"Sebenarnya Liuzzi tadi...." ucap Aditya dengan terpotong ia pun langsung menatap wajah Kenan dengan matanya yang melirik ucap bergantian bercerita.
"Sebenarnya Liuzzi dan kami pas pulang sekolah ada salah paham sedikit ibu, aku dan Liuzzi mempunyai pendapat yang berbeda dari dirinya" ucap Kenan dengan wajah nya yang langsung tersenyum, ibu Liuzzi langsung memeluk kedua anak nya itu.
"Kalo cuman karena perbedaan pendapat mah... kalian harus bisa akur, seorang saudara gak baik kalo berkelahi terusan, malah membuat hubungan menjadi renggang, ibu hanya meminta, kalian berdua kan kedua abang nya Liuzzi, kalian jangan sampe membuat adik kalian merajuk seperti pula kebalikan nya" ucap ibu Liuzzi yang langsung tersenyum dan pergi ke dapur untuk memasak lagi.
"Tuh salah siapa!?" ucap Aditya yang nada tegas nya, Kenan pun menatap Aditya dengan wajah datarnya.
"Iyee salah gua, gua minta maaf dulu ke Liuzzi" ucap Kenan yang langsung mwndeka pintu kamar Liuzzi, Kenan pun pergi ke kamar nya. Kenan pun mengetuk pintu itu tiba-tiba Liuzzi pun membuka pintu kamar nya itu dengan cepat.
"Liuzzi sebe-" ucap Kenan yang langsung terpotong dengan keadaan Liuzzi langsung memeluk dirinya, Kenan pun terkejut dengan sikap Liuzzi.
"Maaf kan Liuzzi, Liuzzi emang salah... langsung marah-marah gak jelas sama abang" ucap Liuzzi dengan wajah cemberut nya itu, Kenan pun tertawa melihat wajah nya yang aneh itu.
"Anjirr gua tadi mau minta maaf tapi lu udah minta maaf duluan, lu lucu juga kalo muka lu kaya orang aneh gitu, kenapa gak kaya gitu terus aja wajah lu?" ucap Kenan yang membuat Liuzzi menampar pipi Kenan dengan kencang, lalu ia pun langsung menutup pintu kamar nya.
"Liuzzi woi!! sini lu! lu harus bertanggung jawab woii" ucap Kenan yang masih mengedor-gedor pintu kamar nya itu, dengan kesalnya Aditya pun langsung memukul kepala Kenan menggunakan sandal jepit.
"Berisik! gua lagi belajar, lu bisa diam gak!!" teriak Aditya buat membuat Kenan menangis seperti seorang anak kecil.
"Abang Aditya lu jahat anjirr!" ucap Kenan yang langsung masuk kekamar nya dengan wajah cemberut nya, Aditya mengeleng kan kepalanya melihat tingkah nya seperti anak kecil.
Ting...
Telepon genggam Liuzzi pun berbunyi, melihat notifikasi dari hpnya, ia pun mengingat bahwa dirinya harus pergi ke tempat bioskop untuk mengganggu abang nya itu.
Gua harus siap-siap deh, pasti abang Kenan lagi siap-siap juga buat pergi, setelah drama gak jelas terjadi tadi
Setelah Liuzzi bersiap-siap ia pun langsung mengintip apakah abang Kenan sudah pergi terlebih dahulu atau belum, disana Kenan sama sekali tidak aja di rumah, Liuzzi pun langsung segera perrgibke bioskop itu.
Sesampainya di bioskop, Liuzzi pun memesan popcorn dan minuman, agar bisa menyembunyikan rencana nya, seolah-olah ia ingin pergi ke bioskop.
Dimana ya kira-kira abang Kenan!? oh... itu dia ketemu, sudah kuduga mereka pasti ambil bagiku paling pinggir, karena agar bisa berduaan, hihihihi lihat aja kalo gua ada di sana...
"Eh!? abang Kenan sama kak Desi ada di sini rupanya ya?" tanya Liuzzi seolah-olah seperti tidak mengetahui kalo mereka akan berkunjung ke bioskop.
"Eh!? Liuzzi lu kesini juga rupanya?" tanya Kenan dengan wajah nya yang terkejut dan juga dengan Desi dengan wajah nya yang langsung tersenyum dengan paksa.
