¹³. Maksud Romi

Keesokan harinya Hendrik bangun dan mendapati pakaian yang akan ia gunakan hari itu telah disiapkan oleh pelayan jadi dia segera membersihkan diri dan menggunakan pakaian itu.

Hendrik berdiri di depan cermin memandangi seorang pemuda yang menggunakan kemeja putih dan celana hitam panjang.

'Alana ini, dia sebenarnya memiliki selera yang bagaimana? Jelas-jelas ini adalah pakaian pelayan!' Gerutu Hendrik memandangi dirinya lalu menggunakan kacamatanya.

Lengkap sudah, sekarang Dia terlihat seperti pelayan yang culun!

Namun, Hendrik tidak terlalu memikirkannya, pria itu segera keluar dan mengikuti pelayan yang mengantarnya ke sebuah ruangan.

"Makan sarapan mu, sebentar lagi nona Alana akan memberimu tugas." Kata pelayan itu dengan ketus meninggalkan Hendrik yang kini duduk di kursi dengan sepotong roti yang di isi selai di depannya.

'Di rumah ini hanya Tuan Romi yang bersikap baik padaku. Apa sebenarnya yang direncanakan pria itu?' Hendrik berpikir-pikir sembari memakan sarapannya.

Setelah sarapannya habis, seorang pelayan kembali menemui Hendrik lalu mengantar Hendrik ke sebuah tempat.

"Pergi antar ini ke dalam. Jangan melakukan kesalahan apapun atau Nona Alana akan memarahimu!" Kata pelayan itu menyerahkan sebuah baki berisi cemilan.

"Baik," jawab Hendrik mengambil bagi itu lalu dia memasuki ruangan yang dimaksud oleh pelayan.

Baru saja dia melihat orang-orang yang ada di sana, Hendrik langsung menghentikan langkahnya.

"Oh,, si culun itu, Bukankah dia Hendrik anak Tuan Hans?" Seorang pria tiba-tiba berbicara sembari menatap tajam kearah Hendrik.

"Tuan Hans? Siapa?" Alana bertanya dengan bingung.

Dia benar-benar tidak mengenal Hendrik, dia hanya tahu bahwa ayahnya menyuruhnya untuk melindunginya.

Dan meskipun ia menyetujui permintaan ayahnya, namun dia tidak akan melindungi pria itu dengan cara memperlakukannya secara istimewa.

Setidaknya dia harus mengambil keuntungan dari Hendrik dengan menjadikan pria itu sebagai kacung!

"Dia,, hei,, kemari!" Ucap Tian.

Dengan langkah yang pelan Hendrik mendekati kedua orang itu lalu meletakkan cemilannya di meja.

"Sialahkan di nikmati," ucap Hendrik.

"Hei,, jangan berpura-pura, Kau adalah Hendrik Putra tunggal dari tuan Hans bukan?" Tanya Tian dengan tatapan tajamnya melihat Hendrik.

Dia tidak mungkin salah, pria culun di hadapannya ini adalah pria yang terkenal pintar saat masih berumur 5 tahun namun berubah menjadi orang bodoh semenjak kematian ibunya.

"Ya, saya Hendrik." Jawab Hendrik.

"Ck,, ck,, Apakah sudah diusir oleh ayahmu hingga berakhir menjadi pelayan di sini?" Ucap Tian.

Hendrik hanya tertunduk lemah, dia tidak mengatakan apapun, dia sudah biasa menghadapi hal seperti ini namun kadang-kadang dia juga merasa kaget saat bertemu dengan orang-orang Yang selalu merendahkan nya.

"Dia bukan pelayan, dia kacungku!" Ucap Alana dengan suara judesnya.

"Kacung? Bukan kacung sama saja dengan pelayan?" Tian berkata sembari memperlihatkan wajah jijiknya terhadap Hendrik.

"Beda! Kacung ku memiliki sedikit derajat yang lebih tinggi daripada seorang pelayan. Lagipula, yang bisa menyuruhnya itu hanya aku, orang lain tidak punya hak!" Ucap Alana mengagetkan Tian.

