EPISODE 17. HADIAH BESAR SETIMPAL DENGAN MISI

Seperti janjinya pagi ini Zero telah bersiap pergi ke rumah Seto untuk menemui Ibu Seto. Seto berjalan dengan semangat, dia tetap membawa karungnya agar tidak repot jika sewaktu-waktu sistem memberinya misi hari ini.

Rencana Zero setelah mendaftarkan Seto ke sekolah, dia akan kembali mulung di pasar sembari menjenguk ibunya Ahmad dan melihat perkembangan tentang preman Beni serta anggotanya.

Zero juga ingin mencari tahu nasib Bang Togar sejak dia sadar dan tidak mau bergabung lagi dengan komplotan preman Beni, apa Bang Togar baik-baik saja atau kah mendapatkan tekanan dari mantan bosnya itu.

Kini Zero sudah sampai di jembatan tempat Seto dulu tinggal, dia berdiri sejenak, memperhatikan sekitar yang ternyata masih banyak tuna wisma yang tinggal di sana.

Mereka semua membutuhkan perhatian dan bantuan pemerintah untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak. Zero menarik napas dalam, sambil terus memperhatikan, ternyata miris benar nasib orang-orang yang ada di sekitarnya.

Dalam ketermenungannya, Zero di kejutkan oleh getaran ponsel jadulnya yang ada di dalam tas, lalu diapun mengeluarkannya. Terlihat di sana Cahaya dan kerlipan yang berulang-ulang dan terdengar suara dentingan yang menandakan sistem aktif dan mungkin misi baru akan segera diinformasikan.

[Ting!]

[[Misi hari ini : 🌟 Membongkar kejahatan terselubung dan membebaskan orang yang tidak bersalah (waktu penyelesaian belum ditentukan dan sewaktu-waktu bisa berubah)

Hadiah : 🌟 Penambahan saldo 10 M (misi besar dan berat) + penambahan masing-masing 3 poin untuk level kecerdasan, kekuatan, Kecekatan/kecepatan.

Dana : 🌟 Uang tunai 1M (wajib dihabiskan satu hari setelah misi selesai)

Hukuman : 🌟 Jika misi gagal, saldo rekening dan poin 0

🌟 Pemilik akan dipenjara selama 5 tahun

🌟 Dan jika dana tidak dihabiskan sesuai waktunya maka saldo berkurang senilai dana dan masing-masing poin berkurang 2 poin.

CATATAN :

🌟 Apabila menolak misi, sistem akan menghilang dan berpindah Tuan.

Ponsel jadul itupun kembali ke mode gelap untuk beberapa detik, lalu hidup dan berdenting kembali.

[Ting!]

[[Silahkan update sistem untuk setiap pelaksanaan misi besar dan berat]]

"Wah...misi kali ini sangat berat! Apa aku sanggup ya mengerjakannya? Jika aku menolak, maka aku akan kembali ke titik nol, titik Zero yang dulu. Zero yang hanya pemulung biasa, terbatas langkah untuk melakukan kebaikan dan hanya pokus untuk bangkit dari keterpurukan hidupku sendiri. Serta berat untuk membahagiakan Emak, mewujudkan mimpi Emak untuk berangkat haji," monolog Zero.

"Didikan Emak dan kehidupan yang keras telah mengajarkan aku untuk menjadi anak yang kuat, maka, Aku...Zero! anak laki-laki Emak, tidak boleh menyerah, tidak akan mundur, maju terus demi kebaikan orang banyak," monolog Zero lagi.

"Baiklah sistem!!! Bukan aku takut kehilanganmu, tapi karena aku takut tidak bisa berbuat baik untuk orang lain dan takut tidak bisa membahagiakan Emakku. Aku terima tantanganmu!" ucap Zero sambil meng-update kembali sistem yang ada di ponsel jadul temuannya itu.

[Ting!]

[[Update sistem sedang berlangsung....]]

Sejenak ponsel jadul itupun mati, Zero menunggu beberapa saat sambil memperhatikan keadaan sekitarnya dari atas jembatan tersebut. Zero menarik nafas dalam lagi, membuangnya perlahan lalu berkata dalam batinnya,

'Mak...mudah-mudahan anakmu ini bisa merangkul mereka yang ekonominya saat ini sedang terpuruk. Jika aku berhasil menuntaskan misi ini, uang 10 M yang akan masuk ke rekeningku bisa untuk membuka usaha. Mempekerjakan mereka, hingga sama-sama bisa mendapatkan bagi hasil demi kehidupan yang lebih layak. Do'akan anakmu ini ya Mak! agar bisa berguna bagi orang banyak.'

Zero yang masih bergelut dengan angan-angannya, kembali dikejutkan oleh getaran dan suara dentingan ponsel jadul itu, hingga lamunannya pun buyar.

