“Sialan, beraninya kau memanggil Tuan mudaku dengan sebutan itu, tikus kecil sepertimu harus memanggilnya Yang Mulia, bahkan kau tidak cocok memanggilnya seperti itu, harus lebih tinggi lagi.” Teriak Du Jian sangat ingin menerjang ke arah Li Zhang.
“Aku tidak terima semut sepertinya memanggil Tuan mudaku dengan sebutan akrap seperti itu, rupanya ia ingin kita menghancurkan tempat tinggalnya agar tersadar. Tapi sebelum itu, aku ingin memakannya hidup-hidup,” raung Meng Chen kini saling tarik dan jambak dengan Du Jian.
Wajah keduanya terlihat sangat menyeramkan, beruntung mereka tetap menahan diri sehingga tidak mengeluarkan energi mereka. Jika tidak, Xiu Bai mungkin sudah merasakannya dari tadi.
“Hei saudara Chen, jika kita tidak bisa memakannya hidup-hidup, bagaimana jika kita menyiksanya?” Tanya Du Jian kini menyeringai kejam.
Tidak puas karena tidak bisa meluapkan emosinya, kini Du Jian yang telah menemukan ide langsung meminta pendapat saudaranya klannya.
“Bagaimana caranya idiot, kau tahu dia ada di sisi Tuan muda, apa kau ingin kita yang di makan hidup-hidup oleh Penetua Agung jika memunculkan diri hah,” dengus Meng Chen.
Bam..!!
“Dasar idiot, tentu saja menggunakan Beruang kecil itu,” ucap Du Jian dengan kesal hingga memukul kepalanya.
Wajah Meng Chen kini memerah. “Sialan kau, apa kau ingin aku hajar hah. Dasar idiot, jika Beruang kecil itu menuju ke gua, malah dia yang di bunuh oleh Tuan muda. Pikir pakai otakmu woe,” teriak Meng Chen mengayunkan tinjunya ke arah wajah Du Jian.
Bom..!!
Tubuh Du Jian seketika melesat layaknya meteor jatuh.
Duar..!!
Guncangan hebat seketika terdengar saat tubuh Du Jian berbenturan dengan tanah.
“Dasar sialan, akan ku bunuh kau idiot, pikir pakai kepalamu, jika ingin menggunakan Beruang kecil itu, maka tinggal memisahkannya manusia itu dengan Tuan muda.” Teriak Du Jian bangkit lalu menerjang ke arah Meng Chen.
“Heeh,, bagaimana caranya, hah idiot,” teriak Meng Chen tak mau kalah.
Tak lama, pertarungan tanpa energi terjadi yang membuat guncangan terjadi selama beberapa menit.
...
Xiu Bai yang merasakan guncangan tersebut kini sudah terbiasa, karena ia menduga jika itu pertarungan perebutan wilayah, walau ia awalnya aneh karena tidak merasakan energi dari suara pertarungan tersebut. Namun karena mendengarnya setiap hari membuat Xiu Bai berpikir jika itu Binatang Buas yang pemberani.
Berbeda dengan Li Zhang, ia sedikit aneh dengan suara pertarungan di sertai guncangan yang ia rasakan ini.
“Ini, apa ada pertarungan sesama anggota klan anda Tuan muda?” Tanya Li Zhang.
Xiu Bai yang di tanya hanya diam saja tanpa memperdulikan pertanyaan Li Zhang. Terlebih lagi Xiu Bai saat ini sedang fokus ke inti binatang buas yang akan ia serap. Namun sebelum itu, ia mencoba mencari tahu bagaimana caranya kristal ini bisa menyimpan energi yang sangat banyak dan padat ini.
“Hem..!! Ternyata cukup sulit mencari petunjuknya,” gumam Xiu Bai dalam hati.
Pandangan Xiu Bai mengarah ke Li Zhang terlebih dahulu. “Jangan berani macam-macam kau saat aku menyerap inti binatang buas ini,” ucap Xiu Bai dengan nada ancaman.
“Hemm..!! Saya tidak berani Tuan muda,” ucap Li Zhang dengan nada hormat.
Kini Li Zhang terlihat mencari cara untuk menarik simpati Xiu Bai, melalui ketulusannya terlebih dahulu. Ia juga terlihat berharap bisa menjadi bawahan Xiu Bai, karena melihat Xiu Bai sepertinya bukan anggota klan Asura biasa, setidaknya ia berpikir jika Xiu Bai seperti anggota klan Bangsawan seperti di tempatnya.
Tapi ia tidak tahu jika Klan Asura tidak seperti yang ia bayangkan, karena Klan Xiu Bai hanya klan kecil, bahkan tidak bisa di katakan klan kecil, karena jumlahnya tidak mencukupi di sebut klan kecil.
