Keracunan

Malam sudah mulai larut, jamuan pun selesai saat sore menyapa, sedikit melelahkan sih, namun sup kelinci dan ikan bakar asam manis ini menghilangkan semua rasa letih ku, hanya ada kebahagiaan setiap saat, sungguh menyenangkan, hidup lah dengan baik, nikmati apa yang ada ini adalah moto yang selalu ku pegang sejak masa moderen, aku tak perlu mengotori tangan ku untuk menghabisi mereka, toh mulut cantik ini semakin licin dan pedas, aku menyukai hal seperti ini, biarkan mereka mendorong diri ke lubang ke hinaan,

"Ah Ming ji, bawakan aku anggur yang enak, sudah lama aku tak minum" Ucap ku pelan, Ming ji datang dengan kendi anggur, namun ia tak datang sendiri ada pria paruh baya yang kini berada di hadapan ku

"Ayah, putri ini menyapa ayah" Ucapku lembut, namun siapa yang menyangka pria itu malah memeluk ku?, apa yang terjadi?, meski bingung aku menikmatinya, hangatnya pelukan seorang ayah yang selama ini aku impikan, dan yah aku dapat mewujudkannya di sini

"Apakah menyakitkan nak?, maafkan ayah" Suara itu terdengar seperti sebuah penyesalan yang mendalam, apa yang terjadi?, aku bahkan tak mengerti, apa yang terjadi sehingga aku merasakan sakit?, ku rasa aku baik baik saja, sungguh

"Ayah" Ucap ku pelan, ia melepaskan pelukannya dan mengusap air matanya pelan

"Ayah jangan menangis, Xiang Er tak bisa melihat ayah dalam keadaan seperti ini, Xiang er akan menjadi anak yang baik dan tak akan mengecewakan ayah" Ucapku dengan tekat yang kuat, aku takkan mengecewakan orang yang ku sayang, sebisa mungkin aku akan melakukan hal yang terbaik

"Maafkan ayah, demi ayah kau mengabaikan perasaan mu, dan maafkan ayah karena terlambat menyadari hal ini, ayah memang egois" Ucapnya, ku lihat wajah senja ayah meneduh, oh tidak ekspresi yang paling tak ku sukai, aku hanya ingin ayah tersenyum dan bahagia sepanjang waktu, sialan kau yu ahli, lagi lagi kau membuat air mata ayah mu menetes

"Ayah, kau tak perlu bersedih, aku baik baik saja, seharunya aku yang meminta maaf, telah membuat ayah kecewa dan mempermalukan keluarga Yu dengan mengemis cinta pada pria yang bahkan tak menginginkan ku," Ucap ku pelan,

"Ah ayah, ku mohon jangan bersedih, Xiang Er merasa sangat bersalah pada ayah, karena Xiang Er belum bisa jadi anak yang baik untuk ayah" Ucapku pelan,

"Bagi ayah Xiang er yang terbaik" Ucapnya kembali memeluk ku, beberapa saat telah berlalu namun ayah belum melepaskan pelukannya, apa yang terjadi?, mengapa tubuh ayah semakin berat saja,

"Ayah, ayah, apakah ayah baik baik saja" Tak ada jawaban dari seberang sana, aku sangat kaget, saat tiba tiba pelukan itu terlepas, dan ayah merosot turun dengan mata terpejam

"Ayah bangun," Ucapku namun tak ada jawaban darinya, kening ku mengerut, saat ini aku sangat panik

"ayah apa yang terjadi" Ucap ku masih berusaha membangunkan ayah, nun tetap saja, sebanyak apapun aku manggil ia telah kehilangan kesadarannya

"Ming ji, cepat panggil para pengawal" Teriak ku, pengawal datang dan segera membawa ayah ke paviliun

"Bagai mana keadaan ayah saya tabib" Ucap ku pelan, mengapa wajah ayah semakin pucat, apa yang terjadi

"Nona, perdana menteri keracunan,"

