"Sebenarnya aku merasa kasihan kepadanya. Kenapa mereka memilihku, aku- aku hidup bukan untuk ini. Aku mohon... Teman dekat ku satu ini adalah ahli di bidangnya."
"Aku sudah bilang berkali-kali padamu. Kami tidak menerima seekor rubah untuk bekerja di bidang mu. Aku mohon maaf, perusahaan memerlukanmu"
"OH YA, JIKA BEGITU PENTING. KENAPA DI SAAT SAHAM PERUSAHAAN MU TURUN DAN KAU DIAM SAJA PADAKU?! DAN YA, AKU YANG MEMBUAT SAHAMMY TURUN! KAU YANG MEMBUAT KAMBING HITAM PADANYA!"
Arthur kemudian keluar dari kantor dengan membanting pintunya. Dia mencoba untuk menenangkan dirinya kembali. Sudah berapa kali dia gagal dalam pekerjaannya tapi masih di terima oleh mereka. Bahkan dia belum lunas membayar sebuah hutang seseorang "Bangsat! aku bukan penulis! kini aku mengerti, betapa anehnya jika hal yang berkaitan soal perbandingan antara aku, Henry, atau Author selalu aja Author yang sengsara. Jadi itu yang membuatnya merasa iri padaku dan saudaraku"
Di jalanan dia mencoba untuk tetap terlihat normal di mata seseorang. Dengan kacamata hitam, sebuah headset yang di hubungkan ke radio kecil dia gunakan untuk menghibur diri.
Tak lama kemudian Arthur melihat sebuah potongan bulu berwarna hitam di sebuah tong sampah "Seharusnya aku tidak menerimanya"
Di samping tong sampah itu terdapat Diana/Kyle yang sedang membersihkan jalanan dan trotoar "Diana?"
"Oh, astaga Arthur. hehe yeah, senang bertemu dengan mu"
[mereka berdua bersalaman]
Tampangnya telah berubah daripada yang kemarin - kemarin. Dia memakai sebuah kalung emas "Wah, udah terlihat cantik kah?". Diana tertawa kecil malu untuk menjawabnya. Arthur juga tidak bisa menyingkirkan pandangan nya dari Diana. "Oh maafkan aku... aku-"
"Iya aku tau kok. Aku cuman bertanya penampilan mu yang sudah berbeda"
Arthur merasa ragu-ragu melihat tampilan Diana yang begitu indah tapi dia tidak ingin temannya tersinggung dan juga kekasihnya sendiri. Di dalam hatinya dia berkata "Cantik banget anjir". selagi Diana sedang menjelaskan kenapa dia menjadi petugas kebersihan jalanan. Di dalam hatinya dia berkata lagi "Ya Tuhan, aku sudah punya istri. Jangan kasih percobaan gini ya tuhan.......".
"Jadi kau tau maksud ku tadi?"
"A- aduh... ya...."
Dan Arthur tidak mendengar apa yang dia bicarakan. "Jadi... kamu mau cari Henry?"
"A- i- iya...."
"kamu gugup kenapa sih?"
"Gak- gak ada..."
Saat Diana tidak melihatnya Arthur menampar dirinya sendiri selama beberapa saat. Setelah Diana melihatnya kembali dia bersikap normal "Ya, sebenarnya kami udah lama gak ketemu. Aneh aja sih cuman karena kejadian tahun lalu"
"ooohhhh.... karena itu ya... Pantesan dia gak mau keluar rumah. Maaf dia gak ada di sini. Tapi aku yakin dia tenang kembali"
Arthur kemudian berpamitan akan pergi meninggalkan Diana dan akan kembali ke rumahnya sendiri
Selagi tidak ada yang melihat, Diana langsung berbaring di tengah trotoar di sinar matahari untuk berjemur
...****************...
Sesampainya di rumah, dia memasang wajah tersenyum den mengucapkan "Aku pulang sayang".
foto sebuah perempuan menawan yang berada di tembok dia ambil. Kemudian dia mencium nya seakan istrinya masih hidup "gimana? aku pulang cepat kan?"
Arthur mengganti bajunya di sebuah lemari baju yang terletak di kamarnya. Tata letak baju baju itu berdampingan dengan baju baju kesayangan istrinya. Begitu juga dengan sebuah kalung emas berbentuk burung gagak miliknya
Dia mengganti bajunya dengan baju yang santai/baju rumahan. Dia duduk di sofa depan televisi sambil makan makanan Snack miliknya. Dan ya, tentunya dia masih memakai kacamata hitam kesayangannya.
Alasan dia memiliki televisi lebar adalah agar dirinya dan istrinya dapat melihat sebuah film bersama tanpa pergi ke bioskop. Ya begitu juga dengan anak anaknya yang akan lahir nantinya.
Tapi karena sebuah pembunuhan dari teman kerjanya sendiri yang mengambil nyawa mereka membuat hidupnya berubah total.
Dia tidak ingin menikah lagi dan dia mencoba untuk tetap teguh terhadap kekasihnya yang telah mati itu meskipun dirinya memiliki nafsu seksualitas yang tinggi terhadap wanita.
Author adalah salah satu teman dekatnya yang selalu menemani nya di saat saat susah. Sayangnya karena masalah kecil mereka berdua terpisah
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 28 Episodes
Comments
Foxfolk_45
jangan halu....
2022-08-09
0