Li Zhang seketika memasang wajah cerah. “Terimaksih Tuan muda,” ucap Li Zhang lalu melesat mencari kayu bakar.
***
Malam harinya.
“Tuan muda, kekuatanmu meningkat jauh lebih cepat dari yang aku harapkan, itu sungguh luar biasa,” ucap Du Jian sambil mengunyah daging yang ada di mulutnya.
“Benar, aku yakin saat kau mencapai umur dewasa, kekuatanmu akan melebihi semua pemimpin klan yang ada di masa lalu, bahkan ayahmu sendiri.” Sambung Meng Chen mengangguk santai.
Xiu Bai yang mendengar itu langsung mengangkat kepalanya lalu melirik ke arah kedua pamannya. “Hemm..!! Sampai saat ini aku cukup penasaran paman, ada di tingkat berapa ayah dan nenek?” Tanya Xiu Bai dengan wajah penasaran.
“Dulu aku sempat bertanya kepada mereka, tapi mereka tidak mau menjawab, dan hanya berkata suatu saat nanti aku akan tahu.” Sambung Xiu Bai sedikit cemberut.
Du Jian dan Meng Chen seketika saling melirik. “Eeh,, bukannya kami tidak mau memberitahu Tuan muda ya, tapi kami berdua juga tidak tahu,” ucap Du Jian menggaruk kepalanya sambil tertawa canggung.
“Tapi yang pasti mereka berdua sangatlah kuat Tuan muda, dan dulu aku sempat mendengar jika pemimpin saat setelah mengadakan upacara kedewasaannya, jika tidak salah kekuatannya sedikit lebih tinggi dari pada tingkat kekuatanmu saat ini Tuan muda.” Sambung Meng Chen dengan nada serius.
“Perlu juga kau tahu jika semua pemimpin klan sangatlah kuat di masa muda mereka, walau ada yang lemah saat seusiamu, namun setelah dewasa atau mencapai umur 40 tahunan, kekuatan sejati mereka mulai terbuka,” ucap Meng Chen memberikan penjelasan.
Xiu Bai yang mendengar itu langsung menundukkan kepalanya.
“Jadi begitu ya, usia ku saat ini sudah 10 bulan, maka butuh 14 bulan lagi aku mengadakan upacara kedewasaan. Aku sudah tidak sabar menunggu hari itu tiba,” ucap Xiu Bai dengan nada semangat.
Burr..!!
Li Zhang yang ingin meminum araknya seketika tersendak saat mendengar usia Xiu Bai yang sesungguhnya.
Bruk..!!
Saking terkejutnya, ia seketika terjatuh pingsan.
“Eeh,, ada apa dengan manusia tua ini?” Tanya Xiu Bai melirik ke arah kedua pamannya.
“Dia terkejut saat mendengar usiamu yang sesungguhnya sehingga mentalnya langsung kena yang membuat ia jatuh pingsan,” ucap Meng Chen dengan santai.
“Aku berharap ia malah mati, tapi sayangnya ia hanya pingsan,” ucap Du Jian tersenyum kecut.
Xiu Bai yang mengangguk santai, namun saat ini ada sesuatu yang selalu membebani pikirannya.
Melihat wajah Xiu Bai yang memikirkan sesuatu, Meng Chen pun bertanya.
“Ada apa Tuan muda? Tidak biasanya kau terlihat seperti ini.”
Du Jian yang sedang makan kini ikut melirik ke arah Xiu Bai saat mendengar pertanyaan Meng Chen.
“Ah itu, sebenarnya aku cukup penasaran saja, tapi jika aku bertanya, aku takut paman tersinggung atau teringat masa lalu yang bisa membebani kalian,” ucap Xiu Bai.
“Katakan saja Tuan muda, jangan malu dan kami tidak akan pernah terbebani. Benarkan saudara Chen,” ucap Du Jian menyenggol Meng Chen.
Hem..!!
“Apa kalian yakin?” Tanya Xiu Bai menaikkan alis kanannya.
“1000% yakin,” ucap Du Jian dan Meng Chen serempak.
“Baiklah, Bai'er hanya bertanya mengapa kalian begitu membenci Ras luar, khususnya Ras manusia? Pasti ada kejadian masa lalu bukan?” Tanya Xiu Bai memasang wajah serius.
“I..Ini,” Meng Chen sedikit tidak bisa berkata-kata, ia kini melirik Du Jian yang mencengkram erat tangannya di sertai memasang wajah penuh kebencian.
“Hais,, maafkan aku paman, jika tidak ingin du jawab, maka-”
“Akan ku jawab Tuan muda,” ucap Du Jian memotong ucapan Xiu Bai.
