"Yuri aku duluan pulang ya, byeeee" ucap Liuzzi yang langsung berlari dengan cepat, di sepanjang jalan Liuzzi tetap saja berlari dengan keadaan otak yang penuh banyak pertanyaan di kepalanya.
Gua harus cepet-cepet keburu abang gua pergi kuliah!!
Tok-tok...
Bunyi pintu pun berbunyi, ibu Liuzzi pun membuka pintu itu, Liuzzi dengan cepat masuk begitu saja yang membuat ibu Liuzzi kebingungan.
"Woi!!! abang!!" teriak Liuzzi yang langsung duduk di sofa, sedangkan kedua abang nya tengah asik bermain game online yang membuat Liuzzi di cuekin.
"Woi g*bl*k!!!" teriak Liuzzi yang membuat abang nya pun kalah dalam game nya itu, Aditya dan Kenan pun sontak kesal dengan teriakan Liuzzi.
"Bisa gak sih lu gak berisik g*bl*k!! gua lagi mau menang juga!!" teriak Kenan yang benar-benar kesal karena ia kalau bermain gamenya setelah 10 kali main.
Liuzzi hanya diam saja, Liuzzi pun langsung berkata ke intinya saja tanpa basa basi "Weh gua mau nanya sama kalian..." ucap Liuzzi dengan wajah serius nya, kedua abang nya hanya fokus dengan HP nya saja sembari mendengar ucapan Liuzzi.
"Ya.. mau bicara apa emang?" tanya abang Aditya yang memang mendengar berkatan Liuzzi, sedangkan Kenan sedang serius bermain game.
"Coba cerita ini kisah lu berdua kenapa lu bisa pacaran sama si Desi dan juga Bela?" ucap Liuzzi yang membuat Adityabpun berhenti memainkan hpnya itu dan fokus kepada ucapan Liuzzi itu.
"Cerita gua sama Bela pacaran sih berawal dari gua nolong dia pas pelajaran bola basket" ucap Aditya yang membuat Liuzzi semakin penasaran dengan cerita nya.
Flashback On
"Woi Aditya tangkap bola ini" ucap salah satu rekan teman nya dalam olahraga basket, tiba-tiba Aditya tidak bisa menangkap bola basket itu sehingga mengenai salah satu perempuan yang bernama Bela.
"Auh!! sakit" ucap Bela yang merintih kesakitan karena bola itu mengenai kepalanya, benturan bola itu sangat kencang sehingga membuat kepala Bela mengeluarkan darah.
"Maaf in gua, gua gak sengaja" ucap Aditya yang sangat merasa bersalah karena ia tidak bisa menangkap bola basket itu, agar tidak mengenai dirinya.
"Hayulu.... Aditya mending lu bawa ke uks dulu gih sana... sebagai permintaan maaf" ucap salah satu teman nya itu yang membuat Aditya pun menuntun Bela ke uks dan mengobati luka nya itu. Cinta pun tumbuh di antara mereka berdua sehingga membuat mereka pun berpacaran.
Flashback Off
"Yah... kurang lebih sih kaya gitu cerita gua sama Bela ketemu" ucap Aditya yang membuat Liuzzi pun hanya bisa terdiam mendengar semua cerita itu.
Mengapa cerita ini seperti ada yang dibuat-buat!? ada yang aneh!?
"Terus kalo lu abang kaya gimana lu sama si Desi pacaran??" tanya Liuzzi yang membuat Kenan pun langsung bercerita tanpa basa-basi sembari bermain game.
"Jadi gua tuh cerita nya gua nolongin si Desi dari para orang jahat" ucap Kenan yang membuat Liuzzi penasaran dengan cerita mereka.
Flashback On
"Akhirnya gua bisa makan mi instan di rumah" ucap Kenan yang sembari berjalan di trotoar, tiba-tiba Kenan pun mendengar suara teriak minta tolong dari gang kecil yang membuat Kenan pun mencari sumber suara itu.
Kenan pun melihat ada seorang perempuan yang dikelilingi oleh beberapa pria yang membuat Kenan mengetahui bahwa diri perempuan itu tengah terancam. Tanpa basa-basi Kenan pun langsung menghajar mereka.
