Jihan membeku tetap dalam posisinya berbaring dan pura-pura tidak mendengar.
"Luna ... ada apa denganmu? aku seperti tidak mengenalmu," lanjut Barra dengan suara yang lebih bersahabat. Jihan menghela nafas lega setelah merasa seperti penyusup yang tertangkap basah.
"Apa maksudmu, Barra? memang aku seperti apa menurutmu?" Jihan membalikan tubuhnya dan duduk bersandar.
Barra mengusap wajahnya dengan kasar lalu duduk di kursi meja rias Luna. Rahangnya tampak mengeras dengan kedua tangannya menahan beban tubuh pada lututnya.
"Tidak apa, tidurlah," ucap Barra pelan.
"Barra apakah kau ... merindukanku?" tanya Jihan hati-hati.
Malam ini ia ingin mengorek lebih dalam lagi hubungan antara Luna dan Barra. Ia harus berpacu dengan waktu di dunia nyata, sebelum tubuhnya dinyatakan mati oleh dokter.
Barra meliriknya, "Merindukanmu, kamu bilang?" seringaian sinis muncul di sudut bibir Barra.
"Untuk apa aku merindukan wanita yang tidak menginginkanku?"
"Apa yang kau bicarakan, Barra. Sudah jelas aku menginginkanmu." Jihan tidak mengerti arah pembicaraan Barra, bagaimana bisa ia mengira Luna tidak menginginkannya.
Sedangkan yang Jihan tahu dari orang sekitarnya, Luna sangat mencintai Barra hingga rela dijadikan yang kedua dalam pernikahannya.
"Kamu tidak benar menginginkanku, Luna. Kamu hanya merasa sakit hati karena aku memilih Violet, sedangkan kau ditinggal begitu saja oleh pria itu."
"Apa maksudmu, Barra? aku benar-benar mencintaimu," ucap Jihan berusaha meyakinkan.
Ia benar-benar menggunakan kemampuannya beraktingnya, agar Barra juga dapat merasakan apa yang Luna rasa.
"Kalau kau mencintaiku, mengapa kau tidur dengan si Baron jahanam itu?!" seru Barra dengan suara semakin meninggi.
Luna tidur dengan Baron? Luna berselingkuh? siapa itu Baron?
"Kalian berdua sudah menyakiti kami," lanjut Barra.
"Menyakiti ... kami??" Jihan menggeleng bingung. Kami siapa? apalagi ini?
"Mengapa kau datang lagi seolah tidak terjadi apapun di saat kami sudah berusaha melupakan kejadian itu dan mencoba bahagia."
Jihan mencoba mencerna setiap perkataan Barra. Ia berusaha menyusun tiap kepingan puzzle yang bertebaran di kepalanya.
"Kami ... maksudmu, kau dan Violet?" tanya Jihan. Barra tak menjawab hanya tawa kecil yang menyedihkan.
"Apa kau mecintai Vio, Barra?" Jihan memiringkan kepalanya, mencoba membaca air muka Barra tentang perasaannya pada Violet.
"Tentu saja kami saling mencintai," ucap Barra setelah beberapa detik terlihat berpikir.
"Yang aku tanyakan perasaanmu," ucap Jihan lirih.
Jihan mencoba mengingat-ingat adegan di sinetron dan drama yang pernah ia tonton, bagaimana caranya membuat suasana menjadi romantis.
"Aku benar-bebar mencintaimu, Barra. Aku yakin kau tahu itu, jika aku pernah melakukan kesalahan aku yakin itu hanyalah salah paham." Jihan tidak berani menatap pada Barra saat ia mengatakan hal itu, karena ia sama sekali tidak mengerti apa yang sudah terjadi sebelumnya.
"Kau bilang suatu kesalahan saat aku menemukanmu telanjang bulat di atas ranjang dengan suami Violet??!" Emosi Barra semakin tersulut mendengar perkataan Jihan.
"Kalian berdua membuat kami hancur dan hampir gila, Luna! Gara-gara kamu, Violet hampir bunuh diri dan kehilangan calon bayinya!" Barra menarik tangan Jihan hingga wanita itu hampir saja tersungkur jatuh dari atas ranjang.
Luna berselingkuh dengan suami Violet?? pantas saja semua mata memandangnya penuh kebencian saat hari pernikahannya. Kau wanita yang gila, Luna! dan aku harus membuatmu terlihat baik?
"A-aku mi-minta maaf, Ba-ra," ucap Jihan terputus-putus saat tangan Barra mencengkram lehernya. Tubuh Jihan yang terhimpit merapat di dinding membuat pergerakannya semakin terbatas.
J : B ... tolong!
...❤❤...
Mampir sini jugaa yuukk
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments
Sandisalbiah
Baron.. jgn bilang dia dan Vio sengaja menjebak Luna utk menguasai harta Barra...? 🤔🤔 dgn memisahkan Luna dan Barra...
2023-12-11
0
Red Velvet
Sepertinya Luna dijebak,😖😖😖 Violet yg licik
2023-03-30
0
Nora Afilla
apa mungkin Luna kena jebakan Batman y Thor Ama viola waktu tu.
nebak ni.....
2022-05-16
5