TATO NAGA HITAM

Eryk Lin masuk ke kamarnya, melihat ada wanita tiba-tiba ada di ranjang adalah hal biasa, selama ini berapa banyak wanita yang ingin naik ke ranjangnya. .Namun, tidak pernah dia sentuh, karena dia memiliki Mysophobia.

Karena jika dia tidur dengan wanita sudah bisa dipastikan wanita itu akan menjadi wanita pertamanya, dan ini jelas akan menjadi senjata untuk menodong Tuan Muda Lin agar menikahi wanita yang baru saja dia tiduri.

Keluarga Lin, sangat putus asa karena penyakit aneh dari Eryk itu, mereka harus memiliki ahli waris untuk generasi seterusnya. Jika Eryk selalu menolak dekat dengan wanita maka keinginan kuluarga Lin tidak akan pernah terjadi.  Karena itu mereka suka melakukan ini, meletakan wanita cantik di ranjangnya, wanita yang mereka pilih haruslah dari wanita kalangan keluarga terhormat dan masih perawan juga.

Eryk Menyeringai, dia selalu berpikir jika wanita yang bersedia mengikuti mau keluarganya adalah wanita yang mudah dibeli dengan uang.

“Kita lihat kali ini dari keluarga mana,” gumam Eryk sembari mengambil sebuah berkas.”

“Olivia Gu,” gumam Eryk Lagi.

Eryk membaca berkas itu di temani dengan temaran cahaya berwaran orange. Dia melempar berkas itu, berdiri lalu mengendurkan dasinya.

Eryk masih bisa mentolerir apa yang keluarganya lakukan, karena mereka bersikap adil. Tidak ada obat perangsang yang diberikan secara sembunyi-sembunyi kepadanya. Semua murni diserahkan Kembali ke tangannya.

Jika dia tidak mau menyentuh wanita itu, maka esok hari. Kapan waktu lagi, keluarga Lin akan melakukan hal yang serupa lagi. Mereka bertekad tidak akan berhenti sampai keinginan mereka mendapatkan ahli waris berhasil.

Eryk mengendurkan dasinya dengan satu tangan, gerakannya begitu elegan. Kontur wajahnya terlihat tegas dan dingin. Menampilkan sosok yang acuh tkj acuh, tidak mudah didekati dan ditaklukan.

“Emm …” gumam flavia yang terdengar mendengar suara seksi padahal sedang menahan sakit yang menjalar di tubuhnya.

Setelah pingsan, olivia dan Gu Yun Yan memberikan pertolongan pertama pada flavia, agar masih memiliki kekuatan jika Eryk merengkuhnya. Flavia memandangi Ery dengan mata sayu, lalu berkata “K-kau … jangan sentuh,” ujarnya dengan suara memohon yang malah terdengar seperti suara yang sedang menggoda Eryk.

Eryk pun tertawa, “Hei! Wanita jangan bersandiwara lagi. Kau bisa di atas ranjangku pun aku tahu karena alasan apa,” jawab Eryk.

Cahaya berawarna orange itu menutupi wajak cantik flavia, yang terdengar hanyalah suara halus

menggoda dari Flavia. Dia berusaha bangun dari ranjang, tapi malah menyingkap gaunnya dan semakin memperlihatkan tubuh indahnya.

Eryk menelan salivanya ketika melihat flavia bergerak gemulai menggoda, padahal dia sedang bergerak untuk melarikan diri dari Eryk.

Eryk membuka kancing lengan kemejanya, melepas dasinya dan melepas satu kancing kemejanya, wajahnya mulai memerah, seperti banyak darah terpompa ke wajahnya. Sebagai manusia, sudah sewajarnya jika manusia menatap sesuatu yang menarik baginya. Itu juga berlaku untuk Eryk  Lin.

Pupil mata Eryk pun membesar ketika memandangi Flavia yang seperti itu. Pupil mata yang membesar menunjukkan bahwa ada ketertarikan lebih terhadap Flavia dan tiba-tiba saja Eryk seperti menginginkan wanita yang tengah ada di atas ranjangnya itu.

Tanpa sadar Eryk merendahkan suaranya yang terdengar maskulin dan magnetis itu, “Olivia,” panggilnya.

Eryk duduk di sisi ranjang besarnya itu, tangannya mulai megelus betis indah flavia, pupil Eryk semakin membesar. Nafasnya pun mulai menderu, pada saat ini Eryk telah lupa jika dia adalah seorang yang Mysophobia.