"Kamu gak apa-apa kan?" tanya Kenan yang cemas akan keadaan perempuan itu yang bernama Desi, Desi hanya mengangguk kan kepalanya.
Kenan pun bersedia mengantarkan Desi pulang kerumah nya, yang membuat mereka pun semakin lama semakin dekat yang membuat Desi dan Kenan pun berpacaran.
Flashback Off
"Ha!?" teriak Liuzzi yang kebingungan dengan cerita Kenan, Kenan pun hanya diam saja dengan teriakan itu, yang membuat Liuzzi pun semakin penasaran berapa tahun mereka telah berpacaran selama ini.
"Gua mau nanya, emang lu berdua pacaran udah berapa tahun?" tanya Liuzzi yang membuat kedua abang nya tersenyum.
"Gua udah pacaran selama 2 tahun" ucap Aditya dan Kenan serentak yang membuat Liuzzi pun tercengang dengan perkataan mereka berdua, Liuzzi pun langsung berlari begitu saja ke arah kamar nya.
Mereka udah pacaran selama 2 tahun!! g*la gimana gua bisa menyingkirkan memisahkan mereka g*bl*k!!!
Arghh!! gimana ini, gimana caranya biar gua gak mati di tangan antagonis g*bl*k itu!! kayanya gua bakal beneran mati deh... bodoh!! bodoh gua harus berusa buang nyingkirin mereka berdua!!
Di sisi lain kedua abang nya pun pergi kuliah sift malam yang membuat Liuzzi hanya bisa berdua saja bersama ibu nya, karena ayah nya terpaksa harus lembur karena pekerjaan di kantor.
"Liuzzi ayo ikut ibu yuk..." ucap ibu Liuzzi, Liuzzi pun hanya mengangguk kan kepalanya, dan mengikuti ibunya dimana tempat itu adalah kamar ibu dan ayah nya.
Ibu Liuzzi pun membuka lemari yang berisikan 2 cincin dari turun-temurun nenek moyang nya yang membuat Liuzzi terkejut adalah cincin itu akan diberikan oleh kedua pacar abang nya yaitu Desi dan juga Bela.
Mampusss!!! ibu Liuzzi bakal kasih cincin itu kepada Desi dan Bela!! gimana ini!!
"Ini adalah cincin turun-temurun dari keluarga kita nak, dan ini akan diberikan kepada tunangan abang kamu nanti, jadi kamu harus melihat nya juga, dan ingat jangan beritahu soal cincin ini kepada pacar abang mu ya" ucap ibu Liuzzi, Liuzzi hanya terdiam melihat cincin itu.
Apa yang akan terjadi jika cincin itu akan jatuh ke tangan mereka? apa ini akhir hidup gua? padahal gua masih diberi kesempatan untuk hidup kembali di dunia ini...
"Liuzzi dengar gak kata ibu nak?" tanya ibu Liuzzi yang membuat Liuzzi sadar dari lamunan nya itu, Liuzzi pun hanya bisa mengangguk kan kepalanya dan mereka pun keluar dari kamar itu.
Liuzzi pun pergi ke kamar, dengan pikiran dan juga hati yang gelisah, ia hanya bisa menatap langit yang telah gelap disinari oleh bulan yang amat terang.
Gua bisa gak ya ngitungin nya?, besok di alur akan ada kencan lagi, gua harus bisa mengikuti mereka berdua, tapi gua harus milih siapa yang bakal gua ikuti antara abang Aditya dan Kenan...
Baiklah gua bakal membuntuti abang Aditya besok!!
Di sisi lain, teman-teman Liuzzi pun ingin membalas kan dendam nya kepada Liuzzi karena rencana mereka agar bisa memoroti uang nya sudah tidak bisa lagi.
"Ingat teman-teman kita harus memberikan anak itu pelajaran yang berharga... karena telah melawan kita!!!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 83 Episodes
Comments
Jun!!!
Semangat trus berkarya, saya hanya bisa like sampai ep 6 dulu, nanti saya lanjut baca lagi.
2022-07-23
3