Bab 16.

Liana menyulam sejumlah pakaian musim dingin untuk persediaan pakaian untuk para penghuni rumah kediaman keluarga besar Liu terutama untuk Tuan besar Liu dan keluarganya di ruang menyulam.

" Sulaman motif burung Hong karya mu di baju tidur Ahma sungguh hidup sekali, Liana. " Puji Dicky Liu Fung usai Liana menyelesaikan tugas menyulam di ruang menyulam.

"Ah, sulaman ku biasa saja tak seindah sulaman Ahma Ku loh ya karena aku dulu malas belajar kerajinan tangan sehalus dan seribet menyulam. " Kata Liana dengan nada merendah kepada Dicky Liu Fung yang berjalan di sisi kanannya di lorong menuju ke dapur.

" Tapi, menurut ku sulaman mu sudah cukup bagus dan memiliki nilai jual tinggi. " Kata Dicky Liu Fung mengekor di belakang Liana yang kini sibuk memasak untuk makan malam keluarga besar Liu.

" Nyonya muda, malam ini rencananya anda mau menghidangkan menu makanan apakah untuk makan malam Tuan besar Liu dan keluarga?" Tanya sejumlah juru masak dapur keluarga besar Liu kepada Liana.

" Aku rencananya akan menghidangkan menu baru untuk makan malam Tuan besar Liu dan keluarga. " Jawab Liana kepada para juru masak dapur keluarga besar Liu sambil memasak sayur tumis terong dan daging di kuali besar di atas kompor kayu bakar.

" Zaman sekarang 'kan ada kompor modern loh seperti kompor gas dan kompor listrik tapi kenapa keluarga ku tetap menggunakan kompor kayu bakar ala orang kuno banget?" Dicky Liu Fung tampak bingung dengan sikap kuno dari keluarganya.

"Iya, mungkin keluarga anda ingin melestarikan budaya kuno zaman dahulu kala di era modern. " Kata Achiu sambil menikmati wortel di atas meja dapur kepada Dicky Liu Fung.

" Tunggu, kau bisa makan wortel? " Tanya Dicky Liu Fung terbelalak kaget melihat Achiu seorang arwah bisa makan makanan manusia seperti wortel.

" Iya, aku bisa makan apa saja yang aku sukai karena aku arwah yang sudah berusia satu tahun meninggal dunia di dunia manusia atau satu hari di dunia arwah. " Jawab Achiu dengan nada ringan kepada Dicky Liu Fung.

" Begitukah? Ah, aku di dunia arwah baru usia lima jam atau empat puluh hari meninggal dunia di dunia manusia. " Kata Dicky Liu Fung dengan nada lesu.

" Sabarlah, kau harus adaptasi dahulu di dunia arwah sebelum kau melakukan perjalanan ke alam akhirat setelah empat puluh sembilan hari masa meninggal dunia mu di dunia manusia. " Kata Achiu tersenyum untuk Dicky Liu Fung bisa sabar.

" Aku tak mau melakukan perjalanan ke alam akhirat sebelum musuh ku yang telah bunuh Aku di hukum sesuai hukum manusia dan sebelum Aku bisa menyentuh istriku,Liana." Kata Dicky Liu Fung dengan bersikeras untuk tetap berada di alam manusia.

" Kau tak boleh ikut campur urusan manusia lagi atau kamu akan terjerumus ke alam neraka karena kamu ingin menyentuh istrimu yang dalam notabene nya adalah seorang manusia biasa. " Kata Achiu menasehati Dicky Liu Fung.

" Aku tak peduli kalau aku harus masuk ke alam neraka sekalipun, pokoknya Aku harus temukan musuh ku dan menyentuh istri ku untuk aku bisa mempunyai keturunan dari istri ku." Kata Dicky Liu Fung dengan nada keras kepala kepada Achiu.

" Aah, kau ini mana bisa arwah berhubungan intim dengan manusia biasa ?" Tanya Achiu melototi Dicky Liu Fung.

" Bukan Aku yang melakukannya tetapi Aku akan meminjam tubuh Liu Dan untuk berhubungan intim dengan Liana maka Aku akan mempunyai keturunan dari Liana. " Jawab Dicky Liu Fung dengan rencana di otaknya itu kepada Achiu.

