi tugas kami... apalagi anda memiliki hubungan dengan orang yang berbahaya."

"Aku tidak peduli! aku akan melakukan apapun untuk melindungin-."

"Hentikan omong kosong itu!."

"K-Kaito."

"Jangan pura-pura memperdulikanku... dan jangan berbicara didepanku lagi..."

"Kaito... tidak-."

"Kalian semua! cepat bawa aku kesana... jangan membuang buang waktu..."

"Bawa dia."

"Baik!."

"J-Jangan! tunggu dulu!."

Mereka tidak mendengarkan omongan tuan putri dan mereka melepas rantai ditanganku dan membawaku ketempat menara penghakiman, dimana semua penjahat dieksekusi.

Aku melihatnya yang berdiri dibelakang sambil menangis saat melihatku dibawa oleh mereka...

Tetapi ini adalah jalan terbaik... sebelum mereka melakukan sesuatu hal yang buruk kepadanya.

"Aku sedikit kagum denganmu... kau rela mematuhi perintah demi melindungi tuan putri." Dia berbicara disampingku saat sedang berjalan.

"Mematuhi ataupun tidak, hasilnya sama saja."

"Kau benar."

Lalu orang tersebut berjalan lebih mendekati diriku dan berbisik kepadaku.

"Apapun hasilnya, kau sudah melakukan yang terbaik, dan setelah ini berikan yang terbaik... lagi."

"..."

Sesampainya disana, aku melihat sebuah menara didepanku yang cukup tinggi menjulang dengan sebuah alat eksekusi yang sangat besar...

Aku menaikinya dengan berjalan melewati tangga yang cukup panjang...

Hingga aku berada diatas, aku sadar jika didepanku atau didepan menara ini... semua orang menunggu eksekusiku dibawah sana sambil meneriaki kata kata negatif pada diriku maupun kekuatan bumi Aqua.

"Sesaat lagi... kita akan menyaksikan eksekusi dari salah satu keturunan Aqua!!."

Semuanya menjadi sangat ricuh hingga melemparkan beberapa benda seperti batu, makanan, dan lainnya...

"Tenang wahai rakyatku!!."

Saat raja memberikan sedikit kalimat, seluruh tentara langsung menodongkan senjata mereka kearah masyarakat yang tidak bisa berhenti memberontak.

"Semuanya diam!!! atau salah satu dari kalian akan mati!!."

"..."

Semuanya langsung terdiam untuk menyelamatkan nyawa mereka sendiri...

"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan!! karena... kalian akan melihat dengan mata kepala kalian sendiri!! kematian dari keturunan Aqua yang masih selamat dari pembantaian sepuluh tahun yang lalu!!."

Kedua penjaga yang menjagaku langsung mendorong kepalaku untuk masuk kedalam lubang yang diatasnya terdapat sebilah besi tajam untuk memenggal kepalaku.

Aku masih bisa melihat bekas darah yang kering dan diserap oleh kayu itu, bekas dari orang-orang yang mati terpenggal disini.

"Kaito Ryoku... apa ada yang ingin kau katakan, sebelum kau mati..." Salah satu panglima yang berada dibawah, memberikanku kesempatan berbicara untuk terakhir kalinya.

Saat mereka semua menungguku untuk berbicara, aku justru memejamkan mataku untuk menandakan jika tidak ada yang bisa aku katakan.

Aku sudah memutuskan untuk pasrah dengan takdir yang sudah kumiliki... untuk kebaikan semua orang yang berada didekatku... dan menyelesaikan mimpi buruk ini menjadi kehidupan terakhirku.

"Kalau begitu... eksekusi akan segara dilakukan!."

"Kaito!!."

"Tuan putri!."

"Elena!."

"( Kenapa dia ada disini!?? )"

Dia muncul dari atas balkon kerajaan dimana letak tempat duduk raja.

"Elena! kenapa kamu ada disini!?."

