"Tidakk!!."
"Kikikiki!! teruslah berteriak!."
Tangannya penuh dengan luka akibat cakaran dari iblis bawahan itu...
"Ayo!! berteriaklah!!."
Situasi yang semakin mencekam ini membuat siluman itu menikmatinya...
Darah yang menetes dari seluruh lengannya itu, dan sebuah keputusasaan yang datang kepadanya... mati atau hidup pun tidak tahu mana yang baik untuknya..
Dengan energi yang masih tersisa, aku berdiri dengan usaha yang sangat besar...
"H-Hentikan!!."
"Hm? kau masih hidup? menyebalkan sekali..."
Dia pun berbalik kearahku yang terbaring sekarat dengan sebuah lubang kecil di tubuhku... meskipun luka ini tidak mengenai organ vital ku, namun rasanya sama saja seperti ingin mati.
"Jangan menyakitinya lagi!."
Meskipun takut, namun dia masih sempat berbicara untuk melindungi diriku.
"Jarang sekali aku melihat ada seorang putri yang menolong budaknya..."
"P-Putri... lari!." Aku berusaha untuk berdiri dengan luka yang terus memberikan rasa sakit padaku..
"Bagaimana denganmu? terluka seperti itu..."
"Ini bukan luka lagi namanya... dengar, aku akan menahannya... segera pergi dari sini..."
Dengan segenap kekuatanku... aku berusaha mengangkat pedangku kembali untuk melawannya...
"Melihatmu seperti ini, membuatku semakin panas..."
"Siapa yang peduli..." sembari memberikan senyuman menyeringai kepada iblis itu.
"..."
"Tuan putri! cepat pergi dari sini!."
"B-Baik! tolong bertahanlah! aku akan mencari bantuan!."
"Tidak akan kubiarkan!!."
Saat putri pergi melarikan diri, siluman serigala itu berniat untuk mengejarnya... tetapi aku langsung menghalanginya dan maju menyerang..
Dengan pergerakan aku yang begitu sembrono, hal itu membuat celah baginya untuk menyerangku.
"Sudah terlambat!!."
( Cabik Spiral!! )
"Apa!?."
Saat dia menebas angin, sebuah bilah yang terbentuk spiral berputar dari serangannya melaju dengan cepat kearah tuan putri...
"Kikikiki!!."
"Arrghh!!."
Lagi lagi dirinya gagal melukai tuan putri karena aku me ghalangi serangan tersebut langsung dengan tubuhku.
"H-Hei!."
"Kau menghalangiku lagi... AKU BENAR BENAR MUAK! AKU AKAN MENCABIK TUBUHMU HINGGA TAK TERSISA!!!!.."
( AWAKENING!!! )
*Duarr!!!
Seluruh area didekatnya hancur hingga menjadi butiran debu... auranya yang terlihat merah darah dan matanya terlihat siap untuk menerkam...
"Apa apaan dengan iblis itu..."
"Pergilah..."
( Cabik Udara!! )
Gerakannya yang secepat angin berhembus, mengangkat tubuhku keatas udara dengan cakarnya...
"Tidak!!."
"Mati!!."
( Cabik Beruntun!!! )
Dia melompat dan mencabik-cabik tubuhku diatas udara dengan kecepatan yang sangat luar biasa...
Aku tidak bisa melawannya, dari awal aku tidak akan pernah sanggup untuk melawan iblis tingkat tinggi bawahan raja iblis...
Semakin lama, serangannya semakin cepat, dan layaknya sebatang kayu yang tidak dibiarkan terjatuh dari tanah...
Cabik, cabik, dan cabik... kekuatannya dan kecepatannya terlalu besar untukku...
Sampai kesadaranku hampir sepenuhnya menghilang... dan aku merasa jika waktuku semakin dekat...
Aku melihat secercah cahaya putih diujung lorong gelap itu...
"Dimana... aku..."
Sebuah kekosongan yang berada di sekelilingku...
