Mansion Yu

Setelah menempuh perjalanan aku akhirnya berdiri di depan sebuah gerbang, di depan sana sudah berdiri beberapa orang yang menyambut dengan senyuman yang lebar, di depan sana sudah berdiri seorang pria paruh baya, dan tiga orang wanita yang ku pikir adalah istrinya

"Dia adalah ayah, dan tiga wanita cantik itu adalah, Selir Wei, Selir Yang dan Selir Chao" Ucap pria yang berstatus kakak laki laki ku ini, ia menjelaskan segalanya selama di perjalanan,

Ia mengatakan banyak hal mengenai rumah, Ming Ji cukup pintar saat bertemu ia langsung mengatakan pada pemuda ini jika aku sudah kehilangan ingatan ku

Aku hanya perlu tau ayah dan setelahnya aku bisa mengatasinya, aku tak yakin aku tak bisa melewati ini, aku sudah menghabiskan begitu banyak waktu untuk membaca novel dan menonton drama bernuansa kolosal aku pasti bisa mengatasi para selir dan membuat ayah semakin menyayangi ku

"Ge, apakah Xiang Er boleh mengajukan permohonan?" Ucapku pelan

Aku tak ingin ayah tau mengenai penyakit ku ini, aku hanya bisa menutupinya dan membicarakannya dengan saudara ku, dengan demikian jika pun aku melakukan kesalahan maka ia akan menyelesaikannya untuk ku

"Apa yang Xiang Er ingin kan, Gege pasti akan mengabulkannya" Ia menengadah menatap ku

Tatapannya sungguh sangat mendalam, jika aku bukan adiknya maka dengan senang hati aku akan mengajaknya menikah, pria seperti ini sangat sulit di cari

Keberadaanya pun juga begitu terbatas, ia tampan kuat dan sangat penayangan, siapapun yang menjadi istrinya di masa depan pasti sangat bahagia dan beruntung

"Ge, bisakah gege merahasiakan penyakit Xiang Er ini?, Xiang Er tak ingin ayah khawatir dan berakhir menghukum Ming ji" Ucapku pelan,

Alasan yang cukup masuk akal bukan aku tak mungkin mengatakan jika aku bahkan tak kenal satupun di antara mereka, aku hanya tau jika pria paruh baya itu ayah ku dan ketiga wanita itu adalah selirnya, tak lebih dari itu

"Baiklah, tapi Xiang Er harus berjanji agar berhati hati ada banyak orang yang ingin menjatuhkan Xiang Er, Gege tak bisa menjaga Xiang Er, setelah mengantarkan Xiang Er Gege harus kembali ke perbatasan"

Aku tau ia akan mengatakan ini, ia sangat menyayangiku dan aku juga tau ia akan mengabulkan apapun yang ku inginkan, benar benar kehidupan yang begitu indah

"Apakah Gege tak bisa tinggal lebih lama?"

Aku berucap pelan, sebagai seorang jendral saudara laki laki ku ini sangat sibuk, dan selalu menghabiskan harusnya di barak militer

Berlatih dengan keras dan berjuang untuk mempertahankan nyawanya, terlebih posisi nya yang sangat tidak bisa membuatnya menjadi begitu suka bekerja dan menghabiskan tahun tahun di luar kediaman, berjuang keras demi ketentraman dan kenyamanan negara

"Pemberontakan di perbatasan sangat meresahkan, Gege tak bisa lalai dalam mengemban tanggung jawab"

Ia berucap, aku hanya perlu menganggukkan kepala ku pelan, aku tau ia akan mengatakan ini, ia akan kembali seberapa hari saja dan setelahnya kembali menyibukkan diri dengan segala pekerjaannya

Aku tak boleh berfikir banyak, aku adalah nona muda yu, nona muda kesayangan keluarga yu, aku tak boleh meragukan kasih sayang saudara ku, sebagai seorang jendral sudah sepantasnya ia mengorbankan dirinya untuk negara, aku tak boleh egois, jangan ragukan kasih sayang dia pada ku, Agg pemikiran sialan, membuat ku bimbang saja