"Tapi--"

"Hei kacung! Duduk di sana!" Kata Alana menunjuk sebuah kursi yang ada di pojok ruangan.

"Baik Tuan Putri," jawab Hendrik dengan patuh lalu pria itu duduk di kursi yang ditunjuk oleh Alana.

"Hei,, Sejak kapan kau berubah? Kau berusaha memberinya muka di depanku?" Tanya Tian tak percaya.

"Kau bilang dia anak dari Tuan Hans? Pria culun yang selalu kau ceritakan itu?" Tanya Alana mengalihkan pembicaraan.

Tian menghela nafas, "Ya,, kau tahu ayahmu memiliki seorang saingan bisnis yang sangat hebat. Dia adalah Tuan Hans, dan kacungmu itu adalah putra satu-satunya dari tuan Hans." Ucap Tian mengagetkan Alana.

Perempuan itu melihat kearah Hendrik dengan tatapan kasihan sekaligus tak percaya.

'Pantas saja Ayah menyuruhku untuk melindunginya, sepertinya Ayah memiliki rencana lain terhadap pewaris tunggal dari Tuan Hans. Atau mungkin ayah merasa kasihan karena Hendrik harus menderita dibawah tekanan ayahnya?' pikir Alana mengingat kembali bagaimana pria itu muncul di depan gerbang dan ditindas oleh Victor dan teman-temannya.

Alana juga bisa memperkirakan luka-luka dari tubuh Hendrik adalah luka yang didapatkan pria itu di rumahnya. Tapi dia tidak pernah menyangka bahwa ternyata Hans berasal dari keluarga terpandang dan merupakan satu-satunya pewaris dari saingan bisnis ayahnya.

"Kelak ketika kau menggantikan posisi ayahmu kau mungkin akan berhadapan dengannya, tapi karena dia terlalu bodoh aku yakin masa depan keluarga Gonedra sangat suram." Ucap Tian dengan perasaan iba memandang pewaris keluarga Genedra kini berubah menjadi kacung keluarga Xionir.

Bisa-bisanya pewaris dipermalukan seperti ini!

"Jadi begitu,,," Alana mengangguk mengerti. Sekarang dia tahu maksud ayahnya.

Terpopuler

Comments

Wirda Lubis

Wirda Lubis

lanjut

2023-07-25

0

botak

botak

tua bngke bodoh udah tau g bisa punya ank lg..bukannya di rawat malah di siksa lhir batin .. oi kpn kmu pinter lg dek .kaburlaahh

