***Hutan Tengkorak***
Yang Ruo Li melanjutkan perjalanannya tanpa memedulikan A Tu dan A Niu yang sudah tergeletak tidak bernyawa di atas tanah. Yang Ruo Li yakin tidak lama lagi jasad mereka berdua tidak akan tersisa karena dimangsa oleh para monster yang tinggal di Hutan Tengkorak.
"Senjata racun ini sangat hebat. Aku akan menggunakannya ke lawan yang lebih tangguh," kata hati Yang Ruo Li sambil melihat pergelangan tangan kanannya.
Tadi Yang Ruo Li hanya ingin mencari tahu seberapa besar kekuatan senjata racun itu sehingga menjadikan A Tu sebagai kelinci percobaan.
"Sebelum pulang ke Kediaman Keluarga Yang, aku akan mengumpulkan tanaman berharga yang ada di sepanjang perjalanan," kata hati Yang Ruo Li.
Senjata racun di pergelangan tangannya akan habis jika digunakan terus menerus sehingga Yang Ruo Li ingin membuat beberapa jenis bubuk racun dari tanaman yang berhasil diperolehnya di Hutan Tengkorak.
Ilmu racun yang diserapnya dari cincin lotus membuat Yang Ruo Li tahu semua jenis tanaman yang bisa digunakannya untuk membuat bubuk racun ataupun pil obat.
Sebagian besar penghuni Hutan Tengkorak adalah para monster yang beragam jenisnya sehingga sering dijadikan sebagai tempat berburu monster oleh para kultivator tingkat tinggi.
Selain itu di Hutan Tengkorak juga terdapat tanaman obat yang melimpah. Bahkan juga ada beberapa jenis hewan roh atau spirit yang sering menjadi incaran orang-orang yang ingin menjadi summoner.
Para summoner datang dari berbagai kerajaan lain untuk mendapatkan spirit yang tinggal di dalam Hutan Tengkorak.
Hal itu jugalah yang membuat Master Beracun, pemilik asli cincin lotus tinggal di Hutan Tengkorak dan berlatih membuat formasi di sana. Hutan Tengkorak adalah tempat yang paling cocok untuk mempraktekkan formasi yang dibuat olehnya.
Mata Yang Ruo Li berbinar-binar melihat tanaman langka di depan matanya sehingga ingin memetiknya. Yang Ruo Li melihat sekelilingnya untuk mencari sesuatu yang bisa dijadikannya sebagai wadah untuk menampung tanaman yang akan dipetiknya, tetapi tidak berhasil menemukan apa yang diinginkannya.
Pada akhirnya Yang Ruo Li merobek sebagian jubah hitam milik pria misterius yang sedang dipakainya saat ini. Jubah hitam itu sangat panjang dan besar sehingga bagian yang dirobek bisa menampung cukup banyak tanaman yang ditemuinya sepanjang perjalanan.
Gerakan tangan dan kaki Yang Ruo Li sangat lincah sehingga dalam waktu lima belas menit saja, kain hitam di tangannya sudah penuh dengan berbagai jenis tanaman yang dipetiknya.
"Aku akan menyimpannya di dalam ruang dimensi," kata hati Yang Ruo Li sambil tersenyum puas.
Sewaktu Yang Ruo Li ingin membawa semua tanaman itu ke dalam ruang dimensi yang berada di dalam cincin lotus, Yang Ruo Li melihat seekor makhluk kecil sedang berlari cepat ke arahnya dan melompat tepat di depan wajahnya. Yang Ruo Li menjatuhkan kain hitam yang berisi tanaman di tangannya secara refleks dan menangkap makhluk kecil itu dengan cepat. Kedua tangan Yang Ruo Li memegang erat dua tangan makhluk kecil itu dan mengamati dengan saksama makhluk kecil yang menyerangnya secara tiba-tiba.
Semula Yang Ruo Li mengira makhluk kecil itu adalah monster yang tinggal di dalam Hutan Tengkorak. Mata Yang Ruo Li membulat besar dan tersenyum lebar karena ternyata makhluk kecil yang menyerangnya adalah seekor anak harimau putih dengan bulu yang lembut dan bersih. Keadaan harimau putih itu mencerminkan ada pemiliknya dan bukanlah tinggal di Hutan Tengkorak yang kotor dan berbahaya.
Harimau putih itu menatap tajam ke arah Yang Ruo Li. Sorot matanya sudah sering dilihat oleh Yang Ruo Li dari mata Yang Ruo Xian dan semua orang yang berada di Keluarga Yang sehingga Yang Ruo Li tahu harimau putih itu sedang marah dan terlihat jelas membencinya.
Yang Ruo Li merasa bingung akan sikap permusuhan yang ditunjukkan oleh harimau putih karena dirinya sama sekali belum pernah bertemu dengan harimau putih itu.
"Kamu boleh pergi mencari tuanmu!" kata Yang Ruo Li sambil meletakkan harimau putih di atas tanah secara perlahan.