"Uh baiklah, tapi Gege harus berjanji pada Xiang Er bahwa Gege akan kembali dengan selamat tanpa kekurangan sedikit pun" Ucapku dengan nada pelan,

Aku selalu takut dengan sebuah penyiksaan perpisahan, semua bagai mimpi buruk yang selalu mengusik ketenangan ku

Aku tak pernah merasakan kasih seorang kakak, sedari muda aku hanya bisa mengandalkan diri sendiri untuk bertahan di kerasnya kehidupan di tengah kota Shanghai, dan saat merasakan perhatian itu, aku terasa begitu hangat dan sangat menyenangkan, aku tak ingin kehilangan lagi,

Cukup sudah 25 tahun di dunia moderen yang menyedihkan, hidup sebatang kara tampa memiliki keluarga ataupun kerabat, menjadi seseorang yang tak di inginkan oleh semua orang

Seumur hidup ku aku hanya seorang, aku harus menjadi sosok yang mandiri dan bertahan di panti asuhan Tampa identitas yang jelas, hingga saat ini datang, aku tak tak akan melepaskannya begitu saja, saat ini aku di beri kesempatan untuk memiliki semuanya dan tentu saja aku harus menjaganya dengan baik, aku sudah di berikan kesempatan ini, dan aku harus bersyukur

"Gege berjanji, sekarang mari turun, Ayah sudah menunggu" Ucapnya, aku mengangguk pelan sebagai jawaban,

Ia membantu ku untuk segera turun dari kuda dan berjalan beriringan menuju Ayah yang sudah sedari tadi memajang senyum indahnya, ini seperti mimpi bagi ku, baiklah kasih sayang seorang ayah ya,

Sangat bagus, aku akan melakukan segala upaya terbaik yang aku bisa, aku juga berjanji tak akan pernah melakukan hal yang akan membuatnya menjadi kecewa, aku akan menjadi anak ke bangganya, membuatnya berdiri dengan bangga sembari mengatakan "Dialah Putri Kesayangan Ku"

"Putri ini memberi salam pada Ayah" Ucapku menekuk lutut ku dengan anggun,

Selama satu Minggu di bersama Ming Ji ia mengajari banyak hal, bagai mana berdiri dengan baik, makan dan minum dengan elegan dan menunjukkan wajah anggun setra menjadi sosok yang terhormat,

Aku sudah bertekad untuk tak mempermalukan ayah ku lebih banyak lagi dan tentu saja aku harus belajar banyak hal, aku sudah bertekad untuk membuat ayah ku merasa bangga memiliki ku

"Ah Xiang er, buang segala formalitas itu, mendekat lah, Ayah sangat merindukan mu" Ucapnya tersenyum lembut, aku tau itu adalah kasih yang begitu tulus,

Meski aku tak sepintar dan secerdas para pemeran utama wanita di novel transmigrasi, aku juga tak sebodoh itu, aku cukup faham dan mengerti bagai mana cara bertahan hidup di tempat yang terlihat indah namun begitu berbahaya ini

aku sudah melihat begitu banyak kelicikan di dalam kehidupan ku, aku sudah sangat sering melihat perubahan wajah manusia licik yang selalu dan orang orang yang benar benar tulus mencintai dan menyayangiku

"Xiang er juga merindukan ayah,"

Aku berucap dnegan nada lembut, ternyata ayah ku masih cukup tampan, meski sudah berusia senja ia masih terlihat begitu gagah dan mempesona

"Mei Mei apakah para pelayan pinggir kota melayani mu dengan baik?, kau terlihat kehilangan banyak berat badan" Suara itu berasal dari Yu Lin Mei kakak ketiga Yu Ahli, dan yah aku juga dapat merasakan makna ganda itu

ia ingin mengolok ku, akui baru saja sampai di kediaman beberapa detik lalu, dan seseorang sudah menyerang ku di depan gerbang

Baiklah karena mereka sangat suka bermain kata maka aku akan meladeninya, aku juga bukan gadis berhati malaikat, yang akan diam melihat penindasan ini