"Iya dong, lagian ini kan film terbaru, gua juga mau nonton kali" ucap Liuzzi yang langsung duduk di tengah-tengah mereka berdua, sehingga Kenan dan juga Desi pun duduk bersebelahan dengan Liuzzi.
"Heh!? Liuzzi lu harus nya jangan duduk di tengah dong, gua sama Desi kan mau duduk bersebelahan berdua aja" ucap Kenan dengan wajah kesalnya karena Liuzzi langsung duduk di tengah-tengah mereka berdua.
"Kan gua juga mau duduk sama kalian berdua biar saling kenal lebih dalam kali!" tegas Liuzzi dengan wajah kesalnya, Kenan dan Desi pun memasang wajah sedih mereka berdua, Liuzzi justru bukan kasihan, tapi ia malah senang melihat wajah mereka yang sedikit begitu.
Anjirrr seru bet dah lihat mereka berdua sedih gitu, emang sih gua kaya jahad tapi gua mau menyelamatkan keluarga gua dan gua juga dong?
"Eh! film nya dah mau dimulai noh!" ucap Liuzzi yang langsung menunjukkan jarinya ke arah layar besar itu, semua orang pun menikmati film itu Desi dan Kenan pun diam-diam saling memegang tangan nya di belakang tubuh Liuzzi, Liuzzi yang mengetahui kejadian itu pun, ia langsung menyenderkan dirinya.
Tangan mereka pun terpurus dan tidak bisa bergand tangan lagi, sebab Liuzzi menghalangi nya, dengan wajah santai nya ia pun menonton dan menikmati popcorn itu, sedangkan Desi dan juga Kenan menikmati film itu dengan wajah sedih nya.
Setelah film itu selesai Liuzzi, Desi dan juga Kenan pun keluar dari ruangan itu, Liuzzi dengan wajah cerianya pun mulai meregangkan tubuh nya, sedangkan Kenan dan juga Desi pun berpura-pura tersenyum seolah-olah mereka senang telah menonton film itu.
"Ayo gih kita balik, dah malam juga ini" ucap Liuzzi yang langsung menarik tangan Kenan dengan juga Desi ke arah parkiran mobil.
"Liuzzi lu pulang sendiri yah? soalnya gua sama Desi mau pergi makan ke restoran dulu?" ucap Kenan yang langsung mengelak ingin pulang karena ia belum sempat berduaan dengan Desi.
"Heh! kak Desi ini cewek loh!? dia gak boleh pulang malam-malam dong, lu jadi cowok be*o banget deh!" teriak Liuzzi yang langsung memukul bahu abang nya itu, Desi pun tersenyum.
"Iya, kata Liuzzi juga benar, aku mending langsung pulang aja, lagi pula ini mau hampir larut malam" ucap Desi dengan wajah tersenyum paksanya itu, Liuzzi tahu bahwa dirinya ingin pergi ke restoran juga, tetapi karena perkataan dirinya ia pun langsung menolak nya.
Gua terpaksa menolak ajakan lu Kenan, gegara Liuzzi adek lu doang!! adik lu memang pengganggu!
"Tuh... kan bener, ayo cepat balik aja ke rumah, antar kak Desi ke rumah dulu, ayo cepat!" ucap Liuzzi yang langsung mendorong abang nya untuk menyupir dan Desi pun duduk di belakang sedangkan Liuzz pun duduk di samping abang nya.
"Kak Desi gak apa-apa kan kalo aku duduk di samping abang Kenan?" ucap Liuzzi yang langsung tersenyum lebar dan berpura-pura meminta maaf.
"Iya...gak apa-apa ko, lagi pula kakak adik kan emang gak bisa dipisahkan" ucap Desi yang langsung membalas senyuman Liuzzi, Liuzzi pun langsung tersenyum licik, melihat rencana mereka untuk berduaan benar-benar gagal.
G*la! ini benar-benar menyenangkan sekali, gua bakal membuat kalian tidak nyaman dengan keberadaan gua ditengah lu berdua!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 83 Episodes
Comments
꧁𝙉Ⓐノ𝙎ム꧂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
semangat Kka aku mampir lagi
2022-07-31
1