Didalam mobil zefanya hanya sendirian sambil mendengarkan musik yang baru saja ia nyalakan dihandphone milikinya,sambil menatap kearah jendela menikmati suasana gerimis kecil yang menenangkan.
Karena haus zefanya pun mengambil botol air mineral yang ada didalam tasnya,saat ia tengah meminum air mineralnya itu tiba tiba tercium bau tak sedap anyir darah ia pun perlahan lahan sengaja melihat kearah kaca spion dan nampak sebuah sosok mengerikan berpakaian kebaya pengantin Jawa berlumuran darah ada ditempat duduk bagian belakang mobil sambil menatap sendu zefanya.
Akibat terkejut zefanya pun tersedak air yang ia minum namun tak butuh wkatu lama ia segera mencoba melihat kearah kursi belakang mobil jina namun nihil tak ada siapapun tapi bau anyir darah semakin tercium sangat pekat di Indra penciumannya dan terasa mengganggunya.
"Siapa?"tanya zefanya pelan
"Selamatkan keluargamu hihihihi"terdengar sebuah suara gumaman kecil diselingi tawa cekikikan yang terdengar memekakkan telinga seperti terbawa oleh angin dan didengar oleh Indra pendengaran zefanya meskipun terdengar sangat samar samar namun masih dapat didengar oleh zefanya,bersamaan dengan hal itu bau anyir darah yang tadi sempat tercium pun menghilang seolah terbawa suara aneh yang tak berwujud itu.
Zefanya hanya mengernyitkan dahinya saat mendengar suara samar samar itu segera ia pun mengalihkan pandangannya kearah restoran tempat mobil mereka sekeluarga parkir.
Cepat cepat zefanya menelfon ayahnya Adnan karena ponsel ibunya Raisya,Dion,dan jina tak bisa dihubungi.
"Halo"terdengar suara Adnan dari seberang telepon.
"bisa cepat kembali,keluar dari sana secepatnya?"tanya zefanya dengan nada khawatir.
Mendengar suara putrinya yang terdengar cemas dan khawatir pun membuat Adnan tak kalah khawatir juga.
"Ini lagi buat meja reservasi dulu karena kita berangkatnya hari Minggu gini jadinya ramai dan harus buat reservasi tempat dulu"ucap Adnan menjawab pertanyaan zefanya
"Ada apa?kamu baik baik aja kan? "tutur Adnan merasa cemas juga.
"lebih baik cepat keluar dari resto itu! cepat!"ucap zefanya dengan nada panik.
"E..ehh iya iya kamu tunggu disana ya papa sama yang lainnya akan segera nyusul"ucap Adnan lalu segera mengakhiri telpon mereka secara sepihak.
Ditempat zefanya
Setelah mendengar bahwa ayahnya dan yang lainnya akan segera tiba zefanya pun merasa sedikit lega namun hal itu tak berangsur lama karena tiba tiba sebuah makhluk hitam tinggi dan besar datang mengarah kemobil jina lalu menembus masuk kedalam mobil dan mencoba melukai zefanya beruntung makhluk itu tak bisa melukai zefanya dan hanya terpental keluar ketika mendekati zefanya.
makhluk itu terlihat seperti kesakitan lalu tak lama menghilang dari sana,zefanya pun merasa lega ia bersyukur setidaknya Tuhan masih melindunginya dari marabahaya.
Terlihat dari jauh Adnan,Raisya,Dion,dan Jina tengah berlari kearah mobilnya jina yang berisi zefanya didalamnya.
Zefanya pun segera keluar dari mobil dan berjalan pelan kearah mereka dan mereka pun segera menyambut zefanya dengan pelukan hangat.
"Jadi ada apa Anya"tanya jina.
"Tempat ini gak selamat kita pergi dari sini cari tempat yang lain aja"ucap zefanya dengan tatapan menajam mengarah pada resto tersebut yang tampak sekelebat bayangan putih berdiri disamping pintu.
"Papa udah buat reservasi tempatnya tau"ucap Dion dengan nada kesalnya.
"Udah biarin aja kalaupun udah jadi reservasi nya batalkan aja dan gak usah ambil uangnya kembali kita langsung pergi"ucap zefanya kepada Dion dengan tatapan tajam membuat dion tak dapat berkutik.
Akhirnya mereka mengangguk dan mengikuti saran zefanya untuk pergi dari tempat itu sekaligus membatalkan reservasinya.
"anya kenapa sih ditempat tadi"tanya jina bingung.
"Tempat itu...."tampak zefanya menggantungkan kalimatnya membuat jina semakin penasaran.
"Ada apaan cepat!!!"tanya jina ngegas sambil mengemudikan mobilnya dengan tatapan yang masih terarah kedepan agar fokus.
"Kita ceritakan saat sudah sampai saja kalau habis kayak tadi jangan diceritakan mereka akan merasa terpanggil bila kita langsung membicarakan tentang mereka"ucap zefanya memperingati jina, akhirnya mau tak mau jina hanya fokus mengemudi dan tidak memaksa zefanya untuk bercerita.
zefanya pun memandang kearah luar dari kaca mobil, terlihat hujan yang semula kecil mulai membesar dan menjatuhkan buliran air dijalanan dengan deras.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments
Yani Cuhayanih
Aku juga pernah di peringatin sama hantu wanita bergaun vintage dia masuk kekamar ketika aku mo siap2 tidur dia bilang kompor dan air panass astagfirullah aku lupa lagi masak air di dapur lupa dah lama gk di matiin dulu kompor nya alhasik panci nya dah gosong...
2023-07-30
0