Tiba tiba muncul sebuah gelombang air yang melewati leherku... gelombang itu berkumpul hingga membentuk seseorang...
"Bwahahahah!! lihat siapa yang datang!..."
"( Siapa dia?!!...)"
"Jangan memasang wajah seram begitu dong..!."
"Aku... berada dimana... dan juga kau.."
"Ini adalah alam bawah sadar dirimu... dan aku..."
Saat itu, aku melihat sebuah hal yang hanya bisa kulihat sekali dalam seumur hidupku...
Sebuah elemen yang sangat murni...
Elemen air yang sangat suci... bahkan melihatnya saja sudah membuat sekujur tubuhku merinding...
"Ini..."
"Ini adalah salah satu dari empat elemen bumi..."
"Bagaimana bisa... elemen murni seperti ini..."
"Kekuatan murni yang terbagi empat... meskipun sudah terpecah belah... elemen itu masih memiliki sebuah kemurnian..."
"Terpecah... murni... kau... jangan jangan..."
"Bwahahaha!! benar!! aku adalah Aqua!!! anak dari sang pahlawan kekuatan bumi!."
Saat mendengar hal itu... rasanya sekujur tubuhku ini gemetar hebat... sebuah hal yang sangat melebihi keajaiban...
"Hei bocah!! sekarang adalah giliranku untuk bertanya.."
"A-Apa?."
"Sebenarnya... apa yang kau lakukan?."
"..."
Mata biru bercahaya seperti berlian... menatapku sangat dalam hingga masuk kedalam kepalaku...
Dan tubuhku kembali tertarik ke suatu tempat... tempat yang mencipta sebuah trauma saat pertama kali aku rasakan...
"Ini... desaku..."
Kehancuran dimana mana... api yang berkobar membakar seluruh manusia...
"Kaito!!."
Suara lembut yang memanggilku dari belakang...
"Stella..."
Dia berlari kearahku dengan tangan yang ingin memelukku...
Saat aku ingin memeluknya... tubuhnya menembus melewati tubuhku...
"Aku... sedang berada di masa lalu..."
Dan kedua kalinya dalam hidupku...
"Stella!!!."
Ternyata aku berdiri ditempat masa laluku yang mengerikan...
Pada saat sebuah balok besar dengan api yang membara, ingin terjatuh dan menimpaku.
Sebelum benda itu jatuh... dia mendorongku hingga kakinya tertindih kayu besar yang terbakar...
Saat itu yang bisa kulakukan hanya membantunya keluar dari tempat itu...
Hingga saat ini... aku melihat... betapa tersiksanya dia dengan kakinya yang sudah hitam terbakar...
Dia tetap tersenyum untuk membuatku tenang...
"..."
"Kaito..."
"Stella!! kakimu..."
"Tidak apa apa... ini... hanya seberapa..."
"Tapi... kakimu... terbakar!!."
Aku tidak bisa menerima kenyataan yang buruk ini tertimpa padanya...
"Putri Stella..."
Mendengar suara itu, membuat ingatanku kembali dan seketika amarahku meluap...
"Seorang putri yang memiliki kekuatan besar!! sekarang tidak bisa berbuat apapun!."
Dengan membawa pedang yang ia ciptakan dari kobaran api... dengan senyum menyeringai... dia berjalan mendekatinya...
"Menjauh da- ugk!!." Aku terlempar kebelakang saat mencoba melindunginya...
( Borgol Neraka )
"Aahhkkhhh!!!!!."
"Kaito!!."
Besi panas yang menahanku untuk mendekat kearahnya... besi itu terbakar dan merah pekat... hingga tanganku tidak memiliki tenaga untuk melepaskannya...
"..."
Diriku yang hanya bisa melihat kejadian masa lalu ini... dengan emosiku yang sudah meluap...
*Sringg!!.
"Arrggkkhhggghhh!!!."
"Stellaaa!!!!!.."
"HENTIKANN!!!!!."
Kedua tangannya terpotong oleh pedang elemen apinya... hingga terlihat langsung membusuk...