[Ting!]

[[Update sistem selesai, silahkan lanjutkan misi : Ya/Tidak]]

Dengan tegas dan mantap Zero pun menjawab, "Ya! Aku siap melanjutkan misi."

[Ting!]

[[Selamat bekerja!!! Tetap jaga kesehatan, jernihkan pikiran untuk menyelesaikan misi]]

"Oke, sistem. Terimakasih telah mengingatkanku," ucap Zero sambil berjalan meninggalkan tempat itu dan meneruskan perjalanan ke rumah Seto.

Seto dan ibunya sudah menunggu kedatangan Zero sambil berbincang, sementara adiknya sudah berangkat ke sekolah.

Ibu memberi nasehat agar Seto bersungguh-sungguh belajar, hingga suatu saat bisa berhasil meraih cita-cita seperti yang diidamkannya dan yang pasti akan membuat ayah dan ibunya bangga.

"Oh... ya Bu, kapan aku boleh menjenguk ayah lagi? Aku rindu ayah, Bu? Aku ingin memberitahu kabar baik ini langsung kepada ayah. Biar ayah sabar menungguku menjadi seorang pengacara untuk membela dan membebaskannya dari hukuman penjara seumur hidup yang bukan merupakan kesalahannya," ucap Seto dengan linangan air mata yang hampir jatuh dari kelopak matanya.

Kemudian Seto melanjutkan ucapannya, "Aku ingin orang-orang yang menjebak ayah, mendapatkan ganjaran setimpal Bu! jangan mereka enak-enakan menikmati hidup, sementara ayahku di sana menderita," ucap Seto lagi dengan berapi-api dan tersirat rasa sakit hingga membuat dirinya ingin membalas perbuatan orang-orang yang menyakiti keluarganya.

Ibu yang mendengar perkataan Seto pun ikut sedih, karena saat ini, dengan kondisi ekonomi mereka yang seperti ini, tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk membebaskan suaminya, walaupun hanya sekedar untuk membayar jasa pengacara.

Tapi Ibu tidak ingin menyurutkan semangat Seto, untuk mewujudkan harapannya, lalu beliau berkata, "Iya Nak, bersungguh-sungguhlah! Ibu doakan suatu saat kamu pasti menjadi pengacara terkenal yang akan menolong Ayah maupun orang lain yang membutuhkan bantuanmu."

"Aamiin..." ucap Seto dan Zero secara bersamaan, karena saat ini Zero sudah sampai dan tengah berdiri di depan pintu rumah Seto.

"Oh...Nak Zero sudah datang?" ucap Ibu yang kaget mendengar suara seseorang ikut mengaminkan doanya.

"Kak Zero! Silahkan masuk Kak," pinta Seto yang senang melihat kedatangan Zero.

"Assalamualaikum Bu," Ucap Zero sambil melangkah masuk.

Ibu dan Seto pun membalas salam dari Zero, lalu mereka mempersilakan Zero untuk duduk. Seto buru-buru kebelakang untuk mengambilkan air minum buat Zero.

Kemudian Zero membuka percakapan, "Begini Bu, maksud kedatangan Zero kesini, ingin minta izin kepada Ibu untuk mendaftarkan Seto di Sekolah Dasar dekat sini, agar dia bisa mengecap pendidikan, jika Ibu tidak keberatan."

"Terimakasih Nak, Ibu sih tidak keberatan, bahkan sangat senang, Nak Zero mau membantu kami. Namun yang Ibu takutkan, malah kami akan menyusahkan Nak Zero."

"Oh...sama sekali tidak menyusahkan Bu, Zero hanya ingin Seto bisa sekolah seperti anak-anak yang lain, dia memiliki semangat dan kemampuan, jadi sayang jika kepintarannya itu tidak kita dukung Bu."

"Iya Nak, tapi mau bagaimana, mungkin Seto sudah cerita semua tentang kondisi kami dan tentang ayahnya, Ibu tidak bisa memberikan kehidupan yang layak untuk Seto dan adiknya. Itu yang membuat Seto mengalah tidak sekolah dan memilih membantu Ibu mencari uang dengan memulung."

"Zero paham tentang hal ini Bu, makanya sekarang Zero ada sedikit rezeki dan ingin membantu keluarga Ibu. Jadi Ibu jangan khawatir lagi, tentang seluruh biaya sekolah dan keperluan Seto yang lainnya biar Zero yang menanggung Bu."

"Alhamdulillah...terimakasih Nak, semoga kebaikan selalu menyertai kehidupanmu dan keluarga," doa ibu Seto.

"Kehidupan kita semua Bu, Zero ingin kita semua hidup layak dan bahagia."