"Ah kakak ke tiga, kau tak perlu khawatir, ku pikir mengurangi sedikit berat badan cukup baik, sebagai nona muda kediaman Yu sangat tak pantas memiliki tubuh yang gembrot"

Ucapku pelan,

"Xiang Er, dalam keadaan apapun kau adalah putri ayah yang cantik dan menawan, dan ayah fikir kau juga terlihat begitu bahagia"

"Tentu saja Ayah pera pelayan merawat ku dengan begitu baik, hanya orang buta yang tak memikat jika aku begitu menikmati hari hari ku di sana"

"Xiang Er juga semakin imut dan menggemaskan dengan pipi bakpao ini"

"Ayah, kau mengejek Xiang Er, para pelayan memberi Xiang Er begitu banyak makanan lezat, Xiang Er tak tahan untuk melahap semuanya"

"Xiang Er ayah memang sangat menggemaskan"

Ku lihat gadis jelek itu menghela nafas pelan, aku mengabaikannya begitu saja merasakan kesal adalah hal yang sangat wajar bukan

"Ah Xiang Er kau terlihat lelah, Ming ji akan membawa mu ke kediaman mu untuk segera beristirahat" Ucap ayah dengan nada lembut

Aku mengangguk sebagai jawaban, aku sudah menempuh perjalanan yang cukup panjang dan ini membuat ku merasa sedikit lelah, makan malam sudah berlalu dan saat ini hanya ada waktu untuk beristirahat dan memulai hari yang menyenangkan esok

Kediaman mentri yang penuh dengan selir licik nona muda kalian sudah berada di sini, dan jangan berharap akan bergerak bebas setelah kedatangan ku, karena aku tak akan membiarkan kalian menganggu dan merusak kesehatan ku

"Apakah Nona memerlukan sesuatu? " Ucap Ming ji,

Saat ini kami sudah berada di paviliun angin, kediaman milik ku, eh milik Yu Ahli Xiang maksud ku, hehehe tapi bukankah sekarang tubuhnya pun milik ku, berati segala hal mengenainya adalah tanggung jawab ku, sebagai pemilik tubuh ini aku akan dengan senang hati merawat dan menjaganya dengan baik

"Tidak, kau kembali lah ke kamar mu, aku akan segera beristirahat" Ucapku, Ming ji mengangguk dan segera beranjak meninggalkan kamar ku, aku perlahan merebahkan tubuh hingga terlelap.

Mentari kembali bersinar, ini hari pertama ku berada di mansion ini, baik lah mari berkeliling,

"Pakaian mana yang akan nona pakai?" Ucap Ming ji pelan, ia menjulurkan beberapa gaun yang cukup indah

"Hmm aku menginginkan gaun biru itu" Ucap ku pelan,

Warna biru akan selalu menarik perhatian ku, hehe yah aku menyukai warna biru ataupun hijau, mulai dari biru tua, muda, biru telur asin, hijau daun, hijau botol dan lain sebagainya

"Aku akan membantu Anda nona" Ucap Ming ji pelan,

"Baik berikan perhiasan dan riasan yang sederhana saja" Ucap ku pelan yang hanya di anggukan olehnya, Ming ji membantu ku untuk berpakaian, menata rambut dan merias wajah sesuai keinginan ku,

Setelah berkemas aku beranjak menuju aula, aku sengaja memberi kejutan pada seluruh penghuni mansion, yah aku juga akan menghadiri jamuan makan pagi,

Aku akan melihat apa yang akan terjadi apakah sesuai seperti drama yang ku tonton?, mari kita lihat bagai mana suasana pagi ini, aku berjalan pelan menuju aula jamuan, tentu saja dengan diikuti oleh pelayan setia ku, si Ming Ji, setidaknya aku tau dia adalah orang yang baik dan tulus,

"Xiang Er menyapa ayah, selamat pagi" Ucapku menekuk lutut, memberi sapaan selamat pagi pada sang ayah,

"Xiang Er, duduk lah" Suara itu terdengar sedikit acuh ayah terlihat sedang memikirkan sesuatu yang sangat mengganjal di hatinya

