Sebelum next pada kelanjutan cerita, aku mau bilang bahwa karakter di novel ini udah sesuai dengan sudut pandangku, aku nggak peduli dengan hetters yang sibuk mencaci.
Jujur aja aku suka banget kalau novelku mendapat kritik, tapi aku paling nggak suka dihujat. Bedakan ya kritikan dengan hujatan.
Kritik itu berisi saran dan masukan yang bersifat membangun meski terkadang isinya pedas, tapi hujatan itu hanya bersifat mencela doang dan nggak memiliki nilai pesan baiknya sama sekali.
Di part sebelumnya, begitu banyak yang protes dan mencaci Zalfa yang katanya muslimah alim tapi udah nikah kok masih memikirkan pria lain.
Ingat, Zalfa itu manusia biasa, meski Zalfa alim bukan berarti dia nggak bisa berbuat salah dan dosa. Iman manusia itu bisa naik turun. Inilah ujian untuk Zalfa, wanita alim yang hati dan pikirannya sedang digoda dan terhasut oleh bisikan-bisikan. Zalfa bukanlah sekelas ustadzah.
Dan ada lagi yang protes masak wanita berhijab dan sesalihah Zalfa bisa diperk*sa, bukankah yang diperk*sa itu wanita yang auratnya terbuka atau bla bla bla? Jangankan diperk*sa, wanita salihah bisa saja diperlakukan lebih buruk dari itu oleh manusia hina. Wanita salihah bisa saja mendapat ujian yang lebih dari itu. Itulah ujian berat untuk manusia pilihan yang kadar imannya sudah Allah ketahui dan dianggap mampu menjalani ujian tersebut.
Bahkan Nabi pun pernah diludahi, dihina dan banyak lagi perilaku keji yang menimpanya padahal beliau manusia pilihan yang sangat mulia akhlaknya. Inilah yang namanya ujian, sanggupkah dia menjalaninya?
Semakin kuat iman seseorang, semakin berat pula ujiannya.
Lalu bagaimana dengan sosok ustadz yang alim, hafal Al Qur’an, bahkan jauh lebih paham dengan ilmu agama, tapi dia masih bisa selingkuh itu gimana? di sinilah aku membuat karakter seorang Zalfa yang mengerti batasan hukum agamanya tapi melanggarnya. Banyak manusia yang begitu kok. Orang mengerti bahwa mencuri itu dosa, tapi masih juga dia lakukan. Orang tahu bahwa korupsi…
SALAH NIKAH
106.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 309 Episodes
Comments
ayu rachman
aku beberapa kali membaca kisah Dear Allah sampai sudah hapal , mmg gak ada manusia yg sempirana walaupun serorang yang taat agama pun, harusnya klo sdh memilih untuk membaca ya selesaikan dulu kisahnya baru bisa berkomentar , menulis itu bukan suatu yang mudah apa lagi mencari inspirasi jadi ya harusnya di pahami dl ,klo sudah ya beri like untuk diapresiasi
2023-03-01
2
yuli
lanjuuuttttty,,,yg g suka sekip aja
2022-10-04
0
Ratna Dewi
semangat thor
2022-08-08
0