"Apa?, bagai mana bisa?, Ming ji, segera siapkan susu putih" Ucap ku cepat, aku tak boleh lengah, jika terlambat aku akan kembali kehilangan sosok ayah yang menjadi sandaran ku, Ming ji segera ke dapur mengambilkan susu

"Ini nona" Ucapnya, aku segera mengambil gelas itu dan membuat ayah meminum susu, setau ku racun bisa di netralisir dengan susu, ini adalah pengetahuan umum di masa moderen,

"Nona"

"Periksa ayah ku kembali," Ucapku dingin, siapa yang berani bermain api dengan ku?, aku memang tak secerdas para agen dan tak sekejam para mafia namun aku akan mengatasi hal ini, ayah ku, siapa yang berani mencelakainya maka akan ku tunjukan bagai mana mengemis meminta sebuah kematian

"Nona, perdana mentri sudah mulai membaik, obat ini akan membersihkan racun yang berada di tubuhnya, jika saya boleh bertanya, dimana anda mendapatkan pengetahuan ini, saya telah menekuni dunia tabib selama puluhan tahun namun baru kali ini saya menemukan penawar yang bisa langsung menetralisir racun dengan cepat" Ucapnya, aku masih diam di samping ayah ku,

"Hanya pengetahuan sederhana tabib, kita bisa berbincang lain waktu, saat ini aku sangat cemas, baik lah, Ming ji antar tabib kembali" Ucapku pelan,

"Baiklah nona, saya akan menuliskan resepnya, dan saya akan menantikan hari perbincangan itu " Ucap sang tabib dan beranjak meninggalkan vapiliun ayah ku

"Ayah apa yang terjadi?," Bisik ku pelan, pantas saja aku merasa firasat buruk sejak tadi, memang racun ini bisa di netralisir namun  ini adalah racun chi, ia akan merusak organ dalam, butuh waktu yang lama untuk proses penyembuhan

"Raja Xi dan ratu Lin tiba" Teriakan itu reflek membuat ku terkejut, kabar menyebar dengan sangat cepat,

"Hamba memberi salam pada yang mulia raja dan ratu"

"Bangkit lah"

"Nona yu, apakah aku boleh memeluk mu" Aku sedikit terkejut, namun  aku perlahan menganggukkan kepala ku, Kini wanita paruh baya itu memeluk ku, hey apa yang terjadi?, mengapa dia?, hangat?, aku dapat merasakan kasih sayang seorang ibu dari pelukan ini, uh sangat nyaman.

"Apa kau baik baik saja" Suara itu terdengar begitu merdu dan penuh kasih, uh aku jadi merindukan  sosok ibu impian ku itu,

"Menjawab yang mulia, saya baik baik saja, yang mulia tak perlu cemas" Ucap ku pelan, ku lihat ia menghela nafas lega,

"Apa yang terjadi?, nona yu" Ucap kaisar menatap ayah ku dalam diam

"Tabib mengatakan jika ayah keracunan, racun  yi telah di netralisir sedangkan racun  chi memiliki waktu yang cukup lama untuk proses pemulihan, sepertinya ayah telah di ikuti racun chi selama beberapa Minggu ini" Ucap ku pelan, ku lihat raja Xi hanya mengangguk,

"Hm baik lah nona yu, aku akan mengirimkan tabib istana untuk merawat perdana mentri, aku akan menyelidiki kasus ini dengan  baik, untuk sementara waktu perdana mentri bisa tinggal di istana, sampai keadaanya sedikit membaik"

"Terimakasih atas kemurahan hati yang mulia" Ucap ku pelan, ia hanya mengangguk dan setelah mengatakan beberapa hal raja Xi berlalu meninggalkan paviliun untuk kembali mengurus pekerjaannya

"Ming ji, selidiki orang orang di dapur,"