"Ayah di mana Gege?" Ucapku pelan,

Aku tak melihat adanya kehadiran kakak laki laki ku di aula ini kemana dia?, haruskah aku memanggilnya, bukannya aku takut sendiri tapi tatapan para Selir dan putri Selir itu cukup mengerikan

"Xiang er, gege mu sudah kembali ke perbatasan, saat fajar menyingsing, begitu banyak kekacauan yang sering terjadi di kerjaan ini" Ucapnya menghela nafas,

Sedih, yah, tentu saja sedikit kakak laki laki ku adalah putra satu satunya penerus keluarga Yu, tapi harus bagai mana lagi ia membuat jalan karirnya sendiri, menjadi seorang jendral kelas dua di kerajaan ini

"Ah baik lah, mari bahas lain kali, sekarang kau duduk lah" Ucapnya, ia masih tak menatap ku,

"Ayah" Ucapku pelan,

Bagai mana bisa aku duduk jika tak ada satupun kursi yang kosong, aku mulai mempertanyakan apakah yang di katakan Ming ji sebelumnya benar?, ku lihat perdana mentri ini sedikit acuh bahkan ia tak menatap, berbeda dengan kemarin, ia menatap ku penuh cinta,

Apakah ayah ku ini memang benar benar menyayangi ku?, aku menghela nafas pelan, ternyata tidak sesuai dengan harapan ku, huh ternyata aku tak lebih dari nona muda yang kesepian dan sendirian, Ayah yang sangat tak sesuai dengan harapan ku ini

"Apakah ayah ingin menyuruh Xiang er duduk di lantai, apakah memang tidak ada lagi tempat untuk Xiang Er di kediaman ini, jika ia maka aku akan dengan senang hati meninggalkan tempat ini" dengan nada nen begitu menyedihkan

sebenarnya masih ada beberapa kursi di sini, hanya saja aku ingin bermain, Ming Ji mengatakan jika kursi ku sudah berada di dekat ayah ku, namun saat ini kursi itu sudah di isi oleh putri selir menyebalkan itu

lihatlah bagaimana cara ku menujukan kuasa ku, aku tak akan berteriak terik lagi menggertak seseorang, karena itu hanya akan membuat ku lelah, bermain cantik juga menyenangkan

"Eh" Ayah menghentikan acara berfikir rianya, ia menatap sekeliling, wajahnya terlihat gelap, apa yang terjadi?, apakah ayah ku ini memiliki kepribadian ganda?,

"Apakah kau tau kesalahan mu Ling Shi" Ucap ayah, suaranya terdengar sangat datar

"Anak ini terlalu bodoh untuk memahami ayah" Suara itu sangat lembut,

Aku bahkan sempat terkejut, dia adalah Yu Ling Shi, putri dari Selir Wei yang merupakan kakak ke dua ku, baiklah karena ia sudah menduduki posisi ku maka aku menandainya, menurut Ming ji, gadis ini adalah orang yang merebut tunangan ku

"Di manjakan sebentar kau sudah melupakan asal" Ucap ayah, suara itu terdengar sangat ketus,

"Ta.. " Ku lihat gadis itu ingin berkomentar, namun terhenti,

Aku terkekeh pelan di balik wajah tertindas, lihatlah bertapa gelapnya ekspresi mereka, tonton yang lucu, para Selir sepertinya sangat kompak untuk menjatuhkan ku, maka aku akan dengan senang hati menunjukan kemampuan ku,

Yu Ling Shi dengan dengan wajah nan begitu kesal, sedangkan aku hanya menujukan senyuman kecil

"Xiang Er, kemarilah, duduk di samping ayah, ayah sudah lama tak melihat mu"

"Ayah, Xiang Er baik baik saja, semua berkat kasih sayang ayah"

"Pelayan ganti kursi Xiang Er dengan kursi baru"

"Ayah, Xiang er tak masalah jika duduk di sini"

"Tidak Xiang Er, kursi ini sudah di gunakan, Xiang Er tak pantas mendapatkan barang yang sudah di duduki orang lain" Ucapnya dengan nada pelan,