2022-10-16

0

Sutardi Sutardi

Sutardi Sutardi

lanjut

2022-08-22

0

lihat semua
Episodes
1 ¹. Kematian Ibu
2 ². Si culun bodoh
3 ³. Dipukuli oleh Ayah
4 ⁴. Ke kampus untuk di olok-olok
5 ⁵. Semakin turun level
6 ⁶. Harus lepas dari Alana
7 ⁷. Bagaimana cara kabur dari Alana?
8 ⁸. Bermalas-malasan
9 ⁹. Pria culun pintar
10 ¹⁰. Kembali di olok-olok
11 ¹¹. Tidak mungkin gegabah
12 ¹². Mencari tahu
13 ¹³. Maksud Romi
14 ¹⁴. Peringatan
15 ¹⁵. Kenapa?!!
16 ¹⁶. Keadaan Hendrik
17 ¹⁷. seorang ayah yang tidak perduli
18 ¹⁸. Alana mulai bersimpati pada Hendrik
19 ¹⁹. Menyamar untuk menemui Hendrik
20 ²⁰. Menjenguk Hendrik
21 ²¹. Panggil aku Tuan Putri
22 ²². Si culun yang berpura-pura
23 ²³. Berbicara dengan Hans
24 ²⁴. Penyamaran terbongkar
25 ²⁵. Perasaan apa ini?
26 ²⁶. Kantong tebal si culun
27 ²⁷. Jatuh cinta
28 ²⁸. Rencana Hendrik
29 ²⁹. Masikah ada rencana lain?
30 ³⁰. Unek-unek Alana
31 ³¹. Alana pergi bersama Hans
32 ³². Rencana licik Hans
33 ³³. Aku akan melindungimu
34 ³⁴. Bagaimana akan membantu?
35 ³⁵. Merasa kembali hidup
36 ³⁶. Foto-foto Alana
37 ³⁷. Pria itu telah menyentuhnya
38 ³⁸. Yang pertama selalu yang paling menyakitkan
39 ³⁹. Alana masuk rumah sakit
40 ⁴⁰. Pelaku pelecehan
41 ⁴¹. Pelaku pelecehan
42 ⁴². Salah makan obat
43 ⁴³. Mempertaruhkan hidup untuk Alana
44 ⁴⁴. Perubahan Hendrik
45 ⁴⁵. Ingin bertemu Alana
46 ⁴⁶. Hendrik datang ke rumah sakit
47 ⁴⁷. Memenggal kepala
48 ⁴⁸. Memohon untuk bertanggungjawab
49 ⁴⁹. Perjanjian Hendrik dan Romi
50 ⁵⁰. Memikirkan Alana
51 ⁵¹. Suara Alana
52 ⁵². Aku mencintaimu
53 ⁵³. Alana mencari Romi
54 ⁵⁴. Pria kecil di rumah Alana
55 ⁵⁵. Apakah ini ayah?
56 ⁵⁶. Foto Ayah
57 ⁵⁷. Kepulangan Hendrik
58 ⁵⁸. Siapa Tuanmu?
59 ⁵⁹. Pria kecil di villa sebelah
60 ⁶⁰. Ingin bertemu Alana
61 ⁶¹. Alana menghilang
62 ⁶². Syarat mengklaim warisan
63 ⁶³. Selamat pagi Alana
64 ⁶⁴. Pewarisku satu-satunya
65 ⁶⁵. Jeruk makan jeruk
66 ⁶⁶. Mengobatimu
67 ⁶⁷. Hendrik seorang gay
68 ⁶⁸. Mengincar Hendrik
69 ⁶⁹. Patra berpura-pura sakit
70 ⁷⁰. Benar-benar gay
71 ⁷¹. Mencari Ayah
72 ⁷². Akan membujuk Alana
