“Ada lagi yang ingin kau bicarakan?” tanya Arkhan datar, tanpa ekspresi.
“Satu hal saja,” jawab Faisal dengan tatapan nanar. Emosinya seperti ditelan.
“Katakan! Aku tidak memiliki banyak waktu untuk ini.”
“Kamu menikah dengan Zalfa hanya untuk alasan menutupi kesalahan bukan? Sekarang lepaskanlah Zalfa. Aku sudah ada untuknya.” Faisal berbicara dengan suara serak.
“Kenapa tidak kau katakan saja hal itu kepada Zalfa?”
“Dia memegang teguh keyakinannya, dan akan sulit baginya melanggar hukum yang sudah dia ketahui. Satu-satunya jalan adalah kau yang menceraikannya,” tegas Faisal.
“Tidak akan.” Arkhan jauh lebih tegas.
Mendengar ketegasan Arkhan, emosi Faisal semain tersulut. Kedua tangannya meraih kerah kemeja Arkhan dan mencengkeramnya erat-erat. Seirng dengan dorongan Faisal, tubuh Arkhan pun mundur menghentak badan mobil. Arkhan sengaja tida melawan. Dia biarkan saja Faisal meluapkan kemarahannya. Mungkin dengan menumpahkan emosi terhadapnya, Faisal akan merasa lebih memahami situasi.
“Apa yang kau inginkan dari Zalfa, huh?” gertak Faisal.
“Pertanyaan itu seharusnya ditujukan untukmu.”
“Kau hanya akan membuat Zalfa menderita, kau tidak bisa membahagiakannya,” seru Faisal. “Kebahagiaan Zalfa adalah aku. Dimana letak kemanusiaanmu? Apa untungnya kau pertahankan dia, huh?”
“Tanyakan saja pada Zalfa, dia bahagia atau tidak.” Arkhan masih terlihat tenang.
Manik mata Faisal bergerak-gerak seakan mulai bimbang. “Zalfa hanya mencintaiku, dan kau mengikatnya dengan pernikahan palsu.”
“Pernikahan palsu adalah pernikahan yang dijalani tanpa adalnya interaksi suami istri, tapi kami tidak. Semua ibadah dalam hubungan suami istri selalu kami laukan. Apakah ini yang kau anggap pernikahan palsu? Pikirkan itu!”
“Apa maksudmu?” Faisal semakin bimbang.
“Jika Zalfa tidak merasa bahagia, dia tidak akan bersedia menjalani rumah tangga yang sesungguhnya. Tapi kenyataannya dia tetap melakukan kewajibannya sebagai istri, kamu paham maksudku bukan?” Arkhan menatap mat…
SALAH NIKAH
124.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 309 Episodes
Comments
Nur Syamsi
masa iya, ya jgain kamula ....
2025-04-17
0
Defrin
maca cih
2023-10-18
0
kebetulan lewat atau apa hayo.. ah babang arkhan bisa aja ngelesnya 😂
2022-08-21
0