Waktu berjalan begitu cepat. Tak terasa hari Minggu telah tiba. Ini kesempatan Keira untuk bangun siang. Karena kalau bukan hari libur, Clara, mami Keira selalu saja membangunkan pagi pagi sekali agar tidak terlambat ke sekolah. Yaa, meskipun tidak terlambat, tetapi Keira masih sering mendapat hukuman karena masih saja membuat masalah dengan rivalnya.
Tapi sepertiya niat Keira bangun siang harus di batalkan, karena suara ketukan yang terus saja menggangu tidurnya. Dengan malas Keira bangkit dan berjalan untuk membuka pintu.Saat pintu terbuka, terlihatlah wajah sang mami yang menatapnya tajam.
"Apa sih mii? ini tu hari Minggu, Keira mau bangun siang mii, kan nggak sekolah." cicit Keira sembari membalikkan badan kembali menuju ranjang. Sedangkan Clara langsung masuk ke kamar putrinya.
"Kei, bangun dong. Di bawah ada tante Luna sama Kevin tu. Masak kamu nggak mau nemuin mereka." ucap Clara dengan nada kesal, padahal Clara sudah memberitahu Keira, kalau Luna dan Kevin akan berkunjung ke rumahnya hari ini, tapi Keira malah masih asik tidur. Padahal jam sudah menunjukkan pukul 09.30.
Mendengar nama Luna dan Kevin, sontak membuat Keira membuka mata.
"Mami nggak bohong ada Kevin di bawah?" tanya Keira begitu antusias. Tidak tau saja Keira, kalau Kevin adalah ketua OSIS di sekolahnya yang selalu menghukumnya. Dan ya, Luna teman Clara adalah mamanya Kevin. Karena 9 tahun Keira tidak bertemu dengan Kevin, Keira tidak sadar bahwa Kevin semala 2 tahun ini ada di sekiarnya.Clara hanya menjawab dengan anggukan kepala, pertanda dia membenarkan apa perkataan Keira. Dengan segera Keira bangkit dan berlari menuju pintu. Tapi suara sang mami membuatnya menghentikan langkahnya.
"Mau kemana kamu?"tanya Clara.
"Mau turun mii, Kei kangen sama Kevin, udah lama nggak ketemu Kevin"Jawab Keira jujur. Memang dia kangen dengan teman masa kecilnya itu.
"Mandi dulu, masa mau ketemu calon suami penampakannya kaya mbak kunti gitu, ntar Kevin kabur lagi"jawab Clara sambil terkekeh geli. Mendengar itu, Keira teringat bahwa dirinya baru bangun tidur. Dia pun lagsung berlali ke kamar mandi tanpa menghiraukan sang mami.
.
.
.
Di ruang tamu, terlihat Luna dan Kevin sedang menunggu sang tuan rumah sambil mengobrol ringan.
"Vin, Keira tu sekarang makin cantik lhoo, mama pernah ketemu pas di mall waktu itu. Kamu masih ingat kan janji kalian berdua waktu kecil kalau kalian mau menikah saat sudah dewasa?" tanya Luna.
"Iya ma, Kevin inget kok. Emang mama pikir, selama ini Kevin nggak pernah pacaran karena apa coba? Ya karena Kevin nungguin Keira. Tapi nggak tau tu, Keira ingget apa nggak sama janji itu." Jawab Kevin dengan sedkit lemas. Pasalnya di sekolah, Gavin, sepupu Nathan itu selalu perhatian dengan Keira. Meskipun Keira seperti enggan menanggapi, tapi sepertinya Gavin menaruh hati pada Keira.
"ishh, kamu kok ngomongnya gitu sih, Keira pasti inget kok sama kamu." Ucap Luna menyemangati Kevin.
"Semoga"jawab Kevin singkat.
Di saat Kevin dan Luna sedang mengobrol, terdengar seru langkah dari tangga. Clara menuruni tangga untuk menemani tamunya.
"Tunggu bentar ya Lun, Vin, Keira nya lagi mandi. Biasa kalo libur sekolah suka bangun siang." ucap Clara sambil terkekeh.
"Nggak apa apa Cla, santaj aja."jawab Luna.