73 ⁷³. Posisinya serba salah
74 ⁷⁴. Sakit Ibu semakin parah
75 ⁷⁵. Wajah kita mirip
76 ⁷⁶. Apa yang terjadi?
77 ⁷⁷. Bertemu Alana
78 ⁷⁸. Bagaimana kau akan memperbaikinya?
79 ⁷⁹. Akan melihat kehebatan Hendrik
80 ⁸⁰. Menghilangnya Agung
81 ⁸¹. Agung sangat mengesalkan bagi Alana
82 ⁸². Tidak tega memisahkan ayah dan anak
83 ⁸³. Cemilan dari Hendrik
84 ⁸⁴. Harga diri yang tinggi
85 ⁸⁵. Rencana yang akan dilakukan
86 ⁸⁶. Kerjasama yang menguntungkan
87 ⁸⁷. Tidak bisa menjaga diri sendiri
88 ⁸⁸. Melihat Alana tertawa lepas
89 ⁸⁹. Penggemar rahasia
90 ⁹⁰. Alana sangat sulit diajak keluar
91 ⁹¹. Foto selfie seorang pria
92 ⁹². Siapa orang itu?
93 ⁹³. Telpon masuk di ponsel Agung
94 ⁹⁴. Melihat Hendrik
95 ⁹⁵. Buatlah makanan untuk ibuku
96 ⁹⁶. Memikirkan kembali keputusannya
97 ⁹⁷. Rencana besar beresiko besar
98 ⁹⁸. Bertemu lagi
99 ⁹⁹. Kemajuan pesat
100 ¹⁰⁰. Permintaan Alana
101 ¹⁰¹. Merasa sakit untuk Alana dan Agung
102 ¹⁰². Ayah dan anak tidur bersama
103 ¹⁰³. Alana di kamar pria
104 ¹⁰⁴. Sembuh kalau di tiup
105 ¹⁰⁵. Perasaan aneh yang begitu kuat
106 ¹⁰⁶. Hendrik menghilang di pagi hari
107 ¹⁰⁷. Sakit Hendrik semakin parah
108 ¹⁰⁸. Tak bisa lagi mengancam Hendrik
109 ¹⁰⁹. Sudah terlalu mengabaikan Hendrik
110 ¹¹⁰. Kebangkrutan semakin dekat
111 ¹¹¹. Harus membawa Hendrik
112 ¹¹². Membantumu menyingkirkan Patra
113 ¹¹³. Buat janji dengan notaris
114 ¹¹⁴. Tidak mungkin membela pria asing
115 ¹¹⁵. Rencana gagal
116 ¹¹⁶. Pesan dari Agung
117 ¹¹⁷. Pria kecil licik
118 ¹¹⁸. Alana Xionir mengingkari janji
119 ¹¹⁹. Pelukan dari Alana
120 ¹²⁰. Janji kedua Alana
121 ¹²¹. Remot TV untuk Alana
122 ¹²². Tahun 2022
123 ¹²³. Mempercayakan Alana diobati Bara
124 ¹²⁴. Terapi pada Alana
125 ¹²⁵. Aku tidak akan memaafkannya
126 ¹²⁶. Ibu pasti sembuh
127 ¹²⁷. Putra Hendrik
128 ¹²⁸. Lupa akan anak sendiri
129 ¹²⁹. Romi sangat menyesal
130 ¹³⁰. Kemustahilan berubah jadi kenyataan
131 ¹³¹. Pemandangan yang sangat mengharukan
132 ¹³². Mencari foto-foto Alana
133 ¹³³. Jadwal bertemu Patra
134 ¹³⁴. Makan siang romantis bersama Patra
135 ¹³⁵. Membuat Hendrik berhutang budi