"Baik nona'' Ming ji membungkuk pelan dan berlalu meninggalkan kediaman ayah dan segera menjalankan misi untuk menyelesaikan hal, bagai mana pun berada di masa kuno seperti ini sangat memuakkan, aku harus segera menyelesaikan mereka dan kembali ke zaman Ku sendiri

"Xio Bai, keluar lah" Ucapku pelan

"Menghadap"

"Selidiki selir yang selalu menemui ayah, dan cari tau mengenai penawar racun Chi" Ucap ku, aku tak bisa diam begitu saja kan?, biarkan Xio hai mengurus racun chi, aku dan Ming ji akan menyelesaikan racun yi, dan orang yang telah berani bermain denganku.

Terpopuler

Comments

Ayu Dani

Ayu Dani

oh good girls

2024-04-14

0

lihat semua
Episodes
1 Siluman Jelek
2 Nona Muda?
3 Makanan Lezat
4 Dia Datang
5 Saudara laki laki
6 Mansion Yu
7 Jendral Fu dan ye
8 Bermain
9 Yu Ming Li
10 Mahluk dari langit
11 Undangan kerajaan
12 Jalang akan tetap menjadi jalang
13 Keraguan pangeran Wang
14 di putuskan
15 pertunangan yang putus
16 Keracunan
17 Perlahan pulih
18 Menikmati hari
19 Di ikuti
20 Nona muda yan
21 Dasar jantan
22 Tamu Tak Di Undang
23 Pria Dari Langit
24 pangeran yihan
25 Hanya kelelahan
26 Bersama Yu Zian Li
27 Perjalanan ke Xiou Wan
28 pergi
29 Bertemu Nona Yan lagi
30 Bertemu Nona Yan lagi
31 Gadis Merepotkan
32 Permaisuri Liar
33 gadis mabuk
34 Tinggal Ambil Semua
35 Qing wa
36 Kelicikan Qing wa
37 Hanya kepasar, bukan berperang
38 Bao Zi dan teh
39 Laporan Chan li
40 Manusia Merepotkan
41 Akhirnya kembali
42 Bou Zi dan Xio bai
43 Rubah Dan Bunglon
44 Reputasi Apa Yang Masih Ku Miliki?
45 Si Penguping
46 Tarian Pedang
47 Di tahan pria mabuk
48 Permaisuri kepala mu kotak
49 Beralasan
50 Bagai Mana Jika Permaisuri Ku Di Tindas
51 Aku bukan permaisurinya
52 Tidak menikah juga bagus
53 Acara memancing
54 Calon penerus
55 Yu Ahli Berulah
56 Kemalangan Chan li
57 dasar perjaka tua
58 calon penerus telah hilang
59 Pria bodoh ini
60 Benar hanya kau yang pantas
61 bermain
62 lelucon keluarga istana Xi ang
63 Kecemasan Ayah
64 Kekanak kanakan
65 Huruhara istana
66 Keluhan Kaisar Wu
67 Perjaka Tua
68 Tamu bulanan yang meresahkan
69 Kecemasan kaisar wu
70 Kesal Setengah Mati
71 Perdebatan Bocah Ingusan Dan Pria Tua
72 mahluk tersesat
73 Apel Dan Kepala Kaisar
74 Apa Karena Aku Cantik?
75 pelukan hangat
76 Suadara surga
77 Racun yang kambuh
78 Manusia Kuat Namun Rapuh
79 Aku melukai mu?
80 Agen Cuka
81 Apa Yang Terjadi
82 Kegundahan Yu Ahli
83 kerajaan Yuan dan nenek
84 Acuh Tapi Perduli
85 Muak
86 kehancuran mansion
87 keterpurukan Yu Ahli
88 kesedihan Yu Ming li
89 Kekeras kepalaan Ming Li
90 Kedatangan Tuan Muda Yu
91 Kesedihan Yu ahli
92 Kaisar Wu
93 Aku Sudah Di Sini
94 Bayi besar
95 Darah hati
96 Kesempatan Dalam Kesempitan
97 Keluar Istana
98 arak dan Xi'ang
99 Fitnah Membebani Mentri Yu
100 Dari Kejauhan
101 Xio Bai kembali
102 Kembali ke Xi'ang
103 Mulai Menyelidiki
104 Sebuah kenyataan
105 Pernyataan Cinta
106 Akhir Cerita
Episodes