"Stella!! Stella!!! tidakkk!!!!."
"Hahahahahahaha!!!.."
Seperti rekaman Kematian yang kulihat...
"Hentikan... kumohon... hentikan..."
Aku tidak sanggup untuk melihatnya kembali... penderitaannya yang ia alami...
Aku berdiri dan melihat diriku sendiri dimasa lalu... kami berdua melihatnya mati dengan mengenaskan...
Tubuhku benar benar sangat lemas, bahkan rasa sakit pada luka luka yang aku terima kini tidak lagi terasa sakit...
"Kekuatan berasal dari energi yang berada didalam jiwa kita... semakin terguncang jiwa didalam diri kita... semakin banyak kekuatan yang keluar dari guncangan tersebut..."
Dia mengembalikan tempat itu menjadi tempat semulanya...
"Masa lalu adalah inti dari kekuatanmu... jika kau berusaha ingin melupakan masa lalumu... maka kekuatanmu juga akan ikut hilang terbawanya..."
Aku terdiam dalam posisi masih terduduk lemas...
"Sudah beberapa tahun lamanya... bahkan sejarah itu sudah menjadi sebuah pelajaran untuk anak anak usia sekarang..."
"Lalu... apa yang ingin kau katakan..."
"saat ini... kau hanya mati dengan akhir yang menyedihkan..."
"Apa maksudmu...?." Aku perlahan bangkit...
"Apa yang membuatmu mati matian melindungi gadis itu?."
"Memang itulah tugasku bukan? budak sepertiku ini hanya bisa berjuang mempertahankan nyawa untuk orang yang membuatnya menderita..."
"Bwahahaha!!! jangan menipuku bodoh!."
"..."
"Kau hanya terjebak dalam masa lalumu!! dan terus menjadi seorang pengecut tuk diperbudak!."
"Jangan bercanda!!!." Aku berlari kearahnya untuk memukulnya.
Tetapi tubuhnya berubah menjadi air saat aku menyentuhnya...
"Tch!!."
"Bwahahah!! kau memang bodoh!."
"Apa kau bilang!!?."
"Pengecut bodoh!!."
"Keparat!! sini kau!!."
Aku memukulnya berkali-kali, tetapi tanganku tidak bisa menyentuhnya sedetikpun...
"Kenapa?."
"Jangan bisanya mengandalkan kekuatan bumi milikmu saja... dasar bodoh!!."
"Kekuatan ini memang milikku... apa masalah?."
"Milikmu apanya!! kau hanya diberikan oleh pahlawan itu bukan?!!."
"Tetapi aku tidak sebodoh kau!."
"Diam! sekarang apa yang mau kau lakukan? seenaknya datang kesini!."
"Siapa yang bilang aku datang kesini?."
"Lalu... kenapa kau ada disini?."
"Entahlah... aku terbangun dan entah mengapa... aku seperti... hidup kembali."
"Apa itu? aneh sekali!."
"Memang benar... hidup kembali terdengar sangat aneh... tapi intinya... aku berada disini... mungkin karena kekuatanmu."
"Kekuatan? omong kosong... aku tidak mempunyai kekuatan bumi manapun!."
"Bwahahahah!! kalau itu aku sudah tahu!! tapi apa kau tahu? kekuatan yang datang dari batu yang jatuh itu... masih memiliki banyak misteri didalamnya..."
"Batu asteroid itu?... bahkan raja iblis pun tidak bisa mendekatinya..."
"Batu itu tersimpan di suatu tempat..."
"..."
"Maka dari itu... anak muda... mungkin saja kau bisa menemukannya..."
Dengan nada serius, dia mengatakan kepadaku...
"Menemukan asal muasal kekuatan... batu angkasa!!."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 84 Episodes
Comments
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™
wow, makin ke sini makin keren nih
2023-04-12
0
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™
jurus yang dikeluarkan sungguh berbahaya
2023-04-12
0
Sky darkness
waduh
2023-04-12
0