*"Gulungan kertas bukan hanya sebuah gulungan biasa. Biasanya di dalamnya terdapat hal hal yang penting. Banyak sekali orang orang menyepelekan gulungan kertas seperti ini. *mengambil gulungan kertas* Sangat di sayangkan. Jika aku beri tahu mereka, mereka menjawabnya bahwa ini adalah sebatas tulisan kuno. Tapi, gulungan kertas satu ini aku dapatkan dari-"*
***
Author menangkis sebuah pedang dari Daniel, lalu kemudian membuat pedang milik Daniel terlempar jauh. Dengan segera dia mengayunkan pedangnya dan melukai mata satunya. Cakar tangan kirinya serentak menusuk dada Daniel hingga menembus ke dalam, Lalu memegang jantung Daniel dan menariknya keluar dari tubuhnya. Dengan gigi taringnya dia menggigit jantung itu hingga berhenti berdetak.
Daniel akhirnya mati, Author langsung larimencari tempat persembunyian di semak belukar. Seekor serigala atau rubah yang hendak memburunya kehilangan jejak. Tapi mereka hanya melihat temannya sendiri Daniel jatuh mati. Tapi di saat itudi saat mereka berada di dekat persembunyian Author, Author melihat sebuah gulungan kertas yang berada di sebuah kantung si serigala itu. Dengan perlahan lahan cakar tangannya mengambl gulungan itu tanpa di ketahui yang lainnya. Satu gulungan sudah dia ambil, tapi ekor dari serigala itu tak sengaja mengenai cakar tangan Author sehingga membocorkan tempat dia bersembunyi.
Author mulai berlari lagi menjauh dari mereka. Satu atau dua masih bisa dia lawan, tetapi jika musuhnya berjumlah empat atau lima Author susah mengatasinya, dia tidak bisa melawannya sendiri.
Tapi dia tidak dapat berlari selamanya, karena sebuah tebing di hadapannya "sial". Berlari ke arah kiri atau kana tidak ada gunanya karena dia sudah di kepung "Itu dia! Tangkap!".
Tiba-tiba cakar reptil besar keluar dari tebing dan menggenggam tanah di samping kiri Author, kemudian cakar satunya lagi di kanan. Lalu kepalanya mulai menampakkannya di hadapan para serigala dan rubah itu. Kemudian dia juga menampakkan sayapnya layaknya seekor naga. Author mulai meliat ke atas, dan dia liat hayalah leher dari naga itu "Oh". dan naga itu mulai mengaum dengan keras sehingga seekor musuh Author pergi ketakutan
"Dragunov? astaga, aku mencarimu kemana mana!"
Tak sedikitpun Author melepaskan genggaman cakar tangannya dari gulungan kertas itu. Karena di saat dia menaiki Dragunov biasanya angin akan membawa kertas itu jauh darinya. Bahkan dirinya sendiri paling buruk dalam mencari barang yang hilang.
Setelah sampai di sebuah goa yang dimana goa tersebut adalah rumah Dragunov, Author mulai membuka gulungan kertasnya. Tulisan tulisan di dalamnya mulai bersinar terang dengan warna ungu. Dengan segera Author mengambil cahaya tersebut dengan cakar tangannya. Semua cahaya ungu itu masukke dalam tubuhnya, membuat dirinya segar kembali dan menambah kekuatan "Bagus".
Dragunov kembali ke dalam goanya untuk tidur lagi "hey, Drag. Kau bisa antar aku ke rumah? huh? Tidak? oh ok baiklah aku jalan sendiri".
Sisa dari gulungan kertas itu Author simpan. Siapa tau akan berguna nantinya meskipun sekarang tulisan itu sudah tidak mengandung kekuatan. Menyimpannya kedalam sebuah rak buku khusus untuk gulungan kertas. Sebagian gulungan kertas itu masih bisa di pakai pada saat di butuhkan saja.
***
"Yeah, begitulah. Tapi entah kemana lagi aku menemukan gulungan kertas seperti itu. Sudah jaramg sekali di dunia ini. Tidak mungkin aku akan ke Navice untuk membeli beberapa gulungan. Aku tidak punya cukup emas untuk itu"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 28 Episodes
Comments