Sang raja yang heran dengan anaknya karena menghentikan acara eksekusi ini.

"Ayah! seharusnya ini tidak benar! dia sudah menyelamatkan nyawaku!."

"Diam! dia adalah keturunan iblis! dia sudah menyembunyikan kekuatannya selama 25 tahun semasa hidupnya!."

"Tapi dia tidak berbahaya! dan juga tidak semua pengguna kekuatan Aqua bekerja sama dengan iblis!."

"Berhenti mengoceh Elena! Aqua sudah mengkhianati dunia! jadi kita harus menghapusnya hingga keturunannya!."

"Lalu bagaimana dengan ini?."

Dia menunjukkan sebuah buku yang tertulis di sampulnya ialah catatan peperangan...

"Buku itu!!??."

Sang raja memberikan ekspresi yang tidak terduga, dan segera ingin mengambil buku tersebut darinya.

"Disini tertulis... jika perang puluhan tahun yang lalu adalah kesalahpahaman!! atau bisa dibilang... kesalahan sejarah!."

"Elena!! berikan buku itu!."

"Iblis memiliki banyak hubungan dengan beberapa wilayah wilayah yang mengelilingi daratan Pax... tetapi... anehnya disini tidak tertulis jika wilayah kekuatan elemen bumi Aqua berpihak pada iblis... justru mereka yang bertaruh nyawa melawan iblis!."

"Elena!!."

"Buku ini ditulis... oleh seorang pilar yang mati membawa kebenaran... yaitu pilar Aqua!."

"Dasar tidak tahu diri!! Elena!! kau!."

"Jadi... pembantaian 10 tahun lalu... hanya sebuah pembantaian tidak beralasan..."

Mendengar fakta yang mengejutkan, tiba tiba sekujur tubuhku tidak berhenti merinding, dan pikiranku terpenuhi oleh banyak pertanyaan.

"Tidakk! jangan mendekat!."

"E-Elena!... Raja!! lepaskan dia!."

"Omong kosong!! siapa dirimu berani mengaturku!! kenapa kalian diam saja!! cepat eksekusi dia!."

"Kaito! tidak! lepaskan dia!."

Situasi menjadi sangat kacau, mereka yang melihat kejadian ini menjadi kebingungan dengan siapa yang benar dan siapa yang salah.

"Raja!!!."

"Eksekusi dia... SEKARANG!!!."

Tuas untuk menjatuhkan besi tajam itu siap diturunkan, dan semua orang menunggu untuk melihat kematian yang juga akan menjadi eksekusi tidak beralasan.

"Kaito!!." Dia tidak bisa bergerak akibat ditahan oleh beberapa penjaga yang melindungi sang raja.

Kini semuanya sudah terbuka... dan aku tidak bisa keluar dari alat ini semudah itu...

"Eksekusi siap!!."

"JATUHKAN!!."

"Tidakk!! Kaito!!."

Tuas tersebut pun ditarik, dan bilah besi tajam itu jatuh tepat diantara badan dan kepalaku...

"Kaitoo!!!."

*DUARRR!!!

Terpopuler

Comments

𝐀⃝🥀Jinda🤎Team Ganjil❀∂я🧡

𝐀⃝🥀Jinda🤎Team Ganjil❀∂я🧡

innalilahi mati kah moga tidak ya

2023-03-30

0

𝐀⃝🥀Jinda🤎Team Ganjil❀∂я🧡

𝐀⃝🥀Jinda🤎Team Ganjil❀∂я🧡

wah apa hatinya tak dag-dig-dug ser itu aku aja yang baca deg-degan ini

2023-03-30

0

𝐀⃝🥀Jinda🤎Team Ganjil❀∂я🧡

𝐀⃝🥀Jinda🤎Team Ganjil❀∂я🧡

kalo makanan aku siap menangkap nya wkwk

2023-03-30

0

lihat semua
Episodes
Episodes

Updated 84 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!