Tak bisa digambarkan betapa terkejutnya Li Baixuan. Sosok di depannya, Zhang Ziyi. Namanya telah melambung tinggi semenjak identitasnya sebagai pengguna roh terbongkar. Tak bisa dihitung berapa banyak nyawa direnggut manusia keji itu, memang Kaisar Yin sempat menawarkan kesepakatan sehingga Zhang Ziyi tak lagi meneror penduduk Kekaisaran Qing. Tidak ada yang tidak mengenal laki-laki itu. Sebagai salah satu dari sedikitnya pengguna roh yahg masih bertahan, ilmu yang dia miliki termasuk tinggi. Atau bisa disebut berbahaya.
Gemerutuk keras terdengar di antara gigi-gigi Li Baixuan. Dia marah sehingga urat-urat di dahinya ikut muncul. Jika Zhang Ziyi yang menghalang jalannya, sudah tentu Li Baixuan langsung terkejut.
Dan benar saja, Xin Zhan sudah tidak ada di tempat yang seharusnya.
Hanya satu orang yang benar-benar ingin dicekiknya saat ini. Sang Pemimpin Empat Unit Pengintai yang kini mendadak muncul di balik roh Zhang Ziyi.
"Kau benar-benar ...." Li Baixuan tak bisa menolerir apa pun lagi. Dia ingin bertarung habis-habisan melawan Xin Chen. Jika semakin lama membiarkannya, orang itu akan menguasai medan pertempuran di telapak tangannya sendiri. Atau bahkan Li Baixuan curiga bahwa Xin Chen dapat memunculkan roh setingkat Ratu Iblis ke tempat ini, walau rasanya sangat tidak mungkin.
"Bertarung denganku, pengecut!"
"Bukankah kau yang terus melarikan diri? Aku mencarimu ke mana-mana." Xin Chen mengangkat tangannya yang diselimuti kekuatan hitam. "Rupanya sedang berlari ketakutan membunuh sekelompok semut."
"Apa katamu?!" Pitamnya langsung melunjak. Mereka sempat bertarung dan Li Baixuan menghilang. Dia membantai ribuan manusia di saat itu pula. Tapi perkataan Xin Chen tadi seolah-olah menghinanya.
"Cih ... Manusia seperti apa kau?" Akhirnya Li Baixuan menggumam kecil meskipun wajahnya masih terasa terbakar. "Manusia menyebalkan sepertimu memang sudah dilatih perang mulut, heh?"
Tak mau berbasa-basi lebih jauh lagi, Li Baixuan menggenggam pedang besar di tangannya. Menyalurkan kekuatan terbesar yang pernah dikeluarkannya seumur hidup. Keputusannya sudah bulat. Membunuh Xin Chen tanpa sedikitpun menahan kekuatannya. Prajurit Kekaisaran Shang tidak ada apa-apa tanpa kehadiran sosok tersebut. Jika dirinya jatuh, maka musuh kalah telak.
Li Baixuan nyaris tertawa miris, rasa-rasanya puluhan tahun-atau bahkan ratusan tahun hidupnya selama ini, dia tidak pernah bertarung sampai berpikir untuk mempertaruhkan nyawa seperti ini. Hanya demi menuntaskan rasa terancam yang diberikan Xin Chen.
Kata-kata orang itu, selalu mengenai sasaran. Dia hanya orang yang tidak ingin dibuang karena lemah. Itu benar. Dan seperti membaca sebuah buku, Xin Chen tahu ketakutan terbesarnya adalah sosok pengguna roh. Kehadiran Zhang Ziyi membuat matanya nyaris tak bisa berkedip. Karena takut sewaktu-waktu roh itu bergerak dan langsung mencabut nyawanya. Meski dirinya yang saat ini mampu mengalahkan Zhang Ziyi, Li Baixuan merasa dirinya masih sama seperti kecil. Tak berdaya di hadapan pengguna roh.
"Hei, mau mendengar sesuatu?"
Ucapan Li Baixuan terdengar aneh, dia tak lagi memasang wajah berambisi seperti biasanya. Xin Chen diam mendengar sambil menerka-nerka maksud orang itu.
"Aku tahu kau ingin membunuhku. Untuk meruntuhkan kekuatan prajurit kami, kan?"
Tidak ada jawaban. Li Baixuan tak peduli dan terus melanjutkan.
"Bagaimana jika kukatakan ... Bahwa iblis yang jauh lebih mengerikan akan datang untuk membunuhmu balik?" Sekilas, tapi pasti Xin Chen dapat melihat raut wajah ketakutan Li Baixuan.
"Kau pasti akan mati. Bahkan kau tak akan sanggup untuk mengangkat pedangmu."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 275 Episodes
Comments
Reader 💯
Hajar udah 🔥
2023-01-28
0
Suhendra
pass
2022-10-17
0
Suhendra
okkkk
2022-10-17
0