BAB 11

Pagi sudah datang, namun Keira masih setia memejamkan matanya dengan memeluk Kevin. Kevin yang sudah terbangun sejak tadi hanya tersenyum sembari memandangi wajah ayu natural sang istri. Di singkirkannya anak rambut yang menutupi wajah Keira, di kecupnya kening Keira lembut. Karena mesara tergangu, Keira menggeliat dan perlahan mebuka matanya. Saat membuka mata, pandangannya bertemu dengan Kevin.

"Pagi sayang!"seru Kevin dengan senyum manis.

"Pagi"jawab Keira masih canggung.

"Mau mandi?"tanya Kevin.

"Emmm, iya"jawab Keira dan langsung beranjak dari tempat tidur. Kevin tersenyum melihat itu. 20 menit Keira selesai dengan mandinya, dia keluar dari kamar mandi dengan baju santai karena memang ini hari Minggu. Melihat Kaira sudah selesai, Kevin benranjak ke kamar mandi.

Di meja makan sudah ada Aryo dan Luna menunggu anak anaknya.

"Pagi pa, ma"sapa Keira sopan.

"Pagi sayang"seru mereka.

"Kevin mana kei?" tanya Luna.

"Lagi mandi ma"jawab Keira.

"Ya udah kamu sarapan dulu aja Kei"tutur Luna.

"Nanti aja ma, sekalian nunggu Kevin, paling bentar lagi turun ma"jawab Keira.

Dan benar saja, tak berselang lama Kevin menuruni anak tangga dan bergabung di meja makan.

"Pagi pa ,ma"sapa Kevin.

"Pagi sayang" jawab mereka kompak.

"Ya sudah, ayo sarapan"ajak Luna.

Tidak ada obrolan di meja makan, setelah selesai pasangan pasutri muda itu berenjak dari meja makan menuju taman belakang. Mereka hanya saling diam dengan pikiran mereka masing masing. Hingga Kevin memulai membuka obrolan

"Kei, jalan yuk"ajak Kevin.

"Kemana?"tanya Keira.

"Mall?Nonton?"ajak Kevin.

"Boleh deh, siap siap dulu yuk!" seru Keira dengan semangat dan beranjak dari duduknya sembari menarik tangan Kevin. Sedangkan Kevin tersenyum melihat tingkah istrinya.

Selesai bersiap siap, mereka berangkat ke Mall.

.

.

.

Sesampainya di mall, Kevin mengajak istrinya ke salah satu toko baju. Beberapa baju di pilihkan Kevin untuk istrinya. Keira hanya pasrah saja Kevin membelikan baju untuknya, karena protes pun tidak ada gunanya. Setelah selesai membeli baju, mereka menuju kedai es krim.

"Mau rasa apa?"tanya Kevin.

"Coklat dong"jawab Keira semangat.

"Masih aja coklat" ucap Kevin seraya mengusak pucuk kepala Keira.

"Tunggu bentar, gue pesenin"lanjut Kevin.

Sambil menunggu Kevin yang sedang antri Keira memaninkan ponselnya. Namun saat sedang fokus pada ponselnya, ada yang menepuk bahu Keira pelan

"Hay Kei!"sap Gavin.

"Ehh, hai"jawab Keira bingung.

"Lagi nunggu siapa?"tanya Gavin.

"Hahh, itu, ee, nunggu_"belum sempat Keira selesai menjawab, Kevin sudah datang dengan 2 cup es krim.

"Nih Kei"seru Kevin ambil menyodorkan 1 cup es krim rasa coklat. Sedangkan Keira menjawabnya dengan anggukan.

"Eh, elo bro. Sama siapa?"tanya Kevin pada Gavin.

"Sama mama"jawab Gavin.

"Mana tante Linda?" tanya Kevin.

"Lagi shoping, tadi gue liat Keira sendirian makanya gue samperin, eh ternyata sama lo"jawab Gavin.

"Iya"jawab Kevin santai. Sedangkan Keira hanya tersenyum canggung.

"emmm, ya udah gue duluan"akhirnya Gavin memilih pergi dari sana.

"Ya, salam buat tante"jawab Kevin yang di acungi jempol oleh Gavin.

Setelah kepergian Gavin, Keira terlihat gelisah. Ia takut Gavin berfikiran macam macam tentang dirinya dan Kevin. Kevin yang melihat itu segera menggenggam tangan Keira.

"Tenang aja Kei, Gavin nggak bakal mikir yang macem macem"ucap Kevin menangkan Keira. Keira tersenyum menanggapi ucapan Kevin.

"Habisin es krimnya, habis itu pulang? apa mau makan dulu?" tanya Kevin.

"Makan dulu ya, mau steak"jawab Keira.