Saat ini aku hanya bisa menganggukkan kepala ku dengan pelan ternyata ayah menyayangi ku, aku sudah salah faham padanya,

Di masa lalu aku membuatnya kecewa dengan mencintai pangeran Lie Wang itu dan untuk kali ini aku tak akan membuat ayah kembali merasakan kekecewaan itu, aku akan membuat ayah bangga, dan selalu membahagiakan ayah

Aku tersenyum pelan saat melihat raut tak bahagia dari wajah Yu Ling Shi

Terpopuler

Comments

Lia

Lia

Waalaikumsalam, terimakasih kritiknya kak🥰,

2022-07-01

4

Yuli Pujiastuti

Yuli Pujiastuti

Assalamu'allaikum Waramatulillahi Wabarakatuh
Author cantik dan baik hati, kenapa setiap menulis tetap dipisahkan bagai mana seharusnya tulisan yang benar "Bagaimana" tidak dipisahkan cara penulisannya dan tolong diteliti lagi Author atas karyanya🤔

2022-07-01

7

lihat semua
Episodes
1 Siluman Jelek
2 Nona Muda?
3 Makanan Lezat
4 Dia Datang
5 Saudara laki laki
6 Mansion Yu
7 Jendral Fu dan ye
8 Bermain
9 Yu Ming Li
10 Mahluk dari langit
11 Undangan kerajaan
12 Jalang akan tetap menjadi jalang
13 Keraguan pangeran Wang
14 di putuskan
15 pertunangan yang putus
16 Keracunan
17 Perlahan pulih
18 Menikmati hari
19 Di ikuti
20 Nona muda yan
21 Dasar jantan
22 Tamu Tak Di Undang
23 Pria Dari Langit
24 pangeran yihan
25 Hanya kelelahan
26 Bersama Yu Zian Li
27 Perjalanan ke Xiou Wan
28 pergi
29 Bertemu Nona Yan lagi
30 Bertemu Nona Yan lagi
31 Gadis Merepotkan
32 Permaisuri Liar
33 gadis mabuk
34 Tinggal Ambil Semua
35 Qing wa
36 Kelicikan Qing wa
37 Hanya kepasar, bukan berperang
38 Bao Zi dan teh
39 Laporan Chan li
40 Manusia Merepotkan
41 Akhirnya kembali
42 Bou Zi dan Xio bai
43 Rubah Dan Bunglon
44 Reputasi Apa Yang Masih Ku Miliki?
45 Si Penguping
46 Tarian Pedang
47 Di tahan pria mabuk
48 Permaisuri kepala mu kotak
49 Beralasan
50 Bagai Mana Jika Permaisuri Ku Di Tindas
51 Aku bukan permaisurinya
52 Tidak menikah juga bagus
53 Acara memancing
54 Calon penerus
55 Yu Ahli Berulah
56 Kemalangan Chan li
57 dasar perjaka tua
58 calon penerus telah hilang
59 Pria bodoh ini
60 Benar hanya kau yang pantas
61 bermain
62 lelucon keluarga istana Xi ang
63 Kecemasan Ayah
64 Kekanak kanakan
65 Huruhara istana
66 Keluhan Kaisar Wu
67 Perjaka Tua
68 Tamu bulanan yang meresahkan
69 Kecemasan kaisar wu
70 Kesal Setengah Mati
71 Perdebatan Bocah Ingusan Dan Pria Tua
72 mahluk tersesat
73 Apel Dan Kepala Kaisar
74 Apa Karena Aku Cantik?
75 pelukan hangat
76 Suadara surga
77 Racun yang kambuh
78 Manusia Kuat Namun Rapuh
79 Aku melukai mu?
80 Agen Cuka
81 Apa Yang Terjadi
82 Kegundahan Yu Ahli
83 kerajaan Yuan dan nenek
84 Acuh Tapi Perduli
85 Muak
86 kehancuran mansion
87 keterpurukan Yu Ahli
88 kesedihan Yu Ming li
89 Kekeras kepalaan Ming Li
90 Kedatangan Tuan Muda Yu
91 Kesedihan Yu ahli
92 Kaisar Wu
93 Aku Sudah Di Sini
94 Bayi besar
95 Darah hati
96 Kesempatan Dalam Kesempitan
97 Keluar Istana
98 arak dan Xi'ang
99 Fitnah Membebani Mentri Yu
100 Dari Kejauhan
101 Xio Bai kembali
102 Kembali ke Xi'ang
103 Mulai Menyelidiki
104 Sebuah kenyataan
105 Pernyataan Cinta
106 Akhir Cerita
Episodes

