Liana melayani segala keperluan Ahma Zhen Yu selama nenek itu bermain mahjong bersama dengan sanak saudara serta kerabat dekat dari keluarga Liu dengan terampil sekali sampai para wanita kelas atas itu memuji keterampilan nya.
" Wah, cucu menantu pertama Anda sungguh pintar dan cekatan sekali ya dalam melayani anda selama Anda bermain mahjong bersama dengan kami. " Puji empat orang wanita kelas atas itu kepada Liana sampai Ahma Zhen Yu selalu tersenyum senang.
" Liana, ini hadiah gelang giok untukmu karena kamu membuatku bangga dengan keterampilan mu di tempat main ku tadi. " Kata Ahma Zhen Yu kepada Liana setelah mereka pulang ke rumah kediaman Liu.
" Terima kasih Ahma Zhen Yu. " Jawab Liana.
"Baiklah, sekarang kamu pergilah ke dapur untuk buatkan kami sekeluarga makan malam yang sesuai dengan selera kami. " Kata Ahma Zhen Yu memberikan tugas lagi kepada Liana.
" Baiklah, Ahma Zhen Yu akan Liana kerjakan tugas memasak makan malam untuk keluarga Liu. " Kata Liana patuh.
Sejumlah pekerja di dapur hanya berdiam diri saja melihat Liana sibuk memasak hidangan makan malam keluarga Liu sesuai dengan apa yang di perintahkan Ahma Zhen Yu kepada Liana dan hidangan itu dapat di selesaikan dengan tepat waktu oleh Liana.
" Menu apakah yang Anda buat ini? " Tanya salah satu juru masak di dapur kediaman Liu dengan nada judes kepada Liana.
" Ini menu ikan gurame asam manis, sayur baby kailan, nasi tim dan sup kacang merah yang manis dan sehat. " Jawab Liana memperlihatkan menu makanan yang telah di buatnya itu kepada juru masak keluarga Liu.
" Hmm....Sebelum Anda menghidangkan semua makanan ini kepada keluarga Liu sebaiknya kalau Saya dan kawan-kawan saya untuk cicipi dahulu masakan Anda ini. " Kata juru masak itu dengan nada tak suka kepada Liana.
" Kau tak bisa mencicipi masakan ku tanpa izin dari ku.. " Kata Liana yang mencoba untuk cegah para pelayan di dapur kediaman Liu mencicipi masakan nya.
Tetapi, para pelayan itu memegangi kedua lengannya ke belakang tubuhnya dengan kasar sampai pergelangan tangannya terasa pedih dan sakit.
" Kalian..! " Pekik Liana merasa kesakitan pada pergelangan tangannya.
" Memangnya kami perduli denganmu! Kau ini hanya wanita kelas bawah yang beruntung di nikahi oleh keluarga Liu untuk bayar hutang keluarga mu. Maka, kau tak ada bedanya dengan kami para budak di kediaman Liu." Kata juru masak dengan perangai sadis kepada Liana.
Liana melihat semua makanannya itu di buang begitu saja oleh para pelayan itu yang kemudian menukarnya dengan menu makanan yang telah di buat oleh para juru masak untuk keluarga Liu.
" Kalian sungguh keterlaluan sekali kepada ku..! " Jerit Liana yang malah di sekap di dapur oleh juru masak yang memerintahkan para staffnya untuk membawakan makanan di buatnya itu kepada keluarga Liu di ruang makan.
Liana dengan pedih hatinya hanya bisa ratapi masakannya yang telah berada di tempat sampah di bagian belakang dapur kediaman Liu dan Ia juga memikirkan bagaimana Ahma Zhen Yu akan memarahinya nanti jika Ia tak dapat membawakan masakannya itu untuk hidangan menu makan malam untuk keluarga Liu.
Perasaan hati Liana dapat menyentuh hati Dewa Dapur kediaman Liu yang melihat kejadian itu dengan kedua matanya sendiri dan Dewa dapur itu mendekati Liana lalu membuka ikatan pada pergelangan tangan Liana yang merasa heran sendiri.
" Eh, ikatan di tangan ku bisa terlepas dengan mudah. " Kata Liana merasa heran sendiri.