Yang Ruo Li memunguti semua tanaman yang telah dipetiknya tadi dari atas tanah dan tidak memedulikan harimau putih lagi.
Yang Ruo Li mengira harimau putih itu terpisah dengan tuannya sehingga Yang Ruo Li membiarkannya pergi untuk mencari tuannya, tetapi dugaan Yang Ruo Li salah. Harimau putih kecil itu malahan melompat ke arahnya dan ingin menyerangnya lagi.
Yang Ruo Li yang sedang bersiap masuk ke dalam ruang dimensi cincin lotus, dengan cepat menangkap harimau putih dengan kain hitam yang terisi penuh tanaman di tangannya sehingga secara tidak sengaja harimau putih terbawa masuk ke dalam ruang dimensi cincin lotus.
***
Di dalam ruang dimensi, Yang Ruo Li melemparkan semua tanaman obat yang dipetiknya ke tanah. Sementara harimau putih masih berada di dalam gendongan Yang Ruo Li.
Entah mengapa setelah berada di dalam ruang dimensi, harimau putih itu menjadi tenang dan mencengkeram erat kain hitam, tempat tanaman yang dipetik oleh Yang Ruo Li tadi. Yang Ruo Li mengendong harimau putih yang terbalut kain hitam.
Secara ajaib semua tanaman itu terbagi sesuai jenisnya. Salah satu keunggulan ruang dimensi itu adalah bisa membuat segala jenis tanaman tumbuh dengan subur di sana.
Yang Ruo Li menatap takjub dengan semua tanaman yang tumbuh dengan subur di depan matanya dalam waktu singkat. Hal itu bisa memudahkan Yang Ruo Li untuk menggunakan tanaman itu kapanpun dia mau, tanpa perlu takut kehabisan.
Yang Ruo Li bisa merasakan ruang dimensinya bertambah besar sedikit . Itu menandakan kekuatan Yang Ruo Li mulai bertambah. Yang Ruo Li yakin dirinya pasti bisa sekuat Master Beracun nantinya.
Yang Ruo Li menatap tajam ke harimau putih yang berada di dalam gendongannya. Harimau putih itu membalas tatapan mata tajam Yang Ruo Li. Yang Ruo Li menggelengkan kepalanya sambil menyentil kening harimau putih kecil dengan jari tangan kanannya.
"Dasar harimau nakal! Kenapa masih saja menyerangku dan tidak pergi mencari tuanmu ?" tanya Yang Ruo Li.
Harimau putih itu memperlihatkan giginya yang runcing ke Yang Ruo Li serta mengaum keras. Karena masih kecil, suara auman yang dikeluarkannya tidak terdengar sangar sehingga membuat Yang Ruo Li tertawa kecil.
"Dasar gadis tidak tahu diri. Berani sekali menggunakan tangan kotormu menyentuh keningku!" kata harimau putih.
Ucapan harimau putih tentu saja tidak dimengerti oleh Yang Ruo Li karena Yang Ruo Li bukanlah seorang summoner.
Harimau putih semakin merasa kesal dan meronta-ronta sambil menggoyang-goyangkan tubuhnya yang berada di dalam gendongan Yang Ruo Li.
"Apa mungkin harimau putih ini tidak ada tuannya?" kata hati Yang Ruo Li.
Semula Yang Ruo Li berfirasat harimau putih kecil ada pemiliknya karena bulu putihnya sangat halus, lembut, dan bersih. Akan tetapi, sekarang Yang Ruo Li meragukan firasatnya.
"Baiklah! Aku ingin lihat apa kehebatanmu!" kata Yang Ruo Li.
Yang Ruo Li meletakkan harimau putih itu ke lantai. Yang Ruo Li penasaran dengan kekuatan harimau putih di hadapannya. Jika harimau putih kecil tidak ada pemiliknya, mungkin saja dia termasuk salah satu hewan roh ataupun spirit langka yang tinggal di Hutan Tengkorak.
Jika benar harimau putih adalah spirit langka dan hebat di Hutan Tengkorak, Yang Ruo Li ingin melakukan kontrak dengannya. Sekarang Yang Ruo Li sudah menguasai semua ilmu racun dari Master Beracun sehingga dirinya bisa menjadi seorang alchemist hebat nantinya. Kalau saja Yang Ruo Li bisa menjadi seorang Master Summoner, kekuatannya di daratan Zhong Yuan akan semakin hebat.
***
NOTE : Bab 4 sudah author up kemarin dan baru lolos review sekarang. Semoga bab ini bisa lancar dan cepat muncul di aplikasi.
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
Author : LYTIE
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 244 Episodes
Comments
Queen
ketagihan wik wik
2023-09-27
0
Cahaya Warna
kita bs membayangkan suasana atau keadaan cerita tersebut krn lumayan detail deskripsinya
2023-07-24
0
Bakulgeblek
jgn2 jelmaan laki2 td nih... ketagihan jdnya nempel2 terus 🤣🤣🤣
2023-07-14
0