Eryk melepaskan kancing kemejanya sendiri sembari menatapi Flavia yang sebagian wajahnya tertutup oleh rambut panjang hitamnya. Dia pun naik ke ranjang dan mengunci tubuh Flavia dengan kedua pahanya.

“Karena kau yang meminta ini, maka aku akan memberikannya,” ujar Eryk mulai menciumi tulang selangka Flavia.

Dengan tenaga yang tak seberapa, Flavia mencoba mendorong tubuh Eryk Lin, “j-jangan … lepaskan …” gumam pelan Flavia.

Entah mengapa tadi ketika tercium aroma lembut Flavia yang menyeruak di penciumannya, dirinya mulai tidak bisa mengendalikan diri dan hatinya. Di tambah mendengar suara Flavia yang menggemaskan rasa itu pun semakin menggenggam erat di hati.

“Bukankah ini yang kau mau! Harta dan tahta,” bisik Eryk Lin.

“Brengsek! Lepaskan aku,” gumam kesal flavia lagi.

Pertama kalinya di panggil brengsek, itu seperti ada yang terpompa di jantungnya, seperti ada sebuah bom yang akan meledak. Eryk tidak ingin bersikap lembut, dia langsung saja dengan kasar menikmati tubuh Flavia yang sedang mengerang kesakitan di bawahnya.

Selesai mengentaskan inginnya atas tubuh Flavia, Eryk segera berdiri. Memakai pakaiannya lalu pergi begitu saja meninggalkan flavia. Di dalam mobil dia merutuki dirinya sendiri karena tadi kehilangan kendali. Entah mengapa hatinya mengatakan jika wanita yang tadi dia tiduri terasa berbeda dengan wanita-wanita yang selama ini disuguhkan kepadanya. Hatinya seperti tertarik daya magnet yang besar sehingga tidak bisa menolak pesona flavia tadi.

Begitu melihat Eryk Lin pergi dari kamar, petugas kebersihan masuk dengan membawa troli besar berisi peralatan kebersihan. Begitu masuk Olivia keluar dari bawah troli itu lalu segera memindahkan tubuh Flavia Gu ke bawah troli itu. , segera saja keluar dari persembunyiannya di kamar itu. Mereka segera memindahkan tubuh flavia, memasukannya ke bawah Troli. Sementara Olivia tidur di ranjang, menggantikan posisi Flavia.

“Kau hati-hati, membawanya. Ingat jangan sampai ada yang mengetahui tentang hal ini!” perintah olivia kepada orangnya.

“Baik Nona,” ujarnya.

Petugas kebersihan itu membawa Flavia keluar dari kamar itu, tanpa diketahu jika di bawah troli itu ada seorang wanita yang sedang tidak sadarkan diri.  Petugas itu membawa flavia ke parkiran, lalu memasukannya ke mobil Van kebersihan.

Flavia di bawa pergi juga malam itu, kemudian di jalan yang sepi. Tubuhnya dibuang begitu saja di pinggir jalan. Flavia masih tidak sadarkan diri, beberapa jam terdampar di jalan sepi. Sebuah mobil berhenti.

Pria itu pun turun, lalu memeriksa keadaan flavia, “Masih hidup,” ujar pria bertato Naga hitam di lengan sebelah kanannya.

“Bawa dia pergi!” ujarnya kepada pengawalnya.

Pria tua itu, melihat flavia di pinggir jalan karena warna baju merah menyalanya. Ketika melihat Flavia dia pun menitikan air matanya, teringat akan cucunya yang waktu itu ditemukan mati di pinggir jalan dengan tubuh penuh luka.

Sesampainya di mansion Mo, para pelayan tengah berbaris menundukan kepalanya memberi hormat. Sementara tangan kanan Tuan Mo menggendong flavia menuju kamar tamu. Dokter pun segera datang untuk mengecek keadaan Flavia.

Mengetahui jika ada tanda-tanda keracunan di tubuh Flavia, dia segera saja bertindak untuk menyelamatkan nyawanya. Setelah itu melihat tanda-tanda jejak merah di sekujur tubuh Flavia, dokter itu beranggapan jika gadis ini baru saja di perkuasai oleh pria asing.