Saat Zero mengakhiri ucapannya, Seto pun muncul dengan membawa segelas air minum, lalu dia mempersilakan Zero untuk meminumnya.

"Silakan di minum Kak, Kakak pasti haus karena telah berjalan jauh!"

"Terimakasih Dek, Zero minum ya Bu?"

Setelah Zero minum, lalu dia berkata, "Oh ya Dek, bagaimana seragam dan sepatunya? Apakah muat dan tidak kekecilan?"

"Seragamnya Pas di badan Kak, tapi sepatunya rada kekecilan, takutnya sebentar lagi tidak bisa dipakai," terang Seto.

"Oh...gitu ya, ya sudah, bawa kemari Dek, nanti Kakak rencana mau mulung ke arah pasar jadi bisa sekalian singgah ke toko untuk menukarkannya."

"Iya Kak, sebentar ya Kak, biar Seto ambil di kamar."

Seto pun masuk ke kamarnya, mengambil dua pasang sepatu yang kekecilan, lalu memberikan kepada Zero beserta tali plastik yang sudah dia ukurkan sesuai dengan ukuran kakinya.

"Ini Kak," ucap Seto.

"Ini tali panjangnya sesuai ukuran kakimu Dek?" tanya Seto.

"Iya Kak, agar pelayanan toko gampang mencari ukuran sepatu yang sesuai dengan kakiku Kak. Jadi nggak akan kekecilan maupun kebesaran," ucap Seto.

"Bagus jika begitu, ayo sekarang kita berangkat dulu ke sekolah untuk mendaftarkan dirimu, baru dari sana, Kakak langsung berangkat mulung. Kamu berani 'kan nanti pulang sendiri?"

"Berani Kak, 'kan dekat, masih jauh lagi perjalanan ke rumah Kakak."

"Kalau begitu, mari kita berangkat. Oh ya Bu data keluarga ada Bu? KTP dan KK? Pasti nanti copyannya di minta pihak sekolah."

"Ada Nak, semua sudah ada di dalam tas Seto."

"Syukurlah, mudah-mudahan nanti di permudah pendaftarannya, kami berangkat dulu ya Bu?" ucap Zero di susul Seto.

Ibu pun mengangguk lalu berkata, "Hati-hati kalian di jalan ya Nak!"

Zero dan Seto pun berangkat menuju Sekolah Dasar yang jaraknya tidak jauh dari rumah Seto, lalu Zero menemui tata usaha sekolah untuk menanyakan tentang tatacara dan syarat pendaftaran yang harus dipenuhi untuk murid baru seperti Seto.

Setelah urusan pendaftaran selesai, Zero dan Seto pun langsung pamit dan berjanji besok pagi Seto akan datang untuk mulai belajar di sana.

🌟 Jangan lupa ya sobat dukungannya, follow akun author, favorit, vote, like, coment dan rate bintang limanya, biar tambah semangat dan ide pun muncul😉☺️ Terimakasih 🙏♥️

