Pagi datang. Matahari tanpa segan menunjukan sinarnya. Keira, dengan segera bangkit dari tidurnya karena mendapati cahaya yang menyilaukan mata. Bukan bangun untuk mandi dan siap siap berangkat sekolah, namun ia malah menutup kembali korden kamar tidur nya yang sudah di buka sang mami beberapa waktu lalu dan kembali menjemput alam mimpi.
Tok tok tok
Karena tidak ada jawaban, Clara memutuskan membuka pintu kamar Keira yang ternyata tidak di kunci.
Ceklek
"Ya ampun Keira. Ini udah siang bangun!" teriak Clara berbohong sembari menyingkap selimut tebal Keira karena tidak mau Keira terlambat kesekolah.
"Ini masih pagi mi, lagian alarm Keira juga belum bunyi."jawab Keira.
"Bangun sekarang, atau mami kirim ke rumah oma opa." ancam Clara.
Mendengar perkataan sang mami, Keira langsung bangun menuji kamar mandi dengan muka cemberut. Itu lah kelemahan Keira, dia sangat takut dengan oma opa nya. Karena selain tegas, oma dan opa clara lebih galak dari mami papi nya.
.
.
.
Setelah drama bangun tidur dan sarapan. Di sini lah sekarang Keira berada. Di dalam kelas XI IPA 2. Dengan terus mengerutu, Keira menunggu sahabat sahabatnya yang belum datang. Bukan karena sahabat nya yang kesiangan. Tapi Keira yang datang pagi pagi sekali. Pukul 06.25 Keira sudah sampai di sekolah.
"Ihhh, ini pada kemana sih."gerutu Keira
"Ini gara gara mami. Coba aja mami nggak maksa buat bangun pagi, masih tidur gue di rumah."lagi lagi Keira menggerutu.
Karena bosan di kelas, akhirnya Keira memutuskan untuk ke kantin. Sesampainya di kantin, Keira bergegas membeli air mineral dan langsung meminumnya. Saat hendak minum, ada orang yang sengaja menyenggol Keira, sehingga baju yang di kenakan Keira basah terkena air.
"Uups, sorry. Sengaja"Kata seseorang yang menyenggol Keira sambil tertawa.
Dengan geram, Keira membalas perbuatan Via. Keira langsung mengguyurkan air mineral yang tinggal separuh.
"Aaaa," teriak Via terkejut.
Via, Nia dan Mila, mereka adalah rival Keira. Mereka benci dengan Keira karena Keira selalu jadi perhatian para siswa, khususnya kaum adam. Meskipun Keira terkenal bandel, tetap saja banyak memujinya karena dia selalu berani dengan siapapun yang salah.
Karena geram, Via langsung menarik rambut Keira hingga Keira mengaduh kesakitan. Keira pun tak tinggal diam. Ia membalas perbuatan Via. Hingga terjadilah aksi tarik menarik rambut alias jambak jambakan.
Beberapa siswa yang sudah datang menyaksikan aksi tersebut tanpa berniat melerainya. Karena mereka takut jika sudah berurusan dengan Keira, pasti ujung ujungnya selalu di bawa ke guru BK. Mereka terus saja jambak jambakan, sampak terdengar teriakan seseorang.
"STOP!" ucap Kevin dengan nada dingin dengan tatapan mengerikan
Sontak saja Keira dan Via, juga teman teman Via menghentikan aksinya dan langsung menoleh ke arah suara.
"Kalian, ikut keruang OSIS!" Tegas Kevin seraya menunjuk Keira, Via, Nia juga Mila.
"Dan yang lain, BUBAR!"Titah Kevin dengan tegas. Hingga para siswa yang sedari tadi menonton langsung membubarkan diri.
.
.
.
Sesampainya di ruang OSIS, Keira , Via dan temannya langsung mendapatkan tatapan membunuh dari Kevin yang membuat nyali menciut. Namun tidak dengan Keira, dia malah menatap balik Kevin dengan tatapan yang tak kalah tajam.
"Langsung aja deh pak ketos, mau hukum gue apa? gue udah tau lo mau hukum gue kan?"Ucap Keira, yang langsung membuat semua orang di ruangan tersebut geleng geleng kepala.
"Huhhh"Kevin menghela nafas kasar mendengar ucapan Keira. Bagaimana tidak, jika biasanya Kevin menghukum Keira karena telat, baru sekali nggak telat, eee sudah berkelahi pagi pagi.