Terpopuler

Comments

Mak sulis

Mak sulis

masih gak paham dengan judul part TATO NAGA HITAM..dicerita kok gak menunjukan ada yg bertato🤔

2024-10-21

0

Mak sulis

Mak sulis

sejauh ini masih belum teraba akur ceritanya
nasib baik berpihak pada orang baik

2024-10-21

0

Asrian Efendi Pohan

Asrian Efendi Pohan

apakah spt alur novel yg lain.. /Smug/

2024-09-03

0

lihat semua
Episodes
1 DIMINTA UNTUK DATANG
2 TATO NAGA HITAM
3 NODA MERAH
4 TANAH LIAT
5 HANTU
6 BAB PROMO KHUSUS PARA AUTHOR
7 PERHITUNGAN
8 KEDIAMAN LIN
9 JARUM EMAS
10 MANA HADIAHNYA?
11 MERASA KESAL
12 NYAMUK
13 SUSUNAN MENU
14 LOMBA GENRE WANITA MANDIRI
15 TIDAK PERLU KASAR!
16 MERASA MUAL
17 KARTU NAMA
18 PULPEN
19 PINDAH KAMAR
20 Q&A
21 AKSES
22 APA HAKMU?
23 HADIAH KEMBANG API BESAR
24 MENGACAUKAN PERNIKAHAN
25 MIMINJAM IDENTITAS
26 ASISTEN HE ADA DUA
27 KRAM PERUT
28 STATUS
29 MASKER RUMPUT LAUT
30 SEPASANG SUAMI ISTRI
31 MENAHAN DIRI
32 TUAN MUDA KECIL
33 CEDRIC
34 VISUAL TOKOH
35 HARTA KARUN
36 HANTU WANITA
37 BAN KEMPES
38 BEKAL MAKANAN
39 TUAN HE
40 KAU!
41 PAPA
42 WANITA MANDIRI
43 AHLI WARIS KELUARGA LIN
44 KESEPAKATAN
45 KESEPAKATAN
46 TAKDIR
47 PENGUMUMAN
48 MOBIL SAYURAN
49 SATU NYAWA
50 MAGNET
51 PLAT MOBIL
52 NAGA KECIL
53 JANGAN SENTUH AKU
54 DEWA PERANG
55 HANYA BOLEH AKU
56 IDE
57 JURNAL MEDIS
58 RAYNAR SEBASTIAN
59 PENGUMUMAN ARIANA THE SECRET AGENT
60 DAUN MINT
61 TEMAN BAIK
62 MENENDANG
63 MENYEMBUR
64 TETANGGA
65 10 BAB PERTAMA
66 MENANGIS PANIK
67 CALON TANTE RAYNAR
68 VILLA ANGGREK
69 BAYI KECIL KITA
70 SIAPA PRIA ITU?
71 PINJAM ORANGMU
72 RUMAH AMAN
73 NASI GORENG BERJUTA RASANYA
74 CEDRIC LIN
75 TERINFEKSI
76 WANITA DI SUDUT GEDUNG
77 MEMANAH
78 RINDU
79 PERACIK
80 DISTRIBUTOR
81 SOSIS DAN PERMEN
82 NAMA TENGAH
83 KEKACAUAN
84 PISAU
85 DUET MAUT
86 SAPU TANGAN MERAH & BULU PUTIH
87 SANGAT SEKSI
88 KONSELIR
89 PENGANTIN BARU
90 PENGKHIANAT
91 AKU MENYUKAIMU!
92 KOMA
93 AKAN MENIKAH
94 ISTRI KEDUA
95 KERJASAMA
96 PARFUM BRUTAL
97 CEMBURU DENGAN KERTAS
98 SUPERSYSTEM
99 CEMBURU
100 PETIR
101 PESAN CINTA
102 DUA AHLI BERDISKUSI
103 HIPNOTIS
104 FLAVIA TIDAK MENOLAKNYA
105 KOTAK MAKAN
106 PENGAWAL BAYANGAN
107 HANGAT DI HATI
108 MENGURUS PERNIKAHAN
109 PERNIKAHAN
110 GAYA NOMOR 16
111 LOMBA TEMA BENANG MERAH
112 MALAM PERTAMA
113 SEKILAS TENTANG KITA
114 TERSESAT
115 MENGABULKAN PERMINTAAN
116 3,5 TAHUN
117 AKU BERUBAH PIKIRAN
118 BSU
119 PINK VENOM
120 BERLUTUT
121 LAUT
122 APAKAH PRIA ITU ADALAH AKU?
123 MENEMBUS HATINYA
124 GUSAR
125 JANJI PERTUNANGAN
126 KUCING PERAMPOK
127 BERWAJAH MASAM
128 SATU ... DUA ... TIGA, SENYUM
Episodes