136 ¹³⁶. Keakraban keluarga kecil
137 ¹³⁷. Mengintip Hendrik dan Patra
138 ¹³⁸. Perlu waktu menyiapkan sesuatu untuk Patra
139 ¹³⁹. Cemburu Alana
140 ¹⁴⁰. Kemarahan Agung pada Hendrik
141 ¹⁴¹. Foto tanpa busana
142 ¹⁴². Foto rahasia Hendrik
143 ¹⁴³. Meminta maaf
144 ¹⁴⁴. Pagi hari yang menggemaskan
145 ¹⁴⁵. Janji
146 ¹⁴⁶. Keluarga Gonedra akan hilang dari muka bumi
147 ¹⁴⁷. Peretasan yang membuat bangkrut
148 ¹⁴⁸. Cemas pada Hans
149 ¹⁴⁹. Rencana berjalan lancar
150 ¹⁵⁰. Laporan Aristo
151 ¹⁵¹. Memanggil Ambulans
152 ¹⁵². Menggali kuburannya sendiri
153 ¹⁵³. Siapa yang membangkrutkan Gonedra?
154 ¹⁵⁴. Bukan pewaris
155 ¹⁵⁵. Fungsi uang tunai
156 ¹⁵⁶. Hans lumpuh
157 ¹⁵⁷. Berencana melarikan diri dari hutang
158 ¹⁵⁸. Kehancuran Wijaya
159 ¹⁵⁹. Buronan
160 ¹⁶⁰. Hal aneh yang disembunyikan Hendrik
161 ¹⁶¹
162 ¹⁶².
163 ¹⁶³
164 ¹⁶⁴
165 ¹⁶⁵
166 ¹⁶⁶
167 ¹⁶⁷.
168 ¹⁶⁸
169 ¹⁶⁹
170 ¹⁷⁰
171 ¹⁷¹. Tabrakan
172 ¹⁷². Bantuan akan segera datang
173 ¹⁷³. Hukuman untuk para penjahat
174 ¹⁷⁴. Umpan yang tepat untuk memancing black
175 ¹⁷⁵. Dewasa sebelum waktunya
176 ¹⁷⁶. Mengatur strategi untuk melawan Black
177 ¹⁷⁷. Memprovokasi X
178 ¹⁷⁸. Jebakan untuk X
179 ¹⁷⁹. Black dimusnahkan
180 ¹⁸⁰. Memanfaatkan situasi
181 ¹⁸¹. Tidak ada makanan
182 ¹⁸². Tidak akan percaya
183 183. Tuan yang kasihan
184 184 . Alana Menangis
185 185. Kondisi Glen
186 186. Diajak berbelanja
187 187. Uang
188 188. Mencuci buah bersama
189 189. Meninggalkan Hans di pulau
190 190. Ditinggalkan sendirian di pulau
191 191. Menghuni pulau sendirian
192 192. Pengangguran berduit
193 193. Butuh kameramen
194 194. Dufan
195 195. Keromantisan keluarga
196 196. Imbalan ciuman
197 197. Memasak telur dadar
198 198. Makan malam yang disiapkan Alana
199 199. Makan malam
200 200. Pria yang telah bangkrut di toko perhiasan
201 201. Kalah taruhan harus merangkak
202 202. Mendapat malu
203 203. Darimana asal kartu kredit milik Hendrik?
204 204. Rahasia para pria
205 205. Perempuan luar biasa
206 206. Mengerjai Juan dan putrinya
207 207. Hari H
208 208. Bisik-bisik tamu undangan
209 209. Pemilik hotel bergengsi
Episodes

