Buku Trason

Buku-buku ini sangat menakjubkan. Apakah kau tau buku itu tidak hanya buku biasa yang hanya di gunakan sebagai di baca, atau melihat gambar gambar yang indah. Tetapi, buku ini di gunakan untuk keinginan apapun bagi yang mempunyainya. Kau dapat bermain, mencari tahu, atau bahkan mencari bahan puisi untuk tugas sekolah mu. Buku tersebut akan menulis dan menggambar dengan sendrinya hanya untuk pemiliknya. Tapi, perlu di ingat. Meskipun terlihat menyenangkan memiliki buku itu, bisa saja buku-buku itu mengubah dirimu menjadi liar dan tak acuh terhadap dunia nyata

Seperti Trason Magarine, dia berada di dalam rumahnya hanya untuk bermain main dengan bukunya. Di dalam kamarmya dia terobsesi dengan sebuah gambar wanita manusia dan antropomorfik rubah telanjang dada. Kemudian dia mengoleksikannya secara diam diam. Ada pulanya dia bermain sebuah permainan di buku tersebut, dan laginya dia mencari tau aib seseorang di dalam buku nya. Dia tau kalau bukunya dapat mengirim pesan ke buku seseorang lainnya. Pada saat orang tuanya menyurunya dia pergi keluar rumah dia takut akan sinar matahari. Dia berteriak tidak ingin keluar rumahnya

Tidak ada cara pilihan lain bagi orang tuanya untuk menyadarkan Trason. Mereka mengunjungi diriku. Kata mereka"Permisi, Author. Apa ada cara membuatnya sadar?". Aku tidak tau apa apa soal kesadaran manusia, meskipun diriku saja berawal dari manusia biasa. Bukuku tidak dapat memberi informasi apapun soal itu. Aku menulis apa yang harus di lakukan berkali kali dan dia tetap tidak mau membagikannya kepadaku. Jadi aku menyarankan mereka berdua untuk menjaukan Trason dari bukunya. Karena bukunya lah yang mengubahnya menjadi seperti ini. Mereka menerimanya dengan senang hati

Mereka bertiga akhirnya kembali ke rumah mereka. Berbicara kepada Trason sangat susah, dia bahkan tidak menerima apa yang mereka katakan padanya.

Gimana aku tau itu? aku diam diam mengikuti mereka berdua. Heh, enak juga jadi seekor rubah...

Kemudian aku meninggalkan mereka dan kembali ke rumahku sendiri. Cukup nyaman bisa tidur kembali di kasur yang lumayan lembut dan juga berbulu. Apa? aku suka tidur di siang hari

Di malam harinya aku mendengarkan suara teriakan keras. Tidak lain lagi dari rumah Trason. Aku berlari ke rumahnya melihat ke dua orang tuanya menangis terkejut melihat anaknya menggila atas kehilangan bukunya. Mereka menyembunyikan bukunya agar dia kembali normal, padahal dia sudah janji akan mengembalikannya kepada dirinya jika dia sudah berubah. Dia menghancurkan seisi rumah dengan kedua tangannya, sambil iringi teriakan kesakitan atas hilangnya sebuah buku yang bersama dia setiap saat.

Aku masuk ke dalam rumahnya untuk menenangkan Trason dari amarahnya. Aku melihat matanya tidak terkontrol seperti dia melihat kearah manapun tanpa tujuan, sedangkan tubuhnya menghancurkan apa yang dia lihat. Aku berteriak padanya "Itu cuman buku sihir Trason! kau masih belum bisa mengatur penggunaan nya!". Tiba tiba dia berhenti dan menatapku, mendekatiku secara perlahan lahan dengan wajah amarah "Rubah mana tau apa rasanya tersiksa bodoh!". Di saat buku pribadiku denganku dia melarikan kedua matanya ke arah bukuku "Haaahhh.... buku.......". Aku sudah mulai siaga kalau dia benar benar ingin menangkap ku hanya untuk mengambil buku pribadi "Ini punyaku!"

"Aku perlu bukunya Rubah"

"Ah, sial"

Dia mulai mengejarku dengan berlari sangat kencang ke arahku. Aku mulai berlari ke liar rumah tapi dia menghalanginya dengan melempar barang ke pintu depan. Sehingga aku harus berlari memasuki ruangan yang lainnya untuk bersembunyi. Aku tidak bisa melukainya, dia anaknya orang lain.

Sambil lalu aku mencari sebuah bolpoin untuk menulis di buku pribadiku agar membuat dirinya merasa tenang. Aku mencarinya kemana mana tetapi masih saja tidak tertemukan. Trason masih saja mengejar dan melempar barang ke arahku. Setelah aku memasuki kamarnya untuk mengambil bolpoin Trason mengangkat sebuah benda yang lumayan berat dan aku sudah terjebak, tidak ada lagi jalan keluar "SIAL!" cakarku mulai mengambil bolpoin tersebut dan menuliskan sebuah obat tidur untuk menidurkannya. Sayangnya, antara tubuhnya yang kurus dan lemah memaksakan dirinya untuk mengangkat barang berat, akhirnya kedua tangannya kesakitan parah. Batang tersebut terjatuh menimpa dirinya di bagian kepala. Dia mulai tidak sadarkan diri karena kepalanya terbentur benda tersebut.

Orang tuanya mencoba mendobrak masuk rumah karena pintu yang di tutup olehnya, melihat rumah yang begitu berantakan dan hancur, begitu juga dengan diriku yang bersandar di tembok melihat Trason tak sadarkan diri "Astaga! dia kenapa??!!"

"Dia mencoba membunuhku. Kepalanya terbentur karena ulahnya sendiri. Jangan khawatir, dia masih hidup"

...****************...

"Dia benar benar tidak tau apa yang dia lakukan meskipun dia telah menghancurkan seisi rumah. Yang dia mau hanyalah bukunya kembali. Oh ya, buku milik Trason dan buku pribadiku sangat beda. Buku pribadiku lebih kuat dan lebih luas, sedangkan bukunya Trason masih terbatas. lagian itu buku Trason di buat sama manusia lain yang ahli sihir"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!