" Sama juga bohong, Tuan muda. Nanti anak yang di kandung Nyonya muda Liana adalah anak nya Tuan Muda Liu Dan bukanlah anak mu dan satu lagi kau akan membuat Nyonya muda Liana terjerumus ke dalam penderitaan di hina oleh orang-orang di keluarga besar Liu sebagai seorang istri dan wanita yang tak bermoral dan setia dengan suaminya hingga akhir hayatnya sesuai dengan perjanjian yang di sepakati usai Nyonya muda Liana menikah dengan anda, Tuan muda Liu Fung. " Kata Achiu menasihati Dicky Liu Fung yang memiliki sebuah rencana untuk memiliki seorang anak dari Liana melalui tubuh Liu Dan.

" Perjanjian berdarah antara aku dan Liana tetap berjalan dengan semestinya namun aku tetap memiliki hasratku untuk masa depan keluarga besar Liu nantinya yaitu keluarga besar Liu harus memiliki keturunan langsung dari darah keluarga besar Liu yaitu aku dan Liu Dan yang dapat melakukan hal itu karena David Liu bukanlah adik kandung ku melainkan anak seorang ibu asuh ku yang di angkat menjadi anak oleh Papa dan mama ku yang budiman. " Kata Dicky Liu Fung dengan nada keras menceritakan sedikit silsilah keluarganya kepada Achiu.

" Bukankah Tuan Muda Liu Dan itu anak haram Papa mu dengan pelayan wanita teman belajar Papa mu di sekolah menengah atas jurusan kedokteran tradisional di kota Hebei?" Tanya Achiu kepada Dicky Liu Fung seraya mengikuti Liana yang sudah menyelesaikan tugas masak makan malam di dapur keluarga besar Liu pada Dicky Liu Fung.

" Bukan, Liu Dan itu anak asli Papa dan Mama ku karena kami lahir kembar tak identik tetapi kami memiliki hubungan batin yang kental sekali satu sama lainnya, cuma orang-orang berpikir bahwa Liu Dan adalah anak haram Papa mu dengan pelayan nya sendiri padahal anak haram itu ialah Sandy Liu Kang adik lain kami yang berada di panti asuhan di kota Hubei untuk di asingkan dari keluarga besar Liu oleh Papa ku sendiri. " Jawab Dicky Liu Fung yang sudut matanya ke arah kepada seorang pemuda usia dua puluh satu tahun yang berjalan ke ruang makan.

" Siapa pemuda yang baru datang ke rumah mu dan berjalan masuk ke ruang makan?" Tanya Achiu dengan nada ingin tahu tinggi kepada Dicky Liu Fung.

" Eric Liu Hai saudaraku yang lainnya yang baru saja lulus kuliah di universitas Shanghai. " Jawab Dicky Liu Fung dengan nada pelan kepada Achiu.

" Omong -omong Tuan muda Liu Dan pergi ke mana setelah menghilang dari rumah keluarga besar Liu di malam hari kau memasuki raganya untuk pertama kalinya untuk kamu dapat jadikan istri mu seutuhnya milik mu ?" Tanya Achiu yang melihat Liana menata mangkuk penuh aneka jenis makanan dengan terampil di meja makan ruang makan keluarga besar Liu.

" Entahlah, aku tak tahu kemana perginya Liu Dan bocah saingan ku itu tetapi juga orang yang paling tepat untuk membantuku untuk lindungi istri ku di dalam keluarga besar Liu yang semua nya aku curigai sebagai pembunuh ku. " Jawab Dicky Liu Fung dengan nada datar kepada Achiu yang melihat Liana tak mendengar percakapan mereka di sepanjang sore hari mereka dari dapur keluarga besar Liu hingga ke ruang makan keluarga besar Liu.

Bersambung!

Terpopuler

Comments

🎯™ Zie ⍣⃝కꫝ 🎸

🎯™ Zie ⍣⃝కꫝ 🎸

wkwkwwkk... dicky cemburu pada achiu yang Bisa makan wortel ya

2022-10-16

2

Rindi Zie ⍣⃝కꫝ 🎸

Rindi Zie ⍣⃝కꫝ 🎸

waahh ternyata liuvdan saudara kember dicky yg tak identik ya tapu knp harus todak di akui ya kan kasihan liu dan nya di sisihkan bgtu y

2022-10-12

1

Naruto Ganteng 🌱 Yoko 🔱🎻

Naruto Ganteng 🌱 Yoko 🔱🎻

menyulam 😀

2022-09-24

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!