Updated 209 Episodes

1
¹. Kematian Ibu
2
². Si culun bodoh
3
³. Dipukuli oleh Ayah
4
⁴. Ke kampus untuk di olok-olok
5
⁵. Semakin turun level
6
⁶. Harus lepas dari Alana
7
⁷. Bagaimana cara kabur dari Alana?
8
⁸. Bermalas-malasan
9
⁹. Pria culun pintar
10
¹⁰. Kembali di olok-olok
11
¹¹. Tidak mungkin gegabah
12
¹². Mencari tahu
13
¹³. Maksud Romi
14
¹⁴. Peringatan
15
¹⁵. Kenapa?!!
16
¹⁶. Keadaan Hendrik
17
¹⁷. seorang ayah yang tidak perduli
18
¹⁸. Alana mulai bersimpati pada Hendrik
19
¹⁹. Menyamar untuk menemui Hendrik
20
²⁰. Menjenguk Hendrik
21
²¹. Panggil aku Tuan Putri
22
²². Si culun yang berpura-pura
23
²³. Berbicara dengan Hans
24
²⁴. Penyamaran terbongkar
25
²⁵. Perasaan apa ini?
26
²⁶. Kantong tebal si culun
27
²⁷. Jatuh cinta
28
²⁸. Rencana Hendrik
29
²⁹. Masikah ada rencana lain?
30
³⁰. Unek-unek Alana
31
³¹. Alana pergi bersama Hans
32
³². Rencana licik Hans
33
³³. Aku akan melindungimu
34
³⁴. Bagaimana akan membantu?
35
³⁵. Merasa kembali hidup
36
³⁶. Foto-foto Alana
37
³⁷. Pria itu telah menyentuhnya
38
³⁸. Yang pertama selalu yang paling menyakitkan
39
³⁹. Alana masuk rumah sakit
40
⁴⁰. Pelaku pelecehan
41
⁴¹. Pelaku pelecehan
42
⁴². Salah makan obat
43
⁴³. Mempertaruhkan hidup untuk Alana
44
⁴⁴. Perubahan Hendrik
45
⁴⁵. Ingin bertemu Alana
46
⁴⁶. Hendrik datang ke rumah sakit
47
⁴⁷. Memenggal kepala
48
⁴⁸. Memohon untuk bertanggungjawab
49
⁴⁹. Perjanjian Hendrik dan Romi
50
⁵⁰. Memikirkan Alana
51
⁵¹. Suara Alana
52
⁵². Aku mencintaimu
53
⁵³. Alana mencari Romi
54
⁵⁴. Pria kecil di rumah Alana
55
⁵⁵. Apakah ini ayah?
56
⁵⁶. Foto Ayah
57
⁵⁷. Kepulangan Hendrik
58
⁵⁸. Siapa Tuanmu?
59
⁵⁹. Pria kecil di villa sebelah
60
⁶⁰. Ingin bertemu Alana
61
⁶¹. Alana menghilang
62
⁶². Syarat mengklaim warisan
63
⁶³. Selamat pagi Alana
64
⁶⁴. Pewarisku satu-satunya
65
⁶⁵. Jeruk makan jeruk
66
⁶⁶. Mengobatimu
67
⁶⁷. Hendrik seorang gay
68
⁶⁸. Mengincar Hendrik
69
⁶⁹. Patra berpura-pura sakit
70
⁷⁰. Benar-benar gay
71
⁷¹. Mencari Ayah
72
⁷². Akan membujuk Alana
73
⁷³. Posisinya serba salah
74
⁷⁴. Sakit Ibu semakin parah
75
⁷⁵. Wajah kita mirip
76
⁷⁶. Apa yang terjadi?
77
⁷⁷. Bertemu Alana
78
⁷⁸. Bagaimana kau akan memperbaikinya?
79
⁷⁹. Akan melihat kehebatan Hendrik
80
⁸⁰. Menghilangnya Agung
81
⁸¹. Agung sangat mengesalkan bagi Alana
82
⁸². Tidak tega memisahkan ayah dan anak
83
⁸³. Cemilan dari Hendrik
84
⁸⁴. Harga diri yang tinggi
85
⁸⁵. Rencana yang akan dilakukan
86
⁸⁶. Kerjasama yang menguntungkan
87
⁸⁷. Tidak bisa menjaga diri sendiri
88
⁸⁸. Melihat Alana tertawa lepas
89
⁸⁹. Penggemar rahasia
90
⁹⁰. Alana sangat sulit diajak keluar
91
⁹¹. Foto selfie seorang pria
92
⁹². Siapa orang itu?
93
⁹³. Telpon masuk di ponsel Agung
94
⁹⁴. Melihat Hendrik
95
⁹⁵. Buatlah makanan untuk ibuku
96
⁹⁶. Memikirkan kembali keputusannya
97
⁹⁷. Rencana besar beresiko besar
98
⁹⁸. Bertemu lagi
99
⁹⁹. Kemajuan pesat
100
¹⁰⁰. Permintaan Alana
101
¹⁰¹. Merasa sakit untuk Alana dan Agung
102
¹⁰². Ayah dan anak tidur bersama
103
¹⁰³. Alana di kamar pria
104
¹⁰⁴. Sembuh kalau di tiup
105
¹⁰⁵. Perasaan aneh yang begitu kuat
106
¹⁰⁶. Hendrik menghilang di pagi hari
107
