Kring-kring...
Bel pun berbunyi semua mahasiswa pun pulang ke rumah masing-masing, Liuzzi yang tengah membawa buku banyak dengan Yuri yang sama-sama membawa buku banyak pun pulang bersama.
Dengan senang nya Liuzzi dan juga Yuri berbincang-bincang banyak hal tentang perkuliahan mereka masing-masing, Liuzzi pun tiba-tiba dikejutkan oleh mantan teman Liuzzi yang langsung menarik rambut Yuri dari belakang.
"Kalian ngapain sih narik rambut Yuri!!" teriak Liuzzi yang langsung membantu Yuri, Liuzzi pun menjatuhkan bukunya demi menyelamatkan YuriYuri, mantan teman Liuzzi pun semakin lama semakin menarik rambut Yuri dengan kencang.
"Liuzzi tolong aku, aku kesakitan!!" teriak Yuri yang semakin meneteskan air mata nya, saking kuat nya, Liuzzi pun tidak punya cara lain selain menginjak kaki salah satu teman nya itu dengan kencang.
"Lu ngapain lu nginjek kaki gua g*bl*k!!" teriak Nay salah satu teman Liuzzi bdan sekali gus orang yang menarik rambut Yuri.
"Lu yang g*bl*k!! b*ng*t!!!" teriak Liuzzi dengan rautan wajah nya yang mulai marah dan juga nada suara nya yang mulai kesal.
Yuri pun ketakutan sekali gus kesakitan ia pun memeluk Liuzzi untuk karena tenang nya telah habis setelah berusaha melepaskan rambut nya dari Nay. Liuzzi pun merasa bersalah telah membawa-bawa Yuri dalam masalah dendam teman-teman nya Liuzzi.
"Yuri kamu balik aja ya aku yang akan urus mereka" ucap Liuzzi yang langsung memberikan senyum kepada Yuri, dengan rasa kawatir nya Yuri pun haya bisa pergi meninggalkan Liuzzi dengan kecemasan.
Yang kuat ya Liuzzi, maaf aku seperti orang cupu yang tidak berarti
"Hohoho... . Kau sudah seperti seorang malaikat yang menyelamatkan orang yt berdosa" ucap Nay dengan wajah sombongnya, Liuzzi pun tersenyum yang menyembunyikan senyum licik itu.
"Ya... bagus dong kalo gitu, menjadi penyelamatan manusia berdosa seperti kalian!! kalian kayanya butuh malaikat deh... buat nolong kalian!" ucap Liuzzi dengan nada sindiran nya itu membuat teman-temanya pun terdiam dengan wajah geramnya yang ingin memukul Liuzzi.
"Dasar orang perebutan pacar orang!!" teriak Nay dengan nada penuh amarah kepada Liuzzi, seketika membuat Liuzzi terdiam.
Ha!? perebutan pacar orang!? sejak kapan gua rebut pacar orang ya!?
"Pacar lu emang siapa? gua kan gak deket-deket sama pacar lu!" ucap Liuzzi dengan wajah santai nya, membuat Nay terdiam, bagaimana dia harus menjawab pertanyaan Liuzzi.
"Oh!! gua tahu! lu pasti punya mantan tapi lu bilang kalo mantan pacar lu itu pacar lu kan? buahahahaha, ngarep nya mau balikan neh?" tawa Liuzzi yang bisa membaca pikiran Nay, mengapa dia bisa membaca pikiran nya.
"Ba*ot lu!! lihat aja gua bakal bikin lu mender-" ucap Nay sontak Liuzzi pun langsung memotong pembicaraan Nay.
"Menderita, lu aja gua bilang kaya gitu kena mental lu!! tahu lah buang-buang waktu aja!" teriak Liuzzi yang langsung berjalan dengan santai nya di sepanjang trotoar, Nay pun memeras tanganya dengan kesal menahan amarah nya.
Sesampainya Liuzzi pulang ia pun disambung dengan pemandangan dengan tidak mengenakan gitu, matanya langsung membulat melihat seorang tamu di ruang tamu bersama kedua abang nya dan kedua orang tuanya yang dekat dengan seorang wanita, yaitu siapa lagi jika bukan Desi dan Bela.
Dengan santai nya Liuzzi berjalan menuju kamar nya, tanpa melihat sedikit pun wajah busuk mereka, Liuzzi pun langsung menutup pintu kamar nya itu, dan langsung melemparkan ransel nya dan menaruh bukunya di atas meja.
Dasar abang g*bl*k! cik! mau aja mereka ditipu dengan wajah polos nya yang begitu naif!!
"Liuzzi ayo keluar nak... ada calon kakak ipar mu nih di luar" teriak ibu Liuzzi dari ruang tamu, dengan wajah kesal nya Liuzzi pun keluar dengan wajah datrtnya melihat wajah pacar abang nya itu dengan tatapan tajam nya.
"Ayo beri salam dong Liuzzi" ucap ibu Liuzzi yang langsung menyenggol bahu nya, dengan kesal dan dengan wajah nya yang datar ia pun melakukan apa kata ibunya.
"Halo"
"Ko kamu bilang gitu doang sih? harusnya bilang halo kk" ucap ibu Liuzzi dengan wajah kesal nya karena Liuzzi tidak sopan, Liuzzi pun langsung berdiri "Halo kk, sihlakan nikmati semua hidangan ini, mana tahu aja kk belum pernah merasakan nya!" ucap Liuzzi yang langsung kembali kekamar nya.
Tanpa ia sadari Liuzzi pun langsung terpeleset jatuh ke lantai karena lantai itu licin, Desi pun membantu Liuzzi untuk berdiri, dengan tatapan kesal nya Liuzzi pun hanya bisa mengulurkan tangan nya, dan setelah itu ia pun pergi tanpa berterima kasih.
"Ah! maafin adek gua ya, dan makasih udah mau nolongin adek gua" ucap Aditya dengan wajah ketidak nyamanannya kepada Desi dan juga Bela, Desi dan juga Bela pun tidak mempermasalahkan hal itu.
Di sisi Liuzzi, Liuzzi pun dengan setres nya menatap langit sore hari di kamar jendela, sembari melihat banyak penunjukan badut di dekat taman rumah Liuzzi, ia melihat semua anak-anak tertawa melihat badut itu.
Siapa sangka badut itu adalah Zen yang ingin menghibur anak-anak di taman, Liuzzi pun terkejut melihat penampilan konyol Zen di taman itu yang membuat nya tertawa bahagia.
Hahahaha Zen ada-ada aja, buat mereka tertawa, eh!? tapi aku juga tertawa, soal nya penampilan Zen lucu sih
"Liuzzi ayo keluar nak!! ibu mau bicara sesuatu sama kamu" ucap ibu Liuzzi yang langsung mengetok-ngetok pintu Liuzzi terus menerus, mau tidak mau Liuzzi pun membuka pintu kamar nya itu, dengan terkejut nya Liuzzi melihat wajah ibu Liuzzi penuh rasa kecewa.
"Ayo ikut ibu keruang tamu sekarang!" teriak ibu Liuzzi dengan penuh kesal, Liuzzi pun mengikuti arahan ibunya dengan wajah datarnya, ia melihat kedua abang nya dan ayah nya di ruang tamu tentang menunggu dirinya dengan wajah serius.
"Jadi mau bahas apa? langsung ke intinya aja deh? gua tahu kalo kalian bakal bahas tentang sikap gua kan tadi" tanya Liuzzi dengan nada santai nya dan juga dengan wajah datarnya.
"Liuzzi lu kenapa tadi sikap nya kaya gitu sama calon istri gu-" ucap Aditya dan tiba-tiba Liuzzi pun memotong pembicaraan nya tersebut.
"Wow... . calon istri, padahal lu gak tahu aja apa yang dilakukan sama calon istri loh di luar sana bodoh!!" teriak Liuzzi yang membuat ayah Liuzzi pun berdiri.
Aku yakin kalian gak bakal percaya dengan ku! tapi gua bakal memastikan kalian berdua tidak akan menikah!! lihat aja!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 83 Episodes
Comments