SEE YOU ♥️♥️♥️

Terpopuler

Comments

PHOENIX UNGU

PHOENIX UNGU

tetap belajar walaupun goblok 🥴

2023-11-17

0

Singgih Sunaryo

Singgih Sunaryo

kesian amat klo dipenjara

2023-11-05

1

putra

putra

12 like ❤

2022-12-16

0

lihat semua
Episodes
1 EPISODE 1. LEBIH BERUNTUNG
2 EPISODE 2. MENDAPATKAN SISTEM DISAAT TERDESAK
3 EPISODE 3. MIMPI MEMBAHAGIAKAN EMAK
4 EPISODE 4. UPDATE SISTEM
5 EPISODE 5. GANGGUAN JARINGAN
6 EPISODE 6. HIKMAH SEDEKAH
7 EPISODE 7. PEMULUNG KREATIF
8 EPISODE 8. PENTINGNYA PENDIDIKAN
9 EPISODE 9. PILIHAN YANG BERAT
10 EPISODE 10. DISEPELEKAN
11 EPISODE 11. PEMALAK JALANAN
12 EPISODE 12. KEKUATAN SUPER
13 EPISODE 13. BERHASIL MENGALAHKAN
14 EPISODE 14. BELAJAR MEMIKUL TANGGUNG JAWAB
15 EPISODE 15. HADIAH BUAT SETO
16 EPISODE 16. IMPIAN SEORANG ANAK
17 EPISODE 17. HADIAH BESAR SETIMPAL DENGAN MISI
18 EPISODE 18. MENCARI PEKERJAAN HALAL
19 EPISODE 19. DALANG DIBALIK PENGUTIPAN SETORAN
20 EPISODE 20. TERPANA MELIHAT KEANGGUNAN SEORANG GADIS
21 EPISODE 21. MUSIBAH DI RUMAH SETO
22 EPISODE 22. MEYAKINKAN IBU SETO
23 EPISODE 23. MULAI MENGGUNAKAN POIN KEKUATAN, KECEKATAN DAN KECEPATAN
24 EPISODE 24. BERBAGI REZEKI
25 EPISODE 25. PERMOHONAN KHUSUS
26 EPISODE 26. PERLAHAN MULAI BERUBAH
27 EPISODE 27. BERUPAYA UNTUK MENEMUI AYAH SETO
28 EPISODE 28. MENDAPATKAN KEAHLIAN KHUSUS DAN ROMPI PENGHILANG JEJAK
29 EPISODE 29. MENEMUKAN TEMPAT PENYEKAPAN
30 EPISODE 30. KEMATIAN MERUPAKAN MAINAN DALAM DUNIA KEJAHATAN
31 EPISODE 31. BERHASIL KABUR
32 EPISODE 32. PENGAKUAN PARA KORBAN
33 EPISODE 33. BEREMBUK
34 EPISODE 34. MEMPUNYAI KAKAK
35 EPISODE 35. KEMARAHAN BENI
36 EPISODE 36. MENDAPATKAN DP SALDO PENGERJAAN MISI
37 EPISODE 37. DITOLAK KEMBALI
38 EPISODE 38. MENYELINAP KE SEL TIKUS
39 EPISODE 39. IDENTITAS BOS MAFIA MISTERIUS
40 EPISODE 40. MEMBERI PELAJARAN DAN MENGANCAM SIPIR PENJARA
41 EPISODE 41. RASA PENASARAN AKAN IDENTITAS DONATUR
42 EPISODE 42. MEMBELI MOTOR UNTUK FASILITAS MENJALANKAN MISI
43 EPISODE 43. TANGAN UNTUK AHMAD
44 EPISODE 44. MENYADARKAN TEMAN
45 EPISODE 45. MEMASTIKAN KEAMANAN
46 EPISODE 46. RENCANA SETELAH TAMAT SEKOLAH
47 EPISODE 47. MAK SALMAH CURIGA
48 EPISODE 48. ROYAN STRES
49 EPISODE 49. MASA LALU ROYAN
50 EPISODE 50. KEMBALI KE KEBIASAAN YANG LAMA
51 EPISODE 51. RINDU KASIH SAYANG
52 EPISODE 52. PENGAWAL SETIA
53 EPISODE 53. TIDAK PERNAH MENYANGKA
54 EPISODE 54. KELUARGA BENI DISEKAP