¹⁰⁷. Sakit Hendrik semakin parah
108
¹⁰⁸. Tak bisa lagi mengancam Hendrik
109
¹⁰⁹. Sudah terlalu mengabaikan Hendrik
110
¹¹⁰. Kebangkrutan semakin dekat
111
¹¹¹. Harus membawa Hendrik
112
¹¹². Membantumu menyingkirkan Patra
113
¹¹³. Buat janji dengan notaris
114
¹¹⁴. Tidak mungkin membela pria asing
115
¹¹⁵. Rencana gagal
116
¹¹⁶. Pesan dari Agung
117
¹¹⁷. Pria kecil licik
118
¹¹⁸. Alana Xionir mengingkari janji
119
¹¹⁹. Pelukan dari Alana
120
¹²⁰. Janji kedua Alana
121
¹²¹. Remot TV untuk Alana
122
¹²². Tahun 2022
123
¹²³. Mempercayakan Alana diobati Bara
124
¹²⁴. Terapi pada Alana
125
¹²⁵. Aku tidak akan memaafkannya
126
¹²⁶. Ibu pasti sembuh
127
¹²⁷. Putra Hendrik
128
¹²⁸. Lupa akan anak sendiri
129
¹²⁹. Romi sangat menyesal
130
¹³⁰. Kemustahilan berubah jadi kenyataan
131
¹³¹. Pemandangan yang sangat mengharukan
132
¹³². Mencari foto-foto Alana
133
¹³³. Jadwal bertemu Patra
134
¹³⁴. Makan siang romantis bersama Patra
135
¹³⁵. Membuat Hendrik berhutang budi
136
¹³⁶. Keakraban keluarga kecil
137
¹³⁷. Mengintip Hendrik dan Patra
138
¹³⁸. Perlu waktu menyiapkan sesuatu untuk Patra
139
¹³⁹. Cemburu Alana
140
¹⁴⁰. Kemarahan Agung pada Hendrik
141
¹⁴¹. Foto tanpa busana
142
¹⁴². Foto rahasia Hendrik
143
¹⁴³. Meminta maaf
144
¹⁴⁴. Pagi hari yang menggemaskan
145
¹⁴⁵. Janji
146
¹⁴⁶. Keluarga Gonedra akan hilang dari muka bumi
147
¹⁴⁷. Peretasan yang membuat bangkrut
148
¹⁴⁸. Cemas pada Hans
149
¹⁴⁹. Rencana berjalan lancar
150
¹⁵⁰. Laporan Aristo
151
¹⁵¹. Memanggil Ambulans
152
¹⁵². Menggali kuburannya sendiri
153
¹⁵³. Siapa yang membangkrutkan Gonedra?
154
¹⁵⁴. Bukan pewaris
155
¹⁵⁵. Fungsi uang tunai
156
¹⁵⁶. Hans lumpuh
157
¹⁵⁷. Berencana melarikan diri dari hutang
158
¹⁵⁸. Kehancuran Wijaya
159
¹⁵⁹. Buronan
160
¹⁶⁰. Hal aneh yang disembunyikan Hendrik
161
¹⁶¹
162
¹⁶².
163
¹⁶³
164
¹⁶⁴
165
¹⁶⁵
166
¹⁶⁶
167
¹⁶⁷.
168
¹⁶⁸
169
¹⁶⁹
170
¹⁷⁰
171
¹⁷¹. Tabrakan
172
¹⁷². Bantuan akan segera datang
173
¹⁷³. Hukuman untuk para penjahat
174
¹⁷⁴. Umpan yang tepat untuk memancing black
175
¹⁷⁵. Dewasa sebelum waktunya
176
¹⁷⁶. Mengatur strategi untuk melawan Black
177
¹⁷⁷. Memprovokasi X
178
¹⁷⁸. Jebakan untuk X
179
¹⁷⁹. Black dimusnahkan
180
¹⁸⁰. Memanfaatkan situasi
181
¹⁸¹. Tidak ada makanan
182
¹⁸². Tidak akan percaya
183
183. Tuan yang kasihan
184
184 . Alana Menangis
185
185. Kondisi Glen
186
186. Diajak berbelanja
187
187. Uang
188
188. Mencuci buah bersama
189
189. Meninggalkan Hans di pulau
190
190. Ditinggalkan sendirian di pulau
191
191. Menghuni pulau sendirian
192
192. Pengangguran berduit
193
193. Butuh kameramen
194
194. Dufan
195
195. Keromantisan keluarga
196
196. Imbalan ciuman
197
197. Memasak telur dadar
198
198. Makan malam yang disiapkan Alana
199
199. Makan malam
200
200. Pria yang telah bangkrut di toko perhiasan
201
201. Kalah taruhan harus merangkak
202
202. Mendapat malu
203
203. Darimana asal kartu kredit milik Hendrik?
204
204. Rahasia para pria
205
205. Perempuan luar biasa
206
206. Mengerjai Juan dan putrinya
207
207. Hari H
208
208. Bisik-bisik tamu undangan
209
209. Pemilik hotel bergengsi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!