Zalfa membuka tasnya, mengintip sisa uang yang dia bawa. Hanya tinggal selembar lima puluh ribuan. Uang segitu mau untuk belanja apa? Mana cukup untuk membeli perlengkapan isi kulkas.
“Kalau begitu aku belanja lagi ke dalam pasar. Biar aku sendiri aja yang belanja, kamu tunggu di warung ketoprak sana!” Zalfa menunjuk sebuah warung kecil.
Arkhan menatap warung yang ditunjuk, warung makanan berderet panjang di sana. “Aku tunggu di parkiran saja.”
“Ya udah, aku…”
Belum sempat Zalfa menyelesaikan ucapannya, serombongan gadis tiba-tiba datang dengan hebohnya mengelilingi Arkhan.
“Arkhan ini yang ngajinya bagus banget, kan ya?”
“Iiih… ganteng banget.”
“Minta tanda tangannya dong.”
“Foto bareng aja.”
Jika di area pasar sayur tadi Arkhan dikelilingi emak-emak, sekarang di area tempat penjualan pakaian, para gadis yang bermunculan dan mengelilingi Arkhan. Zalfa ampai tersingkir oleh para gadis itu.
Arkhan mengangkat alis menatap Zalfa yang tersisih.
Jika tadi Zalfa merasa iba melihat Arkhan dikelilingi emak-emak, sekarang dia cemburu melihat Arkhan dikelilingi para gadis cantik.
Sampai akhirnya Arkhan meninggalkan para gadis itu setelah sesi foto bareng dia anggap usai.
“Ayo, pulang!” kata Arkhan di dekat telinga Zalfa saat dia melewati wanita itu.
Terpaksa, Zalfa mengikuti Arkhan meninggalkan pasar tanpa sepatah pun kata untuk protes.
“Di sini tidak bagus untuk kesehatanku, jangan lagi mengajakku ke pasar,” kata Arkhan saat sudah naik ke atas motor. Dibalik penderitaannya teraniaya di pasar, namun dia juga mengambil keuntungan dari kejadian itu, tentunya dia menndapat alasan untuk tidak lagi bersedia jika diajakin ke pasar oleh Zalfa.
Zalfa membonceng dengan satu lengan melingkar di perut Arkhan. Dia tidak tahu harus senang atau sedih, suaminya terbebas dari keroyokan missal, namun dia juga sudah menghabiskan banyak uang tanpa mendapatkan barang yang dibeli.
Zalfa meminta supaya Arkhan berhenti di kedai kopi. Uang lima puluh ribu yang tersisa dimanfaatkan…
SALAH NIKAH
255.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 309 Episodes
Comments
Imas Ratnasari
Itulah hidup seperti roda kadang di atas kadang di bawah. Seperti kehidupan Arkhan dulu diatas bergelimang harta sekarang berada di bawah dgn kesederhanaan. Tapi mereka tetap bersyukur dan tidak. mengeluh. Sungguh keluarga yg baik dan bijak., 🥰🥰
2024-01-11
0
perjuangan ✅
seharusnya belanjaan nya di ambil,,allaa Thor GK jelas masa belanjaannya di tngl begitu sj sekalipun SDH terhimpit siapa tahu masih bisa di ambil nya .
2022-11-24
0
Erik Andriansyah Ibrahim
bucin xa ci arkhan kya misua kdang aku iri lihat orng bisa romantis di dpn umum tpi suamiku irit bicara n cuek tpi klw di kmr berdua bikin aku lupa sglax🤭🤭🤭🤭
2022-06-21
0