“Soleh, jangan bercanda.” Zalfa berusaha membuat suasana kaku menjadi santai.
“Aku serius. Udah lama aku ingin ngomong ini ke kamu. Dan aku nyari waktu yang tepat. Tapi rasanya aku nggak punya ruang lagi untuk menahan perasaan ini ke kamu. Tepat nggak tepat, aku ngerasa harus bilang ke kamu. Aku nggak mau nyesel nantinya kalo nggak sempet jujur.”
“Kamu nggak mau nanya apa aku udah punya pengganti Faisal atau belum? Apa aku masih sendiri atau udah punya suami? Kita bertetangga, tapi mungkin kita jarang berkomunikasi mengingat kamu selalu sibuk bekerja. Sampai-sampai kamu mungkin nggak tahu statusku sekarang.”
“Masa bodo.” Soleh tersenyum tipis. “Aku nggak mau tau kamu cinta sama siapa. Aku juga nggak mau tau siapa cowok yang sekarang sama kamu. Tapi yang jelas, aku cinta sama kamu. Perkara kamu mau nerima aku atau enggak, itu urusan belakang. Aku yakin, ungkapan ini akan berarti buatmu.”
Zalfa masih diam tergugu.
Soleh menaikan sebelas alis dan memasukkan ujung kedua tangannya ke saku celananya. Tampak sangat santai. Kedua sudut bibirnya tertarik membentuk senyum manis.
“Aku nggak berharap banyak dari perempuan seindah kamu.” Soleh menatap manja wajah cantik di depannya. “Aku cuma berharap satu aja, bisa jadi pendamping hidupmu.”
“Soleh, aku udah punya suami. Namanya Arkhan. Pernikahanku hanya disaksikan oleh beberapa orang saja. Dan kami nggak sempat memberitahukanmu karena kamu sedang ke luar kota.”
Soleh terpaku seperti orang kesambet. “Nggak seorang pun yang tau kejadian yang akan datang. Kalau Tuhan udah tentukan aku dan kamu berjodoh, maka kamu akan tetap jadi milikku meskipun sekarang yang mendampingimu adalah Arkhan, atau siapa pun itu.”
Segitu besar keyakinan Soleh dengan harapannya.
“Oya, nanti tolong sampaikan ke Mas Ismail suruh ke rumah. Biasalah, nyariin siaran TV,” ujar Soleh.
Zalfa mengangguk. “Hari gini masih pakai parabola.”
Soleh tersenyum kemudian balik badan untuk segera pergi. Lelaki itu menoleh dan melempar senyum s…
SALAH NIKAH
104.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 309 Episodes
Comments
yuli
jangan bikin pusing kami lah otor 😁😁
2022-10-04
0
Sulaiman Efendy
wahhh parah ni si soleh, nama soleh, tapi klakuan salah. kuncinya di zalfa, klo nggk tegas, baik ke soleh ataupun faisal dgn tdk memberikan kpd 2 laki2 tersebut maka amanah rmh tangganya brsama arkhan
2022-07-13
0
Denik Widayati
jdi penasaran
2022-07-02
0