Setelah para guru memperkenalkan diri mereka masing masing,mereka pun berjalan turun dari panggung tersebut dan setelahnya beberapa remaja lah yang naik keatas panggung mereka tak lain adalah anggota osis.
"Ehem ehem oke jadi WELCOME TO THE JUNGLE SCHOOL!!!! guys"teriak seorang laki laki dengan semangat.
"Hushh jangan mengada ngada"peringat seorang perempuan kepada laki laki yang berteriak tadi dan hanya dibalas cengengesan saja.
"Welcome to Sma Negeri Lembanyu 01"ucap seorang perempuan yang lain.
"Oke baik perkenalkan nama kakak sena Zealand kakak seorang wakil osis"ucap sena sambil melambaikan tangannya tak lupa dengan senyuman manis yang terpatri dibibirnya membuat beberapa siswa mimisan.
"Hai nama kakak devan gatramana selaku sekretaris 1"ucap devan dengan tangan menyugar rambutnya kearah belakang membuat beberapa siswi terpekik gemas.
"Kalau kakak namanya vania savier selaku sekretaris 2"ucap vania dengan wajah tersenyum hingga lesung pipinya terlihat.
"Nama kakak alvero Zealand kakaknya sena sekaligus bendahara"ucap alvero singkat dengan bibir tersenyum tipis.
"Nama kakak Nirmala zakira selaku seleksi keamanan sekolah"ucap nirmala memperkenalkan dirinya dengan tangan kanan yang dilambaikan.
"Alberto Gilardino ketos"ucap seorang pria dibagian kanan paling ujung dengan singat dan wajah datar.
"Kirana gilardino seleksi kebersihan sekolah,adiknya albert"ucap kirana singkat dengan wajah yang datar juga.
(Maaf kalau ada kesalahan dalam isi anggota osis nya)
"Mereka semua anggota osis baik kalau dilihat dari auranya"ucap anya singkat menjawab pertanyaan jina dan Lastri.
"Ohh"ucap jina
"Kalau para guru?"tanya Lastri dengan suara yang pelan
Mendengar pertanyaan itu anya segera mengalihkan atensinya kearah para guru tapi setelah dia baru beberapa menit melihat kearah para guru anya melihat ada sebuah bayangan hitam tinggi dan besar dengan mata merah menyala berdiri dibelakang para guru bersamaan dengan itu anya merasakan seperti ada sebuah benda berat yang menimpa kepalanya dan membuat ia merasakan sakit.
Anya mencoba untuk terus bertahan dari beratnya benda yang menimpa kepalanya,ia mulai memfokuskan pandangannya untuk melihat makhluk apa yang baru saja dia lihat tapi semakin ia memfokuskan pandangannya pada makhluk itu semakin terasa berat benda tersebut menimpanya dan semakin membuat kepalanya terasa sakit sekali.
"Ayo kalian berdiri kita akan mulai berkeliling sekolah supaya kalian bisa mengetahui tata letak ruangan ruangan disekolah"ucap sena dengan semangat.
Mendengar hal itu para siswa siswi pun berdiri dari duduknya begitu juga dengan anya dan mulai melangkah pelan mengikuti para osis.
Namun saat anya berdiri dan melangkahkan kakinya satu langkah ia merasakan kepalanya semakin sakit dan pusing ia hanya menggelengkan kepalanya pelan mencoba menetralisir rasa pusing dan sakit kepalanya,tapi hal itu tidak berhasil ia mulai melihat sekitarnya yang terlihat menggelap sebelum menutup matanya anya melihat reaksi khawatir yang ditunjukkan oleh jina dan Lastri serta para siswa dan siswi yang mengerubunginya lalu setelahnya anya benar benar menutup mata.
Alvero pun segera masuk kekerumunan disusul Anggota osis lainnya,alvero segera mengangkat tubuh anya yag terkulai lemas dengan wajah yang pucat,sambil menggendong anya dia pun berjalan menjauhi kerumunan menuju ruang UKS.
Setelah sampai para anggota kesehatan di uks mulai memberikan pertolongan pertama kepada anya.
Sedangkan para anggota osis segera kembali kerombongan para siswa dan siswi untuk melanjutkan acara yang sempat tertunda.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments