MERASA KESAL

"Bukankah yang kau maksud hadiah ulang tahun untuk Nyonya?" tanya Eryk lagi. 

'Ulang tahun, hadiah … oh ya Tuhan pantas saja Paman Fang tadi membuat mie panjang umur' pikir Flavia. 

"Ah iya, Tuan ada, tunggu sebentar," ujarnya sembari membuka tas slempangnya. 

"Ini …" ujarnya sembari memberikan sebuah kotak hadiah. 

Paman Su, tadi menyelipkan hadiah kecil ini di dalam paket obat. Flavia bersyukur karena hadiah ini diselipkan di paket obatnya. 

Eryk mengambilnya, lalu membukanya, "Emm … jepit rambut."

"Indah bukan?" tanya Flavia. 

"Itu pasti akan sangat cocok untuk Nyonya," jawab Flavia dengan bersemangat. 

Eryk menutup kotak kecil itu, lalu memasukannya ke dalam laci meja kerjanya, berpikirientah kapan jepit rambut ini akan menghiasi rambut mamanya itu. 

Selama ini Eryk bekerja di luar Negri sebagai ahli forensik, dia pulang ke Beining City karena kesehatan Nyonya Lin tidak ada perkembangan.  Dia juga sudah memeriksanya, dan tidak ada yang terlihat janggal di laporan kesehatan Mamanya itu. Dengan kata lain terlihat wajar, murni sakit karena kegagalan beberapa fungsi organ tubuh. 

"Jika begitu Tuan, terima kasih karena tidak memecatku, lain kali aku akan bekerja lebih keras," janji Flavia. 

Baru jalan beberapa langkah, namun tiba-tiba perut Flavia merasa kram, "Ouch," guman Flavia menahan rasa sakit karena kram di perutnya itu. 

Flavia berpegangan di ujung sofa agar tidak terjatuh. Eryk segera saja melangkah cepat untuk menangkap tubuh Flavia.

"Kenapa?" tanya Eryk seraya memapah Flavia untuk duduk di sofa yang ada di ruang kerjanya.

Flavia mengambil napas dalam-dalam, lalu berkata, Tidak apa, ini … ini sepertinya sakit karena kecelakaan kecil tadi. 

"Jika begitu, tidurlah di sini, beristirahat," ujar Eryk. 

Eryk dan Flavia saling bertatapan, Eryk pun sama terkejutnya seperti Flavia, berpikir apa tadi yang baru saja dikatakan.

"Tidak Tuan, terima kasih," jawab Flavia. 

Eryk kembali duduk di kursi kerjanya lalu berkata, "supir akan mengantarmu." 

"Tidak perlu merepotkan  Tuan," ujar Flavia lagi. 

"Apa kau sudah menganggap aku bukan tuanmu lagi?" tanya Eryk sambil menatap Flavia. 

"Hah!" ujar Flavia. 

"Jika kau masih mau bekerja di sini, maka patuh!" perintah Eryk. 

"Ah iya, baik Tuan," jawab Flavia patuh pada akhirnya. 

Ada senyum samar di sudut bibir Eryk, ketika melihat Flavia patuh. Di dalam mobil, dia berpikir keras jika mengatakan yang sebenarnya tanpa bukti, bisa jadi dia akan segera di usir dari kediaman Lin. Karena itu dia memutuskan untuk diam lebih dulu. 

Flavia tadi mengirim pesan kepada asisten He, jika saat ini Eryk mengatur seorang supir untuk mengantarnya, maka asisten He langsung saja memberikan sebuah alamat. 

"Mintalah untuk diantar ke sana nanti langsung masuk saja," isi pesan teks asisten He kepada Flavia. 

"Terima kasih tuan," ujar Flavia kepada supir yang mengantarnya. 

Flavia melihat mobil itu belum beranjak pergi, maka dia hanya bisa mengikuti saran asisten He. Langsung masuk ke dalam. 

Di dalam nampak sepasang suami istri yang usianya sama dengan Tuan Mo, langsung saja menyambutnya, "Nona Flavia," sapa mereka. 

"Ayo! Masuk, jangan sungkan. Kebetulan kami telah memasak seauatu yang istimewa," jawab keduanya. 

Supir yang melihat ini pun langsung saja, melajukan mobilnya setelah mengkonfirmasi tempat tinggal Flavia. 

Di dalam rumah, mangkuk nasi Flavia telah penuh dengan lauk pauk yang menggunung. 

"Tuan Mo bilang kau sedang hamil, jadi harus makan yang banyak," ujar Nyonya Gui. 

"Hei, dia ini ibu hamil lho, bukan seekor b*bi, jadi jangan memaksanya untuk makan banyak," ujar Tuan Gui. 

Nyonya dan Tuan Gui, adalah pengawal terhandal yang pernah Tuan Mo miliki, meski sekarang mereka berdua telah pensiun. Namun tetap memiliki hak istimewa dari Tuan Mo. 

"Paman, Bibi terima kasih atas makan malamnya," ujar Flavia. 

Sebuah mobil sedan hitam telah menunggu di pintu depan rumah pasangan Gui. Asisten He telah mengatur supir untuk menjemput Flavia. 

Sesampainya di mansion Mo, dan setelah membersihkan diri, diatas nakas telah ada satu gelas minuman, Flavia mendapatkan resep minuman ini dari Tuan Darren Long, putra Austin Long yang berbakat dalam memasak dan jenius dalam hal pengobatan Tradisional. 

Semenjak mengetahui dirinya hamil, dia selalu meminum ini untuk penguat kandungan. Selain itu minuman ini juga bisa meningkatkan kualitas tidur ibu hamil. Flavia pun langsung terlelap begitu saja. Keesokan paginya pagi-pagi sekali Flavia pergi ke kediaman Lin. Hatinya sangat khawatir sekali. 

Nyonya Lin sedikit tersadar, Flavia tersenyum lalu mengusap-usap tangannya dengan lembut, "Nyonya," sapa ramah Flavia. 

"Aku akan menjaga Nyonya dengan baik," hibur Flavia. 

"Aku telah membuatkan bubur abalone, ini sangat baik untuk tubuh Nyonya," jelas Flavia. 

Flavia menjadikan masakan sebagai obat untuk Nyonya Lin, karena hanya ini satu-satunya cara agar tidak menarik perhatian ketika sedang mengobati. 

Selesai menyuapi, Flavia pun membawa Nyonya Lin untuk berjalan-jalan, "Nyonya kali ini aku akan membawa Nyonya berjalan-jalan sedikit jauh."

Mendengar dari pelayan, jika Nyonya Lin belasan tahun hanya berdiam di kamar, dan kediaman Lin, ini sedikit membuat hati Flavia sedih. Meski sakit, sesekali tetap membutuhkan suasana lain. 

Flavia berhasil membujuk Paman Fang untuk meminta ijin kepada Eryk, dan  juga menyiapkan mobil dan supir yang akan mengantar mereka. 

Flavia mendorong kursi roda Nyonya Lin, hari ini mereka akan pergi ke taman tak jauh dari kediaman Lin. 

"Nyonya lihat, diluar sangat indah bukan. Aku akan sering-sering membawa Nyonya pergi ke sini," janji Flavia. 

"Nona," terdengar suara seorang pria memanggil. 

Flavia menoleh, itu adalah seorang pria dengan jaket panjang hitam dan topi hitam, "Ini hasil yang kemarin," ujar pria itu seraya menyerahkan sebuah surat dalam amplop. 

"Ah ya," ujar Flavia seraya mengambil amplop itu.

"Terima kasih," ujar Flavia lagi. 

Sebuah mobil hitam yang menepi, di dalamnya nampak Eryk menaikan satu alisnya, 'Apa dia baru saja mendapatkan surat cinta?' pikirnya.

'Apa pria itu pacarnya' pikir Eryk lagi ketika melihat Flavia tersenyum dan mencium amplop surat itu. 

'Kuno sekali dia, sudah ada wechat kenapa masih harus berkirim surat. Hah, lucu sekali cara mereka menunjukan romantisme mereka' pikir Eryk lagi. 

Eryk turun dari mobil, dan berjalan menghampiri Flavia dan Nyonya Lin, "Ma," panggil Eryk. 

"Astaga ..." ujar Flavia ketika mendengar suara magnetis Eryk. 

"T-tuan ..." sapa Flavia.

"Apa tujuanmu membawa Nyonya ke sini?" tanya Eryk dengan nada dingin. 

"Ah itu ... karena aku rasa Nyonya membutuhkan suasana lain," jawab Flavia yang merasa heran, karena seharusnya Paman Fang sudah mengatakan tujuannya ketika meminta ijin dari Eryk.

"Benarkah hanya karena itu?" tanya Eryk lagi.

"Ya Tuan," jawab Flavia. 

Eryk memicingkan matanya, entah mengapa hatinya merasa kesal karena pria yang dia lihat tadi, merasa kesal karena Flavia tidak menyebut jika tadi ada pria yang menghampiri dan memberinya surat. 

Terpopuler

Comments

aphrodite

aphrodite

belom nyampe sana bacanya baru sampe Austin ketemu Yuki 😁

2024-11-24

0

Mak sulis

Mak sulis

apakah Eryk mulai suka kepada perawat mamanya..padahal jelek, meskipun itu hanya kepura2an

2024-10-22

0

Mak sulis

Mak sulis

hlo.. bukannya Flavia disuruh nginep yah..kok pulang

2024-10-22

0

lihat semua
Episodes
1 DIMINTA UNTUK DATANG
2 TATO NAGA HITAM
3 NODA MERAH
4 TANAH LIAT
5 HANTU
6 BAB PROMO KHUSUS PARA AUTHOR
7 PERHITUNGAN
8 KEDIAMAN LIN
9 JARUM EMAS
10 MANA HADIAHNYA?
11 MERASA KESAL
12 NYAMUK
13 SUSUNAN MENU
14 LOMBA GENRE WANITA MANDIRI
15 TIDAK PERLU KASAR!
16 MERASA MUAL
17 KARTU NAMA
18 PULPEN
19 PINDAH KAMAR
20 Q&A
21 AKSES
22 APA HAKMU?
23 HADIAH KEMBANG API BESAR
24 MENGACAUKAN PERNIKAHAN
25 MIMINJAM IDENTITAS
26 ASISTEN HE ADA DUA
27 KRAM PERUT
28 STATUS
29 MASKER RUMPUT LAUT
30 SEPASANG SUAMI ISTRI
31 MENAHAN DIRI
32 TUAN MUDA KECIL
33 CEDRIC
34 VISUAL TOKOH
35 HARTA KARUN
36 HANTU WANITA
37 BAN KEMPES
38 BEKAL MAKANAN
39 TUAN HE
40 KAU!
41 PAPA
42 WANITA MANDIRI
43 AHLI WARIS KELUARGA LIN
44 KESEPAKATAN
45 KESEPAKATAN
46 TAKDIR
47 PENGUMUMAN
48 MOBIL SAYURAN
49 SATU NYAWA
50 MAGNET
51 PLAT MOBIL
52 NAGA KECIL
53 JANGAN SENTUH AKU
54 DEWA PERANG
55 HANYA BOLEH AKU
56 IDE
57 JURNAL MEDIS
58 RAYNAR SEBASTIAN
59 PENGUMUMAN ARIANA THE SECRET AGENT
60 DAUN MINT
61 TEMAN BAIK
62 MENENDANG
63 MENYEMBUR
64 TETANGGA
65 10 BAB PERTAMA
66 MENANGIS PANIK
67 CALON TANTE RAYNAR
68 VILLA ANGGREK
69 BAYI KECIL KITA
70 SIAPA PRIA ITU?
71 PINJAM ORANGMU
72 RUMAH AMAN
73 NASI GORENG BERJUTA RASANYA
74 CEDRIC LIN
75 TERINFEKSI
76 WANITA DI SUDUT GEDUNG
77 MEMANAH
78 RINDU
79 PERACIK
80 DISTRIBUTOR
81 SOSIS DAN PERMEN
82 NAMA TENGAH
83 KEKACAUAN
84 PISAU
85 DUET MAUT
86 SAPU TANGAN MERAH & BULU PUTIH
87 SANGAT SEKSI
88 KONSELIR
89 PENGANTIN BARU
90 PENGKHIANAT
91 AKU MENYUKAIMU!
92 KOMA
93 AKAN MENIKAH
94 ISTRI KEDUA
95 KERJASAMA
96 PARFUM BRUTAL
97 CEMBURU DENGAN KERTAS
98 SUPERSYSTEM
99 CEMBURU
100 PETIR
101 PESAN CINTA
102 DUA AHLI BERDISKUSI
103 HIPNOTIS
104 FLAVIA TIDAK MENOLAKNYA
105 KOTAK MAKAN
106 PENGAWAL BAYANGAN
107 HANGAT DI HATI
108 MENGURUS PERNIKAHAN
109 PERNIKAHAN
110 GAYA NOMOR 16
111 LOMBA TEMA BENANG MERAH
112 MALAM PERTAMA
113 SEKILAS TENTANG KITA
114 TERSESAT
115 MENGABULKAN PERMINTAAN
116 3,5 TAHUN
117 AKU BERUBAH PIKIRAN
118 BSU
119 PINK VENOM
120 BERLUTUT
121 LAUT
122 APAKAH PRIA ITU ADALAH AKU?
123 MENEMBUS HATINYA
124 GUSAR
125 JANJI PERTUNANGAN
126 KUCING PERAMPOK
127 BERWAJAH MASAM
128 SATU ... DUA ... TIGA, SENYUM
Episodes

Updated 128 Episodes

1
DIMINTA UNTUK DATANG
2
TATO NAGA HITAM
3
NODA MERAH
4
TANAH LIAT
5
HANTU
6
BAB PROMO KHUSUS PARA AUTHOR
7
PERHITUNGAN
8
KEDIAMAN LIN
9
JARUM EMAS
10
MANA HADIAHNYA?
11
MERASA KESAL
12
NYAMUK
13
SUSUNAN MENU
14
LOMBA GENRE WANITA MANDIRI
15
TIDAK PERLU KASAR!
16
MERASA MUAL
17
KARTU NAMA
18
PULPEN
19
PINDAH KAMAR
20
Q&A
21
AKSES
22
APA HAKMU?
23
HADIAH KEMBANG API BESAR
24
MENGACAUKAN PERNIKAHAN
25
MIMINJAM IDENTITAS
26
ASISTEN HE ADA DUA
27
KRAM PERUT
28
STATUS
29
MASKER RUMPUT LAUT
30
SEPASANG SUAMI ISTRI
31
MENAHAN DIRI
32
TUAN MUDA KECIL
33
CEDRIC
34
VISUAL TOKOH
35
HARTA KARUN
36
HANTU WANITA
37
BAN KEMPES
38
BEKAL MAKANAN
39
TUAN HE
40
KAU!
41
PAPA
42
WANITA MANDIRI
43
AHLI WARIS KELUARGA LIN
44
KESEPAKATAN
45
KESEPAKATAN
46
TAKDIR
47
PENGUMUMAN
48
MOBIL SAYURAN
49
SATU NYAWA
50
MAGNET
51
PLAT MOBIL
52
NAGA KECIL
53
JANGAN SENTUH AKU
54
DEWA PERANG
55
HANYA BOLEH AKU
56
IDE
57
JURNAL MEDIS
58
RAYNAR SEBASTIAN
59
PENGUMUMAN ARIANA THE SECRET AGENT
60
DAUN MINT
61
TEMAN BAIK
62
MENENDANG
63
MENYEMBUR
64
TETANGGA
65
10 BAB PERTAMA
66
MENANGIS PANIK
67
CALON TANTE RAYNAR
68
VILLA ANGGREK
69
BAYI KECIL KITA
70
SIAPA PRIA ITU?
71
PINJAM ORANGMU
72
RUMAH AMAN
73
NASI GORENG BERJUTA RASANYA
74
CEDRIC LIN
75
TERINFEKSI
76
WANITA DI SUDUT GEDUNG
77
MEMANAH
78
RINDU
79
PERACIK
80
DISTRIBUTOR
81
SOSIS DAN PERMEN
82
NAMA TENGAH
83
KEKACAUAN
84
PISAU
85
DUET MAUT
86
SAPU TANGAN MERAH & BULU PUTIH
87
SANGAT SEKSI
88
KONSELIR
89
PENGANTIN BARU
90
PENGKHIANAT
91
AKU MENYUKAIMU!
92
KOMA
93
AKAN MENIKAH
94
ISTRI KEDUA
95
KERJASAMA
96
PARFUM BRUTAL
97
CEMBURU DENGAN KERTAS
98
SUPERSYSTEM
99
CEMBURU
100
PETIR
101
PESAN CINTA
102
DUA AHLI BERDISKUSI
103
HIPNOTIS
104
FLAVIA TIDAK MENOLAKNYA
105
KOTAK MAKAN
106
PENGAWAL BAYANGAN
107
HANGAT DI HATI
108
MENGURUS PERNIKAHAN
109
PERNIKAHAN
110
GAYA NOMOR 16
111
LOMBA TEMA BENANG MERAH
112
MALAM PERTAMA
113
SEKILAS TENTANG KITA
114
TERSESAT
115
MENGABULKAN PERMINTAAN
116
3,5 TAHUN
117
AKU BERUBAH PIKIRAN
118
BSU
119
PINK VENOM
120
BERLUTUT
121
LAUT
122
APAKAH PRIA ITU ADALAH AKU?
123
MENEMBUS HATINYA
124
GUSAR
125
JANJI PERTUNANGAN
126
KUCING PERAMPOK
127
BERWAJAH MASAM
128
SATU ... DUA ... TIGA, SENYUM

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!