Libur panjang tinggal 1 hari lagi. Hari ini di gunakan Kevin dan Keira mempersiapkan segela keperluan sekolah. Seperti saat ini, mereka sedang berada di toko buku. Beberapa buku merrka pilih.
"Udah semua?"tanya Kevin.
"Udah"jawab Keira.
"Kamu tunggu sini, biar aku bayar dulu"ucap Kevin.
Keira menunggu di kursi tunggu yang tersedia. Sambil memainkan ponselnya, sesekali ia melirik Kevin yang berada di kasir.
"Udah, ayo pulang"ajak Kevin.
"Sayang, mau makan dulu, laper"ucap Keira manja.
"Iya sayang"jawab Kevin.
.
.
.
Selesai dengan urusan perut,mereka memutuskan pulang karena hari sudah semakin gelap. Sesampainya di rumah Luna dan Aryo terlihat sedang bersantai di teras rumah.
"Dari mana sayang?"tanya Luna.
"Beli buku ma, besok kan udah mulai sekolah"jawab Kevin.
"Ya udah, sana istirahat"ucap Luna
Di kamar Keira merebahkan tubuhnya, Kevin meletakkan belanjaan mereka di meja belajar. Kevin ikut merebahkan tubuhnya, menarik Keira ke dalam pelukannya. Puas memeluk Keira, Kevin melonggarka pelukannya. Keira mendongak memoerhatikan wajah tampan Kevin.
"Ganteng banget sih suami aku"ucap Keira gemas.
"Bisa aja gombalnya"jawab Kevin.
"Beneran tau, nggak gombal"kesal Keira.
"Hemmm, ada apa nih muji muji? pasti ada maunya kan?" tebak Kevin.
"Tau aja"cicit Keira dengan menunjukan deretan gigi putihnya.
"Mau apa?"tanya Kevin.
"Pengen ke taman, jalan jalan sama ayang" jawab Keira manja.
Kevin melihat jam yang menempel di dinding, jam 3 sore.
"Boleh, tapi cium dulu"ucap Kevin.
Cup
"Bukan di pipi, tapi di sini"ucap Kevin menunjuk bibirnya.
"Ihhh, tapi janji ya abis ini ke taman"cicit Keira.
Cup
Keira mengecup bibir Kevin sekilas, namun belum sempat Keira melapas ciumannya, Kevin lebih dulu menahan tengkuk Keira memperdalam ciumannya. Keira yang belum siap agak kesulitan mengimbangi ciuman Kevin. Setelah mulai kehabisan nafas barulah Kevin melepaskan ciumannya.
"Ihhh, nyebelin"kesal Keira.
"Nyebelin tapi menikmati"goda Kevin.
"Kevinnnnn"teriak Keira.
"Apa sayang? Mau lagi? apa mau praktek yang di bilang Kendro waktu itu?"goda Kevin.
"Ihhh, udah ahh, aku mau mandi"kesal Keira
"Mandi bareng yuk"goda Kevin.
"KEVINNNNN"teriak Keira dari kamar mandi. Kevin tergelak setelah menjahili istrinya itu.
.
.
.
Di taman, Kevin dan Keira duduk di bangku taman. Keira bersandar di bahu Kevin, dengan telaten Kevin mengusap rambut Keira lembut. Sampai pandangan Keira tertuju pada penjual es krim. Keira mengangkat kepalanya dari bahu Kevin.
"Sayang, mau itu!"seru Keira menunjuk penjual es krim.
"Boleh, bentar aku belikan"jawab Kevin.
Setelah menunggu beberapa saat Kevin kembali membawa 2 es krim coklat dan vanilla.
"For you honey"ucap Kevin mesra.
"Thank you sayang"jawab Keira mesra.
Kevin tersenyum melihat betapa bahagianya Keira. Untuk masaklah hak, Kevin tak begitu memikirkannya, Kevin akan menunggu sampai Keira benar benar siap memberikannya, toh mereka masih sekolah. Hari sudah semakin gelap, akhirnya kedua pasutri muda memilih meninggalkan taman.
Di tengah perjalanan pulang, Keira yang merasa lapar mengaja Kevin makam terlebih dulu. Merrka makan bakso pinggir jalan.
"Bener makan disini aja?"tanya Kevin.
"Beneran Kevin"jawab Keira. Setelah memastikan mereka segera memesan. Dan tak berselang lama bakso pesanan mereka sudah datang. Dengan makan dengan lahap.
"Sayang, jangan banyak banyak sambelmya nanti sakit perut!"seru Kevin.
"Iya sayang, makasih udah ingetin"jawab Keira dengan tersenyum manis. Tak banyak obrolan saat makan, mereka memilih segera menghabiskan makan mereka dan segera pulang.
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 119 Episodes
Comments