"Iyaa"jawab Kevin. Selesai makan es krim dan steak yang di minta Keira, mereka segera pulang.

.

.

.

Sesampainya di rumah Keira langsung merebahkan tubuhnya di kasur. Kevin geleng geleng kepala melihat Keira.

"Mandi dulu Kei"seru Kevin. Keira yabg tadinya memejamkan mata, kini bangkit memilih duduk di tepi ranjang.

"Kev, sini deh, gue mau ngomong"seru Keira.

"Apa sayang"jawab Kevin seraya duduk di samping Keira.

"Issh"jawab Keira.

"Kenapa sihh? kan emang sayang" jawab Kevin.

"Iya iyaa. Emm, Kev, lo nggak masalah kan pernikahan kita di sembunyiin gini?"tanya Keira.

"Kan emang dari awal pernikahan kita di sembuyiin dulu Kei, emang kenapa" jawab Kevin.

"Ya kan gue baru mau belajar buka hati buat lo, sedangkan hubungan kita di sembunyiin, gue jadi kurang bebas"lirih Keira.

"Trus lo maunya gimana? bilang aja gitu kalo kita udah nikah?" goda Kevin. Sebenarnya Kevin sudah tau tujuan Keira bicara seperti itu, setidaknya status mereka di depan teman teman berubah jadi teman atau pacar.

"Ihsss, nggak gitu Kevinn"seru Keira.

"Ya udah, gimana kalo di depan temen temen kita pacaran aja gimana?" seru Kevin. Keira terdiam memikirkan ucapan Kevin.

"Ntar fans fans lo ngamuk ke gue gimana?"tanya Keira.

"Nggak bakalan lah, yang ada mereka bakalan takut deketin gue karena takut di amuk sama lo"seloroh Kevin dengan kekehan.

"Ihhh, ngeselin dehh"rajuk Keira.

"Jangan cemberut, gak apa apa kita pecaran di depan temen temen"jawab Kevin

"Iya dehh, berarti sekarang kita pacaran yaa?" tanya Keira.

"Iya sayangg"jawab Kevin

.

.

.

Pagi datang, Kevin dan Keira rapi dengan seragam siap ke sekolah. Dengan senyum yang merekah, keduanya menuruni anak tangga dengan tangan yang saling bertautan. Tentu saja hal itu tak luput dari penglihatan Aryo dan Luna.

"Pagi pa, ma"sapa Kevin dan Keira.

"Pagi"jawab Aryo dan Luna.

"Kayaknya ada yang lagi kasmaran nih pa"goda Luna. Sedangkan yang di goda hanya tersenyum malu malu.

"Biarin ma, jangan di ganggu, ntar pada malu"jawab Aryo.

Mereka sarapan dengan khitmat, selesai sarapan Kevin dan Keira pamit berangkat sekolah.

.

.

.

Hari ini Keira tidak turun di gang dekat sekolah seperti biasanya, melainkan di parkiran sekolah. Dengan jantung yang berdetak kencang, Keira turun dari mobil Kevin. Benar saja, para siswa yang ada disana menatap Keira sambil berbisik bisik. Ada hubungan apa Kevin dan Keira? Kenapa Keira berangkat bareng Kevin?Banyak yang bertanya tanya. Hingga Kevin turun dari mobil dan menghampiri Keira.

"Yuk masuk"ajak Kevin sembari menautkan jemarinya pada jemari Keira. Semua siswa menatap bingung pada keduanya, pasalnya tak jarang Keira si pembuat onar selalu bersitegang dengan Kevin, tapi sekarang mereka berangkat sekolah bersama dan bejalan dengan saling bergandengan. Tidak ada yang berani menegur mereka.

Kevin mengantarkan Keira sampai depan kelas.

"Sana masuk, belajar yang rajin!"seru Kevin seraya mengusak pucuk kepala Keira.

"Iya, aku masuk dulu"jawab Keira.

"Iya, inget belajar yang rajin"ulang Kevin seraya mengecup kening Keira mesra. Dan itu semua tak luput dari penglihatan para siswa. Banyak yang menatap iri dengan perbuatan Kevin pada Keira, tapi juga banyak juga menatap benci pada Keira. Apalagi para kaum hawa penggemar berat Kevin.

.

.

.

Didalam kelas, Keira langsung mendapat tatapan intimidasi dari para sahabatnya.

"Kei, apa yang lo sembuyiin dari kita?tanya Alya.

"Nggak ada"jawab Keira santai.

"Terus yang tadi kita lihat apaan?" tanya Alya lagi.

"Ooo, Kevin"jawab Keira masih santai.

"Keiii, gue serius nanya"geram Alya.

"Gue juga seruis, kan emang Kevin yang lo liat tadi"jawab Keira seadaanya.