Terlebih lagi di klan Xiu Bai semua di setarakan, tidak seperti manusia atau seperti klan Li Zhang.
Klan Li mempunyai banyak perbedaan drajat, karena besarnya klan Li, ada berbagai tingkatan di sana, klan pusat berisi para Bangsawan kelas atas yang mempunyai status tinggi dan banyak dari mereka bekerja di Kekaisaran. Banyak juga yang menjabat sebagai penetua sekte.
Sementara klan utama berisi anggota bangsawan rendah sampai menengah yang biasanya yang mengurus klan cabang dan mengumpulkan pajak lalu di laporkan serta memberikan upeti ke klan pusat.
Itulah status Klan Bangsawan Li, dan Li Zhang berasal dari klan Pusat bersama cucunya Li Hin'er yang terpisah dengan dirinya.
Li Zhang yang sudah pensiun menjadi penetua di sebut sebagai anggota Leluhur, terlebih lagi umurnya juga yang sudah tua.
...
Blush..!!
Dengan cepat Xiu Bai menyerap inti energi tersebut, tapi tak lama mata Xiu Bai mengeryit saat menyerap energi yang teesimpan inti kristal tersebut.
“I..Ini, apa dantiannya bocor? Atau jangan-jangan,” dalam hatinya, Li Zhang berpikir jika dantian Xiu Bai seluas senesta yang bisa menampung energi 100 kali lebih banyak dari orang yang setingkat dengannya.
Berbeda dengan Xiu Bai, ia saat ini hanya bisa cemberut lantaran tidak sampai 3 detik, semua energi yang tersimpan di inti kristal telah habis terserap.
“Hais, memang susah jika mempunyai tubuh seperti ini, aku mengira jika bisa menyerapnya, maka energi yang ku serap bisa masuk ke dalam dantianku, tapi itu hanya bisa masuk ke tubuhku saja, inipun terasa belum cukup,” gumam Xiu Bai.
“Jika seperti ini, bagaimana bisa aku meningkat.” Sambung Xiu Bai.
Kondisi tubuh Xiu Bai berbeda dari klan Asura, sehingga membuat pertumbuhan Xiu Bai jauh lebih cepat, walau begitu, tidak sedikit sumberdaya yang di berikan oleh anggota klan Asura untuk Xiu Bai.
Sementara untuk penyerapan tadi, semua energi tersebut masuk ke dalam tubuh Xiu Bai seperti tulang, kulit, meridian dan seluruh anggota tubuh lainnya kecuali Dantian, sebenarnya semua anggota klan Asura memiliki cara penyerapan yang sama dengan Xiu Bai, sehingga membuat Klan Asura spesial dan kuat dari segi apapun.
Tapi yang berbeda dengan Xiu Bai adalah kapasitasnya, penampungan milik Xiu Bai jauh lebih besar dari anggotanya yang lain.
...
Tap tap..!!
Xiu Bai langsung bangkit setelah menyerap inti kristal. “Aku harus mengumpulkan lebih banyak inti kristal jika ingin meningkatkan kekuatanku.” Gumam Xiu Bai dalam hati.
Saat Xiu Bai akan pergi, ia melihat Li Zhang sudah bangkit dan akan mengikutinya.
“Mau kemana kau?” Tanya Xiu Bai.
“I..Itu saya mau mengikuti anda Tuan muda, siapa tahu saya berguna nantinya,” jawab Li Zhang menundukkan kepalanya.
Mendengar itu, Xiu Bai langsung menggelengkan kepalanya. “Kau hanya akan menjadi beban jika ikut, lebih baik kau kembali saja ke tempat asalmu, di sini bukan taman bermain untukmu.” Tanpa menunggu jawaban dari Li Zhang, Xiu Bai pun melangkah pergi.
Wuss..!!
Wuss..!!
Tapi tak lama ia kembali lagi.
“Hei kau, aku yakin kau kesini tidak sendiri, dimana kelompokmu?” Tanya Xiu Bai.
Li Zhang seketika teringat dengan cucunya.
Bruk..!!
“I..Itu, itu saya kesini bersama cucu perempuan saya, namun di tengah perjalanan kami terpisah karena di kejar oleh Raja Beruang Merah. A..Apakah Tuan muda bisa membantu cu-”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 449 Episodes
Comments
Darwito
789
2023-07-17
0
Karya Sujana
nah
booooom
2023-01-28
0
Kgs Indra Rajasyah
Gasss Sampai Tamat Thor👍👍👍
2022-12-31
0