"Lo bersihin perpustakaan"ucap Kevin seraya menunjuk Keira.
"Dan kalian bertiga, bersihin kamar mandi cewek!" titah Kevin dengan menunjuk Via teman temannya.
Tidak ada yang membatah di antara Via dan kedua temannya, karena jujur saja, meraka takut dengan tatapan Kevin yang seperti ingin membunuh orang.
.
.
.
Waktu berlalu begitu cepat, hingga bel pulang sekolah berbunyi. Semua siswa berhamburan keluar kelas, ada yang menuju parkiran untuk mengambil kendarakan mereka, ada yang langsung menuji gerbang karena sudah di jemput, ada juga yang menuju halte menunggu bus lewat. Begitu pula dengan Keira, Alya, Lily serta Vivy, mereka berjalan beriringan menuju parkiran. Rencana mereka akan ke mall shoping dan nonton.
.
.
.
Sesampainya di mall, Keira dan sahabatnya langsung menuju bioskop membeli tiket, tapi karena film akan di putar 1 jam lagi, mereka pun memutus kan untuk makan dulu.
"Kalian mau pesen apa?"tanya Alya.
"Gue mau steak aja deh, minumnya orange jus, sama ketang goreng juga."jawab Keira
"Kalo gue sama Vivy nasi goreng seafood, minumnya ea teh aja." jawab lily. Ya ,Lily dan Vivy. Mereka saudara kembar, selain memiliki selera makan yang sama, mereka juga memiliki sifat yang sama. Hanya saja mereka bukan kembar identik, jadi mudah bagi kami membedakan.
"Oke, kalo gue nasi goreng ayam, sama minumnya orange jus!" Ucap Alya kepada pelayan tersebut.
Tidak butuh waktu lama, pesanan meraka darang dan merekapun melahapnya. Selesai urusan perut, mereka langsung menuju gedung bioskop, karena 5 menit lagi film akan di putar.
1 jam 30 menit mereka baru keliar dari gedung bioskop. Sesuai rencana, mereka akan berbelanja. Meskipun Keira terkenal badgirl, tapi dia sangat rajin merawat tubuhnya dengan apik. Maka tak heran, jika banyak kaum adam yang terkagum kagum dengan Keira.
Bugh
"Maaf tante"Seru Keira meminta maaf karena tidak sengaja menabrak seorang wanita paruh baya.
"Iya tidak apa apa nak." seru orang tersebut.
"Lohh, kamu bukannya Keira ya? Anaknya Clara?" tanyanya.
"Iya tante saya Keira. Tante temannya mami ya?" tanya Keira polos, karena memang dia tidak tau kalau itu teman sang mami.
"Kamu lupa sama tante? Ini tante Luna sayang, mamanya kevin"jawab Luna memperjelas.
Keira terlihat sedang berfikir, maklum kalau dia lupa, karena sudah sekitar 9 tahun mereka tidak bertemu. Setelah cukup lama mengingat ingat, akhirnya Keira menemukan ingatannya.
"Ya ampun, maaf tante, Keira lupa"seru Keira cengengesan.
"Iya sayang ngak apa apa. Yang penting kamu nggak lupa sama Kevin." jawab Luna sambil tersenyum.
"Kevin anak tante yang waktu kecil sering jailin Keira itu?"tanya Keira.
"Iya sayang, siapa lagi anak tante kalau bukan dia." jawab Luna
"Kalau sama Kevin jangan di tanya tante, Keira nggak bakalan lupa. Kan Kevin itu berarti banget buat Keira waktu kecil. Tapi semenjak Keira pindah kesini lagi, Keira belum pernah ketemu Kevin tante"jawab Keira malu malu.
Masih punya malu juga tu Keira.
"Kapan kapan deh tante main kerumah kamu sama . Oke!" jawab Luna
"Iya deh tante, kalo gitu Keira pamit dulu ya tante, udah sore soalnya." pamit Keira seraya mencium punggung tangan Luna.
"Iya sayang, hati hati ya!" seu Luna. Dan Keira menjawab dengan senyum manisnya.
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 119 Episodes
Comments
@sulha faqih aysha💞
nah key ketemu camer🤭🤣🤣
2022-11-17
0
Adila Ardani
nanti mereka di jodohkan terus nikah deh seru ceritanya
2022-08-20
0