***Hutan Tengkorak***
Yang Ruo Li dan pria itu tertidur pulas sambil berpelukan setelah melakukan petualangan fantasi. Tanpa mereka berdua sadari, cincin lotus yang berupa benang halus di jari kelingking Yang Ruo Li mengeluarkan cahaya putih dan terbang menuju lengan kanan pria itu.
Cahaya putih itu menembus ke dalam lengan tangan pria itu dan menghilang. Beberapa saat kemudian muncul ukiran lotus di lengan kanan pria itu. Ukiran lotus yang sama persis dengan cincin lotus milik Yang Ruo ali sekarang.
Para monster yang tinggal di Hutan Tengkorak, tidak ada yang berani mendekati Yang Ruo Li dan pria itu. Kematian mendadak sekumpulan monster Kera Bercula Satu tadi menyebabkan para monster penghuni Hutan Tengkorak lainnya sadar pria yang sedang tertidur pulas itu sangatlah kejam.
***
Yang Ruo Li terbangun dari tidur pulasnya ketika merasakan hembusan napas lembut di lehernya. Tangan besar dan kuat yang melingkar di pinggangnya membuat Yang Ruo Li teringat kembali petualangan fantasi yang dilakukannya akibat reaksi racun pemikat.
Wajah Yang Ruo Li merona merah dan menepis dengan keras tangan yang memeluk erat pinggangnya. Pria itu masih tertidur pulas dan tidak terbangun sama sekali sehingga Yang Ruo Li bisa melepaskan diri dengan mudah.
Yang Ruo Li melihat sekelilingnya untuk mencari pakaiannya kemarin agar bisa menutupi tubuhnya yang polos, tetapi harapan Yang Ruo Li sia-sia karena hanya tersisa serpihan pakaiannya yang berhamburan di sekitarnya.
Yang Ruo Li mengambil jubah hitam milik pria itu dari atas tanah dan memakainya. Kemudian dirinya mengamati dengan saksama pria yang berbaring di hadapannya.
Saat ini tidak ada lagi aura hitam dan menakutkan yang terpancar dari tubuh pria itu sehingga Yang Ruo Li bisa melihat dengan jelas wajah pria itu.
Pria itu sangat tampan. Bahkan melebihi ketampanan Fu Jiu Yun, tunangan Yang Ruo Li. Tinggi badan dan bentuk tubuhnya sangatlah proporsional. Kulitnya halus dan bercahaya. Yang Ruo Li yakin pria itu pastilah keturunan bangsawan.
Yang Ruo Li menyadari ada satu segel yang kuat di punggung pria itu sehingga menduga sikap aneh dan menakutkan dari pria itu kemarin disebabkan oleh segel tersebut.
Selain itu Yang Ruo Li bisa merasakan sebagian racun di dalam tubuhnya sudah berpindah ke tubuh pria itu, tetapi racunnya hilang dan tidak melukai pria itu sama sekali. Yang Ruo Li bisa mendeteksi ada tidaknya racun di dalam tubuh seseorang, hanya dengan melihat wajah orang tersebut karena mewarisi keahlian ilmu racun dari Master Beracun.
Petualangan fantasi yang mereka berdua lakukan kemarin adalah pengaruh dari racun pemikat. Yang Ruo Li tidak menyalahkan ataupun menyesali kejadian itu karena nyawanya bisa tertolong dengan kemunculan pria itu kemarin.
Tujuan Yang Ruo Li sekarang adalah membalaskan dendam terhadap semua orang yang pernah melukainya di Keluarga Yang dan membawa Mu Dan serta Chun Hua meninggalkan Keluarga Yang.
"Aku harus pergi sebelum dia bangun," kata hati Yang Ruo Li.
Pria yang sedang tidur pulas di hadapannya sangatlah berbahaya dan berilmu tinggi sehingga Yang Ruo Li memutuskan untuk meninggalkan pria itu secepatnya.
***
Yang Ruo Li berjalan selama sepuluh menit dan akhirnya mencoba memusatkan pikirannya supaya bisa masuk ke ruang dimensi yang berada di dalam cincin lotus untuk bermeditasi mengeluarkan racun di tubuhnya.
Ruang dimensi itu sangatlah kecil karena saat ini Yang Ruo Li sama sekali belum mempunyai kekuatan ataupun keahlian apa pun.
Yang Ruo Li duduk bersila dan berkonsentrasi penuh untuk mengeluarkan racun di dalam tubuhnya.Saat inilah Yang Ruo Li menyadari tubuhnya tidak bisa berlatih kultivasi karena racun penghancur. Racun itu memblokir jiwa pil Yang Ruo Li. Yang Ruo Li yakin racun penghancur pasti diberikan oleh Huo Rong ketika dirinya masih kecil sehingga mencurigai Mu Dan menjadi gila dan tidak bisa disembuhkan sampai saat ini juga disebabkan oleh Huo Rong.
Tiga jam kemudian semua racun di dalam tubuh Yang Ruo Li berhasil di kumpulkan dan ketika dirinya ingin mengeluarkan semua racun itu dari tubuhnya, Yang Ruo Li tersenyum tipis karena mendapatkan satu rencana yang bagus untuk memanfaatkan racun tersebut.
Yang Ruo Li memusatkan semua racun itu di pergelangan tangannya dan menjadikannya senjata untuk menghadapi para musuhnya nanti. Begitu banyak racun yang diberikan ke dalam tubuhnya, sangatlah disayangkan apabila dihancurkan dalam sekejap mata.
