Begitu juga dengan Adam yang baru pulang, Adam langsung masuk ke dalam kamarnya untuk membersihkan diri.
Meski Adam salah satu orang kaya di kampungnya. Tetapi rumah mereka bukan rumah bertingkat, hanya rumah berlantai satu. Seperti kebanyakan rumah warga lainnya. Yang membedakan adalah bangunan rumah Adam sangat lah modern dengan halaman yang sangat luas.
Keluarga Adam orang yang sangat ramah, tidak pernah membeda-bedakan status sosial. Karena bagi mereka harta hanyalah sebuah titipan. Lagi pula hidup di kampung masih saling membutuhkan satu sama lain.
Selesai mandi, Adam menghampiri sang Ibu di kamar.
"Bagaimana keadaan Ibu hari ini, masih ada yang sakit?" Tanya Adam dengan nada lembut. Ibu duduk bersandar di kepala ranjang.
"Tidak terlalu Nak, hanya saja badan Ibu masih lemas tidak ada daya." Lirih Ibu sambil tersenyum melihat putranya sangat perhatian.
"Istirahat ibu harus cukup, jangan banyak pikiran ya." Ucap Adam.
"Nak.. Ibu punya keinginan yang saat ini belum juga tercapai. Apa kamu bersedia untuk mewujudkannya?" Tanya Ibu dengan hati-hati seraya memegang tangan Adam yang duduk di sampingnya.
"Apa Bu, InsyaAllah jika Adam mampu, Adam akan bantu keinginan Ibu." Jawab Adam.
"Sungguh Nak?" Tanya Ibu berbinar.
"Pasti Bu." Jawab Adam mengangguk yakin.
"Alhamdulillah Ya Allah..." Ucap Ibu dengan rasa syukur bercampur senang. Seulas senyuman menghiasi wajah pucatnya.
Adam juga turut senang melihat kebahagiaan terpancar di wajah orang yang telah melahirkannya ke dunia ini.
Ayah Adam masuk ke kamar setelah dari luar. Melihat sang istri yang begitu bahagia, ia menjadi penasaran.
"Ada apa Bu, Ibu bahagia sekali?" Tanya Ayah.
"Yah.. Adam putra kita mau menerima perjodohan itu!" Seru Ibu bersemangat.
"Benarkah Nak?!" Tanya Ayah, menoleh ke arah Adam dengan raut wajah yang tak kalah bahagianya.
Sementara Adam hanya terdiam, belum mengerti dengan pertanyaan Ayahnya.
"Apa maksud Ayah? Adam tidak paham?" Tanyanya.
"Begini Nak, Ibu dan Ayah mau menjodohkan kamu dengan gadis pilihan kami. Apa kamu lupa dengan pembicaraan tadi malam." Tutur Ayah mengingatkan Adam.
"Berhubung kamu sudah setuju, alangkah baiknya kita secepatnya menemui calon istrimu itu." Ucap Ayah lagi.
Adam menghela nafas sesaat, ia tidak bisa menolak. Hanya mampu mengiyakan saja.
"Baiklah terserah Ayah, kapan mau berkunjung ke rumah gadis itu?" Tanya Adam pasrah.
"Bagaimana kalau lusa saja, bakda Maghrib kita berkunjung ke sana." Jawab Ayah.
Adam mengangguk. "Iya, Adam setuju." Ucapnya.
Ibu tersenyum melihat putra semata wayangnya akhirnya mau menikah. Menuruti setiap permintaan dari dirinya yang tidak pernah Adam bantah. Dan semoga gadis yang dijodohkan dengan Adam juga menerima niat baik ini.
"Eh, apa kamu tidak bertanya pada kami Nak, siapa yang akan jadi calon istri kamu?" Tanya Ibu.
"Tidak perlu Bu." Jawab Adam singkat.
"Biar nanti menjadi kejutan Bu." Goda Ayah membuat Ibu terkekeh kecil.
"Ya sudah, Adam pergi ke Masjid dulu." Pamit Adam karena adzan Maghrib sudah berkumandang.
Adam berganti pakaian dengan baju Koko dan sarung lalu berangkat ke Masjid. Sedangkan Ayah harus sholat di rumah untuk menjaga sang istri. Selesai sholat Ayah menyuapi Ibu untuk makan baru memberinya obat.
Untuk makanan yang masak adalah Uwak Sari, jadi Ayah tidak akan kerepotan. Hanya menyapu rumah dan mencuci piring bekas makan saja. Kalau urusan mencuci baju itu juga Uwak Sari yang melakukannya karena di rumah Adam terdapat mesin cuci.
"Mas Adam.." Panggil Akmal pada laki-laki tampan itu setelah sholat berakhir.
Adam menoleh melihat Akmal berdiri di belakangnya.
"Kamu Mal.." Jawab Adam. Adam saat ini duduk di teras Masjid bersama jama'ah lainnya sambil menunggu Adzan Isya.
"Katanya Ibu Mas Adam sakit ya?" Tanya Akmal, duduk di samping Adam.
"Iya, do'ain ya supaya Ibu Mas cepat sembuh." Pinta Adam.
Akmal mengangguk. "Amiin.. Akmal do'akan semoga Ibu Mas Adam cepat sembuh." Ucapnya membuat Adam tersenyum tipis.
.
.
.
Tbc.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 167 Episodes
Comments
Yunisa
Pasti sangat penasaran tuh Adam
2022-08-12
1
Wa Japulina 99
suka ceritanya 💖❤❤❤💖💖
2022-06-17
3
Wa Japulina 99
❤❤❤❤💖💖💖💖💖❤❤❤❤❤💖
2022-06-17
3