"Oo iya, Kevin sekolah di mana?"tanya Clara.
"Kevin sekolah di SMA GU_." belum selesai Kevin menjawab, sudah terdengar deru langkah dari arah tangga. Dengan segera mereka yang ada di ruang tamu menoleh ke arah tangga. Keira langsung menghampiri sang mami dan Luna. Tak lupa Keira mencium punggung tangan Luna. Namum saat berbalik ingin duduk di samping sang mami,
"Loo"betapa terkejutnya Keira, melihat si ketos dingin yang suka menghukumnya.
"Lo ngapain di rumah gue?" lanjut Keira.
"Kei, sama tamu yang sopan dong!" ucap Clara memperingatkan sang anak.
"Ini Kevin sayang, anaknya tante Luna. Masak kamu lupa? Tadi katanya kangen?" goda Clara
Sedangkan Kevin hanya tersenyum tipis mendengar ucapan Clara. Jangan tanyakan bagaimana ekpresi Keira saat ini, dia masih berdiri mematung saking syok nya. Ternyata Kevin si ketos nyebelin itu adalah teman masa kecilnya yang selalu di nanti nanti kedatangannya.
.
.
.
Hari Minggu berlalu. Sudah terganti dengan hari Senin. Di sebuah kamar bernuansa biru laut, terlihat seorang remaja yang terasa enggan untuk bangun dari ranjang.
Tok tok tok
"Kei bangun sayang!"teriak Clara
Keira yang enggan pergi ke sekolah, memutuskan untuk pura pura tidur saatsang mami masuk ke kamarnya.
"Ya ampun Kei, bangun dong.Udah siang nihh, nanti telat kesekolah, mau di hukum sama Kevin!" Tanya Clara
"Hemmm, biarin aja mi di hukum sama Kevin. Keira udah terlanjur malu."jawab Keira seadanya. Ya, memang waktu Kevin berkunjung ke rumahnya dengan sang mama, Keira benar benar malu. Bukan karena Keira yang sering di hukum oleh Kevin, tapi karena ia lupa dengan Kevin. Teman masa kecilnya.
"Udah dehh, bangun terus mandi. Nanti telat!" titah Clara
Dengan malas Keira bergegas ke kamar mandi.
.
.
.
Di tempat berbeda, satu keluarga sedang melakukan kegiatan sarapan meraka.
"Vin, nanti pulang sekolah kamu ajak Keira main kerumah ya, mama kangen sama Keira!" seru Luna pada Kevin.
"Iya ma." jawab Kevin mengiyakan.
.
.
.
Di sekolah, Keira menjalani hari dengan sangat tidak semangat, biasanya dia yang selalu membuat onar dengan Via and the geng, dia hanya diam saja tanpa mau menanggapinya. Bukan karena dia lemah atau takut, dia hanya tidak mau di hukum oleh Nathan. Benar benar sudah nggak punya muka di hadapan Nathan lagi.
.
.
.
Jam pulang sekolah, Keira berjalan menuju parkiran. Saat hampir sampai, Keira melihat seseorang berdiri di samping mobilnya. Sontak saja Keira langsung bebalik arah, tapi naas, tangan Keira sudah berhasil di cekal oleh Kevin. Kevin lah yang sedari tadi meunggu Keira, karena perintah sang mama untuk mengajak Keira ke rumahnya.
"Pulang bareng gue, mama kangen sama lo!"ucap Kevin dengan nada dinginnya
"ckk"Keira bedecak sebal, mau menolak apalah daya. Tangannya sudah di tarik menuju mobil Kevin.
"Mobil gue gimana?" tanya Keira.
"Nanti ada orang yang anter, gue udah telfon"jawab Kevin.
Dalam perjalanan kerumah Kevin, tidak ada obrolan sama sekali. Hingga tak terasa mereka sudah sampai di rumah Kevin.
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 119 Episodes
Comments
Yenni
hehe, maaf si author lagi nggak fokus, maklum ya para readers, author baru, karya pertama pula🙏🙏mohon dukungannya🙏makasih☺️
2022-07-26
0
Mmh Azka_Adzkiya
ko jadi nathan thor bukannya kevin ya😁
2022-07-26
0