"Nona, apakah nona akan keluar seperti ini?" Ucap Ming ji sembari menatap ku dengan tatapan aneh, apakah ada yang salah?, sepertinya tidak, aku berpakaian seperti biasa, lalu?,
"Ada yang salah?"
"Anda akan kembali dengan gaun ini?, bukankah sangat sederhana?, nona ke dua dan ke tiga akan mengejek anda" Ucap Ming ji pelan
"Apakah aku perduli?, aku hanya memakai pakaian yang menurut ku nyaman, lagi pula gaun gaun berat itu membuat ku kesulitan bergerak, sekarang bawakan barang barang ku ke kereta, aku akan kembali menggunakan kuda, jika Ayah bertanya katakan jika aku sedang pergi bermain"
Aku harus berkeliling, menikmati udara segar ini dan jangan lewatkan makanan yang lezat ini,
ku tak akan membiarkan nasib ku seperti pemeran utama wanita yang ada di dalam novel transmigrasi, aku memang tak mahir dalam bermain pedang, atau memiliki banyak keahlian,
Aku sangat suka bermain, dan di zaman ini aku terlahir sebagai orang kaya, aku bebas melakukan apa saja, aku bebas bermain ke mana saja, tampa harus memikirkan dana, jika di era modern aku harus menabung untuk mewujudkan ke inginkan ku, maka di sini aku hanya tinggal mengatakan dan segalanya sudah tersedia bukankah itu menyenangkan?
"Tapi nona?" Ucap Ming ji ragu, aku jelas tau apa yang ada di dalam pikirannya, dia meragukan ku,
Dia pasti menganggap ku bercanda, tapi?, aku benar benar ingin menunggangi kuda, di masa lalu aku hanya bisa melihatnya saja, aku tak memiliki kesempatan untuk menunggangi mereka,
Entah karena aku yang selalu sibuk dan kekurangan dana, namun kali ini?, aku bisa melakukanya, aku bisa memilih kuda yang ingin ku tunggangi, tentu saja aku tak ingin melewatkan kesempatan ini
"Tapi nona, aku akan meminta pelayan untuk menyiapkan kereta, nona belum pernah menunggangi kuda selama ini, hamba takut terjadi sesuatu pada nona"
"Pergi dengan kereta?,"
"Hamba mohon nona, kau harus kembali bersama rombongan jika tidak perdana menteri akan sangat murka" Ucap Ming ji pelan,
"Baik lah baik lah, kau ini selalu saja cerewet, tapi kau harus memenuhi persyaratan yang ku buat" Ucap ku, baik lah tidak untuk kali ini, masih ada banyak waktu untuk berkeliling
"Mematuhi ke keinginan nona adalah Suatu kewajiban bagi hamba" Ucap Ming ji pelan, ia bisa bernafas lega, setidaknya saat ini nona nya terlihat sebagai manusia normal, memiliki kasih sayang dan yah wajah ramah dan mudah tersenyum, meski terlihat sedikit aneh, namun lebih baik, Ming ji ikut senang karena perubahan sang nona
"Yang pertama kau harus sering tersenyum dan buang ekspresi takut itu, kedua jangan menghentikan ku saat makan, karena makanan di sini sangat lezat aku tak sampai hati untuk membuangnya, dan yang ketiga, jangan menghambakan diri pada manusia, aku bisa menerima mu sebagai pelayan, tapi bukan seorang budak, apa kau sanggup"
Berbalik yang ku dapati saat ini adalah sosok Ming ji yang sedang terisak, apa yang terjadi?, apakah aku mengatakan hal yang salah?, kurasa tidak, aku hanya tak ingin memiliki hamba dan ingin bebas, lalu?, apa yang terjadi padanya?