“Di masa lalu, saat itu aku baru saja keluar dari klan untuk mengembara mencari pengalaman, sehingga aku sama sekali tidak mengetahui apa-apa tentang dunia luar.”
“Singkatnya baru 1 bulan aku menjelajahi kota-kota hingga aku bertemu wanita yang sangat cantik berasal dari Ras manusia, pada pandangan pertama itu juga aku jatuh cinta. Aku pun langsung mengejar wanita yang tidak ku kenal itu.”
“Setelah berhasil dekat cukup lama, aku pun menjadi kekasihnya, tapi aku tidak menyadari jika saat itu aku sedang di manfaatkan olehnya dan klannya.” Ucap Du Jian dengan penuh kebencian.
“Mereka yang tahu aku ternyata kuat mulai memanfaatkan kekuatanku melalui wanita yang membuatku jatuh cinta, setelah membuat klan mereka menjadi klan besar yang berpengaruh, pada saat itu juga mereka menugaskanku membunuh salah satu petinggi kekaisaran. Aku pun menjalankan perintahnya, setelah membunuhnya, aku pun kembali.”
“Tepat saat aku kembali ke klan, di sana sudah banyak pasukan kekaisaran menunggu, awalnya aku tidak curiga, tapi saat masuk, aku pun langsung di kepung karena melakukan pembunuhan, saat aku ingin meminta pembelaan, klan yang aku besarkan malah ikut menuduhku. Bahkan wanita yang aku cintai pun menuduhku dan dengan tidak tahu malunya ia bersama laki-laki lain yang berasal dari kekaisaran.”
“Saat itulah aku sadar jika selama ini aku di manfaatkan. Tentu saat itu juga aku merasa hancur, terlebih lagi melihat wanita yang aku cintai berpelukan dengan laki-laki lain dengan mersanya, namun saat bersamaku ia selalu memasang wajah dingin.”
“Karena tidak ingin hidup lagi, aku pasrah-pasrah saja saat ingin di bunuh, tapi saudara Chen datang meneriakiku dan memberikan semangat untuk ku.”
“Kami pun pergi dari sana, setelah melumpuhkan mereka. Awalnya saudara Chen meminta ku membunuh mereka semua, tapi karena aku merasa kasihan, akupun meminta untuk melumpuhkan saja lalu pergi.”
“Namun hari kami pergi, banyak sekali para kultivator dari berbagai Ras mengincar kepala kami, tentunya saja kami tahu dalangnya sehingga kami kembali membantai mereka semua dan hanya menyisakan orang-orang yang benar-benar tidak bersalah.”
“Dari sanalah kami di juluki pertama kali Dua Iblis Angin.” Ucap Du Jian panjang lebar.
Li Zhang yang baru saja sadar saat Du Jian bercerita mendengar itu seketika menjadi kagum. Pantas saja Du Jian sangat membenci dirinya dan Rasnya, itu karena ada Rasnya yang tidak tahu malu memanfaatkan dan memfitnah Du Jian.
Sementara Xiu Bai tentunya sangat geram saat mendengar itu. Entah mengapa ia tiba-tiba sangat membenci yang namanya pengkhianat.
“Apa nama klan mereka paman?” Tanya Xiu Bai melirik ke arah Du Jian.
“Klan mereka sudah paman musnahkan, walau ada beberapa dari mereka yang masih hidup, mereka yang masih hidup itu hanyalah manusia biasa yang tidak bisa bertarung.” Ucap Meng Chen menjawab.
“Klan Li,” ucap Du Jian melirik ke arah Li Zhang. “Dan darahnya pun sama dengan darah klan Li yang ada di masa lalu. Aku yakin kau berasal dari klan yang sama, dan aku tak membayangkan jika klan Li, mulai bangkit lagi,” sambung Du Jian.
Xiu Bai hanya bisa membuka mulutnya saat mendengar itu, pantas saja pamannya sangat membenci Li Zhang, karena leluhur Li Zhang di masa lalu lah yang membuat pamannya di Khianati.
Sementara Li Zhang hanya bisa terdiam dengan tubuh bergetar hebat.
“Ja..Jadi cerita itu benar, jika anda pernah memiliki hubungan dengan klan kami,” ucap Li Zhang yang sepertinya mengetahui sesuatu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 449 Episodes
Comments
Henni Heni
bah.sipaman nj melawak saja😁
2023-05-08
0
Karya Sujana
boooooom
2023-01-28
0
glanter
👍👍👍👍👍👍👍👍
2022-12-29
2