Yang mulia" Ucap ku perlahan berdiri dan membungkuk pelan, memberi hormat pada dua orang paling berkuasa di Kerajaan ini
"Nona yu, ah bagai mana kabar anda?, apa anda baik? " Suara lembut itu berasal dari permaisuri, yang hanya ku balas dengan senyuman ringan
"Terimakasih telah bertanya yang mulia, dan saya ini ingin menjawab, keadaan saya sangat baik, bagai mana dengan permaisuri sendiri"
"Tentu saja baik, yang mulia, lihat lah dia sangat cantik dengan riasan sederhana itu, ia bahkan terlihat sangat anggun"
" Yang mulia, saya di sini ingin menyuarakan keinginan saya, harap yang mulia dapat mendengar dengan baik"ucap yu ahli pelan, ia memulai dengan sedikit basa basi setelahnya, yah tentu saja langsung ke, yah lihat saja nanti apa yang akan terjadi
"Apa yang membuat mu gelisah nona yu, katakan saja"
"Yang mulia, saya ingin mengatakan jika saya ingin membatalkan pertunangan, saya dengan pangeran Wang" Ucapku dengan penuh tekat, toh untuk apa melanjutkan hubungan dengan pria tak setia dan yah berkedudukan rendah, lebih baik aku mencari pria yang lebih kaya, jika di duakan setidaknya aku masih bisa menikmati hartanya, menyenagkan.
"Ada apa nona Yu?, apa terjadi sesuatu? " Suara itu terdengar sedikit kaget, yah aku pun juga melihat expresi semua yang hadir, mereka terlihat syok
"Ah tentu saja tidak yang mulia, saya hanya sudah tak menginginkannya lagi" Ucapku, aku mengatakan ya dengan sengaja, agar dia sadar di mana ia sebenarnya, berani menolak ku dulu, ku pastikan kau menyesal
"Nona Yu, kau tak bisa memutuskan ini begitu saja, dekrit raja sudah turun, kau ingin mempermalukan keluarga kerajaan?" Ucap seorang wanita dari bawah sana, dia adalah Wang Lu Shi, ia adalah selir raja Xi dan ibu dari pangeran Wang, perlawanan yang baik
"Selir raja, aku belum menyelesaikan ucapan ku, kau sudah mendahului ku, apakah itu pantas untuk seorang selir" Ucap ku menaikan satu alis ku,
"Kau sangat tidak sopan nona yu, kau bahkan melupakan etiket kebangsawanan mu"
"Ah selir, kau bukankah kau tidak lupa ingatan?, aku memang tidak memiliki itu sejak kecil, semua orang pun tau jika ibu ku tak memiliki kesempatan untuk mendidik ku dengan baik, tak perlu memperingati ku, aku tau batasan ku selir" Ucapku, dan terkesan sangat lembut, namun wajah selir itu berubah merah menahan amarah, aku hanya terkekeh pelan, sesuai dengan harapan, memprovokasi orang yang mudah tersulut emosi memang sangat menyenangkan
"Bisa Anda jelaskan mengapa Anda membatalkan pertunangan ini nona?" Itu adalah suara bas milik sang raja, aku menarik nafas pelan, baik lah mari kita mulai, dan semua harus selesai hari ini juga, aku tak ingin menyesal nanti
"Aku memang membatalkan pertunangan ini, dan aku sudah memutuskannya, setelah merenungi beberapa waktu akhirnya aku sadar bahwa, pangeran Wang sangat tak pantas untuk ku, aku mengajukan saudara kedua ku pada pangeran, saya harap yang mulia dapat menerima keputusan saya"
"Mengapa kau memilih kakak ketiga mu nona yu?" Suara itu lolos dengan merdu dari mulut cantik sang permaisuri
"Mereka adalah pasangan yang sangat serasi yang mulia, setelah merenung beberapa bulan akhirnya aku sadar, aku tak mungkin menikahi pangeran yang hanya lahir dari seorang selir, aku adalah nona muda keluarga Yu, keturunan terhormat yang lahir dari seorang nyonya besar, ayah selalu mengatakan jika aku tak pantas mencintai seseorang yang hanya lahir dari rahim seorang selir, ayah berkata jika aku setidaknya harus menikahi pangeran mahkota, raja maupun kaisar, keluarga Yu kami sangat terhormat, jika aku melakukan hal yang dapat merusak kehormatan keluarga ku maka aku akan sangat malu menghadap pada leluhur ku kelak" Ucapku dengan ringan, ku lihat senyum samar tercetak di wajah sang permaisuri, sedangkan kedua orang yang menjadi tokoh pembicaraan ku terlihat memakai wajah gelap, aku suka tontonan seperti ini
'Sombong sekali'
'Benar, apakah ia hilang ingatan?, bahkan dulu ia mengemis meminta pada raja, karena kedudukannya raja tak bisa menolak'
