Siapa orang yang dibalik no hp itu!? gua rasa dia suka sama gua? tapi ko gua ngeri ya sama ketikan nya itu?
Apa dia cuman pura-pura ngetik pesan kaya gini doang ya? ya... mungkin dia mau neror gua sama keluarga gua kali! mending gak usah gua pikiran itu
Semua kejadian itu pun hanya diakhiri dengan tanda tanya, Liuzzi tidak menangkap pesan itu, ia hanya mengira bahwa itu sebuah teror untuk menakut-nakuti dirinya.
Di sisi lain, seorang pria berjubah hitam dan semua pakaian nya yang berwarna gelap hitam, sembari memegang hpnya di tangan nya, melihat bahwa pesan nya tidak dibalas olehnya dirinya.
"Liuzzi kenapa kau tidak bilang setuju saja sih?" ucap pria misterius itu yang langsung melemparkan hpnya ke lantai dengan kesalnya. Ianpun pergi membeli hp baru untuk memberikan pesan lagi kepada Liuzzi.
Setelah itu Liuzzi pun bangun dan bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah, bersama teman nya Yuri karena abang nya harus bersekolah sift malam, jadi mereka pasti akan malas mengantarkan dirinya.
"Liuzzi maen yokkk" ucap Yuri sambil mengetuk-ngetuk pintu rumah Liuzzi, seketika abang Aditya pun membuka pintu itu, Yuri pun dengan wajah santai nya tiba-tiba ia terkejut melihat sosok abang nya yang tiba-tiba di hadapan nya.
"Hantunya abang Liuzzi!!" teriak Yuri yang langsung menjatuhkan buku-bukunya, sontak membuat Aditya pun terkejut dengan teriakan Yuri.
"Gua bukan hantu! gua manusia!" teriak balik lagi kepada Yuri, Yuri pun menundukkan kepala yang langsung mengambil beberapa buku ditangan nya, dengan cepat Liuzzi pun berlari kearah karena pintu keluar.
Seketika Liuzzi menghentikan langkah nya melihat Yuri dan juga abang nya Aditya menolong mengambil kan beberapa buku yang terjatuh.
"E-cieee... ajay pemandangan mengejutkan tuyyy" ucap Liuzzi yang membuat Yuri pun menundukkan kepala nya karena malu, dengan ucapan Liuzzi, abang Aditya pun langsung pergi begitu saja ke kamar nya.
"Liuzzi ayo cepet ah! keburu terlambat" ucap Yuri yang langsung berjalan duluan, Liuzzi pun berlari mengikuti nya dari belakang dan mulia berteriak-teriak.
"Cie... malu ya!? kalo kamu jadi sama abang ku sih aku restuin deh" ucap Liuzzi sembari membawa banyak buku yang masih berlari mengejar Yuri yang tengah berlari.
"Berisik Liuzzi!"
Sesampainya di kampus banyak para mahasiswa yang tengah berdatangan, membawa kendaraan nya masing-masing, Liuzzi dan Yuri pun melihat kedamaian disana, mereka tidak peduli smaa sekali dengan keramaian itu, mereka hanya masuk begitu saja dan mulai bercerita.
"Liuzzi hai" ucap seorang laki-laki di belakang, yang langsung menarik tangan Liuzzi dan memberikan nya sebuah surat, entah itu surat dari siapa.
"Weh! ini surat dari siapa woi!" teriak Liuzzi tetapi sayang nya laki-laki itu sudah terlanjur pergi jauh berlari, ia tidak mendengar teriakan Liuzzi. Liuzzi pun dengan penasaran membuka surat itu, bersama Yuri melihat itu dan penasaran dengan surat itu.
Isi Surat
Dari Unknown...
Hai... Liuzzi, apa kabar?
Kenapa kamu gak balas pesan ki sih!? padahal aku emang ada niat buat serius ini kamu loh?
Apa karena kamu gak suka sama aku? masa kamu gak kenal sama aku? tolong bales surat ini...
Aku cinta kamu Liuzzi
Seketika surat itu pun dilempar nya dan menginjak nya dengan cepat lalu membuangnya kedalam tong sampah, Yuri melihat tingkah Liuzzi pun terheran-heran dengan tingkah nya.
"Lah... lu napa buang tuh surat oncom!" teriak Yuri yang membuat hari Liuzzi pun berdegup dengan kencang, karena ia selalu diteror seperti ini. Yuri melihat wajah cemas Liuzzi pun menyuruh nya untuk duduk sebentar.
"Liuzzi lu punya masalah? cerita ini aja ke gua?" tanya Yuri dengan wajah cemasnya, Liuzzi pun menarik nafas nya berkali-kali untuk bisa tetap tenang dan tidak memikirkan hal yang lainnya.
"Sebenarnya gua tadi malam dapat pesan dari orang misterius, dan isi pesan nya itu adalah... AKU CINTA KAMU LIUZZI!" teriak Liuzzi dengan rasa leganya karena telah berbagai cerita dengan teman nya, Yuri pun seketika terkejut mendengar perkataan Liuzzi barusan.
"Apa!"
"Makanya itu gua takut woi dia neror gua kaya gitu terus dan kertas tadi adalah pesan yang kedua yang gua terima dari orang itu!" ucap Liuzzi dengan tergesa-gesa saking panik nya, tiba-tiba ia melihat kedua abang nya yang tengah ada di kantin bersama dengan pacar mereka masing-masing, Liuzzi pun terfikir dengan tujuan nya selama ini.
Oh... iya gua sampe lupa misahin abang gua dari si cewek genit itu yak!? mending gua gak boleh cemas sama orang yang neror gua! mungkin dia ngefans sma gua eakkk
"Liuzzi lu napa dah!? tadi panik sekarang engga?" tanya Yuri sembari menatap wajah Liuzzi yang melihat ke arah kantin itu.
Liuzzi pun segera berdiri dan mulai berpamitan dengan Yuri, agar ia bisa masuk kelas terlebih dahulu dari pada dirinya.
"Lu duluan aja ya gua, ada urusan bentar bey" ucap Liuzzi yang langsung berlari menuju kantin kampus, Yuri pun diam dengan wajah kesal nya ia pun lantas pergi ke kelasnya.
Woww jadi ini yang dinamakan sift kuliah malam ya? mereka pura-pura kuliah sift malam rupanya!! b*ng*at!!!
"Woi abang g*bl*k!!" teriak Liuzzi di depan kantin dengan wajah marah nya ia pun berjalan cepat menuju meja kedua abang nya itu tengah makan.
Mampusss ada emam-emak marah-marah lagi datang ke sini!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 83 Episodes
Comments
꧁𝙉Ⓐノ𝙎ム꧂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
terus berusaha
2022-07-30
1
Jun!!!
Entar cuma perasaan 😂
2022-07-29
1
Dea Anggie
aku mampir kak, semangat nulisnya ya.. jejak dulu nanti aku baca kalau senggang.. sdh boom like jg.. 😊
2022-07-27
3