" Kau tak boleh terlalu lama seperti ini. Kamu harus membuatkan menu makanan untuk para keluarga mu secepatnya. Ayo.. " Kata Dewa Dapur memberikan arahan dan semangat juang untuk Liana.
Seketika itu juga sebuah ide muncul di kepalanya Liana yang segera membuatkan menu makan malam sederhana untuk keluarga Liu dalam waktu singkat sekali.
" Baiklah, aku akan menggunakan menu makan malam keluargaku untuk makan malam keluarga Liu untuk malam ini. " Kata Liana dengan nada suara nya di usahakan untuk tenang.
Liana membawakan menu makanan ini kepada keluarga Liu di ruang makan. Dimana keluarga itu awalnya di hidangkan menu makan malam karya para juru masak kediaman Liu tetapi tidak lama kemudian mereka tak menyukai makanan itu karena menu nya terlalu membosankan bagi mereka.
" Siapa yang menyuruh kalian membawakan makanan ini kepada kami malam ini di ruang makan kami ?" Tanya Tuan Besar Liu dengan nada suara keras kepada para pelayan dapur nya.
" Nyonya Muda Liana dialah yang menyuruh kami bahkan dia juga yang telah memasak menu makanan ini yang katanya atas perintah dari Nyonya Besar Pertama Zhen Yu kepada kami tadi di dapur. "Jawab juru masak yang berdusta di depan Tuan Besar Liu karena orang itu terlalu membenci Liana.
" Apa benar makanan ini adalah hasil karya si bodoh Liana?" Tanya Liu Dan dengan sangsi sambil menyumpit ikan gurame asam manis di piring nya dengan mimik wajahnya terlihat tak menyukai makanan itu.
" Iya, menu ikan gurame asam manis memang karya Nyonya muda Liana, Tuan Muda Kedua. Jika anda tidak percaya pada ucapan saya ini ? Silakan anda tanyakan kepada mereka yang jadi saksinya. " Jawab juru masak itu dengan licik sekali seraya memberikan kode untuk para stafnya memberikan pernyataan yang sama dengan pernyataannya kepada Liu Dan.
" Iya, Tuan Muda kedua Liu yang di ucapkan oleh Kakak Mu Fin benar apa adanya karena kami sendiri yang menyaksikan Nyonya Muda Liana yang memasaknya di dapur atas perintah dari Nyonya Besar Pertama Liu. " Jawab para staff dapur serentak kepada Liu Dan.
" Kalau begitu panggil Liana untuk menghadap aku di ruang makan dan biar dia memberikan pernyataan dan keterangan tentang masakannya ini kepadaku dan para anggota keluarga ku di ruang makan. " Perintah Tuan Besar Liu dengan nada berwibawa kepada para staff dapurnya itu.
" Baiklah akan kami panggilkan Nyonya muda Liana dari dapur untuk menghadap Anda, Tuan besar Liu. " Jawab juru masak Mu Fin begitu ingin sekali melihat Liana di hukum oleh Tuan besar Liu atas kesalahannya.
Tetapi sebelum Ia menyuruh para stafnya untuk memanggil Liana untuk menemui Tuan besar Liu di ruang makan. Liana sudah datang sendiri ke ruang makan sambil membawakan hidangan makan malam ke hadapan Tuan besar Liu dan para anggota keluarga Liu lainnya di ruangan makan.
" Maaf, Akong. Aku terlambat untuk bawakan hidangan makan malam untuk Akong di ruang makan karena Liana tadi di dapur kehabisan bahan makanan sehingga Liana hanya bisa membuatkan makanan sederhana ini kepada Akong dan keluarga. " Tutur Liana dengan sopan dan hormat kepada Tuan besar Liu di ruangan makan di dalam Kediaman Keluarga Liu.
Bersambung..!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
Radiah Ayarin
Dipuji karena kerja kerasnya melayani keluarga ahma, tapi kenapa sepertinya Liana ini tak di hargai ya?
2022-10-21
3
🎯™ Zie ⍣⃝కꫝ 🎸
pas banget ya liana dateng nya 😍😍
2022-10-12
0
Satoru.M🍀Yangkang🔱🎻
keluarga yang peraturannya superkeras y
2022-10-01
0