55 EPISODE 55. PERUBAHAN SIKAP ROYAN
56 EPISODE 56. PENGORBANAN YANG TAK SEBANDING DENGAN HASIL
57 EPISODE 57. MENGUPING PEMBICARAAN
58 EPISODE 58. ADIK KESAYANGAN
59 EPISODE 59. JANJI ROYAN
60 EPISODE 60. USAHA UNTUK MEMBAHAGIAKAN SANG KAKAK
61 EPISODE 61. BERTEMU ADIK MAMA
62 EPISODE 62. AWAL PROYEK BERSIH
63 EPISODE 63. ANCAMAN ZEYA
64 EPISODE 64. OTAK YANG MENGENDALIKAN BISNIS KOTOR
65 EPISODE 65. MENGAJUKAN PERMOHONAN
66 EPISODE 66. TIDAK MAU MENYERAH
67 EPISODE 67. MENGGUNAKAN KEKUATAN SAAT ZEYA TERTIDUR
68 EPISODE 68. CALON MENANTU
69 EPISODE 69. MENDAPATKAN KESEMPATAN EMAS
70 EPISODE 70. NASEHAT UNTUK ZEYA
71 EPISODE 71. ROYAN TERPURUK
72 EPISODE 72. MEMINTA BANTUAN ZERO
73 EPISODE 73. LEBIH CERDAS
74 EPISODE 74. MEMBERI KESEMPATAN KEMBALI
75 EPISODE 75. MENGAJAK BEROBAT KELUAR NEGERI
76 EPISODE 76. PENGAWAS UJIAN HERAN
77 EPISODE 77. BERKUMPUL KEMBALI
78 EPISODE 78. SEPERTI MIMPI
79 EPISODE 79. MENEPATI JANJI
80 EPISODE 80. MAK SALMAH MAKIN PENASARAN
81 EPISODE 81. BERTARUH
82 EPISODE 82. KAGUM
83 EPISODE 83. KALAH CEPAT
84 EPISODE 84. SAMBIL MENYELAM MINUM AIR
85 EPISODE 85. SENGAJA
86 EPISODE 86. TANGAN PALSU ROBOTIK
87 EPISODE 87. PERSETERUAN ANTARA IBU DAN ANAK
88 EPISODE 88. PULANG KE TUJUAN MASING-MASING
89 EPISODE 89. MISI ISTIMEWA
90 EPISODE 90. MENDAPATKAN TAMPARAN
91 EPISODE 91. MALU DENGAN PERILAKU MAMA SHENA
92 EPISODE 92. TAKUT
93 EPISODE 93. ANCAMAN FREM
94 EPISODE 94. NGGAK MAU REPOT
95 EPISODE 95. BELUM SIAP MENGATAKAN KEBENARAN
96 EPISODE 96. CINTA PERTAMA ZERO
97 EPISODE 97. ALENA MINTA PUTUS
98 EPISODE 98. DUA HATI YANG HANCUR
99 EPISODE 99. TIDAK BISA MEMBENCI
100 EPISODE 100. BERSAMA MEMBERANTAS KEBODOHAN DAN KEMISKINAN
101 EPISODE 101. MENYEWA JASA DETEKTIF
102 EPISODE 102. MENYELIDIKI RAHASIA SANG MAMA
103 EPISODE 103. MENEMUKAN MAMA ROYAN
104 EPISODE 104. MEMBERITAHU ROYAN
105 EPISODE 105. BERHASIL KABUR DARI RUMAH SAKIT JIWA
106 EPISODE 106. PENGUMUMAN KARYA BARU "BERI AKU CINTA" (Lomba YAAW 7)
107 EPISODE 107. KESEDIHAN BU RIANA
108 EPISODE 108. PENGAKUAN YANG TERLAMBAT
109 EPISODE 109. TURUT BERDUKA CITA
110 EPISODE 110. MEMBERI PERHATIAN KHUSUS
111 EPISODE 111. FIRASAT BURUK
112 EPISODE 112. BERHASIL MENYELAMATKAN
113 EPISODE 113. MENERIMA TAWARAN MENGINAP
114 EPISODE 114. PENGAKUAN YANG MENGEJUTKAN
115 EPISODE 115. MENYELINAP
116 EPISODE 116. MALAM MENAKUTKAN BAGI ZEYA
117 EPISODE 117. PEMBALASAN ZERO