"Ming ji apa yang kau tangisi?, kau tak sanggup memenuhi syarat ku?, maka tak perlu menjadi pelayan ku" Ucapku, aku tak pernah memaksanya menjadi pelayan ku, lalu mengapa ia terlihat sangat tertekan
"Hamba sangat terharu nona, selama ini nona selalu menganggap rendah para budak hingga para Selir memanfaatkan itu untuk selalu menindas nona, dan kali ini nona mengatakan hal yang begitu manis" Ucap Ming ji sambil terisak pelan,
"Benarkah?, jika seperti itu aku dengan senang hati menunjukan bagai mana rasa di tindas, semua akan berubah, aku akan dengan senang hati menyadarkan mereka di mana seharusnya berada, kediaman menteri tunggu aku" Ucap ku terkekeh pelan, tentu saja menurut sifat angkuh yang di miliki tubuh ini, akan sedikit sekali orang yang akan menyukainya akibat sikapnya yang buruk
"Baik lah hamba menyanggupi persyaratan dari nona, hamba akan mengabdikan hidup dan mati hamba pada nona, berjanji untuk selalu setia,"
"Kata kata itu tak ingin ku dengar, dan kau di larang keras menyebut dirimu hamba, gunakan bahasa yang lebih layak"
"Baik nona"
"Ya sudah sekarang mari berangkat, aku sudah tak sabar melihat siapakah pria yang menjadi peran ayah di masa ini"
"Mari nona" Ucap Ming ji, aku mengangguk pelan dan beranjak menuju kereta, para prajurit menatap ku dengan tatapan aneh,
Sama seperti tatapan Ming ji dan para pelayan sebelumnya, aku benar benar menakutkan ternyata, aku hanya terkekeh pelan melihat ekspresi itu, aku terlalu lelah untuk menjelaskan dan melarang tatapan itu, biarkan waktu yang menjawab, mereka pasti akan terbiasa.
Beberapa jam sudah berlalu, tubuh ku terasa begitu lelah, sebenarnya berapa lama lagi aku harus berada di kereta ini
"Ming ji" Ucap ku pada Ming ji yang duduk di samping kusir, aku sudah memintanya untuk menemani ku di dalam kereta namun ia selalu memiliki alasan untuk menolak
"Apakah nona memerlukan sesuatu?" Ucap Ming ji berbalik menatap nona mudanya yang berada di dalam kereta
"Berapa lama lagi kita akan sampai?" Ucap ku, kami sudah melewati waktu yang panjang,
"Sebentar lagi nona, dua jam lagi kita akan sampai di kota raja, dan kita hanya perlu melewati beberapa menit untuk sampai ke kediaman menteri
"Lama sekali" Ucap ku mendengus kesal, tiba tiba aku di landa ke katakan, padahal sebelumnya tak terjadi apa apa, sangat aneh, tapi perlahan aku mencari posisi yang nyaman untuk segera melanjutkan aktivitas tidur ku.
Kepala ku sedikit pusing saat aku di bangunkan lelah cahaya yang sangat terang, aku menjerngit pelan lihatlah siapa yang berada di hadapan ku ini?, ia adalah nona muda dari keluarga yu,
Pemilik tubuh yang sedang ku pakai saat ini, apa yang salah hingga ia mendatangiku, menurut pengetahuan ku, saat ini aku berada di alam bawah sadar, yah pengetahuan itu juga ku dapatkan dari kebiasaan ku yang suka membaca novel novel transmigrasi.
"Kau Yi Yanli?" Suara itu terdengar cukup lembut, meski tetap memiliki kesan yang angkuh
"Kau mengenali ku?" Ucap ku mengerutkan kening, aku tak pernah mengenalkan diri padanya tapi dia mengenal ku, kecurigaan ku mungkin saja benar, bahwa ia lah yang melakukan ritual pemanggilan jiwa sebelum mati, aneh sekali bukan?
"Maaf kan aku karena telah menyeret mu ke masa ini" Ucapnya dengan ringan tampa jejak rasa bersalah sedikit pun, aku hanya menghela nafas, bakan yang ku pikirkan dan kenyataan itu benar, gadis enam belas tahun ini melakukan ritual pemanggilan jiwa, dari mana ia belajar dan mengapa harus aku
"Jika tak ada ketulusan maka jangan katakan, aku hanya ingin tau bagai mana aku bisa kembali ke masa ku, aku adalah mahluk moderen sangat tak cocok jika berada di masa ini untuk waktu yang lama" Ucap ku, bagaimanapun kemegahan yang tersaji di masa ini aku tetap akan mencari jalan untuk kembali,
"Entah lah, aku tak tau pasti bagaimana caranya"
"Baik lah, katakan mengapa kau memanggil jiwa ku?, bukankah kau hidup dengan baik, memiliki ayah dan saudara yang sangat menyayangi mu, memiliki kekayaan yang melimpah dan kehidupan yang nyaman" Ucap ku pelan
"Aku hanya ingin menjadi yang lebih baik saja" Ucapnya ringan, hey?, menjadi lebih baik pala mu, jadi hantu coy, baiknya dari mana?
