Ancaman yang diberikan Li Baixuan tanpa sebab membuat Xin Chen gentar. Dia tak melihat kebohongan di mata laki-laki itu, hanya ada keseriusan dan ketakutan yang dia sembunyikan sedemikian rupa.
Langkah kaki Li Baixuan semakin mendekat. Seperti perkataannya sebelumnya, Li Baixuan tak ingin bermain-main lagi untuk mengambil nyawa lawan. Yang Xin Chen dengar hanya bunyi tapak terakhir Li Baixuan yang terdengar amat berat. Lalu dalam detik selanjutnya laki-laki itu telah berada di depan roh Zhang Ziyi.
Roh tersebut menghindar, melepaskan jurus mematikan yang sama sekali tak mengenai Li Baixuan. Kecepatan laki-laki itu, tak pernah Xin Chen lihat di mana pun. Li Baixuan bukanlah sosok yang bisa diremehkan, bahkan oleh orang seperti ayahnya sendiri. Bisa dikatakan orang seperti Li Baixuan telah melampaui batas yang tak seharusnya dilewati manusia.
"Hahaha kau pikir roh lemah seperti ini bisa menghentikan ku?!" Teriakan Li Baixuan seolah-olah mengoyak langit, tak bisa dihindari setiap tikaman dan serangan yang masuk darinya. Roh Zhang Ziyi nyaris mundur, jurusnya sempat mengenai Li Baixuan walau hanya sedikit tapi itu tak memberikan dampak berarti bagi laki-laki itu.
Li Baixuan tahu Xin Chen sedang memperhatikannya di sebuah tempat. Mulutnya kembali berucap. "Jika kau pikir aku akan mati dengan mudah, maka kau salah besar. Jaga baik-baik nyawamu, siapa tahu kau yang akan terbunuh lebih dulu."
Tangan laki-laki itu terangkat ke atas yang langsung menuju ke arah Roh Zhang Ziyi yang mulai hancur. Mata laki-laki itu melebar kuat, sementara tekanan kekuatan kian meledak-ledak dari tubuhnya.
"Surga Kedelapan - Alam Surgawi."
Roh Zhang Ziyi tak sempat mengelak dari serangan tersebut. Tak terlihat sesuatu yang bergerak ke arahnya. Tapi apa yang terjadi pada tubuh roh itu, semua bagian dirinya terpotong berkeping-keping hingga tak bersisa. Kekuatan yang sebelumnya dikeluarkan roh itu mendadak hilang.
Sebagai manusia yang telah hidup sangat lama. Ada begitu banyak kitab yang telah dipelajari. Mulai dari teknik bertarung, ketahanan tubuh dan kekuatan laki-laki itu jauh lebih besar dari manusia biasa. Tak bisa dipungkiri lagi, tanpa mengeluarkan seluruh kekuatannya untuk membunuh Zhang Ziyi, roh itu telah musnah lebih dulu
"Bagaimana? Kau terkejut?" Seringai tajam muncul di kedua sudut bibirnya. Li Baixuan menajamkan semua inderanya dan langsung berbalik badan. Menangkap sebuah tangan yang terkepal menuju ke arah mukanya.
"Jangan kira aku lengah."
Di depannya muncul wujud hitam tanpa bentuk wajah. Tipuan. Li Baixuan segera membalikkan badan dan melompat sejauh yang dia bisa. Xin Chen tak menampakkan dirinya sama sekali. Dan kini sumber kekuatan roh telah menyebar ke segala penjuru. Diselingi irama seruling yang pelan. Mewakli situasi perang yang kritis dan menyedihkan, alunannya terdengar begitu pilu.
Li Baixuan sempat terdiam beberapa saat dan kembali mendapatkan kesadarannya. Saat dirinya tersadar, Li Baixuan baru menyadari seorang wanita berwujud iblis tengah memegang dagunya dengan wajah kasihan. Lalu alunan seruling berubah memekakkan telinga. Telinga Li Baixuan mulai meneteskan aliran darah hitam. Tapi dia tak bisa berbuat apa-apa selain terdiam, Li Baixuan tak bisa memberontak. Sekuat apa pun dia mencoba.
Mata Iblis Peniup Suling berkedip. Samar-samar, Li Baixuan dapat melihat Xin Chen dari kejauhan meniupkan serulingnya.
"Tuanku menyanyikan lagu tidur untukmu ..."
Li Baixuan dapat merasakan hembusan lembut di wajahnya. Tapi meski demikian, tak seujung kuku pun dari tubuhnya dapat dia digerakkan.
"Maukah kau ikut bersamaku?"
Perlahan demi perlahan, Li Baixuan mulai merasakan ancaman besar itu datang lagi. Dia dapat melihat wajah Xin Chen yang seolah-olah mengejeknya atas ucapannya tadi.
'Tidak mungkin, tubuhku diambil alih oleh iblis ini.' Li Baixuan panik.
'Ini bukanlah akhir, aku sudah mempersiapkan lama untuk hal itu-'
Seakan tak bisa lepas dari iblis wanita itu, Li Baixuan terus memelototi nya dan mendengar setiap kata yang keluar dari mulutnya. Apa yang terpikirkan oleh Li Baixuan hanya satu. Dia mungkin akan mengalami kematian yang ssama seperti Jenderal-1.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 275 Episodes
Comments
Reader 💯
Apakah akhirnya dia mati 🥲
2023-01-29
0
Dina⏤͟͟͞R
😍😍mantap lanjut
2022-12-22
1
Alan Bumi
yang sama
2022-12-08
0