Mereka kini sedang berusaha mencoba mendobrak pintu ruang tari yang terkunci itu,untuk menyelamatkan sofia yang ada didalam.
Tiba tiba terdengar suara lantunan musik gamelan dari dalam ruangan tari hal itu membuat para anggota laki laki dikelompok anya ketakutan dan mulai mundur kebelakang menjauhi pintu ruang tari.
"TUNGGU APA LAGI AYO DOBRAK!!!!"bentak saras kepada para anggota laki laki yang malah semakin menjauh dari pintu.
"KALIAN COWO BUKAN SIH PENGECUT BANGET!!!!"bentak gladis dengan kesal karena sikap keenam laki laki itu.
Sadar akan sikap mereka yang pengecut dan keterlaluan akhirnya mereka pun berjalan menuju pintu lagi untuk berusaha mendobrak pintu tersebut.
"MENUNDUK!!!!!"teriak anya pada semua orang yang ada disana,mereka pun tanpa sadar langsung mengikuti ucapan anya dan menunduk.
Brak!
Prang!
Sebuah meja kayu yang sebelumnya digunakan sofia sebagai pijakan untuk mengambil lencana diatas tiang tadi kini tiba tiba saja terlempar keluar merusak pintu dan menabrak jendela dibelakang mereka membuat pintu dan kaca jendela hancur.
Keadaan mulai tidak kondusif,pecahan pecahan kaca bertebaran dimana mana pintu yang rusak dan alunan gamelan yang masih belum berhenti membuat mereka semua kecuali anya menjadi ketakutan.
"Kalian tunggu disini aku bakal masuk buat cek keadaan sofia sekaligus keadaan ruangan didalam lalu rama,keenan,saras,dan lastri kalian pergi ketempat osis soalnya kita butuh bantuan buat yang sisanya kalian tunggu disini buat jaga jaga kalau rama,keenan,saras,dan Lastri gak kunjung balik sama para osis"ucap anya memberikan arahan,sebagai ketua ia harus bisa bertanggung jawab akan keamanan dan keselamatan Anggota Anggota yang ada di kelompoknya.
"kalau terjadi sesuatu dijalan jangan lupa baca doa"ucap anya yang merasakan firasat buruk kembali mendera,yang lain pun mengangguk.
setelah itu yang diperintahkan segera bergegas pergi menuju tempat para osis sedangkan sisanya tetap disana untuk berjaga jaga.
"Kalian jaga jarak 1 meter dari sini cepat!!!yang cowo jaga yang cewe!!!!kalau ada apa apa didalam kalian jangan coba coba buat masuk kalian harus lari dari sini jangan lupa baca doa,tutup mata kalian kalau takut"ucap anya menjelaskan,lalu setelah itu ia segera berlari masuk kedalam meninggalkan anggota lainnya.
...******...
...Saras,keenan,rama,dan Lastri sekarang kebingungan karena arah kelapangan tiba tiba berubah seharusnya jalannya memang benar lurus lalu belok kanan tapi saat ini mereka malah tiba tiba nyasar berada dibelakang sekolah....
"Gimana ini"ucap saras khawatir apalagi ketika ia mengingat pantangan yang diucapkan oleh kakel sekaligus anggota osis yang bernama alvero.
"Berdoa semuanya jangan sampai ikut tersesat oleh tipuan mereka"teriak Lastri yang mengingat pesan anya,mendengar hal itu semuanya mulai membaca doa.
Angin pun mulai berhembus kencang mereka tak gentar dan terus berdoa, perlahan lahan angin mulai mereda mereka pun sudah berada dilapangan dan bukan dibelakang sekolah.
"Cepat kita pergi keruang osis"ucap rama langsung berlari diikuti yang lainnya.
Setelah berlari lumayan lama mereka pun sudah berada didepan ruang osis,keenan segera mengetuk pintu ruangan tak lama nirmala pun keluar menyambut mereka.
"Ada apa,ehh iya ayo masuk dulu kedalam"ucap nirmala, akhirnya mereka pun masuk.
Terlihat didalam ada anggota osis yang tengah berkumpul dan sesekali bercanda.
"Duduk dulu ya kakak mau ambil minum dulu"ucap nirmala lalu berjalan menuju dapur.
"Hahh gila setannya gak ada akhlak"ucap saras terengah engah karena kesusahan bernapas kerena tadi ditarik tiba tiba menuju ruang osis.
Mendengar ucapan saras para anggota osis yang ada diruang pun segera mengalihkan atensinya kearah saras.
"Nih minum dulu abis itu kalian ceritakan"ucap nirmala yang datang dengan nampan berisi 4 gelas air putih untuk keenan,rama,saras,dan Lastri.
Mereka pun segera meminumnya perlahan agar tidak tersedak lalu matek :v
"Kak tolongin kelompok kami yang lain mereka ada diruang tari dan kami diganggu setan! awalnya kami biasa aja pas masih jalan tapi pas lewatin ruang tari tiba tiba aja udah berasa gak enak nah kan terus kami mau lari supaya cepat menjauh dari ruangan tari rama lihat lencana disana lalu sofia masuk buat ngambil tapi pintunya langsung tertutup dengan kencang"saras menghentikan ucapannya sebentar untuk mengambil nafas "lalu ada suara gamelan terus gak lama ada meja kayu yang terlempar keluar dan menabrak jendela akhirnya kaca jendela pecah pintu kayu juga rusak gak lama keenan bilang kalau dipeta,ruang tari itu gak ada lencananya abistu karena khawatir ketua kami anya langsung suruh kami kesini buat minta bantuan dan kami gak tau lagi harus gimana kami minta tolong soalnya kelompok kami sisanya ada disana"ucap saras menjelaskan dengan sedikit acak acakan karena terburu buru🗿✌️.
sontak penjelasan saras membuat anggota osis terdiam.
~ ruang tari ~
Setelah kepergian keenan dkk dan anya memisahkan diri dari anggota kelompok yang tersisa,ia perlahan berjalan memasuki ruang tari.
Anggota yang lain hanya mengikuti arahan anya untuk menunggu diluar dan menjaga jarak aman 1 meter,mereka hanya bisa memandangi siluet tubuh anya yang perlahan menghilang.
~anya pov~
Aku bingung dengan apa yang terjadi suasana ini tiba tiba saja berubah mencekam.
Aku harap aku tidak terlambat menolong sofia, perlahan aku mulai melangkah masuk dengan perasaan was was dan khawatir akan apa yang menunggu aku didalam.
~anya pov end~
Didalam ruang tari
Anya memasuki ruangan tersebut secara perlahan hal pertama yang ia lihat adalah ruang tari yang gelap, dengan beberapa alat musik tradisional yang menghiasi bagian dalamnya lebih tepatnya dipojok ruangan.
'Dimana sofia' batin anya kebingungan sambil terus melihat kesekitar,ia pun masih tidak menurunkan tingkat kewaspadaannya.
Tang!
Suara gamelan yang dipukul dengan kencang kini memenuhi indra pendengaran anya,ia pun melihat lagi keadaan sekitar dan mendapati sebuah gamelan yang kini seperti sedang dimainkan oleh seseorang tapi ia tak dapat melihat siapa yang memainkannya.
Suara musik gamelan pun mengalun dengan indah membuat siapapun yang mendengarnya merasa terbuai akan alunan indah nan merdunya,tapi hal itu tak berpengaruh pada anya ia malah semakin meningkatkan kewaspadaan nya.
Tak lama siluet tubuh seorang gadis yang tengah menari ditengah tengah ruangan terlihat oleh anya, perlahan lahan ia berjalan mendekati siluet tersebut.
Ia pun terkejut ketika siluet gadis yang ia lihat ternyata adalah sofia,ia melihat sofia tengah mengenakan sebuah selendang merah dan menari dengan lugas.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments
나의 햇살
Saras ngerap atau apa??
2022-08-25
0