Updated 128 Episodes

1
DIMINTA UNTUK DATANG
2
TATO NAGA HITAM
3
NODA MERAH
4
TANAH LIAT
5
HANTU
6
BAB PROMO KHUSUS PARA AUTHOR
7
PERHITUNGAN
8
KEDIAMAN LIN
9
JARUM EMAS
10
MANA HADIAHNYA?
11
MERASA KESAL
12
NYAMUK
13
SUSUNAN MENU
14
LOMBA GENRE WANITA MANDIRI
15
TIDAK PERLU KASAR!
16
MERASA MUAL
17
KARTU NAMA
18
PULPEN
19
PINDAH KAMAR
20
Q&A
21
AKSES
22
APA HAKMU?
23
HADIAH KEMBANG API BESAR
24
MENGACAUKAN PERNIKAHAN
25
MIMINJAM IDENTITAS
26
ASISTEN HE ADA DUA
27
KRAM PERUT
28
STATUS
29
MASKER RUMPUT LAUT
30
SEPASANG SUAMI ISTRI
31
MENAHAN DIRI
32
TUAN MUDA KECIL
33
CEDRIC
34
VISUAL TOKOH
35
HARTA KARUN
36
HANTU WANITA
37
BAN KEMPES
38
BEKAL MAKANAN
39
TUAN HE
40
KAU!
41
PAPA
42
WANITA MANDIRI
43
AHLI WARIS KELUARGA LIN
44
KESEPAKATAN
45
KESEPAKATAN
46
TAKDIR
47
PENGUMUMAN
48
MOBIL SAYURAN
49
SATU NYAWA
50
MAGNET
51
PLAT MOBIL
52
NAGA KECIL
53
JANGAN SENTUH AKU
54
DEWA PERANG
55
HANYA BOLEH AKU
56
IDE
57
JURNAL MEDIS
58
RAYNAR SEBASTIAN
59
PENGUMUMAN ARIANA THE SECRET AGENT
60
DAUN MINT
61
TEMAN BAIK
62
MENENDANG
63
MENYEMBUR
64
TETANGGA
65
10 BAB PERTAMA
66
MENANGIS PANIK
67
CALON TANTE RAYNAR
68
VILLA ANGGREK
69
BAYI KECIL KITA
70
SIAPA PRIA ITU?
71
PINJAM ORANGMU
72
RUMAH AMAN
73
NASI GORENG BERJUTA RASANYA
74
CEDRIC LIN
75
TERINFEKSI
76
WANITA DI SUDUT GEDUNG
77
MEMANAH
78
RINDU
79
PERACIK
80
DISTRIBUTOR
81
SOSIS DAN PERMEN
82
NAMA TENGAH
83
KEKACAUAN
84
PISAU
85
DUET MAUT
86
SAPU TANGAN MERAH & BULU PUTIH
87
SANGAT SEKSI
88
KONSELIR
89
PENGANTIN BARU
90
PENGKHIANAT
91
AKU MENYUKAIMU!
92
KOMA
93
AKAN MENIKAH
94
ISTRI KEDUA
95
KERJASAMA
96
PARFUM BRUTAL
97
CEMBURU DENGAN KERTAS
98
SUPERSYSTEM
99
CEMBURU
100
PETIR
101
PESAN CINTA
102
DUA AHLI BERDISKUSI
103
HIPNOTIS
104
FLAVIA TIDAK MENOLAKNYA
105
KOTAK MAKAN
106
PENGAWAL BAYANGAN
107
HANGAT DI HATI
108
MENGURUS PERNIKAHAN
109
PERNIKAHAN
110
GAYA NOMOR 16
111
LOMBA TEMA BENANG MERAH
112
MALAM PERTAMA
113
SEKILAS TENTANG KITA
114
TERSESAT
115
MENGABULKAN PERMINTAAN
116
3,5 TAHUN
117
AKU BERUBAH PIKIRAN
118
BSU
119
PINK VENOM
120
BERLUTUT
121
LAUT
122
APAKAH PRIA ITU ADALAH AKU?
123
MENEMBUS HATINYA
124
GUSAR
125
JANJI PERTUNANGAN
126
KUCING PERAMPOK
127
BERWAJAH MASAM
128
SATU ... DUA ... TIGA, SENYUM

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!