118 EPISODE 118. MEMBANGKITKAN KENANGAN
119 EPISODE 119. MENGALIHKAN PERHATIAN
120 EPISODE 120. BALAS JASA
121 EPISODE 121. MENYEMPURNAKAN SYARAT MISI ISTIMEWA
122 EPISODE 122. PURA-PURA TIDAK TAHU
123 EPISODE 123. RUMAH BUAT MAK SALMAH
124 EPISODE 124. PENGAGUM MISTERIUS
125 EPISODE 125. CEMBURU
126 EPISODE 126. JUJUR TERHADAP ZEYA
127 EPISODE 127. BANTUAN DARI ROYAN
128 EPISODE 128. SALAH SANGKA
129 EPISODE 129. SHOPPING
130 EPISODE 130. DISERANG
131 EPISODE 131. MEMBUTUHKAN PENDONOR DARAH
132 EPISODE 132. MUSIBAH BERUNTUN
133 EPISODE 133. GUDANG PENYELUNDUPAN BARANG
134 EPISODE 134. HANTU LAUT
135 EPISODE 135. MEMBEBASKAN PARA TAWANAN
136 EPISODE 136. MENEBUS DOSA MASA LALU
137 EPISODE 137. KECURIGAAN ROYAN
138 EPISODE 138. MEMBELI MOBIL
139 EPISODE 139. MEMBERI SEMANGAT
140 EPISODE 140. BAPAK ASUH
141 EPISODE 141. DOKTER GADUNGAN
142 EPISODE 142. BERUSAHA MENYADARKAN
143 EPISODE 143. MEMBERI PELAJARAN
144 EPISODE 144. MENDISKUSIKAN RENCANA USAHA BARU
145 EPISODE 145. PURA-PURA BUNUH DIRI
146 EPISODE 146. MEMBANTU MEMPERSIAPKAN PERNIKAHAN
147 EPISODE 147. RAHASIA MASA LALU
148 EPISODE 148. HARUS OPERASI
149 EPISODE 149. HADIAH PERNIKAHAN
150 EPISODE 150. PERNIKAHAN SEDERHANA
151 EPISODE 151. BERGANTIAN MENJAGA EMAK
152 EPISODE 152. PERCAYA ADANYA ALAM GHAIB
153 EPISODE 153. PESAN SEBELUM OPERASI
154 EPISODE 154. OPERASI BERHASIL
155 EPISODE 155. PERSIAPAN UJIAN PTN
156 EPISODE 156. BINGUNG DENGAN PERASAAN SENDIRI
157 EPISODE 157. MENCEGAH ALENA PERGI
158 EPISODE 158. MENDAPATKAN SOLUSI TERBAIK
159 EPISODE 159. ZEYA MENGHILANG
160 EPISODE 160. MEMERIKSA PETUNJUK DARI ZEYA
161 EPISODE 161. PESAN ZERO SEBELUM BERANGKAT
162 EPISODE 162. PERGI MENCARI ZEYA
163 EPISODE 163. MENYUSUP KE VILLA TERPENCIL
164 EPISODE 164. DI SIKSA
165 EPISODE 165. PEMBALASAN ZERO
166 EPISODE 166. BUKAN SEDARAH
167 EPISODE 167. TETAP ADIK WALAU TAK SEDARAH
168 EPISODE 168. MEMBALASKAN SAKIT HATI
169 EPISODE 169. MENGUNGKAP KEBENARAN
170 EPISODE 170. MENCARI INFO UNTUK MENEPATI JANJI
171 EPISODE 171. LARANGAN YANG MENGEJUTKAN
172 EPISODE 172. SAUDARA SATU AYAH
173 BAB PENGUMUMAN KARYA BARU JULIA FAJAR
174 EPISODE 173. SELAMANYA TETAP MENJADI EMAK ZERO
175 EPISODE 174. MENYADARI KESALAHAN
176 EPISODE 175. BERHARAP CINTA KEMBALI
177 EPISODE 176. MULUNG BERSAMA ZEYA
178 EPISODE 177. IDE ZERO DALAM PENANGANAN SAMPAH
179 EPISODE 178. BAHAGIA (TAMAT)
Episodes