"Apakah kau tak memikirkan perasaan ayah dan kakak mu? "
Aku mendengar kekehan halus dari seberang sana, apa yang terjadi, tidak ada yang lucu
"Mengapa kau menyeret ku ke masa ini? " Ucap ku pelan,
"*Aku sudah kehilangan ibu ku saat berusia 9 tahun, ayah yang begitu sibuk, aku hanya memiliki kakak laki laki , ia sudah harus masuk sekolah kekaisaran saat berumur 12 tahun, setelah menyelesaikan pendidikan ia menjadi seorang jendral tingkat dua ia selalu sibuk dengan perbatasan dan yah, aku sendirian, aku tumbuh menjadi orang yang angkuh, para selir dan saudara saudara ku selalu mencari celah untuk menghukum dan mempermalukan ku di setiap kesempatan, aku di kenal sebagai seorang nona muda yang angkuh, bodoh, kejam bak tiran dan manja, meski itu benar adanya, tak ada yang berani menatap ku, semua menganggap ku sebagai malaikat kematian, apakah aku seburuk itu hingga aku di jauhi, aku kesepian, aku sendirian dan yah tidak ada yang dapat ku lakukan selain menunjukan pada dunia pertama berkuasa dan kuatnya aku, bahkan dunia tak tau saat aku menangis dalam kegelapan, saat aku hancur saat dalam diam" Ucapnya pelan, aku menghela nafas pelan ternyata di balik kemewahan itu tersimpan begitu banyak luka,
Jika begini apa yang akan ku lakukan, apa aku harus balas dendam?, oh tidak aku bukan orang yang berani untuk meneteskan darah orang lain, aku adalah staf bukan seorang gadis dari dunia bawah (mafia), ataupun agen yang memiliki kecerdasan dan keberanian yang berada di atas rata rata, aku tak mungkin membalas dendam dengan hal seperti itu lalu apa yang ku lakukan*
"Lalu apa yang harus ku lakukan, hey tunggu, tunggu aku, hey" Ucap ku berteriak, aku hanya berfikir sebentar namun sosok itu telah pergi meninggalkan ku?,
"Jalani kehidupan yang lebih baik di masa depan" Suara itu masih terdengar samar namun tak ada siapapun di sana, uh merepotkan sekali,
"Nona" Suara lembut itu membangun kan ku, eh aku sudah kembali ke dalam kereta, uh sangat menyebalkan, ia hanya memberi kabar setengah saja, lalu bagai mana aku melewati hari setelah ini, kediaman mentri pasti sangat mengerikan,
"Ah Ming ji, apakah kita sudah sampai? "
Aku membenahi tempat duduk, ternyata posisi tidur ku sedikit tak pantas,
"Kita baru saja memasuki kota raja, apakah nona ingin beristirahat, atau membeli sesuatu, sebentar lagi kita akan melewati pasar"
"Baiklah, kita berhenti di kedai makan, para pengawal dan kuda pasti sudah sangat lelah, jika tak salah menebak mereka sudah tak beristirahat selama empat jam yang lalu kan"
Meski aku tau kekuatan seekor kuda, tapi para pengawal itu?, mereka adalah manusia, dan tentu saja sangat kelelahan saat mereka harus menempuh perjalanan selama enam jam untuk menjemput, dan enam jam untuk kembali, bukankah itu seperti penyiksaan terhadap mereka?, aku adalah mahluk yang baik, maka mari beristirahat.
"Selamat datang pelanggan" Suara itu dari seorang pria yang berdiri di ambang pintu,
"Ming ji, apakah kita memiliki banyak uang?" aku tak ingin berakhir dengan mencuci piring, seperti drama di dunia modern,
"Kita memiliki uang yang cukup banyak nona"
"Apakah cukup untuk membeli makanan sekitar lima belas orang? "
"Uang kita masih cukup untuk membeli rumah makan ini nona"
"Wow, ternyata aku sangat kaya ya," Ucap ku terkekeh pelan,
"Hamm baiklah, pelayan siapkan makanan yang lezat, Ming ji, suruh para pengawal masuk, sepertinya ini keberuntungan kita, lihat lah bahkan kedai cukup sepi, kita tak perlu berebut meja dengan pengunjung lain"
Aku berniat mengajak seluruh pengawal itu makan bersama ku, sejak tadi aku tak melihat mereka istirahat atau melepas dahaga, apakah orang orang kuno memang kuat seperti ini?, entah lah, aku hanya mengira ngira menyatukan pengetahuan dengan apa yang ku lihat
"Baik nona" Ming ji beranjak keluar, sedangkan aku mendudukkan diri di balik meja yang terletak di sudut ruangan, tempat itu sangat indah, menghadap langsung pada kolam dan di seberang sana terdapat taman bunga yang indah,
