“Ooh,, menarik, rupanya aku perlu banyak mendengar ceritamu atau pergi ke perpustakaan untuk mengetahui tentang Dunia Luar lebih jauh lagi,” ucap Xiu Bai tersenyum tipis.
“Sementara untuk mengharapkan kedua pamanku untuk pengetahuan, huh, lebih baik aku pulang tidur saja,” ucap Xiu Bai melirik ke arah Du Jian dan Meng Chen.
Du Jian dan Meng Chen hanya bisa tersenyum canggung sambil menggaruk hidung dan kepala mereka.
...
Li Hin'er yang mendengar ucapan Xiu Bai kini memancarkan mata seperti bintang. “Hem hem..!! Akan Hin'er ceritakan semua yang Hin'er tahu tentang dunia luar, yah walau pengetahuan Hin'er tidak seperti kakek Zhang, tapi Hin'er yakin jika Tuan muda tidak akan menyesal,” ucap Li Hin'er dengan nada bersemangat.
“Jika begitu, ayo kita lanjutkan ke kota atau desa terdekat sambil bercerita,” ajak Xiu Bai menarik lengan Li Hin'er layaknya anak kecil.
Hem hem..!!
Li Hin'er hanya mengangguk patuh layaknya seorang adik yang di ajak kakaknya. Padahal usianya mereka terpaut puluhan tahun.
Tap tap..!!
Satu jam kemudian.
Xiu Bai dan yang lainnya kini berhenti tepat di gerbang desa, namun saat ini raut wajah Xiu Bai sedikit mengerikan.
“Aku tak tahu apa-apa tentang Ras manusia, akupun tak tahu apa permasalahan mereka, tapi melihat ini, membuat darahku mendidih,” ucap Xiu Bai dengan nada mengerikan.
“Li Zhang, cari tahu siapa yang membunuh warga desa ini dan apa permasalahannya, kau orang yang cukup berwawasan tentang dunia luar, jadi ku beri waktu 1 jam untukmu mencari informasi,” balas Xiu Bai.
Terlihat saat ini semua penduduk desa mati mengenaskan, bahkan anak-anak juga menjadi korban, karena inilah Xiu Bai tidak bisa mengendalikan emosinya.
Li Zhang yang mendapat perintah langsung melesat pergi.
“Ayo kuburkan mereka semua,” ajak Xiu Bai.
Du Jian dan Meng Chen yang telah terbiasa hanya mengangguk patuh dengan seutas senyum tipis.
Sebenarnya mereka bukan tidak ingin memberitahukan Xiu Bai tentang dunia luar, tapi mereka ingin Tuan muda mereka mencari tahu sendiri dan berjuang sendiri. Karena ini juga perintah dari Pemimpin klan dan Penetua Agung agar tidak membantu Xiu Bai jika bukan dalam keadaan krisis.
Tap tap..!!
Setelah mengubur mayat-mayat penduduk desa, Xiu Bai pun duduk bersama yang lain sambil menunggu kedatangan Li Zhang.
Terlihat saat ini Xiu Bai memegang sebuah lempengan yang terbuat dari material.
“Entah mengapa aku bisa tiba-tiba mengetahui nama benda ini dan kegunaan, apakah ini karena ingatan dan gambar yang selalu muncul di kepalaku?” Gumam Xiu Bai dalam hati.
“Benda ini di gunakan sebagai ritual pengumpul darah untuk memanggil sesuatu berjenis Iblis, tapi anehnya iblis di dunia luar ini sangatlah banyak seperti yang di beritahu oleh Hin'er, jadi apa yang hendak di panggil?” Gumam Xiu Bai merenung.
***
Wuss..!!
Duar..!!
“Dasar sialan, mengapa bisa-bisanya kau meninggalkan barang sepenting itu hah,” teriak sosok pria berumur 50 tahun sambil menendang bawahannya yang bersujud.
“Cepat kembali ambil benda itu sebelum di ketahui orang, jika kau tidak kembali membawanya, kepalamu beserta semua keluargamu akan menjadi tumbal untuk Yang Mulia Demon Beast Lord,” ucap pria yang bernama Wei Yuan Hu, seorang tetua di klan cabang.
Sosok pria yang di tendang tadi seketika berkeringat dingin. “Yakinlah tetua, saya akan membawanya kembali,” ucap pria tersebut langsung membungkukkan badannya sambil menaruh kepalanya di lantai.
“Lalu apa yang kau tunggu, cepat pergi,” teriak tetua Wei Yuan Hu.
Pria tersebut pun langsung bangkit dan melesat pergi.
Tidak ada yang menyadari jika ada seseorang yang saat ini mengawasi mereka.