Kemudian Yang Ruo Li mencoba melatih kultivasi karena racun penghancur sudah dikeluarkan dari tubuhnya. Yang Ruo Li memulainya dari tahap pemurnian yaitu menyerap energi alam dari langit dan bumi, lalu disalurkan melalui urat nadi dan menyatu di pusat energi.
Selama dua jam Yang Ruo Li berlatih kultivasi dan akhirnya dirinya bisa mencapai kultivasi tingkat tiga.
"Permulaan yang bagus!" kata Yang Ruo Li.
Yang Ruo Li merasa tubuhnya lebih kuat sehingga memutuskan untuk keluar dari ruang dimensi.
Dalam hitungan detik, Yang Ruo Li sudah keluar dari ruang dimensi dan berada di tengah Hutan Tengkorak. Matahari masih bersinar terik, sama seperti keadaan sebelum dirinya masuk ke dalam ruang dimensi.
Padahal Yang Ruo Li sudah menghabiskan waktu selama lima jam di dalam ruang dimensi dan hanya menggunakan waktu lima menit saja di dunia sebenarnya.
"Benar-benar pusaka yang berharga!" puji Yang Ruo Li sambil memegang benang halus wujud dari cincin lotus di jari kelingkingnya.
Ketika Yang Ruo Li ingin melanjutkan perjalanan, dirinya melihat sosok A Tu dan A Niu sedang berjalan ke arahnya dari kejauhan. Yang Ruo Li tahu kedua pelayan itu sedang mencari sisa jasadnya untuk memberi laporan kepada Huo Rong dan Yang Rong Xian.
Yang Ruo Li sedang mengenakan jubah hitam yang berukuran besar dan panjang milik pria misterius itu sehingga A Tu dan A Niu tidak mengenalinya dari kejauhan.
"Kalian datang tepat waktu!" kata Yang Ruo Li ketika A Tu dan A Niu berpapasan dengannya.
A Tu dan A Niu terkejut mendengar suara Yang Ruo Li sehingga mereka berdua menatap dengan saksama Yang Ruo Li dari atas kepala sampai ujung kaki.
Selain pakaian yang dikenakan oleh Yang Ruo Li berbeda dengan pakaian kemarin, juga bercak hitam di wajah kiri Yang Ruo Li terlihat memudar.
"Yang Ruo Li! Kamu belum mati di makan monster Kera Bercula Satu?" teriak A Tu dengan nada tidak percaya.
"Bagaimana kamu bisa selamat?" tanya A Niu secara spontan.
Yang Ruo Li hanya tersenyum sinis dan tidak menjawab pertanyaan mereka berdua sehingga A Tu dan A Niu menjadi marah.
"Kamu akan mati di tangan kita!" teriak A Tu.
A Tu yakin Yang Ruo Li masih hidup sekarang hanya karena keberuntungan sesaat saja. Huo Rong pasti akan menghukumnya dan A Niu jika Yang Ruo Li pulang dengan selamat ke Kediaman Keluarga Yang. Hal itu tidak boleh dibiarkan terjadi. Dirinya dan A Niu pasti bisa membunuh Yang Ruo Li, si nona sampah yang tidak bisa berkultivasi serta memiliki tubuh yang lemah.
A Tu mencabut pisau dari sabuk pinggangnya dan mengarahkan pisau itu ke dada Yang Ruo Li. Yang Ruo Li menghindari serangan A Tu dengan sempurna. Kemudian memelintir tangan A Tu dengan cepat serta merebut pisau itu dari tangan A Tu.
Yang Ruo Li mengarahkan pisau itu ke leher A Tu dan menyebabkan goresan yang panjang .
"AH!"
A Niu berteriak keras melihat tubuh A Tu jatuh ke tanah dengan leher yang berlumuran darah.
Yang Ruo Li menatap tajam ke arah A Niu. A Niu merasakan lututnya gemetaran dan ketakutan. Yang Ruo Li di hadapannya sekarang bukan lagi nona sampah yang lemah, melainkan sudah berubah menjadi monster kejam yang membunuh tanpa belas kasihan.
"Jangan bunuh aku!" teriak A Niu sambil berlari meninggalkan Yang Ruo Li.
A Niu sama sekali tidak memedulikan jasad A Tu yang tertinggal di Hutan Tengkorak. Nyawanya lebih penting dari segalanya.
"Kamu tidak akan bisa lolos!" ujar Yang Ruo Li.
Yang Ruo Li mengarahkan pergelangan tangannya ke punggung A Niu yang sedang berlari kencang. Yang Ruo Li akan melepaskan racun dari pergelangan tangannya.
Satu garis hitam dan panjang melesat keluar dari pergelangan dan menembus tubuh A Niu dengan cepat.
"AH!" teriak A Niu sambil memuntahkan darah segar dari mulutnya dan jatuh ke atas tanah.
"Siapa yang menjadi sampah sekarang!" kata Yang Ruo Li sambil tersenyum sinis.
***
FOLLOW AUTHOR LYTIE DI NOVELTOON , IG DAN FB 🤗
IG : lytie777
FB : Lytie
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 244 Episodes
Comments
Bakulgeblek
enak bener nasib lu tong... 🤪🤪🤪🤪🤣🤣🤣🤣
2023-07-14
0
istiqlal👻👻
lanjut yaa..q bc novelmu😉😉
2023-06-22
0
Iik Iik
kereen...lanjuut kak👍 👍👍😊😊👏👏👏
2023-04-01
1