"Serah lo deh"jawab Alya dengan mode ngambeknya. Sedangkan Keira hanya terkekeh.

"Lo pacaran ya Kei sama Kevin?" kini Lily yang bertanya.

"Tumben lo pinter ly"jawab Keira cengengesan.

"Jadi bener yang di bilang Gavin kalo lo sama Kevin pacaran?" tanya Alya.

"Gavin bilang gitu sama lo?"tanya Keira.

"Iya, tadi pagi pas gue mau ke kelas, Gavin manggil gue, dan nanya nanya gitu apa lo sama Kevin pacaran"jawab Alya.

"Terus lo jawab apa?"tanya Keira penasaran.

"Ya gue jawab aja nggak tau, terus Gavin juga cerita kalo kemarin dia ketemu lo di mall sama Kevin"jelas Alya. Dan Keira hanya manggut manggut.

.

.

.

Jam istirahat Keira dan sahabatnya sedang berada di kantin. Saat asik makan pesanan mereka, Kevin cs berjalan masuk ke kantin juga.

"Stt, stt, Kei ,pacar lo tu"seru Lily.

"Mana?"tanya Keira sambil celingak celinguk mencari sang suami. Dan lily menjawab dengan menunjuknya dengan dagu.

Senyum Keira mengembang saat melihat sang suami berjalan ke arahnya.

"Hai, boleh gabung?"tanya Kevin.

"Boleh"jawab Keira.

"Lo mau makan apa? biar gue pesenin?" tanya Keira pada Kevin.

"Kita nggak di tanya Kei?" cicit Nathan.

"Nggak"jawab Keira ketus.

"Lo kurang menarik broo"ucap Kendro sambil menepuk nepuk bahu Nathan.

"Gue udah pesen, bentar lagi paling di anter ke sini"jawab Kevin seraya mengacak gemas rambut Keira.

"Ehem ehemmm,,yang mesra mesraan tolong jangan di sini, jiwa jomblo gue meronta ronta liat kalian"cicit Kendro yang di sambut gelak tawa sang sahabat. Sahabat Kevin juga sudah tau kalau Kevin dan Keira berpacaran, dan mereka menerima dengan senang. Namun tidak dengan Gavin, ia belum bisa menerima hubungan mereka.

TBC

Episodes
1 BAB 1
2 BAB 2
3 BAB 3
4 BAB 4
5 BAB 5
6 BAB 6
7 BAB 7
8 BAB 8
9 BAB 9
10 BAB 10
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 BAB 29 + VISUAL
30 BAB 30
31 BAB 31
32 BAB 32
33 BAB 33
34 BAB 34
35 BAB 35
36 BAB 36
37 BA 37
38 BAB 38
39 BAB 39
40 BAB 40
41 BAB 41
42 BAB 42
43 BAB 43
44 BAB 44
45 BAB 45
46 BAB 46
47 BAB 47
48 BAB 48
49 BAB 49
50 BAB 50
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 BAB 94
95 BAB 95
96 BAB 96
97 BAB 97
98 BAB 98
99 BAB 99
100 BAB 100
101 BAB 101
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104
105 BAB 105
106 BAB 106
107 BAB 107
108 BAB 108
109 BAB 109
110 BAB 110
111 BAB 111
112 BAB 112
113 BAB 113
114 BAB 114
115 BAB 115
116 Promo novel Anak Kevin dan Keira
117 Promo Karya Baru
118 Karya baru datang
119 karya baru karya baru
Episodes

Updated 119 Episodes

1
BAB 1
2
BAB 2
3
BAB 3
4
BAB 4
5
BAB 5
6
BAB 6
7
BAB 7
8
BAB 8
9
BAB 9
10
BAB 10
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
BAB 29 + VISUAL
30
BAB 30
31
BAB 31
32
BAB 32
33
BAB 33
34
BAB 34
35
BAB 35
36
BAB 36
37
BA 37
38
BAB 38
39
BAB 39
40
BAB 40
41
BAB 41
42
BAB 42
43
BAB 43
44
BAB 44
45
BAB 45
46
BAB 46
47
BAB 47
48
BAB 48
49
BAB 49
50
BAB 50
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
BAB 94
95
BAB 95
96
BAB 96
97
BAB 97
98
BAB 98
99
BAB 99
100
BAB 100
101
BAB 101
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104
105
BAB 105
106
BAB 106
107
BAB 107
108
BAB 108
109
BAB 109
110
BAB 110
111
BAB 111
112
BAB 112
113
BAB 113
114
BAB 114
115
BAB 115
116
Promo novel Anak Kevin dan Keira
117
Promo Karya Baru
118
Karya baru datang
119
karya baru karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!