Updated 106 Episodes

1
Siluman Jelek
2
Nona Muda?
3
Makanan Lezat
4
Dia Datang
5
Saudara laki laki
6
Mansion Yu
7
Jendral Fu dan ye
8
Bermain
9
Yu Ming Li
10
Mahluk dari langit
11
Undangan kerajaan
12
Jalang akan tetap menjadi jalang
13
Keraguan pangeran Wang
14
di putuskan
15
pertunangan yang putus
16
Keracunan
17
Perlahan pulih
18
Menikmati hari
19
Di ikuti
20
Nona muda yan
21
Dasar jantan
22
Tamu Tak Di Undang
23
Pria Dari Langit
24
pangeran yihan
25
Hanya kelelahan
26
Bersama Yu Zian Li
27
Perjalanan ke Xiou Wan
28
pergi
29
Bertemu Nona Yan lagi
30
Bertemu Nona Yan lagi
31
Gadis Merepotkan
32
Permaisuri Liar
33
gadis mabuk
34
Tinggal Ambil Semua
35
Qing wa
36
Kelicikan Qing wa
37
Hanya kepasar, bukan berperang
38
Bao Zi dan teh
39
Laporan Chan li
40
Manusia Merepotkan
41
Akhirnya kembali
42
Bou Zi dan Xio bai
43
Rubah Dan Bunglon
44
Reputasi Apa Yang Masih Ku Miliki?
45
Si Penguping
46
Tarian Pedang
47
Di tahan pria mabuk
48
Permaisuri kepala mu kotak
49
Beralasan
50
Bagai Mana Jika Permaisuri Ku Di Tindas
51
Aku bukan permaisurinya
52
Tidak menikah juga bagus
53
Acara memancing
54
Calon penerus
55
Yu Ahli Berulah
56
Kemalangan Chan li
57
dasar perjaka tua
58
calon penerus telah hilang
59
Pria bodoh ini
60
Benar hanya kau yang pantas
61
bermain
62
lelucon keluarga istana Xi ang
63
Kecemasan Ayah
64
Kekanak kanakan
65
Huruhara istana
66
Keluhan Kaisar Wu
67
Perjaka Tua
68
Tamu bulanan yang meresahkan
69
Kecemasan kaisar wu
70
Kesal Setengah Mati
71
Perdebatan Bocah Ingusan Dan Pria Tua
72
mahluk tersesat
73
Apel Dan Kepala Kaisar
74
Apa Karena Aku Cantik?
75
pelukan hangat
76
Suadara surga
77
Racun yang kambuh
78
Manusia Kuat Namun Rapuh
79
Aku melukai mu?
80
Agen Cuka
81
Apa Yang Terjadi
82
Kegundahan Yu Ahli
83
kerajaan Yuan dan nenek
84
Acuh Tapi Perduli
85
Muak
86
kehancuran mansion
87
keterpurukan Yu Ahli
88
kesedihan Yu Ming li
89
Kekeras kepalaan Ming Li
90
Kedatangan Tuan Muda Yu
91
Kesedihan Yu ahli
92
Kaisar Wu
93
Aku Sudah Di Sini
94
Bayi besar
95
Darah hati
96
Kesempatan Dalam Kesempitan
97
Keluar Istana
98
arak dan Xi'ang
99
Fitnah Membebani Mentri Yu
100
Dari Kejauhan
101
Xio Bai kembali
102
Kembali ke Xi'ang
103
Mulai Menyelidiki
104
Sebuah kenyataan
105
Pernyataan Cinta
106
Akhir Cerita

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!