"Apakah nona muda memerlukan sesuatu?,sehingga memanggil kami semua ke sini" Ucap para prajurit dengan sopan, mereka tentu tak berani membuat perkara dengan nona muda yang di juluki malaikat kematian Kekaisaran Xi'ang
"Tidak, duduk lah di tempat yang kalian ingin kan, mari makan bersama, kalian pasti lelah kan telah berjalan selama seharian?, sekarang waktunya beristirahat" Ucap ku tersenyum lebar
Baik lah aku akan memberi kejutan pada penghuni kediaman mentri, dengan penampilan baru, wajah baru, dan yah sifat baru, yu ahli Xiang adalah gadis yang cantik, hanya saja kecantikan itu di tutupi oleh riasan tebal dan penampilan glamor yang sudah hampir menyerupai badut, untung aku pintar
"Kami tidak berani menerima keagungan ini nona" Ucap salah satu prajurit,
Pemandangan ini sungguh sangat mengerikan, nona muda tirannya yang kejam berubah menjadi sedikit ramah, dan apa itu?, sebuah senyuman, bahkan nona muda mereka hanya menunjukan itu pada tunangannya?, lalu apa ini?, senyumnya memang sangat manis, namun bahkan itu mampu membuat para prajurit bergetar ketakutan
"Aku tak akan mengulangi yang ku katakan" Ucapku, aku sangat kesal, mengapa harus terikat formalitas seperti ini,
Pantas saja Nona muda Yu ini selalu kesepian, para pengawalnya sangat kaku, baik lah aku akan mengajari mereka cara bermain dan bersenang senang lain waktu, saat ini aku cukup lelah, mari cari waktu yang tepat.
"Terimakasih atas kemurahan hati nona muda"
Mereka faham makna tersirat di dalam ucapan itu, nona mereka adalah sosok yang tak pernah menerima bantahan, jika berani makan bersiap untuk kehilangan nyawa, mengerikan memang saat tiran kejam menjadi permata kaca yang lemah, yang sangat rentan untuk pecah
"Ming ji, duduk lah, makanan ini sangat lezat" Ucapku menyantap ikan asam manis, sangat lezat, makanan favorit ku di dunia kuno ini
"Baik nona" Ucap Ming ji, ku lihat ia memberi kode dan para pengawal membubarkan diri mencari tempat yang nyaman,
Aku tak masalah dengan hal itu, semua memerlukan waktu citra ku sudah terlanjur buruk, itu tak masalah lagi pula apa peduli ku, yang terpenting aku bebas melakukan apapun yang ku inginkan,
Menghabiskan waktu dengan bermain, berburu barang barang yang bagus, dan poin terpenting adalah aku tak perlu bekerja keras untuk itu, sepertinya perdana menteri ini sangat kaya
"Ming ji, kira kira hadiah apa yang bagus untuk ku berikan pada ayah?, katakan barang apa yang di sukai ayah?"
"Apapun yang nona berikan tuan pasti menyukainya" Ucap Ming ji
"Baik lah, segera habiskan makanan mu, temani aku ke pasar untuk mencari barang, dan jangan katakan apapun pada para pengawal itu, sangat merepotkan jika berkeliling membawa mereka, dan yah sangat menarik perhatian" aku tak perlu memusingkan identitas ku,
Lagi pula menurut cerita yang ku baca para bangsawan sangat jarang keluar kediaman, ia lebih suka berdiam diri di dalam rumah, dan tentu saja berbeda dengan ku yang dari masa moderen,
Siapa yang akan mengenali ku dengan penampilan seperti ini, nona muda yu adalah sosok yang begitu mencolok, sedangkan aku?, tentu saja akan menghilang di telan keramaian aktivitas manusia
"Xio bai" Ucap ku pelan, sosok itu perlahan menampakan diri, aku tersenyum, ah aku selalu bahagia melihat keindahan yang tersaji ini, pengawal yang kuat dan gagah, dan memiliki mahluk jadi jadian yang sangat-sangat tampan,
"Menghadap pada nona"
"Hey kau terlihat sangat manis"
"Apa yang bisa saya bantu?"
"Pertanyaan yang bagus, bawa kami ke pasar, dan kau harus memastikan jika para pengawal itu tak sadar, aku yakin kau bisa "
"Hal kecil seperti itu tentu saja bisa"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 106 Episodes
Comments
👑✧ಡkumaqiಡ✧
hai, aku hadir kesini gara" penasaran dengan ceritanya yg d WP,, salken ya
2022-11-27
1
Iyan Anderson
saking seru dan santai dlm membaca,, sampai ga ninggalin jejak
2022-07-19
11