'Kasihan sekali nona kedua dan pangeran ke empat, mereka di permalukan di tengah umum seperti ini'
'Gadis tak berperasaan, mempermalukan saudara sendiri di hadapan orang banyak seperti ini'
'Dasar tak tau diri'
Bisik bisik itu seketika memenuhi indra pendengaran ku, wow bagus sekali mereka menghina ku, uh sungguh keberanian yang besar, mungkin aku akan sesekali bermain dengan salah satu dari mereka
"Yang mulia, beri aku keadilan" Ucap seorang wanita yang kini sudah bersujud di hadapan sang raja, kening ku mengerut saat ia menatap ku dengan wajah sinis, dari tatapan itu aku dapat menyimpulkan jika wanita ini sangat angkuh dan sombong, suka menindas orang lain dengan kedudukannya yang tidak seberapa itu
"Katakan selir Wang" Ucap raja pelan,
"Nona muda Yu, dengan terang terangan menghina hamba, dan menghina Lie Er, hamba yang rendah ini menuntut keadilan, beri hukuman pada nona muda ini, bagai mana pun ini menyangkut nama baik anda yang mulia, saya adalah wanita anda, dan lie er adalah putra kita, bagai mana kau bisa diam saat seseorang menghina putra kita dengan sangat kejam" Suara itu disertai dengan isak kecil, aku terkekeh pelan, sembari mendekat, bagus ini hal yang sangat menyenangkan, menyadarkan para sampah akan tempatnya, itu lebih baik dari pada ia lupa diri
"Nona muda Yu, kau tak sepantasnya mengatakan tuduhan sekejam itu pada pangeran dan selir wang" Itu dari para mentri, bahkan raja hanya diam,
"Yang mulia, saya hanya mengatakan kebenarannya, aku memilih kakak kedua ku karena pangeran mencintainya, bahkan mereka telah melakukan pelanggaran itu, apa aku pantas mendapatkan penghinaan seperti ini?, tunangan ku berselingkuh dengan kakak ku sendiri apakah aku harus diam saja?, harga diri ku sebagai keturunan Yu yang terhormat tercoreng hanya karena kesalahan yang di lakukan dua orang tak tau malu ini" Ucapku memakai suara paling tertindas ku, aku sudah berjanji jika aku akan membalaskan kalian, maka nikmatilah jamuan pembuka ini, ini baru permulaan aku ku balas segala penghinaan yang telah mereka berikan pada tubuh yu ahli ini, kita lihat bagai mana permainannya
"Apa kau memiliki bukti nona, bukankah ini terlalu tabu untuk di bicarakan di perayaan seperti ini?, kau hanya terlalu khawatir pada setiap orang yang berada di sekeliling pangeran, kau sangat tak pantas berkata seperti itu" Seorang mentri berdiri di samping ku, aku tau dia adalah mentri Wang, mentri tingkat tiga yang merupakan ayah dari selir angkuh bermarga wang ini, wajar sih dia membela anak dan cucunya, tapi mana mungkin aku melepaskan kesempatan ini, aku sudah membuat keputusan maka aku akan melakukanya sampai tuntas
"Yang mulia bisa memeriksa tengkuk kakak ketiga, dan jika tak percaya yang mulia bisa langsung memeriksa kekacauan yang ada di paviliun pangeran, beberapa petunjuk dan bukti berada di sana" Ucapku dengan enteng, toh itu benar adanya, mereka melakukan 'itu' semalam, dan aku mengetahui itu, aku sama sekali tak sedih namun tubuh ini beraksi sangat berlebihan, bahkan terasa sangat sesak, aku berusaha keras menepis itu kini atensi semua orang beralih pada ling shi yang memucat, hehe tontonan seru
"Pelayan, periksa tengkuk nona yu ini, dan pengawal periksa paviliun um pangeran, lapor apapun yang menurut kalian mencurigakan" Itu perintah dari raja,
Aku terkekeh papan saat para pengawal datang dengan beberapa barang, para pelayan pun juga sudah memberi laporan, mereka mengatakan jika tengkuk dan sekitar dada ling shi memiliki tanda merah memar, itu bukan lah member akibat penganiayaan, namun tanda itu di buat saat mereka melakukan aktivitas panas mereka, uh sudah sangat jelas bukan?, beberapa pakaian potongan milik ling Shi di temukan di kediaman pangeran, dan yah aku juga membawa pengawal yang menjaga malam sebagai bukti aksi mereka, hehehe aku tak mungkin mengatakan pada raja jika aku tak memiliki persiapan yang baik,
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 106 Episodes
Comments
Yuan Li
Mantap....
2024-12-09
0
Ayu Dani
good girls
2024-04-14
0
Cahaya Warna
pintaaaar
2022-11-09
1