Tiba tiba...
Anya melihat sesuatu yang aneh disamping rumah nenek kakeknya tersebut yang hanya sebuah kebun dengan pohon pohon dan juga semak semak yang mungkin belum sempat dibersihkan.
Yang anya lihat adalah sepasang bola cahaya merah kecil dapat dilihat itu adalah sebuah bola mata yang tengah menatap kearah rumah nenek kakeknya ini dengan tajam.
(Btw dah malam ya)
Dengan perasaan was was anya perlahan lahan mencoba medekat meskipun tak sampai masuk kedalam kebun itu namun hanya sekedar melihat didekat rumah saja.
Puk!
Sebuah tepukan tangan mengejutkan anya yang saat itu sedang fokus melihat mata merah itu.
"Hahh kukira siapa ternyata kakek"ucap anya mengela napas sambil mengusap dadanya mencoba menenangkan jantungnya yang sedang berdegup kencang akibat kaget
"Jangan terus melihatnya, dia akan datang kepada kita"peringat kakek rahmat.
"O..ohh baik kek"ucap anya.
"Ayo masuk ini sudah malam udara malam tidak bagus"ajak kakek rahmat pada anya.
"Baik kek"ucap anya lalu bergegas masuk kedalam bersama kakek rahmat.
"Tapi kek kenapa dia melihat terus menerus kerumah ini"tanya anya saat berjalan menuju sofa.
"Biarkan saja mereka hanya mencoba menyambut orang baru"ucap nek sita yang baru saja datang dari arah dapur.
"Tapi tatapannya".
"Gak apa apa itu cuman mereka merasa agak sedikit terganggu aja dengan keberadaan orang orang baru yang tidak mereka kenal"ucap kakek rahmat mencoba menenangkan anya yang terlihat sedikit khawatir.
"Tidur gih sudah malam ini"ucap nek sita.
"Yasudah anya pamit buat tidur ya selamat malam"ucap anya yang dibalas senyuman oleh nenek dan kakeknya itu,anya pun bergegas memasuki kamarnya untuk mengistirahatkan tubuhnya yang lelah.
...☘️☘️☘️☘️...
Tak terasa malam telah berlalu dengan cepat rembulan pun sudah berganti menjadi mentari yang indah.
**Tok
Tok
Tok**
Terdengar suara ketukan dari arah pintu kamar anya,dengan cepat anya pun bergegas untuk membuka pintu kamarnya.
"Siapa?"tanya anya dengan mata terpejam,sambil mengumpulkan nyawanya yang tertinggal di alam mimpi.
"Anya kamu cepat siap siap ya kita akan pergi kesekolah baru kamu buat pendaftaran"tutur adnan sambil mengusap kepala anya dengan lembut.
"hmm"dehem anya singkat lalu bergegas masuk kembali kekamar untuk bersiap.
Tak butuh waktu lama anya pun sudah selesai bersiap,ia hanya menggunakan sebuah celana jeans dengan baju kaos berwarna putih dengan campuran warna biru juga kuning dan rambut yang ia ikat berbentuk ekor kuda.
"Ayo sarapan dulu"ucap raisya ketika melihat anya yang berjalan kearahnya.
tanya menjawab ucapan raisya,anya langsung mendudukkan dirinya dikursi meja makan, mengambil piring serta lauk pauk dipiringnya lalu memulai acara makan nya tanpa memperdulikan raisya yang terdiam.
Beberapa saat kemudian terlihat lah dion yang juga keluar dari kamarnya lalu duduk dikursi meja makan disamping anya,lalu ia mulai memakan makanannya.
"Nanti kalau sudah kamu langsung menyusul kemobil ya kita langsung berangkat"ucap adnan yang bangkit dari kursi ruang makan.
Tak butuh waktu lama anya pun sudah selesai sarapan,ia pun bergegas ke mobil tak lupa ia mengambil ijasah miliknya yang berada dikamar nya terlebih dahulu untuk pendaftaran.
setelah itu adnan pun menjalankan mobilnya menjauhi pekarangan rumah nek sita menuju arah sekolah baru anya.
...*****...
Saat ini zefanya tengah berada didepan sebuah bangunan yang lumayan besar dengan sebuah papan nama bertuliskan ”SMA NEGERI LEMBANYU 01” yups disanalah ia akan mendaftarkan diri untuk menjadi salah satu murid disana.
"Ayo masuk"ajak adnan pada Anya yang masih melamun memperhatikan kondisi sekitar sekolah.
tampak ada beberapa sosok tak kasat mata yang berkeliaran disekitar.
Anya yang mendengar ucapan adnan pun hanya mengangguk lalu masuk mengikuti adnan menuju ruang kepala sekolah.
**Tok
Tok
Tok**
Adnan mengetuk pelan pintu ruangan kepala sekolah tersebut tak lama terdengar suara dari dalam yang nenyuruh untuk mereka masuk.
Setelah mereka masuk mereka pun melihat seorang pria yang tengah duduk disebuah kursi yang tak lain adalah kepala sekolah mungkin usianya terbilang muda untuk usia usia kepala sekolah, usianya kalau zefanya lihat dia masih berumur sekitar 20 tahun keatas.
"Dengan bapak adnan ya"tanya pria tersebut sopan lalu dibalas anggukan kepala oleh adnan,mereka pun bersalaman lalu tak lama duduk dikursi yang telah disediakan.
"Untuk surat surat sudah saya lihat hanya butuh beberapa persetujuan"ucap pria itu yang anya ketahui bernama Bayu Setya Permana,yang biasa dipanggil bayu sembari menyerahkan sebuah surat ketangan adnan.
"Ohh saya lihat ini hal yang biasa jadi saya rasa tidak apa apa bukan begitu anya?"ucap adnan dibalas anggukan singkat oleh anya.
"Kalau begitu selamat datang di sma negeri lembanyu zefanya nanti hari senin kamu jangan lupa datang kesekolah sekalian untuk penyambutan murid murid tahun ajaran baru makanya kamu harus datang"ucap pak bayu.
anya hanya menatap layar ponselnya tanpa berniat membalas ucapan bayu.
"Maaf pak dia memang begitu"ucap adnan merasa tidak enak pada bayu.
"Ohh gak apa apa"ucap bayu sembari tersenyum.
"Kalau begitu kami permisi"ucap adnan dan dibalas anggukan oleh bayu.
Akhirnya mereka pun pergi dari sekolah dan kembali menuju rumah,tak lupa mereka juga pergi kemini market terdekat untuk membeli beberapa bahan bahan dapur yang akan digunakan untuk masak nanti.
Setelah dari mini market mereka pun segera bergegas untuk pulang kerumah.
***hai gimana kabarnya,baik kan readersnya author hehehe,sehat terus ya kalau sakit jangan lupa minum obat dan banyakin Istirahat jangan keseringan begadang***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments
Aminya Syauqi
jina nya mn thor. ngk sekalian daftr tu di sma yg sm sm anya nya
2022-12-23
0