“Hemm..!! Lagi-lagi klan Wei, dan mereka berniat memanggil atau membangkitkan Demon Beast Lord yang biasa di sebut Penguasa Binatang Iblis.” Gumam Li Zhang.
“Terlebih mereka menggunakan orang-orang tak bersalah, klan Wei sialan, aku yakin tujuan mereka adalah kota yang di kuasai oleh cabang klan Li sehingga memanggil Binatang Iblis untuk memusnahkan kota itu.” Sambung Li Zhang dengan nada geram.
Tak lama, ia pun langsung melesat pergi tanpa di sadari oleh tetua Wei Yuan Hu dan yang lainnya.
***
Dret..!!
Tap tap..!!
Melihat Li Zhang datang, Xiu Bai pun langsung bangkit.
“Kakek, apakah kau sudah menemukan siapa pelakunya dan apa motifnya?” Tanya Li Hin'er sambil berlari kecil ke arah pelukan Li Zhang.
Xiu Bai yang melihat itu hanya bisa tersenyum kecil. “Di balik penderitaannya, ia selalu mencoba ceria untuk menutupinya dan mencoba menghilangkan semua yang ia alami selama ini,” gumam Xiu Bai cukup iba dengan Li Hin'er sehingga membiarkan Li Hin'er melakukan apapun yang ia inginkan.
Meng Chen dan Du Jian pun merasakan hal yang sama, yang membuat Du Jian sangat ingin memusnahkan Klan Wei.
Namun karena Tuan mudanya memintanya untuk jangan melakukan hal gegabah, lantaran pasti akan ada seseorang yang tidak bersalah ikut mati nanti saat Du Jian mengamuk.
Dan Xiu Bai juga berjanji jika dirinya sendiri yang akan menanganinya, karena ia merasa seolah ia adalah seorang kakak yang ingin melindungi adiknya, walau usia Li Hin'er jauh lebih tua darinya. Tapi di dunia Kultivator, kekuatanlah yang mempengaruhi apakah pantas di panggil kakak, adik, Guru, Master atau yang lainnya.
...
Hem...!!
“Ini perbuatan klan Wei Cabang, ada seorang tetua bernama Wei Yuan Hu yang melakukan persembahan darah demi membangkitkan Kaisar Binatang Iblis, dan setelah bangkit, mereka mungkin berencana untuk menghancurkan beberapa kota.” Ucap Li Zhang.
Hemm..!!
Baru saja Li Zhang selesai memberikan informasi, Xiu Bai yang akan bertanya dimana lokasi mereka, kini melirik ke arah utara.
“Ada seseorang menuju kesini, jaraknya 1000 meter di utara, apakah dia adalah orang yang sama yang membunuh penduduk desa ini?” Tanya Xiu Bai melirik Li Zhang.
“Ah benar, aku lupa jika akan ada anggota klan Wei kesini untuk mencari-”
“Benda ini,” tunjuk Xiu Bai menunjukkan lempengan pemanggil Binatang Iblis.
“Benar, benda itu,” ucap Li Zhang mengangguk.
“Baiklah, kalian susulah aku menuju markas orang yang di panggil tetua wei atau apalah itu,” ucap Xiu Bai langsung menghilang.
Wuss..!!
Li Zhang, Li Hin'er, Du Jian dan Meng Chen pun saling memandang.
“Hehe,, aku memiliki pirasat jika Tuan muda akan jauh lebih kejam dari apa yang kita lakukan dulu,” ucap Meng Chen terkekeh mengerikan.
“Benar, aku sudah tidak sabar mendengar nama Tuan muda akan selalu di takuti dan di kagumi banyak Ras.” Sambung Du Jian tersenyum lebar.
“Apa yang kakek bicarakan?” Tanya Li Hin'er dengan wajah bingung. “Apa kakek Jian dan kakek Chen tidak mengikuti Tuan muda? Aku takut jika Tuan muda akan terluka jika kita tidak cepat-cepat membantunya, karena orang-orang klan Wei sangat jahat dan licik.” Sambung Li Hin'er.
“Hehe,, Hin'er akan tahu apa yang kakek bicarakan, ayo kesana, karena kita akan ketinggalan tontonan yang menarik nantinya,” ajak Du Jian mengacak-acak rambut Li Hin'er yang membuat Li Hin'er cemberut.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 449 Episodes
Comments
Darwito
iu
2023-07-17
0
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
puluhan tahun.. emang umur li hin'er berapa?? 20? 30? 40? atau lebih
2023-06-04
1
Karya Sujana
asikkk
booooom
2023-01-28
0