Updated 179 Episodes

1
EPISODE 1. LEBIH BERUNTUNG
2
EPISODE 2. MENDAPATKAN SISTEM DISAAT TERDESAK
3
EPISODE 3. MIMPI MEMBAHAGIAKAN EMAK
4
EPISODE 4. UPDATE SISTEM
5
EPISODE 5. GANGGUAN JARINGAN
6
EPISODE 6. HIKMAH SEDEKAH
7
EPISODE 7. PEMULUNG KREATIF
8
EPISODE 8. PENTINGNYA PENDIDIKAN
9
EPISODE 9. PILIHAN YANG BERAT
10
EPISODE 10. DISEPELEKAN
11
EPISODE 11. PEMALAK JALANAN
12
EPISODE 12. KEKUATAN SUPER
13
EPISODE 13. BERHASIL MENGALAHKAN
14
EPISODE 14. BELAJAR MEMIKUL TANGGUNG JAWAB
15
EPISODE 15. HADIAH BUAT SETO
16
EPISODE 16. IMPIAN SEORANG ANAK
17
EPISODE 17. HADIAH BESAR SETIMPAL DENGAN MISI
18
EPISODE 18. MENCARI PEKERJAAN HALAL
19
EPISODE 19. DALANG DIBALIK PENGUTIPAN SETORAN
20
EPISODE 20. TERPANA MELIHAT KEANGGUNAN SEORANG GADIS
21
EPISODE 21. MUSIBAH DI RUMAH SETO
22
EPISODE 22. MEYAKINKAN IBU SETO
23
EPISODE 23. MULAI MENGGUNAKAN POIN KEKUATAN, KECEKATAN DAN KECEPATAN
24
EPISODE 24. BERBAGI REZEKI
25
EPISODE 25. PERMOHONAN KHUSUS
26
EPISODE 26. PERLAHAN MULAI BERUBAH
27
EPISODE 27. BERUPAYA UNTUK MENEMUI AYAH SETO
28
EPISODE 28. MENDAPATKAN KEAHLIAN KHUSUS DAN ROMPI PENGHILANG JEJAK
29
EPISODE 29. MENEMUKAN TEMPAT PENYEKAPAN
30
EPISODE 30. KEMATIAN MERUPAKAN MAINAN DALAM DUNIA KEJAHATAN
31
EPISODE 31. BERHASIL KABUR
32
EPISODE 32. PENGAKUAN PARA KORBAN
33
EPISODE 33. BEREMBUK
34
EPISODE 34. MEMPUNYAI KAKAK
35
EPISODE 35. KEMARAHAN BENI
36
EPISODE 36. MENDAPATKAN DP SALDO PENGERJAAN MISI
37
EPISODE 37. DITOLAK KEMBALI
38
EPISODE 38. MENYELINAP KE SEL TIKUS
39
EPISODE 39. IDENTITAS BOS MAFIA MISTERIUS
40
EPISODE 40. MEMBERI PELAJARAN DAN MENGANCAM SIPIR PENJARA
41
EPISODE 41. RASA PENASARAN AKAN IDENTITAS DONATUR
42
EPISODE 42. MEMBELI MOTOR UNTUK FASILITAS MENJALANKAN MISI
43
EPISODE 43. TANGAN UNTUK AHMAD
44
EPISODE 44. MENYADARKAN TEMAN
45
EPISODE 45. MEMASTIKAN KEAMANAN
46
EPISODE 46. RENCANA SETELAH TAMAT SEKOLAH
47
EPISODE 47. MAK SALMAH CURIGA
48
EPISODE 48. ROYAN STRES
49
EPISODE 49. MASA LALU ROYAN
50
EPISODE 50. KEMBALI KE KEBIASAAN YANG LAMA
51
EPISODE 51. RINDU KASIH SAYANG
52
EPISODE 52. PENGAWAL SETIA
53
EPISODE 53. TIDAK PERNAH MENYANGKA
54
EPISODE 54. KELUARGA BENI DISEKAP
55
EPISODE 55. PERUBAHAN SIKAP ROYAN
56
EPISODE 56. PENGORBANAN YANG TAK SEBANDING DENGAN HASIL
57
EPISODE 57. MENGUPING PEMBICARAAN
58
EPISODE 58. ADIK KESAYANGAN
59
EPISODE 59. JANJI ROYAN
60
EPISODE 60. USAHA UNTUK MEMBAHAGIAKAN SANG KAKAK
61
EPISODE 61. BERTEMU ADIK MAMA
62
EPISODE 62. AWAL PROYEK BERSIH
63
EPISODE 63. ANCAMAN ZEYA
64
EPISODE 64. OTAK YANG MENGENDALIKAN BISNIS KOTOR
65
EPISODE 65. MENGAJUKAN PERMOHONAN
66
EPISODE 66. TIDAK MAU MENYERAH
67
EPISODE 67. MENGGUNAKAN KEKUATAN SAAT ZEYA TERTIDUR
68
EPISODE 68. CALON MENANTU
69
EPISODE 69. MENDAPATKAN KESEMPATAN EMAS
70
EPISODE 70. NASEHAT UNTUK ZEYA
71
EPISODE 71. ROYAN TERPURUK
72
EPISODE 72. MEMINTA BANTUAN ZERO
73
EPISODE 73. LEBIH CERDAS
74
EPISODE 74. MEMBERI KESEMPATAN KEMBALI
75
EPISODE 75. MENGAJAK BEROBAT KELUAR NEGERI
76
EPISODE 76. PENGAWAS UJIAN HERAN
77
EPISODE 77. BERKUMPUL KEMBALI
78
EPISODE 78. SEPERTI MIMPI
79
EPISODE 79. MENEPATI JANJI
80
EPISODE 80. MAK SALMAH MAKIN PENASARAN
81
EPISODE 81. BERTARUH
82
EPISODE 82. KAGUM
83
EPISODE 83. KALAH CEPAT
84
EPISODE 84. SAMBIL MENYELAM MINUM AIR
85
EPISODE 85. SENGAJA
86
EPISODE 86. TANGAN PALSU ROBOTIK
87
EPISODE 87. PERSETERUAN ANTARA IBU DAN ANAK
88
EPISODE 88. PULANG KE TUJUAN MASING-MASING
89
EPISODE 89. MISI ISTIMEWA
90
EPISODE 90. MENDAPATKAN TAMPARAN
91