Updated 106 Episodes

1
Siluman Jelek
2
Nona Muda?
3
Makanan Lezat
4
Dia Datang
5
Saudara laki laki
6
Mansion Yu
7
Jendral Fu dan ye
8
Bermain
9
Yu Ming Li
10
Mahluk dari langit
11
Undangan kerajaan
12
Jalang akan tetap menjadi jalang
13
Keraguan pangeran Wang
14
di putuskan
15
pertunangan yang putus
16
Keracunan
17
Perlahan pulih
18
Menikmati hari
19
Di ikuti
20
Nona muda yan
21
Dasar jantan
22
Tamu Tak Di Undang
23
Pria Dari Langit
24
pangeran yihan
25
Hanya kelelahan
26
Bersama Yu Zian Li
27
Perjalanan ke Xiou Wan
28
pergi
29
Bertemu Nona Yan lagi
30
Bertemu Nona Yan lagi
31
Gadis Merepotkan
32
Permaisuri Liar
33
gadis mabuk
34
Tinggal Ambil Semua
35
Qing wa
36
Kelicikan Qing wa
37
Hanya kepasar, bukan berperang
38
Bao Zi dan teh
39
Laporan Chan li
40
Manusia Merepotkan
41
Akhirnya kembali
42
Bou Zi dan Xio bai
43
Rubah Dan Bunglon
44
Reputasi Apa Yang Masih Ku Miliki?
45
Si Penguping
46
Tarian Pedang
47
Di tahan pria mabuk
48
Permaisuri kepala mu kotak
49
Beralasan
50
Bagai Mana Jika Permaisuri Ku Di Tindas
51
Aku bukan permaisurinya
52
Tidak menikah juga bagus
53
Acara memancing
54
Calon penerus
55
Yu Ahli Berulah
56
Kemalangan Chan li
57
dasar perjaka tua
58
calon penerus telah hilang
59
Pria bodoh ini
60
Benar hanya kau yang pantas
61
bermain
62
lelucon keluarga istana Xi ang
63
Kecemasan Ayah
64
Kekanak kanakan
65
Huruhara istana
66
Keluhan Kaisar Wu
67
Perjaka Tua
68
Tamu bulanan yang meresahkan
69
Kecemasan kaisar wu
70
Kesal Setengah Mati
71
Perdebatan Bocah Ingusan Dan Pria Tua
72
mahluk tersesat
73
Apel Dan Kepala Kaisar
74
Apa Karena Aku Cantik?
75
pelukan hangat
76
Suadara surga
77
Racun yang kambuh
78
Manusia Kuat Namun Rapuh
79
Aku melukai mu?
80
Agen Cuka
81
Apa Yang Terjadi
82
Kegundahan Yu Ahli
83
kerajaan Yuan dan nenek
84
Acuh Tapi Perduli
85
Muak
86
kehancuran mansion
87
keterpurukan Yu Ahli
88
kesedihan Yu Ming li
89
Kekeras kepalaan Ming Li
90
Kedatangan Tuan Muda Yu
91
Kesedihan Yu ahli
92
Kaisar Wu
93
Aku Sudah Di Sini
94
Bayi besar
95
Darah hati
96
Kesempatan Dalam Kesempitan
97
Keluar Istana
98
arak dan Xi'ang
99
Fitnah Membebani Mentri Yu
100
Dari Kejauhan
101
Xio Bai kembali
102
Kembali ke Xi'ang
103
Mulai Menyelidiki
104
Sebuah kenyataan
105
Pernyataan Cinta
106
Akhir Cerita

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!