EPISODE 91. MALU DENGAN PERILAKU MAMA SHENA
92
EPISODE 92. TAKUT
93
EPISODE 93. ANCAMAN FREM
94
EPISODE 94. NGGAK MAU REPOT
95
EPISODE 95. BELUM SIAP MENGATAKAN KEBENARAN
96
EPISODE 96. CINTA PERTAMA ZERO
97
EPISODE 97. ALENA MINTA PUTUS
98
EPISODE 98. DUA HATI YANG HANCUR
99
EPISODE 99. TIDAK BISA MEMBENCI
100
EPISODE 100. BERSAMA MEMBERANTAS KEBODOHAN DAN KEMISKINAN
101
EPISODE 101. MENYEWA JASA DETEKTIF
102
EPISODE 102. MENYELIDIKI RAHASIA SANG MAMA
103
EPISODE 103. MENEMUKAN MAMA ROYAN
104
EPISODE 104. MEMBERITAHU ROYAN
105
EPISODE 105. BERHASIL KABUR DARI RUMAH SAKIT JIWA
106
EPISODE 106. PENGUMUMAN KARYA BARU "BERI AKU CINTA" (Lomba YAAW 7)
107
EPISODE 107. KESEDIHAN BU RIANA
108
EPISODE 108. PENGAKUAN YANG TERLAMBAT
109
EPISODE 109. TURUT BERDUKA CITA
110
EPISODE 110. MEMBERI PERHATIAN KHUSUS
111
EPISODE 111. FIRASAT BURUK
112
EPISODE 112. BERHASIL MENYELAMATKAN
113
EPISODE 113. MENERIMA TAWARAN MENGINAP
114
EPISODE 114. PENGAKUAN YANG MENGEJUTKAN
115
EPISODE 115. MENYELINAP
116
EPISODE 116. MALAM MENAKUTKAN BAGI ZEYA
117
EPISODE 117. PEMBALASAN ZERO
118
EPISODE 118. MEMBANGKITKAN KENANGAN
119
EPISODE 119. MENGALIHKAN PERHATIAN
120
EPISODE 120. BALAS JASA
121
EPISODE 121. MENYEMPURNAKAN SYARAT MISI ISTIMEWA
122
EPISODE 122. PURA-PURA TIDAK TAHU
123
EPISODE 123. RUMAH BUAT MAK SALMAH
124
EPISODE 124. PENGAGUM MISTERIUS
125
EPISODE 125. CEMBURU
126
EPISODE 126. JUJUR TERHADAP ZEYA
127
EPISODE 127. BANTUAN DARI ROYAN
128
EPISODE 128. SALAH SANGKA
129
EPISODE 129. SHOPPING
130
EPISODE 130. DISERANG
131
EPISODE 131. MEMBUTUHKAN PENDONOR DARAH
132
EPISODE 132. MUSIBAH BERUNTUN
133
EPISODE 133. GUDANG PENYELUNDUPAN BARANG
134
EPISODE 134. HANTU LAUT
135
EPISODE 135. MEMBEBASKAN PARA TAWANAN
136
EPISODE 136. MENEBUS DOSA MASA LALU
137
EPISODE 137. KECURIGAAN ROYAN
138
EPISODE 138. MEMBELI MOBIL
139
EPISODE 139. MEMBERI SEMANGAT
140
EPISODE 140. BAPAK ASUH
141
EPISODE 141. DOKTER GADUNGAN
142
EPISODE 142. BERUSAHA MENYADARKAN
143
EPISODE 143. MEMBERI PELAJARAN
144
EPISODE 144. MENDISKUSIKAN RENCANA USAHA BARU
145
EPISODE 145. PURA-PURA BUNUH DIRI
146
EPISODE 146. MEMBANTU MEMPERSIAPKAN PERNIKAHAN
147
EPISODE 147. RAHASIA MASA LALU
148
EPISODE 148. HARUS OPERASI
149
EPISODE 149. HADIAH PERNIKAHAN
150
EPISODE 150. PERNIKAHAN SEDERHANA
151
EPISODE 151. BERGANTIAN MENJAGA EMAK
152
EPISODE 152. PERCAYA ADANYA ALAM GHAIB
153
EPISODE 153. PESAN SEBELUM OPERASI
154
EPISODE 154. OPERASI BERHASIL
155
EPISODE 155. PERSIAPAN UJIAN PTN
156
EPISODE 156. BINGUNG DENGAN PERASAAN SENDIRI
157
EPISODE 157. MENCEGAH ALENA PERGI
158
EPISODE 158. MENDAPATKAN SOLUSI TERBAIK
159
EPISODE 159. ZEYA MENGHILANG
160
EPISODE 160. MEMERIKSA PETUNJUK DARI ZEYA
161
EPISODE 161. PESAN ZERO SEBELUM BERANGKAT
162
EPISODE 162. PERGI MENCARI ZEYA
163
EPISODE 163. MENYUSUP KE VILLA TERPENCIL
164
EPISODE 164. DI SIKSA
165
EPISODE 165. PEMBALASAN ZERO
166
EPISODE 166. BUKAN SEDARAH
167
EPISODE 167. TETAP ADIK WALAU TAK SEDARAH
168
EPISODE 168. MEMBALASKAN SAKIT HATI
169
EPISODE 169. MENGUNGKAP KEBENARAN
170
EPISODE 170. MENCARI INFO UNTUK MENEPATI JANJI
171
EPISODE 171. LARANGAN YANG MENGEJUTKAN
172
EPISODE 172. SAUDARA SATU AYAH
173
BAB PENGUMUMAN KARYA BARU JULIA FAJAR
174
EPISODE 173. SELAMANYA TETAP MENJADI EMAK ZERO
175
EPISODE 174. MENYADARI KESALAHAN
176
EPISODE 175. BERHARAP CINTA KEMBALI
177
EPISODE 176. MULUNG BERSAMA ZEYA
178
EPISODE 177. IDE ZERO DALAM PENANGANAN SAMPAH
179
EPISODE 178. BAHAGIA (TAMAT)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!